Felix Sang Naga Hitam

Felix Sang Naga Hitam
Bab 14 Salah Paham


__ADS_3

Di saat Felix di serang beruntun oleh puluhan anggota Laskar Petir, Devan si ketua Naga Hitam yang sedang terkapar tak berdaya berteriak kepada Felix “Sudah hentikan Felix! kita gak akan menang!”


“Tenang saja gue masih kuat” ucap Felix dan membuat anggota Laskar Petir yang sedang menyerang Felix itu heran dengan kalakuan Felix yang masih belum menyerah.


Lalu Alex yang menjadi ketua Laskar Petir berteriak kepada Felix “Hey bocah! sampai kapan lu mau begini terus? lebih baik lu nyerah aja bocah!”


“Gue gak akan menyerah! gue akan habisi kalian semua!” ucap Felix dengan tegas.


Kemudian Alex menghampiri Felix yang sedang di serang oleh pasukannya “Hey bocah! bagaimana kalau kita duel saja? kalau lu bisa menang melawan gue maka Laskar Petir tidak akan mengusik Naga Hitam lagi, dan jika gue yang menang, Naga Hitam harus di bubarkan dan seluruh wilayah Naga Hitam harus menjadi milik Laskar Petir” ucap Alex kepada Felix.


Kemudian seluruh anggota Laskar Petir yang menyerang Felix itu menghentikan aksinya dan menunggu jawaban dari Felix, saat Felix sedang memikirkan jawabannya, kemudian Devan si ketua Naga Hitam berteriak kepada Felix “gue percaya sama lu Felix! gue yakin lu pasti menang!”.


“Oh jadi nama lu Felix ya? gimana jawaban lu? lu mau terima tantangan gue apa engga?” tanya Alex.


“Okey gue akan terima, tapi berjanjilah lu akan menepati janji lu kalau gue menang” ucap Felix.


“Tenang saja, gue akan selalu menepati janji” ucap Alex.


Setelah Alex dan Felix sudah saling bicara, kemudian Alex langsung menyerang Felix dengan tiba-tiba dan membuat Felix terjatuh dengan serangan Alex itu.


Felix mencoba bangkit dan Alex langsung menyerangnya lagi dengan tendangannya, tetapi masih mampu ditahan oleh tangan Felix, setelah itu Felix menendang perut Alex lalu meninju wajahnya sehingga membuat Alex terpental dan terjatuh.


“Wah ternyata lu lumayan jago juga Felix” ucap Alex setelah terkena serangan Felix.


Kemudian Felix langsung menyerang Alex dengan tendangannya, tetapi Alex mampu menghindarinya dan kembali menyerang Felix dengan pukulannya yang mengenai wajah Felix, sehingga membuat Felix terjatuh, setelah itu Alex langsung menendang perut Felix terus menerus sehigga membuat Felix kesakitan.

__ADS_1


“Bagaimana lu udah nyerah Felix?” tanya Alex kepada Felix.


“Serangan lu tidak terasa sama sekali, gue dapat ngalahin 10 orang seperti lu sekaligus” ucap Felix.


Kemudian Felix menendang perut Alex dan Felix langsung bangkit dari jatuhnya, setelah itu Felix langsung menyerang Alex dengan serangan yang sangat cepat, berbagai pukulan dan tendangan berhasil dilontarkan oleh Felix kepada Alex sehingga membuat Alex terpojok dan terjatuh.


Saat Alex terjatuh, Felix langsung duduk di atas tubuh Alex dan memukul wajah Alex secara bertubi-tubi, hal itu membuat Alex menjadi tak berdaya.


Alex pun heran karena dia baru pertama kali melawan seseorang yang mirip seperti monster, karena Felix sama sekali tak terlihat kelelahan walaupun sudah bertarung dari tadi melawan para anggotanya itu.


Akhirnya Alex pun menyerah ketika terus dihujani pukulan oleh Felix “Gue nyerah! gue ngaku kalah!” ucap Alex yang sedang diduduki tubuhnya oleh Felix.


Kemudian Felix langsung berdiri dan berkata kepada Alex “Tepati janji lu Alex! kalau lu ingkar janji, gue akan cari lu dan akan mengahabisi lu tanpa ampun!”.


“Okey gue akan tepati janji gue, Laskar Petir gak akan mengusik wilayah Naga Hitam lagi” ucap Alex.


“Milik siapa ini? kenapa ada foto Clara disini?” tanya Felix.


Kemudian Alex langsung mengambil foto yang di pegang oleh Felix “jangan sentuh foto itu!”.


“Tunggu dulu Alex, kenapa lu punya foto Clara?” tanya Felix kepada Alex.


“Jadi lu kenal Clara? apa hubungan lu sama dia?” tanya Alex,


“Gue kenal karena dia adalah teman sekelas gue” ucap Felix.

__ADS_1


Kemudian Alex langsung terdiam karena kaget dengan ucapan Felix itu.


“Jadi lu teman sekelas nya Clara? gue gak nyangka ternyata orang yang telah mengalahkan gue itu adalah murid SMA dan teman sekelasnya Clara” ucap Alex.


“Iyah jadi apa hubungan lu dengan Clara? apa lu pacarnya?” tanya Felix.


“Dia adalah adik gue, dan gue sangat sayang dia, dan mungkin cuma dia lah satu-satunya anggota keluarga gue yang paling gue sayang” ucap Alex.


“Oh jadi lu kakak nya Clara, sangat jauh berbeda ternyata lu dengan Clara” ucap Felix.


“Ya begitulah ucapan orang tua gue, gue selalu dibanding-bandingkan dengan Clara, makannya gue kabur dari rumah dan membentuk gangster Laskar Petir” ucap Alex.


“Jadi lu kabur dari rumah karena lu kesal selalu dibanding-bandingkan dengan Clara oleh orang tua lu? tapi kenapa lu bilang kalau lu sayang sama Clara?” tanya Felix.


“Ya karena saat gue kabur dari rumah, Clara selalu mengejarku dan memaksaku kembali ke rumah lagi, dia bilang kalau dia tak akan pulang ke rumah juga kalau gue gak mau ikut pulang bersamanya, setelah dia berbicara seperti itu gue jadi sadar kalau Clara itu ternyata sayang ke gue, lalu gue bicara ke dia kalau gue akan pulang ke rumah setelah jadi orang hebat dan akan membuat Clara bangga karena memiliki kaka yang hebat, tetapi kenyataanya gue malah jadi kaka yang payah, dan Clara pasti membenci gue karena memiliki kaka yang menjadi ketua gangster ini” ucap Alex sambil merenung.


“Percayalah Clara tak akan membenci lu Alex, karena Clara juga mau berteman dengan gue walaupun dia tau gue adalah seorang gangster, bahkan mungkin cuma Clara lah satu-satunya cewek yang mau berteman dengan gue walaupun Clara tau gue adalah seorang gangster” ucap Felix.


“Lu serius berteman sama adik gue? kenapa lu bisa berteman sama dia? apa lu ngancam dia?” tanya Alex.


“Gue gak mungkin melakukan hal bodoh itu Alex, malah gue mau ngucapin terimakasih ke adik lu karena telah membantu gue belajar” ucap Felix.


“Gue gak percaya dengan perkataan lu Felix, pasti lu bohong kan Felix, pasti lu ngancam adik gue biar dia mau membantu lu belajar” ucap Alex.


“Gue gak pernah ngancam adik lu Alex, gue bukan orang jahat seperti itu, ya walaupun memang gue adalah seorang gangster juga sama seperti lu, tapi gue gak akan berbuat jahat ke adik lu” ucap Felix.

__ADS_1


“Gue gak percaya sama omongan lu Felix, walaupun gue memang ketua gangster, tapi gue gak mau adik gue punya teman seorang gangster juga, lu boleh ambil alih seluruh wilayah kekuasaan Laskar Petir, tapi gue mohon lu jauhi adik gue sekarang juga” ucap Alex.


__ADS_2