Dinikahkan Dengan Pria Lumpuh

Dinikahkan Dengan Pria Lumpuh
Malam Penghargaan 2


__ADS_3

"And tonight's king of business awards goes to...Mr Brian Dominique of DOM Company."


Suara riuh tepuk tangan kembali menggema, Brian berdiri dan disambut dengan rekan satu mejanya yang merangkul dan mengucapkan selamat yaitu tuan Deleo berserta sang istri, dan terakhir Kalila yang tersenyum bahagia melihat pria didepanya begitu bahagia.


"Selamat kak." Kalila terseyum manis sambil memeluk Brian dengan hangat, dan Brian dengan senang hati menerima pelukan Kalila.


"Terima kasih sayang." Brian memeluk erat Kalila, dan mengecup pucuk kepala serta kening Kalila didepan umum. Sontak semua yang melihatnya tertawa dalam gemuruh riuh tepuk tangan, tapi lain dengan pria yang sejak tadi menatap keduanya dengan dingin dari jarak belasan meter. Ya Rayan bisa melihat Kalila dari jarak yang cukup jauh bahkan untuk melihat mereka berpelukan.


Dada Rayan bergemuruh dengan napas yang memburu, tatapan pria itu begitu tajam dan dingin.


Ronal yang juga menyadari hanya bisa menghela napas, dia menyayangkan perbuatan bos-nya dahulu yang menyia-nyiakan wanita seperti Kalila, dan sekarang bos-nya sepertinya sedang mendapat ujian.


Brian naik keatas podium dengan senyum yang tidak pernah luntur, pria itu menerima piagam penghargaan sebagai raja bisnis nomor satu di dunia.

__ADS_1


"Good evening and thank you to all colleagues who attended, I'm Brian Dominique thank you very much for the support and greetings from all of you. And of course my tonight award I dedicate it to a special and precious woman who I love so much."


Brian terseyum manis pada Kalila yang duduk di bawah sana menatapnya dengan senyum tak kalah manis.


"The woman who will be my life partner, accompany the rest of my life. Kalila repertoire I love you now and forever."


Kalila mengusap sudut matanya, dengan diiringi tepuk tangan, wanita itu tak kuasa menahan haru saat kekasih yang baru beberapa hari ini menemaninya sudah mendeklarasikan dirinya sebagai pendamping hidupnya, otormatis seluruh dunia tahu jika Kalila khasanah adalah milik Brian Dominique pembisnis Sukses nomor satu dunia.


Brian turun dengan masih mendapat tepuk tangan yang meriah, sedangkan saat Brian turun, sebuah lampu menyala dengan terang mengikuti langkah kakinya untuk mendekati seorang wanita yang sudah meneteskan air mata.


"Bagaimana, kamu belum menjawab ucapanku diatas." Ucap Brian sambil terkekeh. Lampu masih menyorot keduanya yang berpelukan, itu berarti mereka bisa dilihat para undangan yang hadir.


"Em," Kalila menarik diri untuk lepas dari pelukan Brian, wanita itu merasa malu dengan jantung yang berdebar kencang, tidak pernah terpikirkan jika dirinya akan berada di posisi seperti ini, dilihat banyak orang bahkan di seluruh dunia akan melihatnya.

__ADS_1


Menatap kedua bola mata Brian yang teduh dengan pancaran cinta, bibir Kalila tak kuasa menyunggingkan senyum.


"Yes, I want to marry you." Ucap Kalila didepan mic yang sengaja panitia dekatkan, agar semua mendengar jawaban dari wanita yang beruntung itu.


Brian semakin mengembangkan senyumnya, dengan mata berkaca-kaca. Pria itu langsung mendekap tubuh Kalila erat.


"Terima kasih sayang, terima kasih." Mengecupi kepala Kalila Brian sampai meneteskan air matanya karena bahagia, penantiannya selama ini membuahkan hasil dari kesabarannya.


Dan ini adalah sejarah baru bagi penghargaan malam ini, Dimana raja bisnis melamar pujaan hatinya didepan umum dan disaksikan oleh seluruh dunia.


Melihat kedua orang didepan, membuat Rayan tidak bisa menyembunyikan rasa sesak di dadanya hingga membuatnya sulit bernapas. Apakah ini akhir dari kisah cintanya.


"Tuan." Ronal menyentuh bahu Rayan yang sedikit bergetar menahan rasa sakit yang menyeruak dalam hatinya, Rayan sudah tidak punya kesempatan lagi.

__ADS_1


"Kita pergi."


Ronal hanya mengaguk, mengikuti langkah kaki bos-nya meninggalkan acara bahagia dan sejarah baru. Tapi tidak untuk bosnya yang mengalami sejarah paling menyakitkan.


__ADS_2