DIBERI CINTA PRIA POSESIF

DIBERI CINTA PRIA POSESIF
Bab 51 Hellen yang Hilang


__ADS_3

Brughhhh...


"Apa kalian sudah tidak mau hidup lagi! Cari istriku sekarang! Kamu akan bayar mahal jika terjadi sesuatu dengannya. " Ucap Chris mendengar laporan dari Jerry bahwa Hellen telah menghilang.


"Sial pasti ini ulah Pamannya Rain. Ellson sebenar ke mana kau ingin membawa Rain pergi. Arrgghhh" Gerutu Chris.


****


Di kawasan pendesaan yang terletak sangat jauh dari kota.


Ellson menunggu Hellen sadar dan dia akan memberitahu Hellen kenapa dia melakukan ini.


Hellen membuka matanya dan menatap langit-langit ruangan dengan tatapan sayu.


"Hellen apa kau sudah bangun? " Tegur Ellson dengan lembut.


"Hmm aku bermimpi aku berada di tempat yang gelap dan Chris meninggalkanku. " Ucap Hellen yang masih setia menatap langit-langit ruangan itu.


Ellson yang tidak tega melihat Hellen yang mulai mengeluarkan air matanya akhirnya memilih untuk menjelaskan kepada Hellen kenapa dia membawa Hellen pergi terburu-buru.


Ellson mengaku dia pernah bertemu dengan Chris di sebuah acara perlelangan tertutup, mereka bertemu secara tidak langsung di Negara X waktu itu.


Dan setiap kali mereka bertemu secara tidak langsung Ellson sering melihat Chris membawa wanita-wanita yang berbeda dan mereka terkesan sebagai wanita penghibur karna gerak gerik mereka terhadap Chris sungguh menjijikan baginya.


Tentu saja Hellen tidak mempercayai apa yang di sampai oleh Ellson, dia menolak karna dia lebih memilih untuk percaya kepada Chris.


Tapi apa yang terjadi, Ellson sudah menyiapkan semuanya dan membawa bukti berupa foto-foto Chris bersama wanita yang berbeda-beda.


"Kalau Hellen tidak percaya coba lihat ini dan amatilah dengan benar Hellen, apa Paman mu ini membohongimu atau tidak. " Ucap Ellson seraya menunjukkan foto-foto itu

__ADS_1


Hellen menatap dengan teliti dan seksama tapi dia tidak menjumpai bahwa ini adalah sebuah editan, air mata Hellen mulai bercucuran membasahi pipinya.


Hellen membuang foto itu ke lantai dan memalingkan wajahnya karna sudah tidak tahan melihat foto-foto Chris yang berserakan itu.


"Chris apa semua ini, bukankah kau bilang padaku aku wanita pertama yang bersamamu tapi kenapa ada foto-foto begini. Kau membohongiku Chris. " Gumam Hellen dalam hatinya sambil air matanya tidak berhenti dan terus saja lolos ke pipinya.


Ellson yang tidak tega melihat Hellen masih saja menangis dan sudah hampir satu jam lantas dia memikirkan cara untuk menghibur Hellen. Ellson menceritakan tentang mendiang Ibu Hellen dan dia.


Hellen seketika terdiam dan mendengar dengan serius tentang masa kecil mendiang Ibunya yang tidak pernah ia dengar, benar saja Hellen berhenti nangis dan kini menatap Ellson dengan antusias, dia ingin sekali mendengar kelanjutannya.


Akhirnya, Hellen mulai tertawa kecil apabila dia mengetahui bahwa Ibunya dulu suka memukul anak lain karna hal yang sepela sahaja.


"Hellen Ibumu sebenarnya wanita yang tangguh tetapi Paman tidak mengerti kenapa dia bisa terjebak di keluarga Gramor itu. " Ucap Ellson dengan sedikit kesal karna mengingat kembali kejadian itu.


"Apa Paman sudah tau penyebab Ibu kecelakaan? " Tanya Hellen tiba-tiba.


"Hellen, Paman sudah mendapatkan bukti tentang kecelakaan itu memang ada unsur sengaja tetapi belum ada yang tersangka humm apalagi waktu itu Paman tidak tau apa yang di pikirkan Ibumu sehingga nekad mengenderai mobilnya sangat laju. Apa dia sedang di kejar atau frustasi atau bagaimana Paman belum tau nak. " Ungkap Ellson.


"Paman aku juga mengetahui sesuatu tentang Ibu. Semua ini adalah karna Ibu di perkosa dan di pukul oleh Kakek Arnold, lalu Ayah mengabaikan Ibu karna merasa jiik dengan apa yang terjadi. Aku masih ingat..... Ibu... **hisk....hisk... ** Ibu mulai depresi dan sering menangis dan akhirnya..... " Tangisan Hellen pecah dia tidak bisa menahan rasa sakit di hatinya.


Ellson kaget mendengarka cerita Hellen, mata membulat dan mulai merah menahan marah, rahang Ellson juga mulai mengeras dan itu menandakan kali ini dia benar-benar marah.


Ellson melihat ke arah Hellen langsung saja menghela nafas kasar karna dia tidak mau Hellen melihat sisi buruknya di saat terselut amarah.


Ellson menarik perlahan kepala Hellen untuk di sandarkan ke bagian dadanya, dia mencoba menenangkan Hellen lalu mengusap pucuk kepala Hellen.


"Aku tidak akan biarkan kamu semua hidup! Aku akan membalas dendam untuk Kakakku karna sudah menderita dengan begitu banyak penderitaannya sehingga mati pun harus mengenaskan ckk. " Gumam Ellson dalam hati sambil mengepalkan tangannya.


Tiba-tiba Hellen merasa perutnya sangat sakit dan Hellen jatuh pingsan. Ellson yang tentunya panik langsung saja mengendong Hellen dan membawanya ke kamar lalu memanggil doktor pribadinya untuk memeriksa keadaan Hellen.

__ADS_1


****


Chris yang terlihat sangat marah karna anak buah belum bisa menemukan jejak Hellen maupun Ellson langsung saja melempar barang-barang di atas mejanya.


Chris sudah menyuruh melacak menggunakan kalung kaki dan ponsel Hellen tetapi tetap saja tidak ketemu. Dia yang berpikir bahwa semua ini sudah di rencanakan dengan rapi dan teliti.


Di sisi lain, Jerry masih saja meneruskan pencarian sehingga ke kawasan pendesaan sekitar. Tapi tetap saja belum ada tanda-tanda bahwa Ellson berada di kawasan itu.


"Memang hari sial, huhh andai saja tidak ada di antara kami yang lengah pasti semua ini tidak akan terjadi. Akibatnya nyawa kami menjadi ancaman. " Ucap Jerry seraya mendengus karna tidak tau harus ke mana lagi, kalau mengikuti peta semua tempat telah mereka pergi tapi masih saja belum ketemu.


Jerry memerintahkan untuk beristirehat sebentar untuk mengumpul sedikt tenaga, agar bisa melanjutkan perjalanan mereka lagi.


Kembali ke sisi di mana Chris berada. Chris sudah mengarah semua tim profesional IT untuk mencari tau petunjuk tentang Ellson. Karna Chris sendiri tidak tau apa niat sebenar Ellson.


Setelah seminggu belum ada hasil yang mereka dapatkan maupun di pihak Jerry ataupun pihak IT dan sudah seminggu ini kehidupan Chris menjadi kacau dan berantakan.


Emosinya juga meledak-ledak dan sudah banyak karyawan yang ia pecat karna melakukan kesalahan sepele. Kini karyawan Chris bekerja dalam tekanan yang besar karna emosi Chris yang tidak ada redanya.


Chris juga masih mengarahkan anak buahnya untuk terus mencari dan dia tidak ingin mereka berhenti selagi belum ada hasil yang memuaskan.


"Tuhan, engkau ampunilah aku karna tidak becus menjaga istri dan anakku. Tolonglah Tuhan engkau jagalag istri dan anakku agar mereka berada dalam keadaan baik-baik saja. " Ungkap Chris memanjatkan doanya kepada sang Jururslamatnya.


Chris menghela nafas panjang, suara Hellen masih terngiang di kupingnya. Dan pesan terakhir Hellen sebelum menghilanv terus saja di tatapnya.


"By jangan khawatir aku dan anak kita baik-baik saja, aku baru sampai di Villa dan hari ini agak lelah. Telfonnya nanti saja karna Ibu dari anakmu ini ingin istirehat heheh. Sayang By. " Itulah isi pesan terakhir Hellen.


Tatapan Chris menjadi kosong, dia sangat takut jikalau Hellen akan pergi meninggalkannya. Pikiran Chris kini menjadi berkecamuk ingin saja dia membunuh anak buahnya yang tidak becus itu tapi dia masih memiliki kewarasannya dan sering menghela nafas kasar apabila muncul pemikiran seperti itu.


Bersambung....

__ADS_1


Oke readers jangan lupa Like, komen dan favorit ya... Tunggukan kelanjutannya tapi malam minggu author tidak update ya!!


__ADS_2