
Happy Reading gais:)
Please like, Comment, Vote And Favorite ya:)
Follow Instagram @destiichz dan @dedefff17
#
Mereka menaiki permainan baku toki. El duduk dan bermain bersama dengan Ana, sedangkan Ben hanya bermain sendirian. Awalnya mereka akan bermain bertiga, Akan tetapi karena tak cukup nya ruang untuk duduk, Akhir nya mereka pun berpisah
Mereka saling menabrak satu sama lain. El tak berhenti tertawa melihat mobil yang papa nya duduki terus ditabrak. Setelah beberapa saat, Bel yang menandakan waktu bermain selesai pun berbunyi. Mereka keluar dari Arena permainan dengan berjalan saling beriringan disamping.
"Seru ga sayang? mau main apa lagi ni?" tanya Ana pada El yang berada digendongan Ben.
"Seruu banget maa,haha" jawab El Bahagia.
"Aku mau naik yang itu maa" lanjut El berteriak dengan Antusias sembari menunjuk salah satu wahana yang ada di sekitar arena.
"Yaudah ayok" ajak Ana yang tanpa sadar menarik tangan Ben menuju ke tempat antrian.
Setelah mengantri sebentar, Mereka pun masuk. Awalnya, Ana dan Ben akan duduk secara terpisah. Akan tetapi, El bilang ingin menaikinya bersama, akhirnya mereka duduk secara sempit-sempitan disini dengan el yang berada dipangkuan Ana. Ana memeluk El erat, takut Ia terjatuh. Dari awal permainan berlangsung, Ben terus menatap Ana.
"Hei foto dong, kok malah diem aja sih" Ucap Ana pada Ben yang hana terus memandangi nya.
"Iyaa paa , ayoo foto" Seru El sambil cemberut menatap arah Ben yang sedari tadi hanya diam.
"Eh iyaa sebentar" Ben mengeluarkan Handphone nya. setelah itu kami melakukan foto selfie bersama. mereka terlihat seperti keluarga bahagia?
Setelah itu, mereka mengunjungi banyak tempat dan bermain disana. Hampir semua permainan kami naiki. terakhir yang kami naiki adalah bianglala. Sekarang sudah hampir pukul 6 sore. Ana merasa kaki nya benar-benar pegal. Mereka menaiki bianglala bersama dan menyaksikan pemandangan yang sangat indah.
"sumpah ini bagus banget" Ucap Ana sambil menghembuskan nafas nya merasa tenang.
"Mungkin kita juga bisa liat matahari terbenam dari sini. Pasti cantik" Celetuk Ben.
"Papa fotoin El sama mama" Ucap El semangat.
"Iya deh iya, sama mama aja terus foto-foto nya" jawab Ben sambil sedikit cemberut.
"Uhh El, papa ngambek tuh" Beritahu Ana pada El.
"Ihh papaa. El kan takut nya kalo nanti selfie bareng papa hasil nya bakal jelek. Karena El ga mau foto El sama mama jadi Jelek, jadi papa ga usah ikut" jawab El dengan polos nya.
__ADS_1
"Iya deh iyaa. lagian kalo papa jelek berarti El juga jelek dong"jawab Ben sambil tersenyum.
"Ihh El ga jelek, papa aja yang jelek huuu" El menyoraki Ben. Ana terkekeh geli melihat mereka.
"Udah udah. sini Ben" mendengar ajakan Ana, Ben duduk mendekat. ia duduk disebelah El.
"Sekarang kita foto bertiga ya" Ucap Ana sembari mengeluarkan handphone dari tas nya. Clik.clek.clik.Clek.clik. banyak sekali foto selfie yang mereka ambil bersama. El terlihat sangat bahagia. El menatap kearah luar sambil berdiri dan Ben yang memegangi perut El menjaga nya agar tidak terjatuh ke bawah. Ana bergidik ngeri.
"El Sayang. kamu duduk yang bener ya, nanti kalo jatoh gimana?"ucap Ana pada El.
"Iya maa" El mulai duduk dengan benar sambil mea nya menatap lurus ke depan.
Mereka tak sadar berapa lama mereka menaiki bianglala hingga akhirnya selesai juga waktu bermain nya. Mereka berjalan meninggalkan arena dufan dan pergi ke parkiran yang tersedia di depan pintu masuk dufan. sampai di parkiran, Mereka langsung pergi dan meninggalkan Dufan tersebut.
"Mau kemana sekarang?" tanya Ana pada Ben yang sedang focus menyetir di samping nya
"Kita makan dulu aja ya" Jawab Ben sambil melirik kaca depan melihat El yang tertidur di belakang. Setelah itu sunyi meliputi mereka berdua. Ben yang sangat focus menyetir, sedangkan Ana yang tanpa sadar sudah memejamkan mata nya dan tertidur lelap sama seperti El. Sangat melelahkan.
"Naa bangun, hei Ana bangun" Ana yang sudah masuk ke alam mimpi pun mendengar suara seseorang. secara perlahan Ia membuka kedua bola mata nya dan mulai mengerjap pelan.
"Kita udah dimana?" tanya Ana sambil menguap.
"kita udah sampe di mall Timur" jawab Ben seraya turun dari mobil. Ana bingung melihat Ben yang turun. kemudian saat Ana melihat Ben mebuka pintu belakang, Ia mengerti jika Ben ingin membangunkan El yang menggeliat dalam tidur nya. Ben langsung menggendong El dan membiarkan El tertidur lagi di dalam pelukan nya.
"Ga juga sih, cuma capek dikit"Jawab Ana sambil berjalan disebelah beriringan dengan Ben
"Yaudah. kamu makan apa?" tanya Ben
"Apa aja" Jawab Ana malas.
"Suka Udon?" Tanya Ben yang di balas anggukan kepala oleh Ana. Ia menyukainya.
"Suka sih" jawab Ana seada nya.
"Kita ke marugame aja ya" Ajak Ben sambil menarik tangan Ana berjalan bersama nya.
Begitu sampai di marugame, Mereka langsung mengantri untuk mengambil makanan. Ana mengambil 2 nampan. Mereka memesan 2 udon besar dan paket nasi untuk El. Tidak lupa juga mengambil Udang atau chicken katsu dan yang lain nya.
Ben membantu membawakan nampan yang berisi gorengan Dengan El yang masih berada di gendongan Ben. Sedangkan Ana membawa nampan yang berisi udon dan minuman mereka. Ana berusaha untuk membangunkan El. setelah El bangun, Ana mengajak nya ke wastafel untuk mencuci muka dan tangan nya. Saat kembali ketempat makan, nasi goreng El sudah ada.
"El mau Udon juga? Sini aaa--" ucap Ana sambil menyuapi El dengan makanan nya.
__ADS_1
"Udah kamu makan aja, El nanti kekenyangan malah" ucap Ben. Ana mendelik kearah Ben.
"Mamaa Aaa--" ucap El yang mencoba menyuapi Ana. Ana memegang tangan El agar sendok yang dipegang nya tidak terjatuh.
"Enak sayang. udah ya, sekarang El habisin nasi gorengb nya" Ana mengelus kepala El.
"Ihh kok cuma mama sih yang disuapin, papa juga mau" jawab Ben cemberut. Bleee.
"Rasain , haha" Ucap Ana sambil terkekeh geli melihat El menjulurkan lidah pada Ben.
"Udah terserah, papa ngambek sama El" Bb semakin mencebikkan bibir nya pura-pura marah.
"Tuh bibir kok maju banget sih pak" Sindir Ana.
"sayang, papa nya suapin juga dong, kasian papa nya , haha" lanjut Ana memberitahu El.
"Iya deh" Jawab El yang semakin membuat Ana terkekeh geli karena merasa lucu.
"Udahlah ga usah kalo ga ikhlas" ucap Ben sembari mengalihkan pandangan nya ke arah lain.
"Papa kayak anak kecil ihh ngambek terus" ujar El sambil menyodorkan sendok berisi nasi goreng kehadapan Ben yang langsung diterima dengan baik oleh Ben. Ana terkekeh geli melihat mereka.
"Bilangnya ga usah, tapi pas disodorin masih aja dimakan, Haha" Ana tertawa lepas.
Melihat Ana dan El yang tertawa lucu, Ben semakin menyebikkan bibirnya lucu. Huftt , dia benar-benar tampan jika seperti itu, Batin Ana. mungkin karena El dan Ben adalah ayah dan anak, maka ketampanan El jadi menular pada Ben. Benarkah?
"Ketawa aja terus" ucap Ben sambil pura-pura focus menyantap makanan nya.
"Udah gede juga. masih aja ngambekan" Ledek Ana pada ben.
"ihh papa kayak anak kecil" El mengejek Ben.
"Ejek aja terus iyaa gaa---" ucapan Ben menggantung diudara.
"Kak ben" Teriak seseorang dibelakang Ana.
Tawa Ana dan El langsung terhenti mendengarnya. Dia seorang wanita, yang sangat cantik. dia berjalan kearah Mereka. setelah sampai didepan Ben, Wanita itu langsung memeluk Ben yang sontak membuat Ana memelototkan mata nya karena terkejut. siapa nih cewek? Ga sopan Banget , Pikir Ana.
#
KALO ADA YANG SALAH ATAU GA SESUAI TOLONG KOMEN YA BIAR BISA DI PERBAIKIN
__ADS_1
Aku mencintai kalian semua:*