DIBERI CINTA PRIA POSESIF

DIBERI CINTA PRIA POSESIF
Bab 14 Saingan Pertama


__ADS_3

"Bagaiman ini padahal aku yang suruh merahsiakan perkara ini dengan Chris tapi aku sendiri yang membocorinya..Ihhh ini semua gara Eva coba aja dia tidak memancing dengan bawa bawa Arga. huhhh." Gumam Hellen dalam hatinya sambil tersenyum paksa di depan Eva.


Hellen mengirim pesan kepada Chris .


"Maaf sayang aku sudah memberitahu Eva bahwa aku punya pacar dan Eva ingin bertemu denganmu malam ini di apartment ku dan dia juga akan mengajak pacarnya untuk datang."


Setelah mengirim pesan kepada Chris Hellen menarik nafas panjangnya, karna pikirannya kita hanya mengkhawatirkan Chris akan keceplosan di depan teman temannya.


Hellen menyarankan kepada Eva agar memesan makanan saja agar mereka tidak terlalu memikirkan hidangan apa untuk makan malam bersama pacar mereka, Eva menyetujui ide Hellen walaupun sebenarnya Hellen hanya tidak mau memikirkan hal yang terlalu banyak kerna pikirannya sudah di penuhi dengan makan malam Chris bersama temannya.


Tepart jam 7 malam semua pesanan mereka sudah tiba di apartment Hellen, kini tinggal menunggu Reza dan Chris untuk datang.


Berapa menit menunggu akhirnya loceng pintu apartment Hellen berbunyi, Hellen mengatakan kepada Eva biar saja dia yang membuka pintunya karna di sini dialah tuan rumah, Eva tidak membantah malah mengiakan ucapan Hellen.


Hellen segera membuka pintu dn dia agak terkejut.


"Reza Arga kamu di sini?" Ucap Hellen agak kaget karna melihat Arga juga datang.


"Aku mengajak Arga tadi karna bosan menyetir sendiri, lagian ngapain kalian tidak mengajak Arga hemmm?" Jawab Reza dengan sedikit nada curiga setelah melihat muka Hellen agak terkejut.


"Kalau tuan rumah tidak menginginkan lebih baik aku pulang saja." Seru Arga.


"Jangan pergi. Maaf Ar sebenarnya makan malam ini memang untuk kita tapi karna terlalu sibuk membersihkan apartment tadi aku sampai lupa mengabari kau, maaf sekali lagi." Ucap Hellen mencari alasan yang terbaik agar temannya Arga tidak berkecil hati.


"Ya kalau gitu kami masuk sudah ngapaian lama lama depan pintu, ayo Ar." Ucap Reza menarik tangan Arga langsung masuk ke dalam apartment Hellen.


Reza dan Arga pun masuk dan langsung saja mengelilingi setiap penjuru apartment Hellen. Hellen yang masih berdiri dekat pintu menarik nafas panjang, dia takut sesuatu akan terjadi karna firasatanya agak tidak baik.


Hellen yang baru saja hendak menuju ke ruang keluarga tidak jadi karna loceng pintu berbunyi lagi. Hellen mempercepat langkahnya menuju kepintu utama dan langsung membukanya. Senyuman di wajah Hellen kembali mekar setelah melihat suami tercintanya berdiri di pintu sambil memegang bunga mawar.


"Apa kamu merindukanku sayang?" Ucap Chris sambil mengulurkan bunga mawar yang di belinya tadi di bawah kantornya.


"Rindu sangat rindu." Hellen tidak langsung menerima bunga yang diulurkan Chris malah langsung saja memeluk Chris.


Chris tersenyum lalu mengelus punggung Hellen yang sedang memeluknya.


"Apa istriku begitu merindukan ku sehingga memelukku dengan erat didepan pintu apartment."


"Iya dan aku juga ingin cas tenaga ku haha." Hellen melepaskan pelukkan dan mengambil bunga di tangan Chris lalu tersenyum dengan manis.


"Mari masuk sayang, kasihan temanmu pada nunggu." Ucap Chris.


Mereka pun langsung saja memasuki apartment Hellen dengan beriringan, sampai di ruang keluarga Chris agak sedikit kaget melihat kehadiran seseorang yang bisa membuatnya sakit hati.Chris membuat muka datar agar tidak terlihat isi hatinya yang sebenar.


"Eehhhh !! Ini orang aneh kemarin. Jad Hellen kau benar pacaran dengan orang aneh ini." Seru Eva kaget melihat Chris menggandeng Hellen.


"A....ia." Jawab Hellen agak gugup.


"Maafkan saya, saya Chris pacar Rain. Dan tentang hal kemarin nona, saya kira Rain yang bakalan buka pintu tapi ternyata bukan." Ujar Chris formal.

__ADS_1


"Waaahh apaan ini Hellen sudah punya pacar dan begitu formal.?" Ucap Reza menaikan sebelah alisnya.


"Ckk rupanya Hellen diam diam sudah punya pacar. Dan dia memanggil Hellen dengan nama Rain cihh, selama ni Hellen paling tidak suka di panggil dengan nama itu, ckk tidak boleh di biarkan begini." Gumam Arga dalam hati.


Chris dapat membaca raut wajah Arga yang nampak bingung sekalian rasa tidak suka.


" Ya sudah sudah duduk aja Hellen dan Chris, kita makan dulu baru kita lanjut ngobrol bersama, malam masih panjang." Seru Eva memecahkan suasana canggung.


Sepanjang makan malam berlangsung, Chris begitu perhatian kepada Hellen, membuat mereka bertiga serasa menjadi nyamuk di antara mereka berdua. Setelah selesai makan Eva membantu Hellen membersihkan meja ruang keluarga yang di gunakan.


Chris memasang wajah datarnya sewaktu mereka tinggal bertiga dudk di sofa ruang keluarga.


"Ehemm jadi Chris ya, bagaimana bisa berkenalan sehingga jadi pacar Hellen?" Reza tiba tiba bertanya untuk memecahkan keheningan mereka bertiga.


"Saya kenal Rain dari dia masih sekolah dasar dan belum sampai seminggu ini kami pacaran." Ujar Chris dengan datar.


"Oh, kau sudah kenal dia lama tapi apa kau tau Hellen tidak suka di panggil dengan panggilan Rain?" Ucap Arga dengan menatap Chris dengan tajam.


"Kau yakin ingin tau, hmm karna aku dan Rain ada sesuatu yang membolehkan aku memanggil dia dengan panggilan itu." Ucap Chris dan membalas tatapan tajam Arga.


Dari kejauhan Hellen bisa melihat Chris dengan rahang yang mengeras, Hellen langsung saja menuju ke sofa tempat mereka bertiga lagi duduk.


"Chris? Ada apa kau kelihatan serius sekali?" tanya Hellen lembut lalu duduk di sebelah Chris dan memegang pipinya.


Melihat Hellen dengan wajah khawatir Chris langung merubah raut wajahnya menjadi ceria lalu menggelengkan kepalanya sambil memegang tangan Hellen yang berada di pipinya.


"Ini seru, apa Arga dan Chris akan memperebutkan Hellen, tapi Chris benar benar hebat bisa mengubah raut wajahnya dengan sekejap." Gumam Reza sambil melihat Chris dan Hellen.


"Ehh maaf maaf hahaha." Hellen tertawa mendengar ucapan Eva. taanpa mereka semua sadar Arga membuang mukanya kerana melihat adegan mesra Chris dan Hellen.


"Sial bagaimana dia bisa menakluk hati Hellen dengan sekejap." Gerutu Arga didalam hatinya.


Mereka semua pun mengahabiskan waktu dengan mendengar cerita cerita lucu dari Reza. Tepat jam 10 tiba tiba Eva mengatakan akan pulang bersama Reza dan juga Arga.


"Hell aku mau kencan dengan Reza setelah hantar Arga." Bisik Eva kepada Hellen.


"baik tapi jangan lupa pengaman hahaha." Hellen berbisik dengan Eva sambil menggoda Eva.


Hellen melihat muka Eva seperti kepiting rebus langsung saja memahami temannya dan hanya tersenyum polos lalu menghantarkan temannya sehingga di depan pintu, begitu juga Chris yang berpura-pura pamit untuk pulang.


***


Dalam mobil Reza..


"Ar apa kau akan menyerah dengan Hellen." Ucap Reza melihat Arga lewat kaca spion mobilnya.


"Tidak mungkin, mereka cuma pacaran bukan suami istri, jadi peluang masih besar." Jawab Arga.


" Hehh ini namanya cinta mati, hahah tapi Ar aku harap jangan sampai Hellen terluka." Ucap Eva menyambung obrolan Reza dan Arga.

__ADS_1


"Pasti tidak hmm." Jawab Arga singkat.


***


Melihat mobil teman Hellen sudah jauh dan tidak kelihatan langsung saja memerintahkan Jerry untuk memarkir mobinya di Parkiran bawah. Chris cepat menuju kembali ke apartment Hellen.


Chris memasuki apartment Hellen dengan wajah datar, lalu mencari sosok Hellen.


Hellen yang kini berada di kamarmendengar ada yang masuk ke apartment langsung saja berlari keluar dari kamarnya dan mendapatkan suaminya.


"Kenapa muka begitu?" Ucap Hellen.


Chris tidak menjawab pertenyaan Hellen malah langsung mencium Hellen dengan kasar.


"Ckk dia kasar seperti hari itu, apa Chris begitu kesal?" Gumam Hellen di dalam hati.


Hellen membalas ciuman Chris dengan lembut sambil mengusap-ngusap punggung Chris agar Chris merasa tenang. Chris yang tersadar bahwa dia agak kasar akhirnya melepaskan ciuman mereka lalu menatap Hellen dengan dalam. Hellen tersenyum dengan polosnya lalu melingkarkan tangannya di leher Chris , Chris menundukkan sedikit badannya karna melihat Hellen yang kesusahan mengalungkan tangan di lehernya.


" Suamiku maaf kalau kamu kesal dengan ku." Ucap Hellen perlahandengan jarak muka mereka hanya 5centi saja.


" Hmm jangan dekat dengan lelaki manapun cukup dengan ku, kalau kamu masih keras kepala aku bakal menghukummu dengan berbuat kasar seperti tadi." Ucap Chris dengan tegas.


" Sayang apa kau cemburu dengan teman lelaki ku, hmmm biar aku kasih tau suamiku ini, Reza itu pacaran dengan Eva dan kalau Arga aku nggak berapa tau orangnya tertutup jadi. " Ujar Hellen.


"Hmm berarti jauhi Arga karna mungkin dia ada perasaan denganmu, tadi juga dia bertanya kenapa aku memanggil mu Rain dan langsung menatapku dengan tajam cihh. " Ketus Chris mengingat kejadian tadi.


"Sayang kami satu jurusan dan dia temanku dari kelas satu, kalau dia ada perasaan sama aku tetap sama saja aku menganggapnya teman, jangan karna hal kecil pertemanan bisa hancur sayang. " Ujar Hellen menyakinkan Chris.


"Hmm atau mungkin kamu juga punya perasaan dengannya, ya sudah lanjutkan! " Seraya melepaskan tangan Hellen dari lehernya lalu langsung masuk ke kamar.


Hellen mengikuti langkah Chris yang cepat.


"Chris apa kau meragukan perasaanku? "


"Hmmm."


"Kau keterlaluan kalau sampai meragukan perasaanku. " Hellen langsung saja menaiki ranjangnya dan menutup seluruh tubuhnya dengan selimut.


Chris melihat Hellen langsung saja menggelengkan kepalanya, karna dia tau kalau sudah begini tidak gampang untuk memujuk Hellen.


"Sayang aku... " Hellen memotong ucapan Chris yang belum selesai.


"Pergi kalau kau masih meragukan perasaanku pergi saja, kalau boleh tidur di apartment sendiri! " Ketus Hellen dari balik selimutnya.


"Ayolah sayang jangan gini dong, aku tidak bilang aku meragukan mu. " Masih memujuk Hellen sambil menarik selimut Hellen dengan perlahan.


"Sudahlah Chris tadi kau suruh aku lanjutkan bersama dia kenapa? Bukankah itu namanya kau meragukan ku? " Sungut Hellen masih dalam keadaan marah.


Tiba tiba ponsel Chris berdering dan nama tertera adalah "William Gramor" . Chris segera menjawab panggilannya dan memberi sedikit jarak antara dia dengan Hellen.

__ADS_1


Bersambung...


Ayoolahh readers tunggu update selanjutnya akan mulai masa masa sulitnya hidup ini haha.. Nantikan yahh!!


__ADS_2