DIBERI CINTA PRIA POSESIF

DIBERI CINTA PRIA POSESIF
Bab 25 Kesempatan Dalam Masalah ini


__ADS_3

"Sayang ayo kita masuk ke dalam mobil, mama takut kamu masuk angin, tidak baik untuk kandunganmu sayang. " Ucap Nyonya Lee masih memeluk Hellen.


"Hmm." Hellen hanya menganggukkan kepalanya lalu mengikuti Nyonya Lee masuk ke dalam mobil.


"Sayang mari minum air dulu ya. " Ujar Nyonya Lee sambil membuka penutup botol air lalu mengulurkan kepada Hellen.


Hellen meminum air yang di berikan oleh Nyonya Lee. Sesudah minum, Hellen hanya menundukkan kepalanya, air mata Hellen sepertinya sudah habis terkuras hanya tinggal kesedihan.


Nyonya Lee belum berkata apa-apa tentang berita di media sosial yang menjadi pencarian paling top. Nyonya Lee memegang tangan Hellen lalu berkata kepadanya untuk ikut dengannya ke Villa. Hellen tidak menolak karna Jerry sudah memberitahu kakeknya bahwa Hellen akan mengikutinya ke pendesaan untuk melakukan kerja amal selama beberapa hari.


Sepanjang perjalanan Nyonya Lee mengusap kedua tangan Hellen. Hellen ingin bertanya dengannya tapi dia merasa bibirnya susah sekali untuk mengucapkan sepatah kata, dia mengurungkan niatnya dan menunggu saja kapan Nyonya Lee akan memberitahunya.


Nyonya Lee mengandeng tangan Hellen masuk ke dalam villa lalu membawa Hellen duduk di sofa, dan mengarahkan pelayan untuk membuatkan Hellen susu hangat. Nyonya Lee menatap Hellen yang menundukkan kepalanya, dan menarik perlahan dagu Hellen untuk menghadap wajahnya.


"Sayang apa kamu sudah merasa agak tenang?" Tanya Nyonya Lee.


"Ia tante, terima kasih. " Ucap Hellen menatap wajah manis Nyonya Lee.


"Ok, kalau begitu silakan tanyalah semua yang ada dalam pikiranmu, jangan ada satu pertanyaan pun yang tinggal, tapi ingat tidak boleh panggil dengan panggilan tante, panggil Mama, ok. " Ucap Nyonya Lee panjang lebar lalu mengukirkan senyuman kepada Hellen.


"Ehhemm. Maaf ta.. Mama... Tapi kenapa mama bisa di sini? Dan mama sudah tau Hellen hamil? Umm soal nikah?" Ucap Hellen cepat.


"Sayang jangan terlalu cepat bagaimana mama bisa jawab kalau begitu. " Ucap Nyonya Lee yang kelihatan bingung.


"Hehe. Maaf ma. "


"Ia tidak apa-apa sayang, umm Mama ke sini kemarin karna mendengar kamu hamil, jadi mama langsung ke sini supaya bisa jaga kamu biarpun dari jauh, soal kamu nikah di capil tu umm mama sebenarnya agak kecewa karna kamu dan Chris tidak beritahu kami dari awal tapi tidak apalah semua sudah berlalu dan mama senang sekali karna kamu sudah menjadi bagian keluarga Lee. " Ucap Nyonya Lee sambil memegang erat tangan Hellen.


"Terima kasih ma. " Ucap Hellen air matanya kembali lolos ke pipinya yang mulus itu.


"Sudah jangan menangis hmm soal berita di medsos itu mama harap Hellen abaikan saja, sebenarnya mama baru tau kalau Jaqleen tu diam-diam ada perasaan dengan Chris tapi jangan khawatir mama sudah pesan dengan Chris suruh cepat-cepat selesaikan masalah ini. " Ucap Nyonya Lee yang tau Hellen masih memikirkan hal itu.


Mendengar ucapan Nyonya Lee, Hellen kembali bersemangat, walaupun dia masih meragukan foto yang tersebar itu. Tapi Hellen tetap memilih untuk percaya dengan Chris. Hellen meluangkan waktunya bersama Nyonya Lee.


***


Chris masih mencoba untuk menghubungi ponsel Hellen tapi ponsel Hellen tetap masih belum aktif. Pikirannya mulai kacau dan berantakan, sedang Chris merenung apa yang akan terjadi jika Hellen menolak untuk mempercayainya, tanpa sadar air matanya mengalir karna hal yang paling ia takuti adalah Hellen pergi meninggalkan dia.


Chris larut dalam emosinya sendiri, tiba-tiba ponsel Chris berdering Chris cepat mencapai ponselnya yang berada di meja kebesarannya lalu menjawab panggilan itu.

__ADS_1


"Halo Rain? " Ucap Chris.


"Halo Chris ini mama. " Jawab Nyonya Lee dari seberang sana.


"Ma, Rain di mana? Mama sudah ketemu Rain kan? " Ucap Chris cepat.


"Hellen ada istirehat nak, dia sudah tenang jangan khawatir beberapa hari ini mama akan jaga dia. Kamu jaga diri baik-baik dan mama minta, tolong selesaikan masalah kamu dan Jaqleen. Mama juga mau istirehat nanti mama kabari kamu lagi. " Ujar Nyonya Lee.


"Baik ma, aku titip Rain dengan mama. " Ucap Chris sayu.


Chris merasa agak tenang karna Hellen sudah di tangani oleh mamanya. Dan sekarang hanya perlu tindakan dari Chris saja untuk mengklarifikasi tentang berita itu.


***


Aulie senang melihat berita tentang Chris dan kekasihnya yang merupakan seorang model Negara M. Aulie berpikir bahwa Hellen sekarang berada dalam keterpurukan karna di permainkan oleh seorang pebisnis muda yang terkenal.


Sejak kejadian Aulie di usir oleh Henry dari rumah, dia menyimpan dendam yang besar terhadap Hellen dan telah bersumpah akan menghancurkan hidup Hellen biar menggunakan cara kotor sekalipun dia aka melakukannya.


Aulie menyusun rencananya untuk pergi ke Negara X karna dia merasa Hellen sudah kehilangan dukungan kuatnya.


"Hellen kau akan ku hancurkan dengan tanganku sendiri karna kau yang menyebabkan aku di usir oleh Henry! Kau tinggal tunggu hari sial kau saja ******! " Gerutu Aulie menatap foto Hellen lalu di coret-coret mengunakan pulpen.


Di luar kediaman Gramor William masih coba membujuk Henry agar jangan mengugat cerai Aulie karna kalau itu terjadi mereka akan menjadi berita panas dalam skandal selingkuhnya anak dari Direktur Perusahaan Porselein yang kini sudah mulai naik daun lagi.


Dengan berita yang tersebar Henry yakin bahwa Hellen butuh seseorang untuk bisa mendampinginya, dan dengan bangganya dia merasa seseorang yang pantas mendampingi Hellen adalah dirinya.


Banyak yang ingin mengambil kesempatan atas berita yang tersebar luas itu. Tanpa mereka ketahui Hellen masih di dukung kuat oleh keluarga Lee.


Keesokan harinya Aulie tanpa sengaja bertemu dengan Henry di bandara, mereka saling bertatapan. Aulie berpikir bahwa Henry akan menuju ke tempatnya dan memujuknya kembali tapi tanpa dia duga Henry mengabaikannya dan berjalan terus menuju ke kaunter tiket.


Keadaan itu membuat kemarahan Aulie semakin besar tapi dia tetap memasang raut wajah datar seolah-olah mengabaikan perasaannya terhadap Henry. Aulie mencoba mendekati Henry untuk bertanya.


"Kau buat apa di sini? Jangan bilang kau mau ke tempat mantan jalangmu itu?! " Ucap Aulie.


"Kalau benar kenapa? Lagian kau harus ngaca Aulie siapa yang ****** di sini?" Ujar Henry lalu pergi meninggalkan Aulie sendiri di tempat menunggu.


Kata-kata Henry membuat hati Aulie semakin panas dan niat untuk menghancurkan Hellen semakin kuat.


"Sial berarti Henry juga ingin mengambil kesempatan atas berita ini, aku harus cepat aku tidak akan biarkan Henry bertemu dengan Hellen. " Gerutu Hellen dalam hatinya sambil melihat punggung Henry yang berlalu pergi meninggalkannya sendiri.

__ADS_1


Henry mengabaikan Aulie, dia tidak mau membuat kekecohan di bandara karna masalah mereka belum ada media yang tahu begitu juga dengan orangtua Henry yang masih belum tau bahwa Henry akan mengugat cerai Aulie atas penipuannya selama ini.


Mereka akhirnya naik pesawat yang sama karna tujuan mereka adalah Negara X.


***


"Ckk apa Chris bodoh kenapa dia tidak pulang ke mansion utama. " Ucap Jaqleen marah.


"Sabar nak, mama yakin pasti Chris sekarang lagi sibuk lagian kamu kan sudah memberitahu publik tentang hubunganmu, pasti calon istrinya sudah kecut. " Ujar mamanya menenangkan Jaqleen.


"Tapi ma, bagaimana kalau wanita ****** itu memprovokasi Nyonya Lee sudah tentu dia akan menang. " Ucap Jaqleen karna sudah 3 hari Nyonya Lee tidak pulang ke mansion utama begitu juga dengan Tuan Lee.


"Jangan risau sayang kamu lebih cantik dan berbakat lagiankan kamu dan Chris bukankah saling cinta, sudah pasti Chris akan membelamu. " Ucap mamanya memberi semangat untuk Jaqleen.


"Ma untuk sekarang aku tidak pasti apa Chris masih mencintaiku karna dia tidak menanggapi tentang berita yang tersebar luas ini. " Ujar Jaqleen nada sedih.


"Justeru itu sayang, dia tidak menanggapi karna itukan sudah kenyataannya kenapa perlu di tanggapi kalau itu benar ? Kalau itu tidak benar mungkin dia akan menanggapinya. " Ucapan mamanya membuat Jaqleen semakin tergila-gila dengan Chris.


"Apa Chris pura-pura tidak menyukaiku ? Hmm Chris kau sungguh perhatian demi Nyonya Lee kau berpura-pura mengabaikanku tapi setelah berita ini aku sebar kau tidak menanggapinya. Aku jadi penasaran sejak kapan kau mulai perhatian denganku, aku pastikan kita akan mendapat restu Nyonya Lee. Aku akan berusaha. " Gumam Jaqleen sambil senyum sumringah.


Jaqleen mencari cara agar bisa memancing Chris dan bertemu dengannya untuk membicarakan hal ini baik-baik jika sebenarnya Chris begitu perhatian kepadanya. Berapa menit kemudian dia mulai dapat ide dan tersenyum miring.


Jaqleen menelfon beberapa wartawan yang dia kenal untuk membuat berita tentang dirinya yang sudah tinggal di mansion utama dengan bukti foto yang di kirimnya.


Tidak sampai satu jam berita dengan judul sang kekasih kini tinggal bersama di kediaman utama Keluarga Lee diikuti dengan foto Jaqleen berada di pintu kediaman telah tersebar di media sosial dan menjadi berita utama di mana-mana media.


Chris yang masih berada di kantor dikejutkan dengan berita baru. Chris mengarahkan Jerry untuk segera menghapus berita-berita palsu yang di sebarkan sebelum diketahui Hellen dan Chris juga mengarahkan anak buahnya untuk mencari wartawan yang menulis artikel berita tentang dia dan Jaqleen dan Jaqleen juga harus kena hukuman yang setimpal atas perbuatannya.


Chris tidak merasa marah sedikit pun tentang hal berita ini tapi yang ia pikirkan adalah istrinya Hellen dan juga anaknya yang dikandung Hellen. Dia mencapai ponselnya lalu menelfon Jaqleen.


"Halo, kita perlu bicara. Sopirku akan menjemputmu, kita akan berjumpa di restoran xxx ok. Berdandanlah dengan cantik. " Ucap Chris sebelum langsung mematikan ponselnya lalu menyeringgai.


Jaqleen agak terkejut dan merasa bahagia karna Chris mengajaknya untuk makan bersama dan menyuruhnya berdandan dengan cantik. Hal ini membuatnya sangat gembira sehingga menurunkan tingkat waspadanya.


Jaqleen cepat-cepat bersiap karna dia takut kalau dia terlambat akan membuat Chris berubah pikiran, dia juga sudah menyiapkan wartawan di sekitar restoran xxx tempat janjiannya bersama Chris.


Chris sudah memerintahkan anak buahnya untuk berada di tempat itu. Hanya tinggal tunggu mangsa untuk masuk ke dalam jebakannya.


"Kau suka bermain-main dan hari aku akan melayani kau sedikit. " Ujar Chris menyeringgai.

__ADS_1


Bersambung...


Jangan lupa like dan favorite ya readers kesayangan author!!


__ADS_2