Felix Sang Naga Hitam

Felix Sang Naga Hitam
Bab 43 Gak Ada Tujuan Hidup


__ADS_3

“Emang alesan mereka nyerang lu kenapa?” tanya Felix dengan heran.


“Gue juga gak tau pasti alasan mereka nyerang gue, tapi sepertinya mereka adalah mantan anak buah gue yang gak setuju saat gue membubarkan Laskar Petir, jadinya mereka ngelampiasin kekecawaannya dengan menyerang gue” ucap Alex.


“Tapi kenapa bukan cuma ke bengkel lu ajah yang mereka serang, tetapi banyak tempat juga yang telah mereka serang” ucap Felix.


“Mungkin mereka sengaja melakukan itu karena mereka gak setuju kalau Naga Hitam yang menjadi geng terkuat di kota ini, makannya mereka melakukan kekacuan mengatasnamakan Naga Hitam” ucap Alex.


“Gue pikir setelah bergabungnya Laskar Petir ke Naga Hitam maka akan membuat kota ini damai, tapi malah sebaliknya” ucap Felix.


“Sori gue gak tau bakal seperti ini, kalau gue tau kejadian bakal sekacau ini, gue gak akan nyuruh Laskar Petir bergabung ke Naga Hitam” ucap Alex.


“Sudah lu gak perlu menyesal, karena penyesalan gak akan merubah keadaan” ucap Felix.


Lalu beberapa menit kemudian, tibalah Ibunya Clara, Clara dan juga Lisa yang datang ke ruangan ini untuk menjenguk Alex.


Ibunya Alex langsung berlari ke arah Alex yang sedang terbaring di tempat tidur, sedangkan Clara dan Lisa bingung kenapa Felix bisa berada disini.


Saat Ibunya Clara sedang mengkhawatirkan Alex, lalu Felix langsung berjalan ke arah Clara yang sedang bingung kenapa Felix ada disini.


“Clara gue ingin jelasin sesuatu ke lu” ucap Felix.


“Gue gak mau dengar penjelasan apapun dari lu, dan kakak gue terluka pasti gara-gara lu kan?” tanya Clara dengan kesal.


“Tolong dengarin gue dulu, lu pasti cemburu ngeliat gue mau nganterin pulang si Vina, lalu lu menuduh gue juga yang membuat kakak lu terluka seperti ini karena lu kesal ke gue, padahal lu pasti udah tau kalau gue bukan orang yang menyebabkan kakak lu terluka” ucap Felix.


“Diam lu jangan banyak omong! mending lu pergi ajah dari ruangan ini!” ucap Clara dengan kesal.

__ADS_1


“Dengar ya Clara, gue sengaja nganterin Vina pulang karena ini ada hubungannya dengan Naga Hitam, dan kakak lu terluka seperti ini juga karena ada hubungannya dengan Naga Hitam, makannya sekarang lu dengarin penjelasan gue dulu sebelum lu marah sama gue” ucap Felix.


“Gue gak mau dengarin penjelasan apapun dari lu! karena gue benci seorang gangster seperti lu! dan besok gue gak mau jadi teman sebangku lu lagi karena gue udah gak mau liat muka lu!” ucap Clara dengan kesal.


Lisa yang mendengar pertengkaran Clara dan Felix jadi mengetahui kalau Felix adalah seorang gangster Naga Hitam, setelah itu Felix langsung pergi meninggalkan ruangan ini karena saat ini Felix tau kalau Clara sedang kesal kepadanya dan tak mau mendengar apapun penjelasan dari Felix sehingga memutuskan untuk pergi agar tidak terjadi keributan.


Clara sangat kesal pada hari ini karena melihat Felix seperti sedang selingkuh dengan Vina, dan hari ini juga Clara sangat sedih dengan keadaan kakaknya dan marah kepada gangster yang telah melukai kakaknya ini sehingga berada di rumah sakit.


Felix pergi dari rumah sakit dengan keadaan yang bingung, karena hubungannya saat ini sedang tidak dengan Clara, dan di tambah lagi saat ini sedang terjadi kekacauan di dalam gangster Naga Hitam.


Hari in adalah hari terburuk yang di alami oleh Clara dan Felix, lalu Felix memutuskan untuk pulang saja ke rumahnya karena tak tau apalagi yang harus di lakukan, jika saat ini Felix ingin menemui Devan untuk mengetahui kondisi Naga Hitam yang sebenarnya itu akan percuma saja, karena Felix tak tau keberadaan Devan saat ini, pasti Devan saat ini sedang bersembunyi dari kejaran polisi atau bahkan sudah berada di penjara.


Akhirnya Felix sampai di rumahnya dan berada di kamarnya, Felix bingung apa yang harus dia lakukan saat ini untuk memperbaiki hubungannya dengan Clara dan juga menyelesaikan masalah besar yang ada di Naga Hitam.


Felix sebenarnya sudah bukan lagi anggota Naga Hitam, tetapi Felix masih peduli pada Naga Hitam karena gangster itu adalah gangster yang telah menjadi sebagian hidupnya.


Felix langsung pergi ke rumah Vina dengan sepeda motornya, dan beberapa saat kemudian akhirnya Felix sampai di depan rumah Vina dan langsung mengetuk rumah Vina.


“Permisi” ucap Felix saat setelah mengetuk pintu.


Lalu beberapa saat kemudian ada seseorang yang membuka pintu, dan orang tersebut ternyata Vina.


“Eh ada Felix, ada apa kesini?” tanya Vina dengan heran.atas kedatangan Felix.


“Gue saat ini lagi bingung ajah, makannya gue ingin ketemu lu” ucap Felix.


“Oh begituh, ya udah silahkan masuk” ucap Vina.

__ADS_1


Kemudian Felix langsung duduk di kursi tamu yang berada di dalam rumah Vina, lalu kemudian Vina juga duduk di sebelah Felix.


“Eh orang rumah pada kemana?” tanya Felix karena keadaan rumah Vina seperti sepi.


“Ayah gue kerja, sedangkan Ibu gue lagi di luar kota sedang mengurusi bisnisnya” ucap Vina.


“Eh begituh ya, terus apa lu punya adik atau kakak?” tanya Felix.


“Gue anak tunggal, jadinya gue selalu sendirian di rumah saat Ayah gue kerja” ucap Vina.


“Oh begitu, kenapa lu gak ikut tinggal di rumah Ibu lu ajah di luar kota?” tanya Felix.


“Sebenarnya Ibu gue udah punya suami baru dan udah cerai sama Ayah gue, makannya gue memilih tinggal sama Ayah gue disini” ucap Vina.


“Oh begith, maaf gue malah nanya masalah keluarga lu” ucap Felix dengan menyesal.


“Gak kok santai ajah, eh lu mau ngomong apa? apa soal hubungan lu dengan Clara” ucap Vina.


Felix memutuskan untuk jujur kepada Vina karena sudah bingung harus melakukan apa lagi untuk menyelesaikan masalah ini.


“Sebenarnya bukan masalah Clara saja, tetapi tentang gangster Naga Hitam yang saat ini sedang di selidiki oleh polisi” ucap Felix.


Lalu Felix menceritakn semua kejadian yang di alaminya mulai dari hubungannya dengan Clara, lalu menceritakan tentang Felix yang pernah jadi anggota Naga Hita dan tentang kakaknya Clara yang habis di serang oleh mantan anak buahnya yang sekarang sudah jadi anggota Naga Hitam.


Setelah Felix menceritakan semua permasalahannya kepada Vina, lalu Felix berkata.


“Sekarang terserah lu Vina mau ngelaporin gue ke Ayah lu atau engga, karena saat ini gue udah gak punya tujuan hidup lagi” ucap Felix.

__ADS_1


__ADS_2