Felix Sang Naga Hitam

Felix Sang Naga Hitam
Alena Bab 4


__ADS_3

Author POV


Alena sudah tau bahwa Arsen menyukai nya.Asal kalian tahu,bahwa Alena juga mencintai Arsen,yaps mereka menyukai satu sama lain.Tetapi Alena tidak mau memberi tau kepada Arsen bahwa Alena menyukai dirinya.


"Oi Arsen."Teriak Anya,sifat bar-bar nya kumat


"Apa?"Jawab ketus Arsen


"Kok orang-orang pada tau kalau lo suka sama alena?"Ucap Anya, Arsen dan teman-teman nya Arsen membulatkan mata mereka seperti tak percaya.Arsen melihat mata teman-teman nya"Kok mereka tau?"Tanya Arsen melalu tatapan mata,dan teman nya menggeleng kuat.


"Kalau emang gue suka dan cinta sama Alena kenapa?"Dan lagi-lagi Alena tidak percaya bahwa Arsen berucap seperti itu


"Ya gapapa la,yang ada gue malah seneng berarti Alena ga jomblo lagi setelah di putusin si kunyuk satu itu"Jawab Anya tidak suka dengan kunyuk itu


Dulu Alena memiliki kekasih yang bernama Farel Aditama.Ada alasan Alena sangat tidak suka dengan Farel.Pertama Farel itu possesive kepada Alena,sebab dia suka melarang Alena keluar dengan Anya dan Arsen dan melarang Alena untuk mengobrol dengan laki-laki lain selain dirinya.possesive banget bukan?.


Kedua,Farel itu sangat suka pergi ke club bersama cewe lain,siapa yang ga sakit hati melihat kekasih nya keluar bersama cewe lain?ke club lagi.


Ketiga,dia itu mata keranjang dan suka berselingkuh,dia pernah di pergoki oleh Arsen,dan Arsen menghajar nya habis-habisan.


***


Arsen mengajak Alena ke rooftops karna mau membicarakan hal penting,wait?apakah penting? iya penting mereka akan membahas persoalan hati.


"Kenapa ngajak gue ke rooftops?"Tanya Alena


"Gue mau membicarakan hal penting"Jawab Arsen,yang tak berkutik melihat Alena


"Sepenting apa?"Tanya Alena


"Sepenting gue ke lo"Jawab asal Arsen


"Gue mau tanya sama lo,lo suka ga ke gue?"Tanya Arsen


Dan Alena pun mengangguk malu,dan Arsen tersenyum senang


"Lo mau ga jadi pacar gue hm?"Ucap Arsen.Apakah secepat itu?iya Arsen bakal lakuik apa yang di suruh arga lebih cepat lebih baik bukan?


"Apa ga kecepatan Ar?"Tanya Alena


"Gaada yang kecepatan,kita juga udah mengenal satu sama lain dan kita juga udah kenal bertahun-tahun"Jawab Arsen menyakinkan


"Sejujur nya gue udah lama suka sama lo, tapi gue takut lo nolak gue dan lo ngejauhin gue"Kalimat Arsen mampu membuat Alena ketawa


"Aneh lo,gue juga suka sama lo,gue mau kok jadi pacar lo"Jawab Alena sambil tersenyum


"Yaudah detik ini kita resmi jadian"

__ADS_1


***


"Cie yang udah jadian, PJ lah bos"Ucap Darma, Irfan, Arga,dan Anya


"Aman"Ucap Arsen


"Uhuy,makan gratis,cie yang udah punya pawang"Ucap Anya sambil mencolek bahu gadis tersebut


"Paan sih lo"Ucap ketus malu Alena


"Dih sok-sok an malu lo njir"Ucap Anya


Para lelaki tersebut hanya menggelengkan kepala melihat tingkah Anya dan Alena,tetapi tidak dengan Darma,dia malah mendukung kalimat yang Anya ucapkan.


"Iya tuh,biasa nya lo itu malu-maluin tau ga"Gelak melegar Darma


"Ga salah lo?"Ucap Alena sambil menatap Darma


"Udah-udah, kalian nanti gue traktir,tapi sore"Ucap Arsen sambil melerai mereka


"Yey makan gratis"Ucap mereka kecuali Arga,oh iya Arga itu memiliki sikap sesuai mood mungkin mood nya sedang buruk makanya dia cuek


***


Arga POV


Sekarang ini kami berada di cafe,karna Arsen berjanji mentraktir kami karna dia jadian sama Alena.Gue sesekali curi pandangan ke arah Anya, wah dia sore ini sangat cantik mengenakan rok selutut dan hoodie.


"Cantik banget"Ucap gue pelan tapi terdengar oleh Irfan


"What?guys Arga muji seseorang"Ucap nya histeris


"Wah siapa Arga?"Ucap Anya dan Alena


"Ya elo lah dongo"Ucap Irfan,gue hanya tersenyum kikuk memandang Anya dan Anya tersenyum.Apa?tersenyum?apakah dia juga tertarik kepada gue?


"Wah anjir,baru kali ini lo muji perempuan Ga"Ucap Arsen


"Emang iya?"Ucap Anya,dan Alena mengangguk


"Udah-udah ayo kita pesan,gue udah lapar"Ucap Darma untuk membubarkan situasi canggung ini


***


Author POV


Setelah selesai Arsen mentraktir kan mereka Arsen mengajak Alena untuk membeli perlangkapan masak+kebutuhan sehari-hari,kenapa dia yang membeli?Karna ia disuruh nyokap nya untuk membeli perlangkapan dapur.

__ADS_1


"Lo ajak gue kemana?"Ucap Alena


"Ke mall,mama nyuruh gue beli perlengkapan dapur"Ucap nya


"Gila lo?"Ucap Alena


"Gila kenapa?"Ucap Arsen sambil melihat Alena di kaca spion nya,cewe itu terlihat sibuk dengan helm nya


"Masa iya kita makan lagi,kan baru siap makan"Ucap Alena sukses membuat Arsen ngakak.Dan arsen berhentiin motornya dan dia juga memperbaiki helm Alena


"Bukan makan,tapi ke mall beli alat perlengkapan dapur"Dan alena tersenyum kikuk


"Hehe"Arsen puk-puk in kepala Alena yabg diselimuti helm tersebut


"Udah kan helm nya?ga kelonggaran lagi?"Dan Alena menggeleng sambil tersenyum,sungguh cantik saat Alena tersenyum


"Naik"Dan alena pun menaiki motor tersebut


"Peluk pinggang gue,gue ngebut"Ucap Arsen,dan berhasil membuat Alena menabok punggung nya


"aww"Rintih nya


"Jangan ngebut dong sayang"Ucap Alena menggoda Arsen,dan jangan lupa kan pipi merah Arsen


"Sipp ayang"Ucap Arsen


Alena memeluk pinggang Arsen,tampak nya Arsen dan Alena sangat menikmati momen ini.


***


"Yang mana lagi ni?wortel,tomat,timun,selada,bawang,udah" Ucap Alena,dan tampak nya Arsen sedang membacakan daftar belanja yang di tulis oleh nyokap nya.


"Ikan,ayam,kol,seledri,mie"Ucap Arsen dan dibalas jempol oleh Alena


Setelah mereka membayar barang ini ke kasir mereka keluar dari mall.Dan tak sengaja mereka bertemu dengan orang yang tak disukai oleh Alena.


Kira-kira mereka ketemu sama siapa yah?😆


Kalau kalian penasaran


Tetap stay terus ya kelanjutan chapternyaa💚


Ceritanya gaje bgt xixi


Dan buat kalian jangan sider dan pembaca gelap yaa


To be continued;

__ADS_1


__ADS_2