
Jerry membuka pintu utama Villa tempat di mana mereka tinggal untuk melihat suara pria siapa yang berani mengedor pintu jauh malam. Jerry merasa sedikit terkejut karena melihat sosok pria yang berada di depan pintu.
"Kau." Ucap Jerry.
"Di mana Hellen? Aku ingin bertemu dengannya lebih baik di ikut denganku, kalau terus bersama kalian dia tidak akan selamat. Selama ini aku hanya memperhatikan saja dari jauh apa yang terjadi kepada Hellen tapi sekarang aku sudah tidak tahan lagi, di mana Hellen?!" Ujar Pria itu dan di akhir katanya dia meninggikan nada suaranya.
"Kau..... " Belum sempat Jerry membalas ucapan pria itu, Chris langsung saja datang dan membalas ucapan pria itu.
Chris sebenarnya sudah berdiri dekat pintu kamarnya dengan Hellen untuk melihat siapa yang datang dan berani buat kecoh di malam hari. Apabila dia melihat wajah lelaki itu dan mendengar setiap ucapan pria itu, Chris langsung saja mendekati mereka.
"Henry.. Huhh apa yang kau katakan itu benar dan kau ingin membawa Rain pergi ? Apa Rain mau pergi denganmu? Dan kau bilang apa tadi selama ini kau selalu memperhatikan Rain dari jauh? Baru kau tidak berusaha melindunginya waktu itu? Kalau masih ada rasa sepatutnya melindungi bukan bersembunyi dan hanya memperhatikan. Tapi baguslah kau tidak datang melindungi Rain karena aku tidak perlu berterima kasih dengan kau. " Chris mengatakan dengan sinis kepada Henry.
Benar kenapa selama ini Henry sudah tidak ada lagi bukan berarti dia sudah mengalah dan putus asa terhadap Hellen tapi dia sedang memperhatikan apa yang terjadi dan ingin mengunakan kesempatan dari semua yang berlaku terhadap Hellen untuk kembali bersama Hellen.
Dan alasannya kenapa dia tidak pernah ingin melindungi Hellen karena kelebihan yang dia ada sewaktu dulu sudah tiada, perusahaan keluarganya mengalami kemerosotan ekonomi karena saham yang di tanam oleh kakek Arnold sudah di tarik kembali. Oleh itu dia tidak bisa menyewa siapa pun untuk membantunya.
Sehingga dia bertemu dengan seseorang yang menawarkannya pekerjaan iaitu anak buah Ellson. Setelah menerima segenap uang yang banyak dan cukup, Henry membuat rencananya untuk menyelamatkan Hellen tapi itu semua sudah terlambat karena Chris telah membawa Hellen sebelum Henry menemui Hellen.
Henry yang mendengar sindiran sinis dari Chris membuatnya emosi. Henry hendak melayangkan pukulan ke wajah Chris tetap dengap gercep Jerry menahan tangan Henry.
"Sekali kau menyentuh Tuanku mau pun Nona Rain, aku pastikan kau tidak akan selamat! " Ancam Jerry dengan wajah yang dingin.
Henry tidak bisa menjawab, sehingga merasa tengkorokannya tiba-tiba terasa keras untuk menelan salivanya. Wajah mengintimidasi Jerry di mata Henry sangat menakutkan dan perkataan yang keluar dari mulut Jerry sungguh membuatnya gementar.
Henry berusaha melepaskan tangannya yang di genggam dengan kuat oleh Jerry tapi usahanya sia-sia karena kekuatan Jerry berlipat kali ganda daripada dirinya.
"Pergilah sebelum aku berubah pikiran, dan ingat jangan pernah datang menganggu Rain lagi kalau itu terjadi bersiaplah untuk menerima semua konsekuensinya dari.... " Chris memutar manik mata melihat ke arah Jerry lalu kembali menatap Henry dengan senyuman yang mengerikan.
__ADS_1
"Cihh, kau kira kau siapa mau mengancamku. Kau pikir aku takut hahh?! Aku akan memberitahu Hellen semua kebusukanmu termasuk ancamanmu tadi brengsek!! " Ujar Henry dengan mendadak beraninya.
"Silakan beritahu.... " Belum sempat Chris melanjutkan katanya Hellen datang lalu berkata kepada Henry.
"Henry, kau tidak perlu susah-susah untuk memberitahu ku, aku sudah mendengar semuanya. " Ucap Hellen dengan wajah yang datar.
"Hellen, kalau begitu marilah pergi bersamaku, karena mereka semua tidak ada yang bisa menjagamu semuanya akan memberimu penderitaan jika kau terus bersama mereka. " Dengan penuh semangat dan percaya diri Henry mengajak Hellen pergi.
"Apa kau tidak merasa berat karena aku sekarang hamil besar hamil anaknya Chris. " Sambil mengusap perutnya yang sudah membuncit.
"Aku tidak merasa berat Hel... " Sekali lagi Hellen memotong bicara Henry.
"Tapi aku yang merasa berat, Henry. Terakhir kali kita bertemu, aku sudah menyuruh kau pergi. Dan aku mau beritahu kau sesuatu, aku tinggalkan Chris bukan karena anak kami tapi karena memang hati aku benar mencintainya dan memerlukannya. Jadi tolong pergi dari kehidupanku jangan membuat suamiku berubah pikiran sehingga bisa melukakan dirimu. Pergilah." Ujar Hellen dengan suara lembut.
"Tapi Hel... "
Kali ini Henry merasa semuanya tidka ada harapan lagi untuk bersama Hellen. Impiannya untuk membahagiakan Hellen dan menebus kesalahannya di masa lalu kini hancur.
Dengan langkah yang berat, Henry terpaksa pergi dari halaman Villa itu dan meninggalkan semua rasanya terhadap Hellen. Henry berusaha agar dia kuat tetapi air matanya tetap mengalir dan membasahi pipinya.
"Kalau waktu itu aku percaya dengannya pasti semua ini tidak akan terjadi, pasti saat ini aku yang berada di posisi Chris. " Ucap Ellson dengan lirih.
Kembali ke Villa di mana Chris dan Hellen berada.
Chris membawa Hellen kembali ke dalam kamarnya, dia tau bahwa Hellen terbangun karena kekecohan yang di lakukan oleh Henry tadi. Tanpa banyak bertanya Chris mengusap perut Hellen agar Hellen bisa kembali tertidur.
Tetapi perut Hellen merasa tidak nyaman sehingga Chris harus mencari posisi nyaman untuk Hellen agar Hellen bisa kembali tidur.
__ADS_1
"By.. " Panggil Hellen yang tidur menyamping dan Chris berada di depannya.
"Ya sayang? Tidurlah tadi kamu cape sekali. " Ucap Chris sambil mengusap perut Hellen.
"Sudah tidak mengantuk. "
"Lahh jadi mau buat apa sayang? "
"Hmm, By apa By berdendam dengan mendiang Paman. "
"Dulunya ya sewaktu kamu tinggalkan By tetapi setelah melihat kamu baik-baik saja dan kembali kepada By. Yaa By sudah lupakan bahkan By sudah siap jika mendiang Ellson ingin mencelakakan By lagi. Tapi itu semua sudah berlalu lupakan saja ya sayang. By berharap kita tidak akan terpisah lagi. "
"Ya baiklah By, hmm soal Henry maaf ya By. Entah sejak kapan dia jadi begitu padahal dulu waktu Aulie menjebakku, dia juga turut menganiayah aku huhh. "
"Sudahlah sayang jangan pikirkan lagi kalau dia berani macam-macam By tidakkan beri belas kasihan lagi kepadanya. Sekarang tidurlah.
" Baiklah By, selamat malam By. "
"Selamat malam juga sayang dan anak daddy. " Ucap Chris lalu mencium perut Hellen.
Selang berapa menit Hellen sudah tertidur kembali, begitu juga dengan Chris setelah Hellen tertidur dia juga ikut melelapkan matanya di samping Hellen.
Bersambung ...
Besok sudah bab terakhir ygy.. Jangan lupa teruskan mendukung authornya..
Jangan lupa like, komen dan favorit yahh readers kesayangan!!
__ADS_1