
Akhirnya kami sampai di rumah guruku, rumahnya sangat kecil dan terbuat dari kayu, kemudian kami langsung membakar daging rusa dengan kayu bakar yang berasal dari dahan-dahan pohon sekitar.
Setelah matang, aku dan guruku langsung melahap daging rusa liar itu, rasanya sangat lezat meski di bakar tanpa bumbu, aku melahapnya dengan penuh nafsu dan telah memakan daging itu dengan sangat banyak, setelah kami selesai makan, guruku berkata kepadaku.
“Setelah ini, sebaiknya kau cepat tidur, karena nanti pagi kau akan menerima pelatihan berat untuk menjadi ninja yang hebat”
“Baik guru”
Setelah itu aku langsung mengikuti perintah guruku untuk tidur, aku tidur di dalam rumah guruku di atas kasur yang terbuat dari kayu, dan kasur itu sangat keras sekali berbeda dengan kasur empukku pada saat aku masih tinggal di istana, tetapi itu tak masalah bagiku karena ini lebih baik dibanding aku harus tidur di tengah hutan seperti beberapa hari yang lalu.
Aku langsung tidur pulas karena memang tubuhku ini sangat kelelahan sekali, dan sudah aku putuskan aku akan menjadi ninja yang hebat seperti guruku untuk membasmi para manusia iblis dan merebut kembali kerajaanku.
Pagi hari telah tiba, dan aku mencium aroma daging rusa liar, ternyata aroma itu berasal dari daging rusa liar yang sedang di bakar oleh guruku, aku langsung menghampiri guruku dan dia berkata.
“Eh rupanya kau sudah bangun Fathur”
“Iyah guru, terimakasih telah mengizinkanku tinggal disin”
“Ya sudah cepat makan daging rusa liar ini, setelah ini aku akan segera melatihmu”
“Baik guru”
Aku langsung memakan daging rusa liar ini dengan lahap, dan sudah aku putuskan kalau daging rusa liar ini akan menjadi makanan favoritku, setelah selesai makan, aku diperintahkan oleh guruku untuk berlari mengitari bukit gunung untuk menambah kecepatan berlariku dan staminaku, hawa di puncak gunung di pagi ini sangat dingin, sehingga membuat tubuhku menjadi kedinginan saat aku sedang berlari mengitari bukit gunung, hawa dingin ini sangat baik untuk meningkatkan pernapasan dan staminaku.
Aku disuruh terus berlari dari pagi sampai siang hari oleh guruku, jujur ini sangat melelahkan, tapi aku sudah bertekad akan menjadi ninja yang hebat agar aku bisa membasmi para manusia iblis dan mengambil alih kerajaanku.
Siang hari telah tiba, dan tubuhku sudah sangat lelah dan hampir mau pingsan, tiba-tiba guruku memanggilku dan berkata.
__ADS_1
“Hey cukup pemanasannya, sekarang makanlah daging kelinci hutan ini”
“Baik guru”
Wah jadi lari dari pagi sampai siang hari ini hanya disebut pemanasan, sungguh tak masuk akal latihan ini, tapi aku tak boleh memprotesnya, karena ini juga demi diriku sendiri agar bisa menjadi ninja yang hebat seperti guruku.
Aku langsung memakan daging kelinci hutan itu dan rasanya sangat lezat, saat aku sedang makan, aku bertanya kepada guruku.
“Hey guru, kenapa kau tinggal sendirian disini?”
“Ya bisa dibilang nasibku sama seperti dirimu”
“Maksudnya nasib yang seperti apa guru?”
“Sebenarnya aku adalah seorang Jendral dari Kerajaan Mawar Merah, setahun yang lalu kerajaanku diserang oleh ratusan manusia iblis, karena memang kerajaanku sangat kecil jadi mudah ditaklukan oleh mereka, lalu aku memutuskan pergi menuju Kerajaan Merpati Putih untuk meminta bantuan dan memakan waktu sekiar 7 hari dengan kudaku untuk bisa sampai disana”
“Oh begituh, lalu setelah sampai Kerajaan Merpati Putih, apakah mereka menerima permintaanmu?”
“Oh begituh ya, pasti sungguh berat perjalanan hidupmu selama setahun ini guru”
“Ya begitulah, tetapi aku bersyukur setelah bertemu denganmu, aku jadi memiliki harapan hidup lagi dengan melatihmu menjadi ninja yang hebat”
“Mungkin pertemuan kita ini adalah sebuah takdir yang telah ditentukan oleh Sang Dewa”
“Ya mungkin sajah ini adalah sebuah takdir”
Berarti untuk bisa meminta bantuan pada pihak Kerajaan Merpati Putih, aku harus mempunyai uang yang sangat banyak, berarti cara satu-satunya untuk menyelamatkan Kerajaanku yaitu dengan kekuatanku sendiri, lalu aku kepikiran sebuah ide untuk mendapatkan uang agar bisa membeli rumah di kerajaan Merpati Putih, kemudian aku mengatakan ideku pada guruku.
__ADS_1
“Hey guru, bagaimana kalau kita menjual daging hewan liar di Kerajaan untuk mendapatkan uang, agar nanti juga kita bisa membeli rumah didalam kerajaan agar bisa hidup lebih aman”
“Ya sebenarnya aku juga mempunyai ide seperti itu, tetapi karena umurku sudah tua dan tenagaku juga terbatas, aku tidak bisa memburu banyak hewan liar untuk dijual, dan hanya bisa memburu hewan liar untuk diriku sendiri”
“Tenang sajah, biar aku sajah yang melakukannya, kau cukup ajari aku cara berburu”
“Baiklah kalau begitu, mulai sekarang kita ubah latihannya, dari pagi sampai sore hari kau diberi tugas untuk mengumpulkan kayu bakar dan tanaman obat, dari sore sampai malam hari kau diberi tugas untuk memburu hewan liar”
“Baiklah kalau begitu, tapi apakah dengan melakukan tugas seperti itu, aku bisa menjadi ninja yang hebat seperti dirimu”
“Ya tentu sajah, untuk mendapatkan kayu bakar, kau harus menebas dahan-dahan pohon dengan pedangmu, itu bisa melatih tebasan pedangmu yang sangat diperlukan untuk menjadi seorang ninja”
“Baiklah aku mengerti, lalu kegunaan mencari tanaman obat untuk apa?”
“Kegunaannya untuk melatih kejelian matamu, karena untuk mencari tanaman obat di hutan ini dibutuhkan penglihatan yang tajam, semakin sering kamu mendapatkan tanaman obat, maka penglihatanmu akan semakin tajam, dan itu sangat berguna untuk menjadi seorang ninja”
“Okey baiklah aku mengerti, lalu setelah tanaman obat dan kayu bakar terkumpul, apa kita akan menjualnya juga?”
“Ya benar sekali, kita akan menjual tanaman obat, kayu bakar dan daging hewan liar di kerajaan, sekalian juga kita menjual buah-buahan yang berada di hutan ini”
“Okey aku setuju, aku akan semangat mengerjakan tugas-tugas itu demi menjadi ninja yang hebat dan bisa mendapatkan uang yang banyak”
“Ya aku senang kamu menyetujuinya Fathur, dan dengan kamu sering memburu hewan liar, maka kemampuan bertarungmu juga akan meningkat, juga sebagai latihan untuk membunuh manusia iblis”
“Ya aku mengerti guru, aku kan melakukan tugas itu dengan sungguh-sungguh”
“Okey setelah makan, sebaiknya kamu langsung mencari kayu bakar, tanaman obat dan buah-buahan, sedangakan aku akan membuat gerobak untuk membawa semua barang bawaan yang akan dijual di kerajaan”
__ADS_1
“Baik guru”
Setelah itu aku langsung melaksanakan perintah guruku, dan guruku langsung memberi pengetahuan kepadaku tentang tanaman-tanaman obat yang bisa dijual, dan dia juga memberi pinjam pedangnya kepadaku agar aku bisa mengumpulkan kayu bakar.