DIBERI CINTA PRIA POSESIF

DIBERI CINTA PRIA POSESIF
Bab 61 Saling Memanfaatkan


__ADS_3

Chris telah sampai di kediaman dan dia langsung saja menuju ke ruang kerjanya. Chris membuka pintu ruang kerjanya dan benar dugaannya, Hellen masih belum tidur dan sedang duduk di depan laptopnya, Chris segera menghampiri dan mencium puncak kepala Hellen.


"Sayang kenapa belum tidur. " Tanya Chris kepada Hellen.


"Aku lagi tunggu By. " Jawab Hellen tapi manik matanya tetap fokus ke arah layar laptop.


"Tunggu By atau lagi mau nonton dracin ? "


"Hehe dua-dua By. " Jawab Hellen tersengih sambil menatap Chris yang sedang tersenyum melihat tingkahnya.


"By biar habis episode ini dulu ya.. Please.. " Lanjut Hellen lagi sambil merayu agar Chris tidak melarangnya untuk nonton.


"Tapi Sayang kamu harus jaga kesehatanmu. Ini sudah jam 10 Sayang, tidak baik untuk kesehatan kandunganmu. " Ucap Chris menasehati Hellen.


"Ini saja By pleasee.... " Hellen masih saja merayu agar diizinkan untuk menonton.


"Huhh baiklah tapi sampai habis By mandi saja, By mau setelah keluar dari kamar mandi Sayang sudah simpan laptop ok. " Akhirnya Chrus setuju karna dia tidak tega jikalau harus melarang Hellen untuk menonton drama kesukaannya.


"Baik By makaseh.. Tapi By jangan terlalu cepat nanti tidak seru loh. " Ujar Hellen lalu melanjutkan dengan menonton drama kesukaannya.


"Hmm." Chris hanya menganggukan kepalanya, dia tersenyum melihat tingkah istrinya yang tidak ingin di ganggu kalau sedang menonton drama kesukaannya.


Chris berlalu dan memasuki kamar mandi untuk membersihkan dirinya. Setengah jam kemudian Chris keluar dari kamar mandi dan melihat ke arah Hellen yang sudah tertidur pulas. Chris menggelengkan kepalanya karna merasa lucu.


Chris tidak langsung tidur tetapi dia memeriksa rekaman cctv. Dia hendak melihat kejadian sewaktu dia berada di kantor tadi. Seperti yang di laporkan oleh Jerry, Chris melihat William dan Aulie sedang berbincang bersama kedua orangtuanya di ruang tamu kediaman.


Walapun rekaman tersebut tidak ada suara tetapi Chris mempunyai firasat buruk. Dia hanya mampu berdoa supaya jangan ada hal buruk yanh terjadi.

__ADS_1


Setelah selesai melihat keseluruhan rekaman cctv tersebut, Chris memilih untuk mengikut Hellen ke alam mimpinya. Seperti biasa sebelum Chris tidur, Chris akan mencium dahi Hellen lalu membaringkan tubuhnya berhadapan dengan Hellen lalu memelukkan menggunakan tangan kanannya.


"Selamat malam Sayang, jangan lupa mimpi aku. " Ucap Chris perlahan lalu melelapkan matanya.


***


Di tempat lain, di kediaman Gramor.


Aulie yang berada dalam kamarnya mengulaskan senyuman yang sedikit menakutkan. Dia melihat ke arah foto Hellen dan Chris lalu di robeknya menjadi dua bahagian dan membuat foto Chris dan Hellen terpisah.


"Aku akan merampas semua milikmu! Dan kau akan aku pastikan kau mati di tanganku HAHAHA! " Aulie kini bersifat seperti seorang yang mengalami gangguan mentap.


Dia sudah nekad untuk tidak melepaskan Hellen apalagi Hellen pernah menamparnya dan sejak itu dia menyimpan dendam yang sangat besar kepada Hellen dan dia akan memanfaatkan Ellson agar memudahkan semua rencananya.


Aulie kini sedang tergila-gilakan Chris karna jikalau Chris sudah menjadi miliknya, apapun yang dia inginkan pasti di kabulkan.


Tetapi itu hanya khayalan semata-mata. Untuk hal itu berlaku, kayaknya author tidak akan kabulkan hahaha karna capek loh buat Hellen jauh dari Chris, kasian toh..


Aulie sebenarnya memang belum berpisah secara hukum negara bersama Henry, tapi baginya hal itu akan mudah di selesaikan pabila dia sudah mendapatkan Chris.


Sepanjang malam itu, Aulie tidak berhenti senyum karna dia benar-benar yakin kalau rencananya kali ini akan berhasil tanpa sedikitpun hambatan.


***


Di rumah pribadi Ellson.


Ellson memasuki kamarnya lalu melihat semua foto-foto yang tergantung di kamarnya. Dia mulai mendekatkan dirinya pada foto yang agak besar lalu mencium foto tersebut.

__ADS_1


"Hellen, aku akan pastikan tidak akan ada sesiapa yang boleh memiliki kau sayang. " Ucapnya sambil menyeringai.


Ya benar, semua foto-foto yang berada di kamar Ellson adalah foto-foto Hellen yang dia ambil curi-curi di berbagai sisi.


Memang benar Ellson terobsesi dengan Hellen dan dia sama sekali tidak menganggap Hellen sebagao ponakannya, tetapi dia sudah merencanakan dari lama bahwa dia akan menjadikan Hellen ratu dalam hidupnya.


Awalnya sewaktu Hellen bersamanya dia sudah menyiapkan berbagai macam hal untuk melaksanakan rencananya tapi karna kehadiran Chris semua rencananya terhambat apalagi dia mengetahuo Hellen hamil anak Chris.


Sebenarnya dia ingin saja memusnahkan janin yang berada di dalam perut Hellen cuma dia masih saja mencari waktu yang tepat. Dan kali ini dia sudah nekad akan membuat Hellen keguguran apabila rencana Aulie dengannya berhasil.


Ellson tidak mau ada penghambat dalam hubungan dia bersama Hellen, makanya hal yang tidak penting bagi dirinya harus di singkirkan dan di musnahkan.


Seperti hal yang berkaitan dengan Chris, Ellson ingin memanfaatkan Aulie dengan bekerjasama dengannya. Ellson mempunyai rencana tersendiri dan akan membuat Aulie menjadi kambing hitam.


Ellson merencanakan pembunuhan terhadap Chris melalui rencananya bersama Aulie dan setelah kejadian itu benar-benar berlaku dia akan melemparkan semuanya kepada Aulie karna dia tau sebenarnya Aulie juga memanfaatkannya untuk melenyapkan Hellen.


Karna Ellson tidak mudah percaya dengan sesiapa pun, dari itu dia memperhatikan cara bicara Aulie yang mempunyai maksud tersirat terhadap Hellen. Ellson juga memang mengetahui betapa besar bencinya Aulie kepada Hellen oleh itu sudah pasti Aulie akan melakukan sesuatu di luar dugaannya.


Begitu pemikiran Ellson, kini Ellsob menyeringai sambil mengusap-usap foto Hellen.


Rencana mereka tetap akan berlaku dan memang ada kematian di waktu itu hehe ini author bocorkan dikit ya..


Bersambung...


Jangan lupa like, favorite dan komen !!


Maaf tidak banyak author mengantuk sekali ni tidak bisa tahan sudah !!! daaa readers kesayangan!!

__ADS_1


Pleaselah readers komen lahh novel ku ini bahh 🙏🙏😭


__ADS_2