DIBERI CINTA PRIA POSESIF

DIBERI CINTA PRIA POSESIF
Bab 74 Sangat Merindukanmu


__ADS_3

Akhirnya mereka sampai di titik koordinat di mana gelang Hellen berada, awalnya Chris sempat kecewa karena tidak sesuai dengan ekspektasinya tetapi dia di buat semangat lagi apabila membaca surat yang di tulis Hellen.


Isi surat yang Hellen tulis merupakan sebuah "kode" tempat di mana dia berada, Chris dan anak buahnya mengarahkan agar mengikuti arahan dari tulisan tangan Hellen itu.. Hingga sesampai mereka di sebuah perkampungan yang sederhana.


Chris memberi arahan pada anak buahnya untuk meninggalkan mobil agak jauh dari pintu gerbang desa tersebut, agar tidak ada yang mencurigai mereka. Chris dengan pakaian santai memasuki perkampungan tersebut.


Sengaja mereka semua memakai pakaian santai seperti kaos dan celana jogger panjang agar tidak menjadi pusat perhatian dalam kampung itu nanti. Semua yang mereka lakukan adalah atas saran Hellen melalui surat yang di tulisnya.


Baru saja memasuki perkampungan tersebut, Chris berjalan ke arah timur dan matanya terus memperhatikan warna rumah yang berada di sekitarnya sehingga matanya tertuju ke sebuah rumah yang memenuhi ciri-ciri seperti yang Hellen tuliskan.


Chris mencari tempat di balik pohon-pohon yang berada di depan rumah itu agar bisa mengintai keadaan rumah itu sehingga matanya tanpa di duga bertemu dengan manik mata Hellen.


Walaupun dari kejauhan kurang lebih 50 meter ke atas, Chris yakin Hellen juga sedang melihat ke arahnya karna terbit senyum yang dari bibir Hellen menandakan Hellen melihat posisi Chris sekarang.


Chris tidak berganjak dari tempat pengintainya, karena dia tidak mau mengacaukan rencana yang telah di susun oleh dirinya dan anak buahnya. Sehingga tiba-tiba Hellen mengenggamkan tangan kanan seperti ingin mengosok matanya.


Chris cepat bersembunyi karena dia sangat mengerti itu adalah sebuah kode agar mereka jangan bergerak, target dan Ellson berada di dekatnya. Chris memberi arahan kepada anak buahnya lewat kode agar senantiasa berada dalam keadaan berjaga-jaga di tempat mereka.


Dari balkon tempat di mana Hellen duduk.


Pada awalnya Hellen sungguh tidak bersemangat karena dia kira Chris belum menemukan gelang tersebut tapi beberapa menit setelah dia fokus ke pohon-pohon di depan balkon, dia melihat ada seseorang datang mengendap-endap dari kejauhan.


Senyum terukir di bibir Hellen apabila mendapati bahwa orang itu adalah Chris, sungguh dia bahagia bisa melihat Chris sudah berada di bawah sana sedang memperhatikannya juga.


Semburat-semburat kebahagian di wajah Hellen mulai muncul. Walaupun dalam hati kecilnya ingin sekali dia memeluk pria di bawah itu. Tapi dia memaksa dirinya agar kuat dan tahan demi rencananya.


Sehingga tiba-tiba Hellen mendengar bunyi tapak kaki yang mendekati tempatnya, Hellen langsung menggenggam tangannya lalu pura-pura menggosok matanya, tidak lama kemudian benar muncullah Ellson.


"Hellen? Kamu kenapa sayang? Matamu kenapa? " Tanya Ellson yang sempat melihat Hellen menggosok matanya dan juga untuk mencari topik agar bisa berbicara dengan Hellen.


"Cuma tiba-tiba masuk habuk. " Kelit Hellen.


"Mari paman tiup. " Sambil menarik pelan tangan Hellen lalu melihat ke arah anak mata kanan Hellen. Ellson meniup mata Hellen dengan perlahan.

__ADS_1


"Sudah? " Ellson kini fokus melihat wajah Hellen, lalu menelan ludahnya dengan kasar.


"Terima kasih" Cepat Hellen menghindar agar tidak terjadi sesuatu yang di luar dugaannya.


Chris yang melihat kelakuan Ellson membuatnya mengepalkan tangan. Dia merasa sangat geram kepada Ellson kerana berani menyentuh istrinya.


"Ckk. Sialan, tunggu saja saat kau nanti. " Gerutu Chris dengan perlahan.


Ellson tersenyum melihat Hellen yang menunduk sambil memainkan jarinya.


"Kamu kenapa sayang? Kamu tidak seperti selalu, apa yang kamu gelisahkan? "


Deg!!


"Apa paman menyadari kegelisahanku, bagaimana ini. Ayo Hellen pikir.. " Gumam Hellen dalam hati.


Ellson sudah tersenyum bahagia karena dalam pikirannya Hellen tersentuh dengan perlakuannya tadi. Lalu dia menarik dagu Hellen dan membuat Hellen menghadapkan wajahnya kepada dia.


"Maaf, apa paman membuatmu tidak nyaman barusan? " Hellen hanya mampu menggelengkan kepalanya seraya menatap wajah Ellson yang tersenyum sumringgah.


Akhirnya Hellen hanya mengikuti saja kemauan Ellson, dia juga turut lega karena Ellson tidak melanjutkan penasaran kegelisahannya.


Ellson menggandeng lengan Hellen seperti biasa dengan senyuman di wajahnya.


"Akhirnya dia mulai merasa sikapku yang sangat prihatin kepadanya. " Pikiran Ellson mulai berkelana membayangkan masa depannya dengan Hellen yang sudah menerimanya untuk berada di sisinya.


Kini Chris tidak lagi melihat Hellen, karna Ellson telah membawanya masuk ke dalam rumah. Dan jangan tanya lagi mood Chris sekarang. Dia merasa sangat geram kepada Ellson apalagi perlakuannya kepada Hellen.


Chris berpikir dia harus menggelap seluruh tubuh Hellen dengan cairan pembersih kuman karna dia tidak mau kuman Ellson berada di badan istrinya. Chris terus saja menggerutu dan di saksikan oleh anak buahnya yang menatap bingung.


***


Ellson menatap Hellen yang makan dengan tenang. Tidak ada wajah yang datar Hellen tunjukkan cuma wajah yang tenang dan santai. Tanpa Ellson tau dalam hati Hellen sedang merencanakan sesuatu agar dia bisa keluar dari rumah ini.

__ADS_1


Sudah tepat jam 9 malam. Ellson menyuruh Hellen untuk beristirehat sebelum itu tidak lupa dia sudah menyuguh Hellen dengan susu ibu hamil. Sebegitu perhatiannya Ellson kepada kandungan Hellen walaupun tau anak itu adalah anak Chris.


Tetapi bagi Ellson dia tidak boleh membenci anak itu karena sudah pasti Hellen juga akan membencinya, dia cuma memikirkan mungkin suatu saat dia juga akan mempunyai anak bersama Hellen. Sebegitunya imaginasi liar Ellson terhadap Hellen.


Sangat menjijikan guyss padahal di paman kandung Hellen.. Dasar psikopat yahh..


Setelah habis meminum susu yang sering di suguhkan oleh Ellson, Hellen kembali ke kamarnya. Dia mondar mandir di dalam kamarnya untuk mencari jalan keluar dari rumah itu sehingga dia teringat akan pintu bagian dapur yang sering di gunakan oleh bibi tukang masak.


Memang Hellen sempat menelisik bagian dekat pintu dapur itu tidak terdapat cctv maupun cctv yang tersembunyi karena Hellen juga pernah pura-pura salah masuk kamar tempat pemantauan, memang bagian dapur dekat pintu tidak termasuk dalam pemantauan entah sengaja atau pun lupa.


Hellen keluar dari kamar tepat jam 10 malam, dia melihat kamar Ellson yang sudah tertutup rapat. Dengan langkah santai Hellen menuju ke dapur yang lampunya telah padam. Pada awalnya Hellen sengaja menuju dekat dengan lemari pendingin lalu mengambil minuman jus yang dalam kotak besar lalu pura-pura menuju dekat lemari penyimpanan gelas yang berdekatan dengan pintu dapur.


Hellen perlahan-lahan melangkah dekat pintu lalu mencapai tombol kunci pintu lalu memutarnya dengan perlahan. Yaa terdengar bunyi kunci yang terbuka dan Hellen sempat merasa gugup setelah mendengar bunyi dentingan kunci tombol pintu itu dia melihat ke arah sekitar selama beberapa menit lalu kembali menarik pintu itu dengan perlahan.


Hellen berhasil keluar lewat pintu dapur, dia berjalan tertatih agar tidak membuat bunyi bising dan tiba-tiba dari belakangnya ada orang yang membekap mulutnya.


Awalnya Hellen memberontak dan dalam pikirannya habis sudah dia ketahuan tetapi dia tiba-tiba merasa tidak asing dengan aroma tubuh orang yang membekap mulutnya dan menariknya menuju ke arah semak-semak.


Perlahan Hellen berhenti memberontak dan berusaha memalingkan tubuhnya untuk melihat orang itu. Apabila Hellen berhasil memalingkan tubuhnya matanya berbinar melihat wajah orang itu, benar dugaannya. Orang itu adalah suami tercintanya iaitu Chris.


Chris tersenyum melihat wajah Hellen, dia menarik kembali tubuh Hellen dan memeluknya dengan erat tanpa sadar air mata kedua insan tersebut mengalir dengan deras dengan bunyi isakan yang sungguh perlahan.


"Aku merindukanmu sangat merindukanmu sayang. " Hanya itu kata-kata yang di lontarkan berulang-ulang oleh Chris dengan berbisik tepat di telinga Hellen.


"Aku juga sangat merindukanmu By. "


Tidak mau berlama-lama di tempat itu, salah satu anak buah Chris menginterupsi mereka bukan bermakna lancang tapi untuk menjaga keselamatan kedua-duanya.


Chris menyetujui anak buahnya dan cepat membawa Hellen pergi dari perkampungan itu. Mereka menuju ke kota kecil dan langsung ke lapangan tempat di mana mereka melabuhkan helikopter mereka.


Chris menggandeng tangan Hellen sehingga naik ke atas helikopter, mereka tidak akan menyia-iakan waktu lagi. Hellen di bawa pergi dari tempat itu tanpa sepengetahuan Ellson maupun anak buah dari Ellson.


Bersambung...

__ADS_1


Guyss nantikan kelanjutannya yaa.. Ohh iyaa jangan lupa mampir ke novel author yang kedua 😉 dengan judul WANITA PEMBUNUH BAYARAN by Gabby_Rsy tapi belum bisa daily update ya baru weekly update saja karna setelah ending ini baru bisa.. Mudah2an, teruskan mendukung yahh guyss..


Jangan lupa like, komen dan favorit yahh readerss kesayangan !!


__ADS_2