DIBERI CINTA PRIA POSESIF

DIBERI CINTA PRIA POSESIF
Bab 9 Terbongkar sudah dan menikmati


__ADS_3

"Rieta dengar penjelasanku dulu! " Ucap Tuan Will memujuk istrinya.


"Ckk hanya kerna ibunya Hellen yang menikah denganmu secara sah dan di restui tertua Gramor jadi kamu lebih mementingkan Hellen dari Aulie? Aulie itu anak kandung kamu juga Will 2 tahun sebelum menikah kamu janji denganku akan berbagi adil kan sekarang apa !!" Rieta sudah mulai emosi.


Hellen terkejut mendengar ucapan ibu tirinya, sehingga dia merasa pusing dan bingung. Hellen menatap ayahnya dengan penuh tanda tanya.


"Ia Hellen seperti yang aku bilang, Aulie adalah anak kandung Ayahmu karna sebelum ibumu masuk ke dalam hubungan kami, aku dan ayahmu telah dapat seorang putri iaitu Aulie! " Seru Rieta ibu tiri Hellen dengan menunjuk nunjuknya.


"Ayah apa benar?! " Hellen bertanya kepada ayahnya dengan nada kalem.


"Hmmm" Ayah Hellen tidak menjawab pertanyaan Hellen juga tidak menyangkal ucapan Rieta, dia hanya tertunduk.


"Kau lihat ayah kau saja tidak menyangkal kata kataku, ibumu adalah wanita ****** yang merusakkan hubungan antara aku dan William." Seru Rieta dengan nada sinis.


"Kau sialan ibu ku bukan ****** *ingin menampar Rieta tapi tangannya di tahan oleh ayahnya* Ayaaahhh!! Kenapa kau.." Ucap Hellen air matanya sudah bergulir di pipinya.


"Hellen bagaimanapun dia masih status ibu mu sekarang kau jangan perlakukan dia seperti ini" Ucap William kepada Hellen dan melepaskan tangan Hellen.


"Hehh kau lihat Will saja tidak menyangkal dengan semua ucapanku, apa kau masih ragu?" Seru Rieta.


Mendengar ucapan ibu tirinya, Hellen rasa begitu kaget dan melihat ayahnya memperlakukan ibu tirinya sangat lembut walaupun telah menghina ibunya, Hellen merasa dadanya mulai panas dan air matanya mengalir dengan deras, tidak ada kata kata yang bisa Hellen lontarkan.


"Apa ini sebabnya Ayah tidak pernah melakukan aku dan ibu dengan baik kecuali berada di depan kakek" Gumam Hellen.


Kaki Hellen mulai melemas dan seluruh badannya gementar, dia ingin terjatuh tapi Chris sempat menahannya agar dia terus berdiri.


Chris yang melihat istrinya dengan keadaan menyakitkan membuat hati Chris teriris.


"Paman, aku minta maaf tapi aku akan menyuruh orang orangku mengambil pakai Hellen dan untuk kedepannya Hellen tinggal di apartment saja dan ini *menyerahkan kartu kredit Hellen*. Maaf paman tapi sehingga Hellen bisa tenang tolong jangan mendekatinya termasuk Nyonya dan Aulie. " Seru Chris serius.


"Hehh baguslah kalau boleh bawa pergi dia selamanya jangan siksa putriku dengan kehadirannya. " Seru Rieta sinis.


"Chris paman.. -" Ucapan William di potong oleh Chris.


"Aku akan menjaganya seperti dulu lagi." Ucap Chris lalu pergi dari kediaman keluarga Gramor.


Ayah Hellen William menatap punggung Hellen dan Chris yang terus menuju keluar dari kediamannya dengan tatapan yang tidak bisa di artikan lalu menghembus nafas panjang saja.


***


Chris memperhatikan Hellen yang hanya melihat ke depan dengan tatapan kosong. Chris menjadi serba salah karna dia telah membawa Hellen pulang ke rumahnya hari ini yang pada awalnya maksud kedatangan mereka adalah untuk menjelaskan kejadian tempo hari. Chris menggelengkan kepalanya dan mengusap pundak Hellen dengan lembut.


"Rain, are u okay sweetheart? " Tanya Chris dengan tatapan khawatir.


"Ya aku baik baik saja. " Jawab Hellen dengan senyum yang di paksakan.


Dari tatapan mata Hellen Chris tau dia coba menutupi kesedihannya.


"Rain kita ke villa saja ya? "


"Hmm ok"


Sepanjang perjalanan Chris dan Hellen hanya diam keduanya tenggelam dalam pikiran masing masing.

__ADS_1


Sesampainya di Villa, Chris memapah Hellen untuk memasuki Villanya. Chris mendudukan Hellen di ruang Keluarga.


"Sayang kenapa tatapan matamu begitu. " Chris bertanya sambil mengusap pipi Hellen.


"Aaa tidak tidak ada apa apa. " Jawab Hellen.


"Sayang, aku mengenalmu aku masih ingat jelas sifatmu, kau tidak boleh menutupinya dariku. Aku ini suamimu. " Seru Chris dengan menatap Hellen lembut.


"A... Aku **tangisan Hellen pecah** ak....ku hatiku sakit Chris. **isk isk isk** "


"Nangislah keluarkan semuanya aku akan ada di sini untukmu sayang. " Chris menarik Hellen masuk ke dalam pelukannya.


Hampir 2jam Hellen menangis tidak berhenti dan kini dia telah tertidur di dalam pelukan Chris tapi masih terisak isak karna terlalu banyak menangis. Chris mengangkatnya masuk ke kamar dan membawa ia baring di ranjangnya.


Chris merogoh sakunya dan mengambil ponselnya lalu menelfon Jerry untuk membelikan mereka makan dan teh hangat.


Chris tidak tega meninggalkan Hellen sendirian dia terus memeluk Chris sambil berbaring.


Jerry datang membawa makanan yang di pesan oleh Chris dan coba mengetuk pintu kamar Chris.


"Tuan maaf menganggu tapi makanannya sudah saya siapkan di atas meja. " Seru Jerry dari balik pintu.


"Baik kau boleh pergi istirehat, terima kasih Jerr. "


"Baik Tuan. " Berlalu pergi menuju ke kamarnya di belakang Villa.


"Rain, Rain bangunlah makan dulu baru tidur lagi ya, kau dari siang tadi belum makan. " Chris menepuk pundak Hellen perlahan agar Hellen bangun.


"Aku tertidurka Chris. "


"Hehe terima kasih Chris aku merasa agak lega walaupun kedepannya aku tidak tau harus bagaimana. " Ucap Hellen menatap Chris.


"Aku di sini sayang aku akan selalu mendukung apa pun keputusanmu. " Ucap Chris sambil mencium dahi Hellen.


"Hmm terima kasih suamiku. " Ucap Hellen dengan malu.


"Hehh sayang kau panggil aku apa barusan, bisa kah kau mengulanginya? "


"Ahhmm suamiku... "


Mendengar sebutan suamiku yang keluar dari mulut Hellen membuat Chris tidak bisa menahan hasratnya. Chris langsung saja mencium bibir Hellen dan **********. Sehingga Hellen mengeluarkan suara ayunya.


"Sayang aku akan makan kau dulu sebelum kita turun makan, aku benar benar tidak tahan. " Ucap Chris dengan penuh berghairah dan langsung saja mencium leher Hellen.


"Hemmhh Chris aku belum mandi ahhhmmm. " Seru Hellen sambil ******* ***** rambut Chris.


Chris tidak menghiraukan kata kata Hellen, di masih terus mencium dan menjilat leher putih Hellen. Tangan kiri Chris sudah mulai menjalar ke dalam baju Hellen dan ******* ***** gundukan Hellen.


"Aaahhhhmmmm Chris ahhhhm Chris... " Hellen semakin tidak bisa mengontrol dirinya.


"Panggil aku sayang panggil terus. " Seru Chris dengan penuh ghairah.


Chris langsung saja membuka baju Hellen dan rok yang di pakainya, Chris tidak meninggalkan apa pun yang melekat di badan Hellen dan kini Hellen telanjang tanpa seurat benang membuat Chris menatapnya dengan tatapan ingin menerkam, dia juga langsung membuka semua pakaiannya dan berdiri di depan Hellen.

__ADS_1


Hellen menutup mukanya yang merah, karna malu melihat pemandangan yang indah itu.


"Kenapa tutup muka sayang? Apa kau malu? " Chris langsung mendekat dengan Hellen lalu menarik perlahan tangannya.


"Ckk aku malu tapi kau kenapa kau begitu besar dan panjang aku takut. " Ujar Hellen masih menutup matanya walaupun tanganya sudah di pegang oleh Chris.


"Sayang kau sudah merasakan pusaka ku ini apa kau lupa?" Seru Chris dengan menyeringgai sambil tangan kirinya bermain di pucuk gundukkan Hellen.


"Aaahhhhmmm Chris... "


"Sayang nikmati saja. " Ucap Chris yang tangannya sudah mulai menyentuh kacang intinya.


Chris memainkan jarinya di kacang dan lubang intinya, itu membuat Hellen mendesah dengan kuat dan badan Hellen mulai mengejang karna ingin keluar.


"Sayang kau keluar. " Ucap Chris sambil melihatkan Hellen jarinya penuh dengan cairan Hellen.


"Sayang aku masuk ya, kini giliran pusaka ku yang memainkanmu. " Seru Chris penuh semangat.


"Aaakkkkhhh Chris sakit. " Ucap Rain meringis.


"Tahan sakitnya tidak lama sayang. "


Chris pun memainkan pusakanya keluar masuk dalam lubang inti Hellen dengan berbagai gaya posisi. Chris melihat Hellen sudah mencapai puncak ingin melepaskan untuk kesekian kalinya, Chris langsung saja mempercepatkan kelajuan dan menghentak inti Hellen dengan kasar.


"Hahhh hahhh terima kasih sayang. " Chris mencium bibir Hellen yang kelihatan sangat kehabisan tenaga. Lalu Chris melepaskan pusakanya dan bangun untuk ke kamar mandi.


Hellen coba menggerakkan badanya tapi sangat sakit karna ulah Chris yang mencoba banyak gaya. Hellen tidak ingin memaksa dirinya dan hanya mampu menunggu Chris keluar dari kamar mandi. Setelah Chris sudah keluar dan mendekat Hellen, Chris langsung menyeringai karna melihat tubuh Hellen yang telanjang.


"Sayang apa sayang mau bermain lagi? " Tanya Chris mengoda Hellen.


"Ishh aku sudah cape tolong angkat aku ke kamar mandi aku ingin mandi, cepat sudah lengket sekali ni. " Sambil menghulurkan tangannya kepada Chris.


Chris tersenyum dan akhirnya mengangkat Hellen masuk ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya. Setengah jam kemudian Hellen sudah habis mandi dan merasa badannya sungguh segar, lalu keluar dan menuju ke walk in closet untuk memakai pakaian tidur.


Hellen memakai baju tidur Chris tanpa memakai dalaman. Chris yang menunggu Hellen di sofa kamarnya kini melihat Hellen keluar dari Walk in closet membuatnya meneguk salivanya berkali kali.


"Kenapa kau menatap aku seperti itu? " Hellen bertanya kepada Chris yang masih menatapnya denga tatapan ingin mencari mangsa.


"Aaaa.. Hmm sudah kita makan dulu, ayo turun mungkin makanannya sudah dingin.


Mereka berjalan beriringan sehingga depan meja makan. Chris menyuruh Hellen duduk saja dan biarkan dirinya yang memanaskan makanan. Setelah semua makanan sudah di panaskan Hellen dan Chris mulai melahap makanan dengan cepat karna terlalu lapar sebab tenaga mereka baru saja terkuras di ranjang tadi.


Setelah selesai makan Chris membawa Hellen beristirehat di ruang keluarga dulu untuk membiarkan makanan yang mereka makan di cerna dengan baik. Suasana di ruang keluarga sepi tidak ada satu pun kata keluar dari mulut mereka sehingga Chris akhirnya bersuara.


"Besok mau pergi ke kampus atau istirehat dulu? " Tanya Chris kepada Hellen yang masih duduk dengan kaku.


"Ahh ia besok harus ke kampus karna sudah seminggu ini aku bolos. " Jawab Hellen menatap Chris.


"Baiklah besok aku yang hantar dan jangan risau sebelum jam 7 baju baru mu akan sampai di sini juga mulai besok kamu tinggal di apartment jadi kalau pulang aku akan jemput untuk menghantarmu ke apartment mu. " Ujar Chris dengan panjang tanpa sadar Hellen sudah tertidur di sampingnya.


Chris merasa Hellen tidak merespon ucapannya, dia langsunv saja melihat Hellen dan tersenyum lalu mengangkatnya ala bridal untuk memasuki kamar.


Bersambung...

__ADS_1


Readers thor mana nihhh.. Jangan lupa tunggu updatenya yah..


__ADS_2