
Anak buah Chris telah menemukan Hellen dan mereka langsung saja menyelamatkan Hellen lalu membawa masuk Hellen ke dalam mobil mereka. Mereka menunggu sehingga Chris sampai.
Setelah anak buahnya mengabarkan Hellen berada di gudang lama tersebut dalam keadaan basah dan di ikat dikursi. Dan hal yang membuat Chris sangat khawatir apabila anak buahnya melaporkan bahwa kedua pipi Hellen lebam dan kedua kakinya terdapat luka juga lebam akibat pukulan.
Chris telah sampai di kawasan itu. Lalu cepat mendapatkan Hellen yang berada di dalam mobil anak buahnya. Chris menatap Hellen yang terkulai lemah, air matanya jatuh dia segera memeluk Hellen.
Hellen yang sadar akan kedatangan Chris dan kini memeluknya.
"By." Panggil Hellen dengan suara samar-samar.
"Shttt. Istirehatlah jangan bicara. " Ucap Chris.
Hellen mendengarkan Chris dia tidak berbicara sepatah kata pun dan coba melelapkan matanya. Chris mengarahkan anak buahnya untuk kembali ke Villa dan bawa doktor kandungan dan doktor tulang ke Villa untuk memeriksa keadaan Hellen.
Jerry menyetir mobil anak buahnya dengan kelajuan di atas rata-rata karna melihat wajah Chris yang sangat khawatir sehingga air matanya yang jatuh tidak bisa berhenti. Chris hanya memperlihatkan sisi ini kepada Jerry saja karna cuma Jerrylah orang yang paling dia percayai.
Tiba-tiba dalam perjalanan Hellen merintih karena perutnya yang tiba-tiba merasa kram. Chris menjadi panik dan coba menenangkan Hellen, dia juga mengarahkan Jerry untuk melajukan lagi mobilnya agar cepat sampai ke Villa.
Di Villa Chris, kedua doktor bersama 4 orang perawat yang di bawa oleh anak buahnya kini menunggu mereka di ruang tengah. Setelah mendengar bunyi klakson mobil mereka langsung berlari mendapatkan untuk mendapatkan Hellen. Kamar untuk merawat Hellen sudah di siapkan. Chris langsung saja mengendong Hellen masuk ke kamar tersebut.
Chris meletakkan Hellen di atas ranjang kamar lalu di periksa doktor kandungan secepatnya. Ketika Chris hendak sedikit menjauh untuk memberi ruang kepada doktor agar bisa bebas memeriksanya, Hellen tiba-tiba menarik tangan Chris dan mengenggamnya dengan kuat.
"By jangan tinggalkan aku, aku takut. " Ucap Hellen.
"By tidak pergi, by ada di sini sayang tenang ya tarik nafas perlahan dan hembus. " Ucap Chris mengajari Hellen agar tenang.
Terdapat darah yang keluar dari arah kewanitaan Hellen, Chris merasa sangat kaget. Doktor terus mengambil tindakan penuh terhadap Hellen. Chris tidak bisa berkata apa-apa dan hanya diam sehingga wajahnya berubah menjadi pucat karna dia takut akan kehilangan Hellen dan anaknya.
Setelah doktor selesai menyuntik obat untuk menguatkan kandungan. Doktor berpesan agar Hellen lebih menjaga diri dan jangan tertekan karna kandungannya agak lemah. Chris bernafas sedikit lega karna tidak terjadi apa-apa tapi dia tetap masih mengkhawatirkan keadaan Hellen.
Kini giliran doktor tulang yang memeriksanya dan mujur saja tidak ada kecederaan yang serius di kedua kaki Hellen. Hanya terjadi pembengkakan saja. Doktor memberi Chris obat salep untuk di gosok bahagia yang lebam dan terjadi pembengkakan.
Chris mendengarkan pesan doktor dengan seksama. Hellen kini tertidur dengan pulas. Setelah doktor keluar dari kamar Hellen, Nyonya Lee masuk untuk melihat keadaan Hellen. Nyonya menatap wajah Hellen yang penuh dengan lebam di bagian kedua belah pipinya.
Nyonya Lee keluar dari kamar tersebut dengan wajah yang tegang lalu menemui Jerry. Nyonya Lee memberi perintah untuk menangkap pelakunya dan membawanya ke markas mereka. Kali ini Nyonya Lee akan bertindak. Nyonya Lee yang sering memasang muka ceria kini berubah menjadi sungguh menakutkan.
Jerry segera mencari tahu siapa pelakunya. Dia juga telah berjanji dengan Nyonya Lee untuk mendapatkan siapa pelaku itu.
****
Aulie menyuruh Jaqleen pergi melihat keadaan Hellen dan dia tidak bisa pergi karna ada urusan mendadak. Jaqleen yang tidak tau bajwa Hellen telah di selamatkan oleh Chris langsung saja mengendap-ngendap menuju le arah gudang lama itu.
Jaqleen memasuki gudang itu dengan menyeringgai karna dalam pikirannya Hellen harus mati ini malam, apabila dia sampai ke bagian Hellen di ikat dia di buat kaget karna Hellen sudah tidak berada di situ.
__ADS_1
"Sial dia berhasil kabur! Ckk tapi pasti belum terlalu jauh lagian kakinya kan terluka. " Ucap Jaqleen sendiri lalu menuju keluar gudang.
Tanpa sepengetahuan ada orang berada di belakangnya dan tengkuk belakangnya di pukul, Jaqleen akhirnya dia pingsan. Dia di bawa ke markas tempat anak buah Chris berkumpul.
Jaqleen di ikat di sebuah tiang dalam keadaan berdiri. Jaqleen sadar karna anak buah Chris sangat birisik. Dia membuka matanya lalu melihat ke sekeliling ruang dan dia mendapati banyak pria yang sedang duduk di meja sambil bercerita dan bermain-main.
Jaqleen sadar kini dia di culik oleh orang-orang ini, kini dia mulai gementaran. Dia tidak berani untuk bersuara karna takut di pukul. Ada yang berteriak memberitahu bahwa Nyonya datang, mereka semua pun langsung berdiri dan membuka jalan.
Betapa kagetnya Jaqleen melihat siapa yang datang. Dia merasa takut karna baru kali ini dia melihat wajah dan tatapan yang sangat mengerikan dari wanita yang di kenal sebagai Nyonya Lee.
"Ckk jadi kau orangnya! " Bentak Nyonya Lee.
".... " Jaqleen tidak bisa menjawab karna saking ketakutannya dia hingga membuat mulutnya susah untuk di buka.
"Sudah bisu ya! " Ucap Nyonya Lee sambil menampar-nampar pipi Jaqleen.
"Aku....aku...Nyonya Lee ini semua salah faham aku tidak tau kenapa aku di tangkap dan maksud Nyonya apa sebenarnya yang aku lakukan. " Ujar Jaqleen ingin pura-pura tidak bersalah.
"Perempuan tidak guna **Plakk** kau kira aku tidak tahu selama ini aku sengaja berdiam tapi sekarang tidak lagi! Kau membuat menantuku hampir saja keguguran kau kira aku bisa maafkan kau sialan. " Ujar Nyonya Lee membentak dan menampar pipi Jaqleen.
"Tidak...tidak...bukan aku ini semua ide Aulie, aku tidak tau kalau Hellen lagi hamil maafkan aku, tolong beri aku kesempatan. " Ucap Jaqleen merayu.
"Aulie? Oh jadi dia teman kau hehh, kalian cepat cari tau keberadaan teman ****** ini. " Ucap Nyonya Lee memberi perintah kepada anak buah Chris.
"Nyonya tolong tolong Jaqleen beri Jaqleen satu lagi kesempatan, Jaqleen tidak akan berani menganggu Hellen, Jaqleen berani bersumpah. " Ucap Jaqleen merayu dengan suara terisak-isak.
"Oh yaa aku lupa, kamu **menunjuk salah satu anak buah Chris** tampar dia sehingga lebam kedua pipinya dan pukul kedua kakinya hingga dia tidak bisa berjalan setelah itu baru singkirkan dia. " Ucap Nyonya Lee.
"Baik Nyonya. " Jawab anak buah Chris dan langsung saja melaksanakan perintah Nyonya Lee.
Nyonya Lee pergi dari markas mereka dan membiarkan anak buah Chris mengurus sisanya. Dia pulang ke Villa dan masih menunggu laporan tentang seorang wanita yang di cari itu.
Nyonya Lee telah sampai di Villa dan pelayan mengatakan bahwa Hellen sudah bangun dan kini sedang makan di kamarnya. Nyonya Lee bergegas menuju ke kamar tempat Hellen di rawat.
"Hellen, nak kamu bagaimana? " Tanya Nyonya Lee yang sudah berada di dalam kamar dan menuju ke arah Hellen.
"Hellen baik-baik saja Mah. Maaf membuat Mama khawatir. " Ujar Hellen lalu menundukkan kepalanya.
"Sayang lain kali kalau ada masalah boleh cerita dengan Mama ya, kalau Chris tidak bisa di andalkan biar Mama saja ya. " Kata Nyonya Lee lalu memeluk Hellen.
"Hmm." Hellen yang berada dalam pelukan Nyonya Lee hanya mengangguk saja.
Chris hanya melmperhatikan mereka berdua saja, dia tidak berani ingin mencelah karna dia tau Nyonya Lee masih ada rasa marah padanya.
__ADS_1
"Hellen makan ya, biar Chris yang suap ya habis makan ntar minum obat ya sayang. " Ucap Nyonya Lee mengingatkan Hellen.
"Baiklah Mah, terima kasih. " Ucap Hellen lalu mengukir senyuman di wajahnya.
"Ya sayang. Hmm Chris sebentar habis Hellen makan ketemu Mama di ruang keluarga ada hal yanh hendak Mama katakan. " Ucap Nyonya Lee agak dingin.
"Ya Mah. " Chris menjawab dengan singkat karna dia merasa takut dengan Nyonya Lee yang sudah menunjukkan wajah aslinya tadi.
Setelah Nyonya Lee keluar dari kamar, Hellen menatao Chris dengan tatap rasa bersalah. Karna daru sejak dia bangun Chris tidak mengatakan apa pun kepadanya mengenai masalah ini. Chris hanya menawarinya untuk makan dan menyiapkan makanan untuk Hellen.
"By apa by marah lagi ya dengan aku? " Tanya Hellen sambil memegang tangan Chris yang terasa hangat.
"Tidak." Jawab Chris sungguh singkat dan membuat Hellen sedikit kecewa.
"Chris kalau marah ngomong marah jangan pura-pura. Kalau tidak ya bicara bukannya diam seribu bahasa. " Ucap Hellen dengan ketus.
"Huhhh ya aku marah, marah sekali sehingga aku juga tidak tau mau bicara apa. " Nada Chris mulai meninggi sedikit.
"By maaflah, aku tau aku salah tapi by jangan diemin aku terus. " Hellen mencoba membujuk Chris.
"Ckk. Sudahlah dulu, cepat habiskan makanan mu takut Mama akan menunggu lama. " Ujar Chris dingin.
"Sudahlah kalau tidak ikhlas tidak tulus tidak usah suap aku bisa makan sendiri, kau pergi saja kalau boleh jangan kembali. " Ucap Hellen ketus karna saking kesal dengan Chris.
"Ckk." Chris berdiri dan langsung saja keluar dari kamar itu.
"Dia malah benaran pergi ihhh padahal tadi maunya nempel teros bila aku bangun malah di tinggalin. Ckk tapi bagaimanan pun ini tetap salahku. Hummm apa Nyonya Lee akan menghukum Chris karna tatapannya sangat dingin bila melihat ke arah Chris. Aaaa bagaimana ini. Apa yang harus aku lakukan. " Gumam Hellen dalam hati.
Baru saja Hellen hendak turun dari ranjang tiba-tiba Chris masuk lagi dengan mata melotot melihat Hellen. Helle pun jadi tidak berani untuk turun dan malah langsung saja merebahkan tubuhnya dan membelakangi Chris.
Chris menghela nafasnya dan menuju ke arah Hellen. Dia menaiki ranjang Hellen dan membaringka tubuhnya lalu memeluk Hellen yang membelakanginya.
"Sayang, by minta maaf. By tidak sepatutnya kasar dengan sayang by cuma marah dengan diri by sendiri bukan marah dengan sayang. " Ucap Chris nada berbisik.
Hellen membalikkan tubuhnya agar bisa berhadapan dengan Chris. Dia menatap Chris yang juga menatapnya.
"By seharusnya aku yang minta maaf. Kalau aku dengarkan kata-kata By pasti ini semua tidak akan terjadi. " Ucap Hellen perlahan sambil mengusap rahang Chris.
"Hummm Sayang, By takut kalau Sayang akan tinggalkan By, By tidak dapat bayangkan. " Kata Chris perlahan sambil menatap Hellen dengan dalamnya.
Mereka pun masing-masing mengintropeksika diri mereka. Chris dan Hellen sudah mulai sepakat jikalau terdapat masalah harus di seleaaikan bersamaan dan tidak boleh ada rahasia di antara mereka. Mereka juga mengakhiri semuanya dengan tertidur sambil berpelukan.
Bersambung.....
__ADS_1
Sebenarnya author mau update 2x dalam sehari. Dukung terus yahhh.. Like dan Favorite...