
Aulie yang merasa rencana mereka sudah di ketahui oleh Hellen karna orang yang di sewanya sudah tidak ada kabar lagi. Ini membuatnya merasa geram dan melampiaskannya kepada Jaqleen. Jaqleen juga merasa khawatir dia takut ini semua adalah ulah dari Chris.
"Apa kau yakin ini ulah Chris? " Tanya Aulie kepada Jaqleen nada marah.
"Aku juga belum bisa buktikan tapi aku yakin ini ulahnya mereka huhh. " Ucap Jaqleen denga ketus.
"Sial kalau begini buang-buang tenaga saja kita harus cari cara lain, mungkin ada cara lain yang bisa kita lakukan untuk memisahkan Hellen dan anak buah Chris. " Ujar Aulie.
Mereka pun memikirkan lagi cara baru untuk mengelabui mata para anak buah Chris dan memisahkan Hellen dari mereka. Aulie dan Jaqleen belum dapat ide untuk hal itu karna mereka tidak boleh ceroboh dalam melakukan sesuatu.
***
Hellen pulang ke kediaman utama kakek Arnold dengan tidak bersemangat walaupun Chris telah berjanji dengannya tidak akan pulang ke Kota NY dalam waktu dekat tapi itu masih membuatnya tidak puas dan dalam masa yang sama juga dia masih memikirkan kesehatan kakeknya. Setelah Hellen memasuki kediaman kakeknya langsung menyambutnya.
"Hellen kamu kemana 2 hari ini, kakek mengkhawatirkanmu nak. " Ucap Kakek Arnold memperlihatkan wajah khawatirnya.
"Tidak usah khawatir lagi aku sudah pulang. " Jawab Hellen datar.
Tiba-tiba Hellen teringat sesuatu yang pernah dikatakan oleh Aulie minggu kemarin.
"Kakek, apa ayah pernah ke sini minggu kemarin? " Tanya Hellen.
"Aaa.. Ehemm memang ayahmu ada kesini tapi dia tidak lama di sini. " Jawab Kakek Arnold.
"Umm kenapa ayah tidak bermalam di sini? Apa ayah dan kakek masih berkelahi? " Tanya Hellen lagi.
"Umm... Hellen ayahmu tidak mau berada lama di sini karna dia berasa malu lagian ayah belum menerima istri keduanya ini. " Ucap Kakek Arnold.
"Oh tapi kenapa Aulie bilang padaku ayah masuk ke kediaman kita tapi tidak pernah keluar lagi? Apa itu benar? " Ucap Hellen ingin memancing Kakeknya.
"Aulie? Dia ketemu denganmu? " Tanya Kakek dan raut wajah kakek mulai berubah.
"Ya, minggu kemarin dia ketemu denganku dan bertanya padaku apa aku ada bertemu ayah di rumah. Katanya ayah tidak pulang ke Kota NY. " Ucap Hellen lagi dia semakin yakin ada sesuatu yang mencurigakan.
"Errr.... Kakek juga tidak tahu karna kakek tidak pernah berjumpa dengan Aulie minggu kemarin. " Ujar kakek sedikit cemas.
"Oh baiklah. "
Hellen pun berlalu dan memasuki kamarnya.
__ADS_1
"Pasti ada sesuatu yang di sembunyikan kakek, kata Aulie kemarin dia di usir dari sini karna mencari Ayah tapi kata Kakek dia tidak pernah ketemu dengan Aulie. Ini sangat mencurigakan aku harus cari tau. " Gumam Hellen sambil memikirkan cara.
Hellen menelfon Chris dan menceritakan apa yang terjadi hari ini, dan menurut Chris memang wajar dia mencurigai Kakek Arnold karna sepertinya dia menyembunyikan sesuatu. Hellen juga meminta saran dengan Chris bagaimana mau mencari tau apa yang di sembunyikan oleh kakeknya. Pada awalnya Chris melarang Hellen untuk mencari tau dia takut Hellen akan berada dalam bahaya tapi Hellen tetap bersikeras untuk mencari tau akhirnya Chris hanya menyarankan untuk perhatikan gerak gerik kakeknya di malam hari karna kalau kakeknya menyembunyikan hal yang tidak ingin diketahui oleh Hellen maka dia akan mencari waktu ketika Hellen tidak berada di rumah atau ketika Hellen sudah tidur dengan nyenyaknya.
Setelah mendengar banyak dari Chris Hellen memutuskan untuk mengambil libur dan dia serahkan semuanya kepada Chris soal urusan kuliahnya. Hellen hanya ingin memastikan tebakannya salah dan kakek tidak setega itu seperti dalam pikirannya.
Hellen tidak memberitahunya kakeknya bahwa dia akan libur untuk berapa hari ini karna dia ingin mencari tau apa yang di sembunyikan oleh kakeknya. Sehingga suatj hari sewaktu Hellen baru hendak keluar dari kamar dia mendengar suara pengawal kakek Arnold mengatakan sesuatu tentang seseorang itu melawan dan mereka terpaksa memukul tengkuk belakang agar dia pingsan dan tidak berani berbuat heboh. Hellen agak kaget mendengar percakapan antar kakek Arnold dan juga pengawalnya itu.
Hellen berpura-pura keluar dari kamarnya dan kakek Arnold merasa agak kaget.
"Hellen apa kamu tidak pergi kuliah? " Ucap Kakek Arnold dengan wajah yang kaget.
"Pergi, ini baru mau berangkat hmm lagian kelas Hellen mulai jam 10. Kenapa kakek melihat aku begitu? " Ucap Hellen sambil berpura-pura tidak tau.
"Tidak nak, kamu hati-hati ya Jerry yang jemput kamu tu, salam untuk nak Jerry karna sudah berapa hari ini dia tidak menjawab panggilan dari kakek. " Ucap kakek Arnold sambil tersenyum paksa.
Hellen bisa melihat raut wajah kakek yang terpaksa senyum kepadanya dan juga kaget. Tapi dia berpura-pura tidak tau apa-apa karna dia sudah menyusun rencananya sendiri. Setelah keluar dari kediaman dan memasuki mobil Jerry yang dari tadi sudah menunggunya. Mereka segera berangkat. Hellen sudah memberitahu Jerry untuk menghantarnya ke pintu kecil di belakang kediaman. Jerry dan Hellen mengendap-ngendap dengan perlahan dan mereka melihat kakek dan pengawalnya menuju ke sebuah gudang di belakang kediaman. Kakek Arnold memasuki gudang tersebut dan terdapat dua pengawal yang mengikuti kakek Arnold tadi menjaga di depan pintu gudang itu. Hellen merasa sedikit kesal karena tidak bisa melihat ke dalam gudang tersebut. Dia mengarahkan kepada Jerry untuk mereka kembali ke mobil saja.
"Nona sebaiknya kita tunggu malam saja tapi Nona jangan ikut biarkan saya dan anak-anak yang lain menguruskannya. " Ucap Jerry memberi ide.
"Tapi bagaimana aku harus melihat sendiri kalau aku tidak pergi. " Ujar Hellen.
"Nona saya janji akan memberikan hasil yang memuaskan, Nona jangan terlalu banyak berpikir. Tuan meminta saya membantu Nona, percayalah pada saya Nona. " Ucap Jerry lagi menyakinkan Hellen lagian memang Jerry tidak mau Hellen mengikuti ke dalam gudang itu dia takut ada sesuatu yang tidak bisa di lihat oleh Hellen dan akan mengancam kesehatan juga emosi Hellen.
Hellen pun meminta Jerry membawanya bertemu dengan Chris di Villanya. Jerry langsung saja melaju dan menuju ke Villa Chris. Sampai di Villa, Hellen melihat Chris dan Nyonya Lee sedang sibuk berbincang-bincang dan kelihatannya seperti serius. Hellen tidak ingin mengganggu dia hanya mengambil tempat duduk di sebelah Chris dan mendengarkan perbincangan mereka.
Setelah kedatangan Hellen, Nyonya Lee dan Chris mempercepatkan perbincangan mereka tentang perusahaan kecil yang baru di buka. Mereka tidak mau membuat Hellen merasa bosan mendengar perbincangan mereka. Akhirnya perbincangan antara ibu dan anak itu pun selesai.
"Hellen apa kamu lapar nak? " Tanya Nyonya Lee kepada Hellen yang sudah kelihatan loyo.
"Ia mah, hehehe. " Jawab Hellen singkat lalu terkekeh.
"Maaf sayang kamu harus menunggu kami selesai. " Ucap Chris sambil mengusap kepala Hellen.
"Tidak apa, by. " Ucap Hellen senyum.
"Baiklah ayo kita makan bersama. " Panggil Nyonya Lee.
Mereka pun makan siang bersama. Chris dan Hellen sudah sepakat tidak memberitahu Nyonya Lee tentang Kakek Arnold karna mereka tidak mau Nyonya Lee menjadi khawatir tentang Hellen dan kesehatan anak yang berada dalam kandungannya.
__ADS_1
Hellen menghabiskan waktunya hari ini bersama Chris, mereka memainkan permainan PS4. Hellen yang sudah berapa kali di kalahkan oleh Chris akhirnya berhujung dengan Hellen merajuk karna tidak pernah menang, dia menangis seperti anak kecil dan membuat Chris merasa ingin menggemas Hellen yang berkelakuan seperti itu.
"Sudahlah sayang jangan nangis lagi, by kalah sudah tadi itu sayang yang menang. " Ucap Chris membujuk Hellen.
"Tipu tadi by ketawakan aku, by tipu. " Ucap Hellen sambil memukul pahan Chris dengan kuat.
"Aduhh...aduhh sakit sayang. Hmm baiklah by minta maaf ya. " Ucap Chris lalu memeluk Hellen.
Hellen merasa sedikit tenang apabila dipeluk oleh Chris, dia juga membalas pelukan Chris dan berhenti menangis. Lalu tiba-tiba tertawa.
"By bau, belum mandi ya? " Ucap Hellen.
"Sembarang saja by wangi aa, biarpun belum mandi. " Ucap Chris sengaja untuk membuat Hellen ketawa.
"Eee bau bau bau hahahha by bau. " Ucap Hellen mengejek Chris.
"Kalau by bau yaudah by mandi tapi maunya mandi dengan sayang boleh? " Ucap Chris ingin menggoda Hellen.
"Tidak mau, nanti by berubah menjadi mesum." Ucap Hellen polos.
"Tidak salahkan, lagian by kan suami sayang. " Ucap Chris masih ingin menggoda Hellen.
"Tidak mau by, by mandi sendirilah, aku tidak mau kena air. " Ucap Hellen menolak.
"Sayang, apa sayang tidak rindu dengan pusaka by. " Ucap Chris polos sambil menunjuk ke arah pusakanya.
"By!! " Hellen langsung saja melempar bantal ke wajah Chris lalu berlari keluar dari kamar.
Chris ketawa melihat Hellen yang tiba-tiba merasa malu lalu pergi meninggalkannya.
"Haihh nampaknya harus mandi air dingin lagi." Ucap Chris sambil menggelangkan kepalanya.
Chris ikut menghantar Hellen pulang ke kediamannya karna dia tidak sanggup untuk berpisah dengan Hellen sebenarnya. Setelah melihat Hellen masuk ke dalam kediaman Jerry langsung saja melajukan mobilnya dan pergi dari kediaman Gramor itu.
"Jerry pastikan malam ini ada hasilnya, aku tidak bisa masuk campur, aku sudah berjanji dengan Hellen karna ini urusan keluarganya, aku tidak mau buat dia kecewa. " Ucap Chris mengingatkan Jerry.
"Baik tuan serahkan semuanya padaku. " Ucap Jerry.
Setelah menghantar Chris kembali ke Villa, Jerry harus ke apartment anak buah Chris yang di sediakan tidak jauh dari kawasan kediaman Utama Gramor. Mereka menyusun rencana dengan baik agar tidak terjadi kesalahan sewaktu melakukan tugas yang di berikan oleh Hellen.
__ADS_1
Jerry orang pertama yang menyusup ke pintu belakang bersama 6 orang anak buahnya. Setelah mereka berhasil masuk ke gudang Jerry menangkap satu sosok lelaki yang diikat sedang tergeletak di atas kasur tipis. Jerry mengarahkan anak buahnya untuk membawanya keluar dan hantar ke rumah sakit karna dia adalah orang penting bagi Hellen.
Bersambung....