DIBERI CINTA PRIA POSESIF

DIBERI CINTA PRIA POSESIF
Bab 64


__ADS_3

Chris kini telah sampai di kediaman keluarganya dan langsung saja menuju ke kamar di mana tempat Hellen di rawat. Chris melihat Nyonya Lee yang setia berada di samping Hellen, langsung saja mendekatinya.


"Mah." Panggil Chris kepada Nyonya Lee yang sedang menatap Hellen dengan tatapan sendu.


"Chris, kamusl sudah pulang, kamu baik-baik saja kan ? " Nyonya Lee yang agak kaget melihat Chris yang sudah berada di depannya.


Dalam cerita ini, Nyonya Lee juga tidak tau kondisi Chris setelah kecelakaan, walaupun pasa awalnya dia sempat syok dan ngotit ingin ikut ke rumah sakit tapi suaminya Tuan Lee melarang karna kondisi Hellen juga butuh perhatian yang lebih. Dari itu Nyonya Lee hanya bisa berdoa untuk anak-anaknya dan juga calon cucunya, Nyonya Lee juga memilih untuk menemani Hellen di rumah karna melihat kondisinya yang tidak baik.


"Mah, Chris baik-baik saja, tidak ada terluka sedikit pun, Mama jangan kuatir lagi. " Ucap Chris yang coba menenangkan Nyonya Lee yang kini sudah mulai meneteskan air matanya.


"Terima kasih Tuhan, Puji Tuhan anakku baik-baik saja. " Ucap Nyonya Lee dengan sendu.


Chris yang melihat wanita yang tercintanya itu menangis akhirnya memeluk Nyonya Lee dengan erat dan berjanji untuk tidak membuat Nyonya Lee khawatir.


Nyonya Lee melepaskan pelukan dari Chris lalu membalikkan tubuhnya menghadap Hellen.


"Sayang, suami kamu baik-baik saja jadi kamu juga harus baik-baik saja. " Ucap Nyonya Lee sambil mengusap perlahan pipi Hellen yang gebu itu.


Chris mendengar perkataan Mamanya, tiba-tiba jantungnya berdegup kencang apa bila melihat Hellen.


"Mah, biar Chris yang jaga Rain, Mama istirehatlah, Papa ada di bawah bersama Jerry. " Ujar Chris sambil menepuk perlahan pundak Mamanya.


"Baiklah nak, Mama titip Hellen ya. " Kata Nyonya Lee lalu berganjak dari tempatnya dan keluar dari kamar itu.


Hellen masih dalam tidur yang nyenyak karna obat penenang yanh di berikan oleh doktor pribadi keluarga Lee. Chris menatap wajah pucat Hellen, terbesit rasa menyesal dalam hati Chris karna tidak mengabarkan kondisinya lebih awal.


Chris melepaskan ikatan tali di kedua tangan Hellen, lalu mengenggam tangan kanan Hellen. Dalam hati Chris terus berdoa untuk Hellen dan meminta maaf dengan Tuhan karna telah membuat Hellen seperti ini.


Manik mata Chris terus menatap wajah Hellen sehingga mata Hellen menunjukkan pergerakan, Chris langsung berdiri dan menggenggam kuat tangan kanan Hellen.


Tiba-tiba Hellen menangis, Hellen belum sadar bahwa Chris sedang berada di sampingnya. Dia mengira Nyonya Lee yang melakukan hal itu sehingga dia rasa tidak kuat untuk membuka matanya.


"By...By... Pulanglah...kamu harus pulang By! " Ucap Hellen yang matanya masih tertutup tapi air matanya terus mengalir.


"Sayang." Panggil Chris dengan lembut.


Hellen yang merasa seperti mendengar suara Chris, akhirnya membuka matanya lalu menatap ke arah Chris dengan air mata yang masih mengalir.


"Apa...ini mimpi Tuhan...kalau ini mimpi aku lebih pilih untuk tidak bangun...." Ucap Hellen dalam keadaan masih menangis.


"Tidak ini bukan mimpi Sayang ini nyata. " Chris coba menyakinkan Hellen dengan mengusap air mata Hellen yang mengalir.


Hellen tiba-tiba terpaku, dia menatap lekat ke wajah Chris dan merasakan hangatnya telapak tangan Chris yang berada di pipinya. Hellen sadar memang rasanya sungguh nyata dan bukan mimpi.


"Tolong jangan pernah tinggalkan aku By!! " Tangisan Hellen makin pecah.

__ADS_1


Chris memeluk Hellen dengan cepat agar wanita yang juga di cintainya itu berasa tenang.


"By tidak akan pernah tinggalkan Sayang, By janji. " Ucap Chris perlahan di telinga Hellen.


Chris mengusap-usap puncak kepala Hellen dengan perlahan agar Hellen bisa merasa lebih tenang. Kini tangisan Hellen mulai mereda dan akhirnya berhenti.


Hellen teringat sesuatu, dia mendorong tubuh Chris lalu mengambil posisi duduk.


"By, By baik-baik saja? Ada yang luka? " Ucap Hellen dengan wajah panik yang bagi Chris sangat mengemaskan.


"Ya Sayang, seperti yang Sayang lihat. By tidak terluka sedikit pun. " Ujar Chris dengan memberi senyum hangat kepada Hellen.


"By tidak tipu kan?! Coba biar aku yang periksa tubuh By. " Ucap Hellen seraya menarik Chris agar lebih menunduk supaya bisa mencapai kancing bajunya.


"Hehh apa Sayang mau By telanjang agar Sayang puas. " Ucap Chris sambil menaikan alisnya dengan tujuan ingin memgoda Hellen.


"Ck! Sudahlah aku percaya By baik-baik saja. " Jawab Hellen kesal lalu mendorong Chris untuk menjauh darinya.


Chris merasa senang karna bisa melihat wajah Hellen yang kesal, walaupun wajahnya kini sedikit pucat sekurang-kurangnya pikiran tidak lagi tertekan seperti tadi siang. Chris perlahan menghembuskan nafas lega.


Di ruang keluarga kediaman Lee.


Nyonya Lee yang telah mengambil posisi duduk tepat di samping sang suami, dan tidak ingin basa basi langsung bertanya kepada intinya.


"Jadi apa yang berlaku sebenarnya? " Tanya Nyonya Lee kepada Jerry dan Tuan Lee.


Nyonya Lee mendengar cerita tentang kejadian bagaimana mereka hendak hendak mencelakai Chris merasa sangat marah. Dan wajah Tuan Lee kelihatan tenang tapi siapa tau dalam hatinya juga ingin sekali membunuh mereka yang telah mencoba mencelakai anak sulungnya itu.


"Sialan Aulie tu lagi yah! Kali ini aku tidak akan biarkan dia terlepas! Cihh, Pah biar Mama saja yang urus wanita sialan itu. " Ujar Nyonya Lee dengan emosi yang meledak-ledak.


"Hmm bisa Mah, besok kita akan ke sana bersama kasih mereka pelajaran tapi sebelum itu kita harus bincang dengan Hellen juga karna mereka ini semua ada kaitan keluarga dengan Hellen apalagi Ellson. " Ucap Tuan Lee.


"Keluarga apa yang sanggup buat begitu! Merusakkan kebahagian cihh. " Ujar Nyonya Lee dengan geram.


Kini suasana ruangan keluarga sudah menjadi hening karna Tuan Lee memerintahkan untuk beristirehat dan besok baru selesai masalah yang perlu persetujuan dari Hellen.


Kecuali Jerry, dia masih setia duduk di ruang keluarga dan berjaga, dia risau jika ada serangan dari anak buah Ellson secara mengejut makanya dia lebih memilih untuk berada di dalam kediaman dan di temani beberapa orang anak buahnya.


Sehingga jam menunjukkan jam setengah 3 pagi, Jerry masih setia berjaga di dalam kediaman sehingga Chris turun dan mendapatkannya.


"Jerr, apa kau tidak istirehat saja. Kau kelihatan sangat lelah. " Ucap Chris dari arah tangga.


"Tuan, saya risau karna anak buahnya masih ada yang di luar sana, takutnya mereka menyerang secara mendadak. " Ucap Jerry.


"Jangan risau Jerr, mereka tidak tau Tuan mereka ke mana dan sudah tentu mereka tidak bisa gegabah apalagi ini di kediaman pribadi mereka boleh saja langsung di tembak mati karna coba membuat rusuh di sini. " Ucap Chris agar Jerry tenang.

__ADS_1


"Pergi istirehat karna besok pagi aku masih membutuhkan mu. " Lanjut Chris lagi.


"Baik Tuan, kalau begitu Saya pamit. " Jawab Jerry.


Chris dengan tujuan hendak membuat coklat hangat kini langsung saja menuju ke arah dapur dab meninggalkan Jerry yang masih berdiri di ruang itu.


Setelah bayang-bayang Chris hilang karna sudah memasuki dapur, Jerry langsung saja menuju ke luar dan menuju ke arah kamarnya yang terletak di samping kediaman Lee itu.


Kembali ke dapur, kini Chris sedang membuat coklat hangat karna sejak Hellen hamil coklat hangatlah yang bisa menghilangkan mual pada Chris.


Chris melamun, dia memikirkan nasibnya sewaktu kejadian tadi siang. Betapa bersyukurnya bahwa bawahannya sangat setia kepadanya aaplagi sanggup mengorbankan nyawa mereka. Walaupun terasa sangat sedih tapi Chris sudah berjanji untuk membalas semua perbuatan Ellson dan Aulie, dia tidak akan membiarkan mereka hidup tenang terutamanya Ellson.


Sedikit tambahan, anak buah Chris kebanyakannya mereka dari kalangan anak-anak gelandangan yang di buang oleh orang tua dan ada juga yang yatim piatu. Keluarga Lee mengadopsi mereka dengan memberikan pelajaran khusus, kalau untuk anak laki-laki mereka akan di latih bela diri dan di sekolahkan oleh sekolah yang didirikan khusus untuk mereka, dan untuk anak perempuan mereka akan otomatis menjadi pelayan keluarga dan juga untuk yang mempunyai kemampuan tinggi akan bekerja di perusahaan sebagai tangan kanan direktur utama, contohnya seperti Britney yang menjadi sekretaris Chris karna kepintarannya.


Kembali kepada Chris.


Chris kembali ke kamar dengan dua cangkir yang berisi coklat hangat. Chris membuat dua karna Hellen juga sering meminta coklat hangat sebelum atau setelah bangun dari tidurnya.


Hellen yang merasa tidak mengantuk memilih untuk duduk dan memeriksa ponselnya. Banyak berita tentang kecelakaan yang terjadi tetapi tidaj ada tentang Chris maupun Jerry dalam berita tersebut.


Hellen menjadi sedikit aneh dengan berita yang tersebar itu. Chris baru saja memasuk kamar yang waktu itu sengaja di buka pintunya agar tidak merepotkannya.


Hellen menatap Chris yang sedang membawa nampan yang berisi dua cangkir itu. Manik matanya terus mengekori pergerakan Chris.


Chris yang merasa di perhatikan dengan tatapan yang penuh tanda tanya akhirnya memilih untuk bertanya kepada Hellen.


"Ada apa Sayang? Kenapa lihat By seperti itu? " Tanya Chris yang sedang menuju ke arah ranjang tempat Hellen berada.


"Hmm cuma aneh By, dalam berita ini cuma ada tiga orang yang menjadi korban di tempat. " Ujar Hellen.


"Apa yang anehnya? " Tanya Chris lagi.


"Kan ini anak buah By lagian By waktu itu bersama mereka ko tidak ada foto By maupun Jerry. "


"Oh itu, ya karna By sudah menyuruh Jerry menarik berita yang ada muka By. " Ucap Chris yang sudah duduk di samping Hellen.


Hellen mengangguk tanda mengerti dengan penjelasan Chris.


"By kenapa letak coklat hangatnye di meja kan jauh dari ranjang. " Tanya Hellen.


"Itu karna By mau Sayang yang duduk di sofa sana, sekurang-kurangnya kamu harus bergerak sedikit. Karna daru tadi siang kamu terus terbaring di ranjang saja. "


Sekali lagu Hellen mengangguk tanda mengerti. Kini Chris menggandeng tangan Hellen untuk menuju ke arah sofa di dalam kamar mereka itu.


Kini Hellen dan Chris sedang menikmati coklat hangat. Setelah selesai meminumnya mereka kembali ke ranjang dan melelapkan mata masing-masing karna mengantuk sudah menerpa mereka.

__ADS_1


Bersambung....


Jangan lupa LIKE, KOMEN DAN FAVORIT yahh readerss kesayangan!!! Besok tidak ada update yah karna malming lagian aku sibuk ya akhir-akhir ni sudah akhir tahun jadi faham-faham lahh yaa.. Ok daa!!!


__ADS_2