
Happy Reading gais:)
Please like, comment, favorite and vote Okay!
follow ig @destiichz and @dedefff17 !
#
Begitu Ben mendapat kabar dari Ana. Ia dengan cepat menelpon Anak buah nya yang berada di apartemen Ana. Ben pun bergegas meninggalkan rumah nya dan melajukan mobil nya dengan kecepatan tinggi. Ben sungguh merasa khawatir.
Begitu sampai di apartemen nya, Ia melihat Anak buah nya mulai berdatangan mendekati nya. Ia melempar kunci mobil pada Salah satu anak buah nya dan berlarian memasuki lift. begitu pintu lift tertutup,Tiba-tiba sebuah pertanyaan terlintas.
Kenapa mereka di lobby? bukankah aku sudah memerintahkan mereka untuk menge check keadaan Ana? Jika sampai terjadi sesuatu pada Ana, Aku tak akan membiarkan mereka bisa bernafas dengan tenang, Batin Ben emosi.
Ben terus mondar mandir di dalam lift merasa gelisah. Begitu pintu lift terbuka, Ben dengan cepat keluar dari sana dan berlari menuju kamar apartemen Ana. Ben menatap ke sekitar untuk melihat apakah keadaan Aman untuk sekarang?
Setelah merasa tidak ada mata-mata ataupun musuh yang bersembunyi, Ben dengan tak sabar mengetuk pintu Apartemen Ana keras, Cepat dan tergesa-gesa karena khawatir. Begitu mendengar suara Pintu akses terbuka, Badan Ben mulai rileks.
Tapi tiba-tiba saja---Byurrrr-----Ben yang berdiri di depan pintu sekarang dalam keadaan basah. Ben tertegun di tempat nya sebentar. Ben begitu shock dengan keadaan sekarang yang sudah basah kuyup. rasain lo, biar Kapok , Batin Ana kesal.
"Sayang kok kamu nyiram aku sih?" Tanya Ben dengan tatapan tidak percaya.
"Karena kamu emang pantes banget buat di siram" Jawab Ana sambil menatap Ben Tajam.
"Emang nya Aku salah apa sayang?" Tanya Ben sambil berjalan mendekat ke arah Ana.
"Ehh waittt, Kamu mandi dulu sanaaa. jangan deket-deket aku dan asal main peluk aja. lagian kamu tuh Bauk banget sih Ihhh" Ucap Ana.
"Kesalahan kamu tuh banyakk bangetttt ga bisa di jabarin dengan kata-kata lagi" Lanjut Ana yang kemudian bergegas meninggalkan Ben menuju ruang tengah, Duduk di sebelah Yansyah.
"Aryaaa!" Teriak Ana. Arya dengan cepat mendekat menghampiri Ana.
"Iya, Nona." Jawab Arya sopan.
"Kamu tolong Pel lantai di depan pintu ya. Trus kamu usir Ben dari sini" Perintah Ana.
"Kok aku di usir sih sayang?" Tanya Ben yang baru saja memasuki apartemen Ana. Yansyah yang melihat penampilan Ben tak kuasa menahan tawa.
"Ehhh kamu ngapain masukk?!" Teriak Ana.
"Keluarrrr!!!" Lanjut Ana berusaha mengusir Ben.
"Ga mau" Jawab Ben santai dan mendekati sofa untuk duduk disana.
Ana dengan cepat menarik Yansyah yang tertawa melihat Ben untuk berdiri. Yansyah yang kaget berhenti tertawa dan menatap jijik pada Sofa tempat ia duduk sebelum nya. Ana menatap nyalang Ben.
"Jorok banget sih. di bilangin mandi dulu" Bentak Ana.
__ADS_1
"Lu ga ke bau an apa Ben?" Tanya Yansyah Jijik.
"Apaan sih?" Tanya Ben bingung.
"Kan cuma air doang. Kok jadi berlebihan banget sih" Lanjut Ben berucap.
"Yaa itu emang air. Tapi, Masalah nya itu air closet Ben" Teriak Ana memberitahukan Ben.
"Yaelah cuma Air clo-- Whatt?!! Air Wc?" Ben langsung berdiri dan memegangi baju dan rambut nya dengan jijik.
Ia menatap horor pada Ana dan Yansyah yang menatap nya juga. kemudian tanpa memikirkan apapun lagi, Ben Bergegas dengan berlarian memasuki Kamar Ana untuk segera Mandi dan membersihkan diri nya yang ternoda air Wc.
"Heiiii ngapainn ke kamarrrr akuu!!" Teriak Ana Marah.
"Ahh Ben sialan" Lanjut Ana Berteriak frustasi.
"Udahlah dek, haha" Ucap Yansyah yang tertawa.
"Kan salah kamu sendiri siram nya pake air closet Haha"Lanjut Yansyah.
"Aryaa" Panggil Ana.
"Iyaa, nona?" Tanya Arya.
"Ga usah di bersihin lantai nya. Biarin nanti Aja" Ucap Ana.
"Kalian ngapain berdiri aja? Duduk sini woi. Atau kalian mau duduk di sofa situ hah?" Tanya Ana menatap 2 lelaki yang bergidik jijik dan masih tetap berdiri di dekat sofa. Ihh amit-amit, Batin Yansyah.
Yansyah langsung bergerak cepat mendekati Ana dan duduk di samping nya sambil memainkan Handphone. Sedangkan Arya baru duduk di sebelah Yansyah begitu Ia mendapat tatapan tajam dari Ana. Ana bangkit dari duduk nya dan mengambil telpon untuk menghubungi resepsionis di bawah.
"Halo, selamat malam Nona. Ada yang bisa saya bantu?" Tanya Resepsionis perempuan yang sudah mengenal Ana.
"Gini mbak, Bisa ga sekarang minta bagian cleaning servis Ke kamar apartemen saya?" Tanya Ana.
"Bisa Nona" Jawab Resepsionis itu.
"Oke ke kamar saya sekarang yaa" Ucap Ana.
Kemudian, Ana mematikan panggilan dan kembali duduk di meja makan bersebelahan dengan arya. Sembari menunggu seseorang yang akan membersihkan apartemen nya datang, Ana memainkan handphone nya dengan tenang.
"Sayanggg" Panggil Ben yang baru selesai mandi berjalan mendekati Ana.
Ana tanpa sadar langsung bangkit dari duduk nya dan Mundur menjauhi Ben. Ana bergidik jijik menatap Ben. Sedangkan, Yansyah dan Arya berusaha menahan tawa melihat Ben yang wajah nya sudah memelas ingin memeluk Ana.
"Sana minggir jauh-jauh!" Teriak Ana di belakang Yansyah.
"Aku udah mandi sayang" Jawab Ben yang berjalan semakin mendekati Ana.
__ADS_1
"Bukan masalah kamu mandi apa nggak. Inti nya kamu ga boleh ketemu aku sampe hari pernikahan kita. titik." Ucap Ana tak terbantahkan.
"Yah---kok gitu sih sayang?? Aku salah apa? Aku minta maaf deh kalo soal pernikahan kita aku percepetin. lagian kan kita bakal tetap menikah, Jadi apa salah nya kalo cuma di cepetin 2 minggu?" Jelas Ben berusaha membujuk Ana yang marah.
"Salah besar. Seharus nya itu 2 minggu lagi, bukan 3 hari lagi. Selain kamu yang ga ngasih tau apa-apa sama aku soal pernikahan kkta i percepat. Kamu juga salah nyuruh orang ga bolehin aku pergi kemana-mana dan kamu gak bilang apa-apa ke aku soal itu. Kalo emang dari awal kamu ga pernah percaya sama aku, Mending ga usah ngadain pernikahan aja" Ucap Ana lantang.
"Ga gitu sayang. dengerin penjelasan aku dulu ya. Aku percaya banget sama kamu. kumohon jangan kayak gini yaa, Aku sayang banget sama kamu. Aku jatuh cinta saat pertama kali aku mandang kamu Ana" Ucap Ben Tegas dan Tulus.
"Ahh ga usah bawel" Ucap Ana tak perduli.
"Sekarang kamu pel apartemen aku dan beresin kekacauan yang kamu buat" Lanjut Ana memerintah.
"Yahh sayang kan semua ini ulah kamu. Kita beresin berdua aja ya?" Tawar Ben.
"Siapa yang salah? Coba bilang lagi siapa yang salah?" Tanya Ana sambil memelototkan mata nya menatap Ben yang bergidik ngeri menatap nya.
"A--aku yang salah kok"Jawab Ben cepat.
"Sekarang kamu yang beresin semua ini. Sekarang aku sama Kak Yansyah mau pergi kerumah Kak Agus. Arya kamu ikut Aku. Cuma arya dan ga perlu bodyguard yang lain nya" Perintah Ana.
Baru saja Ben akan bersuara membantah, Tiba-tiba saja Pintu diketuk. Ana bergegas membukakan pintu. Seorang wanita masuk sambil mendorong barang-barang untuk membersihkan apartemen. Ana mengucapkan terima kasih dan wanita itu bergegas keluar begitu di intruksi kan Ana.
"Semua barang-barang yang diperlukan udah disini. Pokok nya kamu harus bersihin apartemen aku sampe bersih dan wangi. Jangan coba-coba buat minta bantuan siapapun" Perintah Ana mutlak.
"Sayang maaf. Maaf ya. aku ga bakal lagi deh serius. Janji" Ucap Ben berusaha membantah dan membujuk Ana.
"Nggak. Pokok nya kamu beresin semua ini. Inget ya, Jangan minta bantuan orang lain. Aku bisa tau ya kalo kamu minta orang lain yang bersihin lewat CCTV. Anggep aja ini hukuman buat kamu" Seru Ana tak dapat bernegoisasi lagi.
"Sayanggg" Rengek Ben.
"Kak Yansyah sama Arya duluan aja ke bawah" Perintah Ana yang kemudian bergegas ke ruang tengah untuk mengambil koper dan tas tangan nya.
"Yang sabar yaa bro" Ledek Yansyah sambil terkekeh geli berjalan keluar apartemen Ana. Sedangkan Arya hanya bisa menunduk sopan dan menahan tawa menatap Bos nya itu.
"Sayang--" Rengek Ben lagi begitu melihat Ana membawa koper dan tas tangan.
"Ga ada bantahan. Kalo sampe ga kamu bersihin, pernikahan kita aku pastikan batal" Ancam Ana.
Ana berjalan keluar dengan mendorong koper nya. Yansyah dan Arya sudah menunggu nya didepan lift. Mereka pergi bersama meninggalkan Apartemen meninggalkan Ben yang meratapi nasib sial nya. Ben mulai membersihkan apartemen Ana dengan Wajah nya yang murung.
#
KALO ADA YANG SALAH ATAU GA SESUAI KOMEN YA BIAR BISA DI PERBAIKIN:)
MAKASIH UDAH BACA:)
Aku mencintai kalian semua:*
__ADS_1