Duda Itu Milikku

Duda Itu Milikku
Episode 85


__ADS_3

Happy Reading gais:)


Please like, Comment, Vote And Favorite ya:)


Follow Instagram @destiichz dan @dedefff17


#


"Selesai" Ucap Ana setelah rambut El rapi.


"Udah Ma?" Tanya El yang sedari tadi diam menunggu Ana selesai menyisirikan rambut nya.


"Udah sayang" Jawab Ana lembut.


"Makasih Ma" Balas El dengan senyuman manis nya sembari mengecup kedua pipi Ana.


"Sama-sama sayang" Ucap Ana.


Ana mengelus rambut El yang sudah rapi itu dan meletakkan sisir di meja rias Ia kemudian merapikan kasur El yang sedikit berantakan dan sedikit membereskan meja belajar dan meja Rias El.


"Kamu ke bawah duluan aja ya sayang" Ucap Ana.


"Sekalian tungguin papa pulang sama Bik Jum di bawah. sekarang Mama mau mandi dulu. Nanti kalo papa pulang, Kan ga enak kalo Mama masih Bau. bisa batal dong suprise kita, Haha" Jelas Ana pada El sembari terkekeh geli dengan ucapan nya.


"Oke Ma. El ke bawah dulu yaa" Jawab El yang dengan cepat berlarian keluar dari kamar nya.


Ana tersenyum hangat sembari menatap kepergian El yang begitu antusias. Ana bejalan keluar dari kamar El. Ana sontak saja merasa takut begitu melihat El yang berjalan cepat menuruni tangga sembari memegang pinggiran tangga.


"Sayang Hati-hati jatoh. Jangan lari-larian. Pelan-pelan aja Nak" Peringat Ana Berteriak pada El.


"Iyaa Ma" Jawab El membalas teriakan Ana.


"Bik Jum, Ana titip El ya. Tolong jagain jangan sampe El jatoh gara-gara lari-larian ga dengerin omongan Ana yaa" Teriak Ana kembali.


Ana menggeleng-gelengkan kepala nya maklum melihat El. Bik Jum hanya tersenyum mendengar teriakan El dan Ana yang menggelegar di rumah. Ana kembali berjalan menuju kamar nya begitu melihat El sudah berada di samping Bik Jum.


Ana memasuki kamar nya. Ia menutup jendela dan mengambil handuk di jemuran. Ana memasuki kamar mandi dan mulai membersikan diri nya. Sungguh hari yang sangat melelahkan, Batin Ana. Ana merendam diri nya di dalam bathup berisi air hangat yang sudah bercampur dengan bau mawar.


"Ahhh melegakan" Ana mendesah tenang begitu menenggelamkan seluruh tubuh nya di bathup.

__ADS_1


Ana memejamkan mata nya sembari menikmati air hangat bathup. Beberapa menit berendam, Ana kemudian mulai menyelesaikan acara pembersihan diri nya. Ia ingin membuat malam ini menjadi malam yang spesial untuk nya maupun Ben. Aku harus cepat. sebentar lagi Ben pasti sudah pulang, atau mungkin memang sudah pulang? Pikir Ana.


Ana mulai menata kamar mandi. Ia mulai menyalakan air panas dan juga menaburkan kelopak mawar di sekitar. setelah beres dengan kamar mandi, Ana kemudian memasuki ruang ganti. Ia pun bergegas memakai Dress dan juga memakai lingerie yang disiapkan nya sebelum nya sebagai dalaman. Ia ingin, malam ini Ben menatap nya dengan tatapan kagum dan terpesona.


Setelah selesai memakai pakaian, Ana keluar dari ruang ganti dan mulai membereskan kasur dan juga kamar nya. Ia mulai menyemprotkan pengharum di setiap sudut ruangan dan juga sedikit kelopak bunga mawar di lantai dan juga kasur. Ana juga sudah memasang lilin yang membentuk bacaan 'LOVE' diatas lantai. Perfect. Ana menatap kamar nya yang sudah dirias dengan rapi. Akhirnya selesai juga, Batin Ana senang.


Ana dengan pakaian rapi berjalan keluar dari kamar sembari tersenyum senang dan bersenandung. Ia menuruni tangga dan mendapatkan El serta Bik Jum yang menatap nya dengan tatapan terpukau. Ana terkekeh geli begitu El langsung berlarian menghampiri nya dan memeluk kedua kaki Ana dengan erat.


"Mama Cantik Bangett" Ucap El bersemangat. Ana mengangkat El dan kemudian menggendong nya.


"Makasih Sayang. Tapi, mama ga setampan kamu kok" Jawab Ana sembari mencolek hidung El.


"Ihh kan bedaa Maa. Kata Ibu guru, Kalo El tampan, Tapi kalo Mama cantik" Beritahu El.


"Anak mama makan pinter ihh" Ucap Ana sembari tersenyum senang mengejek El yang cemberut.


"El kan emang pinter mahh Ihh" Rengek El manja.


"Iya deh iyaa. Anak mama kan emang pinter, tampan pula. pasti banyak nih yang suka sama El di sekolah" Ledek Ana lagi pada El.


"Ihh ga ada Mamaa" Rengek El menolak mengaku.


"El ganteng kan Bik? Tapi mama El lebih Cantik----" Tanya El yang bersemangat pada Bik Jum masih dengan wajah cemberut nya itu.


"Iyaa Tuan Muda begitu tampan. Begitu juga nyonya yang sangat cantik" Jawab Bik Jum.


"Tuh kan Mama cantik" Balas El begitu antusias.


"Emang yang bilang mama Jelek siapa sayang?" Tanya Ana yang ingin membuat El kesal.


"Ihhh Mamaa" Teriak El merasa marah.


"Haha, Udah udah cukup" Ucap Ana sembari tertawa lebar melihat El yang begitu lucu.


"Maafin mama ya. Mama cuma bercanda kok" Lanjut Ana. Ia mencium puncak kepala El yang sedang melipat kedua tangan nya di atas dada.


"Mmm" El masih dalam mode kesal nya sekarang.


"Udah ya ngambek nya" Ucap Ana yang terus menciumi pipi El yang malah membuat El kegelian.

__ADS_1


"Haha iyaa Maa. El maafin Kok" Jawab El cepat.


"El turun dulu yaa" Ucap Ana yang kemudian menurunkan El dari gendongan nya. El pun menarik tangan Ana untuk duduk di samping nya.


"Papa Belum pulang ya sayang?" Tanya Ana pada El dengan mata nya yang terus menatap ke arah pintu masuk. Kemana Ben? Biasa nya ia sudah di rumah jam segini. Apa ia masih marah? Pikir Ana.


"Belum Ma" Jawab El.


"Mungkin Jalanan sedang macet nyonya dan karena itu tuan jadi pulang terlambat" Ucap Bik Jum yang dengan segera menambahkan Alasan begitu ia melihat wajah Ana yang murung.


"Mm Iyaa mungkin" Balas Ana yang kembali tersenyum. Ana menatap El yang menonton TV.


"El nonton Apa Hmm?" Tanya Ana yang mencoba mengajak El untuk mengobrol dengan nya.


"Nonton boboy boi Maa" Jawab El dengan mata nya yang masih focus menatap ke arah TV.


"Seru banget ya?" Tanya Ana lagi.


"Seru banget maa. tuh liat Maa. boboy boi nyaa ada 3. Keren banget kan Maa. El mau ah jadi kayak gitu--" Jawab El yang mulai bercerita tentang isi pikiran nya dengan antusias dan bersemangat.


"El jadi diri El sendiri aja yaa. Mama ga mau Ah kalo harus punya 3 Anak" Ucap Ana pura-pura menolak. El langsung menatap mama nya.


"Kenapa Ma? Kan seru jadi nya El punya temen main" Seru El yang merasa bingung.


"Nanti Mama capek, haha" Jawab Ana yang kembali tertawa. El pun kembali cemberut.


"Ihh Mama tegaa sama El" Rengek El kesal.


"Haha, udah lanjut nonton nya gih. Nanti keburu iklan loh itu" beritahu Ana mengingatkan El.


"Papa Belum pulang ya Ma?" Tanya El yang kembali menonton film kartun favorite nya.


"Bentar lagi sayang" Jawab Ana yang kembali merasa gelisah. Ia penasaran dengan hal apakah yang membuat Ben pulang terlambat hari ini?


#


KALO ADA YANG SALAH ATAU GA SESUAI TOLONG KOMEN YA GAIS:)


Aku mencintai kalian semua:*

__ADS_1


__ADS_2