DIBERI CINTA PRIA POSESIF

DIBERI CINTA PRIA POSESIF
Bab 58 Obsesi Ellson


__ADS_3

William yang kembali ke kediamannya dan menunggu laporan mengenai posisi Hellen dari anak buahnya. William duduk di ruang keluarga dan kembali membayangkan kejadian di mana dia harus menikah dengan Ibu Hellen.


William menarik nafas panjang dan terdapat penyesalan pada raut wajahnya. Sebenarnya dia dan Ibu Hellen di jodohkan karna Ellson. Ellson yang begitu terobsesi dengan kakak kandungnya sendiri membuat orangtua mereka memutuskan untuk menikah Ibu Hellen dengan anak seorang kerabat.


Setelah pernikahan mereka orangtua kandung dari Ibu Hellen tiba-tiba menghilang bak di telan bumi tiada siapa yang tahu mereka ke mana dan cuma Ellson saja yang sering muncul di awal pernikahan mereka. Ellson sering mengancam akan menghancurkan keluarga Gramor karna berani menyunting wanita yang ia cintai.


Memang pada awalnya banyak kejadian yang menimpa keluarga Gramor sehingga Erika di nyatakan hamil, sejak saat itu Ellson yang begitu murka pergi dari kehidupan mereka tapi setelah Erika melahirkan anak perempuan iaitu Hellen, Ellson kembali dengan mengatakan bahwa suatu hari dia akan mengambil Hellen dari keluarga Gramor.


Dan memang pada saat itu juga Rieta sudah mulai bergerak ke dalam keluarga Gramor karna dia tidak menahan harus hidup susah padahal anaknya mengalir darah William Gramor. Rieta buat berbagai cara untuk menarik kembali perhatian William terhadapnya dak akhirnya William kembali berpaling kepada Rieta dan membuat Erika menjadi beban bagi dirinya.


Sejak itu juga Ellson mulai banyak menghasut Erika dan sering bertemu dengan Hellen yang masih bayi. Keadaan sempat kacau karna Ellson dan Rieta tapi sempat di redakan oleh Kakek Arnold yang mengambil keputusan untuk tinggal di kediaman William dengan alasan ingin bersama cucu pertamanya.


William mengiakan Kakek Arnold untuk tinggal bersama mereka, hal ini agar Ellson susah mencari celah untuk menemui Erika. William juga sebenarnya sudah jatuh cinta kepada Erika karna melihat ketulusannya sehingga suatu hari dia kira Erika mengkhianatinya karna telah bermain belakang bersama Kakek Arnold dan hal itu di saksikan oleh Rieta.


Mulanya William tidak percaya dengan pernyataan Rieta tapi dengan bukti rekaman di Cctv itu membuatnya hancur. Disitulah mulai dia meragukan Erika dan anaknya Hellen. Banyak kata-kata yang di ucapkan Rieta agar berpaling dari Erika dan akhirnya William menjauhkan diri dari Erika.


Erika yang mulai stress karna tidak ada satupun yang mempercayainya akhirnya dia nekad untuk pergi jauh dari semua orang. Sebelum Erika keluar William berpapasan dengan Erika, dan Erika sempat berkata.


"Jagalah Hellen, apapun dia tetap darah dagingmu. Kalau suatu hari kau tak menginginkannya kau berikan semua harta warisanku kepadanya dan biarkan dia mandiri tapi tolonglah jauhkan dia dari Ayahmu dan Ellson. "


Pesan Erika masih terngiang-ngiang di telinga William, dia baru sadar selama ini dia mengabaikan pesan itu dan membuat Hellen dekat dengan Kakek Arnold dan kini Ellson sudah muncul dan pasti dia akan mengambil Hellen sesuai dengan perkataannya dulu.


Banyak kejadian yang berlaku sekarang, William bingung harus bagaimana apalagi perusahaannya sekarang dalam tangan Ellson. William menatap langit-langit ruangan itu dengan tatapan penuh beban pikiran. Dia cuma berharap bisa bertemu dengan Hellen.


****


Ellson yang mendengar laporan dari anak buahnya terhadap pemantauan kediaman keluarga Lee.

__ADS_1


Hanya Jerry yang keluar dari kediaman itu dan tidak ada tanda-tanda Chris maupun Hellen keluar dari kediaman mereka. Ellson berdecak kesal karna sudah berapa hari dia menunggu Chris untuk keluar dari kediamannya tapi tidak ada tanda-tanda dia berada di sana.


"Ckk apa mungkin Chris belum sampai ke sini lalu Hellen ke mana?! " Ketus Ellson.


Ellson coba menebak Hellen pergi ke mana tapi tidak ada ide yang bisa dia dapat, maupun anak buahnya juga tidak mendapat informasi mengenai Hellen. Ellson merasa sangat kesal hingga melemparkan vas bunga yang berada di ruang keluarga itu.


Para pelayan mau pun pengawal di rumah tidak ada yang berani mendekatinya karna takut akan terkena lampias akibat kemarahannya.


Ellson menelfon anak buahnya yang berada di Negara X dan menyuruh mereka mencari informasi tentang Chris di sana. Dalam keadaan marah tiba-tiba ponselnya berdering. Ellson menjawab ponselnya dan berteriak.


"Apa lagi?! Jangan telfon aku kalau kamu belum ketemu dia! " Ucapnya berteriak.


"Ckk apa kau mencari Hellen? " Tanya seseorang di balik panggilan itu.


"Sial siapa kau? " Bukan menjawab malah Ellson bertanya lagi.


"Aku? Aku orang yang ingin Hellen mati saja kalau bisa. Tapi apa kau mencari Hellen? Kita bisa bekerjasama. " Jawabnya dari seberang sana.


"Tapi aku dengar kau mencarinya. Humm aku bisa membantumu tapi kalau kau mau bekerjasama denganku. " Ujarnya seseorang itu dengan santai.


"Apa kau tau Hellen di mana hahh?! Apa kau yang menyembunyikan Hellen hahhh?! " Ellson masih saja membentak karna emosinya yang masih belum reda.


"Tidak bisakah kau bicara baik-baik tidak usah membentakku! Kalau kau mau ketemu aku di cafe xxx jam 8 malam. Tapi kalau tidak ya sudah! " Jawab seseorang dari seberang itu dengan penuh penekanan karna sudah tidak bisa menahan emosinya lalu mematikan ponselnya.


"Sial perempuan ini berani matikan panggilan! Ckk!! Tapi apa benar dia tau hmm aku harus ketemunya untuk memastikannya dan kalau dia permainkanku, awas dia! Aku akan bunuh saja! Hahahah. " Ucap Ellson dengan mata menyala-nyala bak api yang ingin memusnahkan semuanya.


Ellson menelfon anak buahnya untuk mencari alamat nomor ponsel yang baru saja menelfonnya tapi sayangnya semuanya sudah data nomor ponseo tersebut sudah di blokir.

__ADS_1


Ellson hanya bisa menunggu sampai jam 8 malam untuk bertemu dengan wanita misterius itu.


***


Di tempat lain di kediaman Lee.


Chris yang sudah 3hari tidak keluar dari kediamannya hanya untuk melindungi Hellen. Chris tau terdapat mata-mata yang mengawasi kediamannya di luar dan hal itu membuat Chris dan Hellen tidak bisa bebas bergerak di luar kediaman.


Chris menatap wajah Hellen yang sedang tertidur pulas di sampingnya. Dia mengusap lembut pipi Hellen yang kini mulai berisi karna kehamilannya sudah jalan 3 bulan. Chris menatap Hellen dengan tatapan kuatirnya.


"Sayang maaf, kehamilan pertamamu ini memberi kau banyak pengalaman buruk. Tapi aku janji mulai sekarang aku akan melindungimu dan tidak akan membiarkan siapapun menyentuhmu. " Gumam Chris dalam hati.


Chris tau banyak sudah janji yang dia buat tetapi belum bisa ia tepati. Karna lawannya kali ini agak sedikit licik pemikirannya. Sehingga Chris dan anak buahnya bisa di buat kewalahan tapi Chris tetapi tidak putus asa.


Chris mengusap perut Hellen dan mengukir senyum yang hangat di bibirnya. Dia bangga terhadap anak dalam kandung Hellen yang tidak pernah rewel. Chris sudah jarang sekali mual dan muntah tapi mengidam untuk makan sesuatu itu masih lagi sehingga sekarang. Biarpun begitu Chris tetap bisa menjalankan pekerjaannya.


Setelah puas mengelus perut Hellen. Chris berjalan ke arah meja kerjanya. Memang Chris dan Hellen berada di ruang kerja Chris yang tersedia ruang istirehat dan Hellen berada di ruang itu sedang tidur.


Chris melakukan pekerjaannya dari rumah sahaja. Dia fokus dengan dokumen yang berada di atas mejanya sesekali dia melirik ke arah Hellen jika ada pergerakan dari Hellen.


Chris juga membaca laporan-laporan dari Jerry sehingga satu laporan yang membuatnya bertanya-tanya iaitu tentang Perusahaan Porselein Gramor ada investor baru yang telah menanam saham jumlah besar dan yang membuat Chris tidak percaya ialah nama investornya adalah Ellson.


Chris menebak ada sesuatu yang direncanakan Ellson tapi dia masih bertanya-tanya apakah rencana Ellson. Chris menyisihkan laporan tersebut di tempat lain karna dia pikir itu adalah laporan penting.


"Apa dia mau menjerat William juga? Tapi apa maksudnya? " Ucap Chris sambil menatap laporan yang berada di sebelah kanannya itu.


Bersambung....

__ADS_1


Maaf readers belum bisa update 2 bab karna author lagi sibuk aaaaa... Tapi jangan lupa teruskan mendukung yahh!!!


Jangan lupa like, komen dan favorite..


__ADS_2