Felix Sang Naga Hitam

Felix Sang Naga Hitam
Bab 15 Tersadar


__ADS_3

“Mungkin ini lah cara satu-satunya biar lu percaya sama omongan gue Alex” ucap Felix sambil membuka HP nya dan mencoba menelepon seseorang.


“Maksud lu apa Felix? lu mau nelepon siapa?” tanya Alex dengan heran.


“Gue mau nelepon adik lu Alex” ucap Felix.


Kemudian Alex bingung apa maksud dengan perkataan Felix yang akan menelepon Clara, dan saat Felix mencoba menelepon Clara, akhirnya teleponnya di angkat dan Felix langsung membunyikan speaker HP nya agar suara Clara bisa di dengar juga oleh Alex.


“Halo Felix, ada apa sih nelepon gue malem-malem begini? ganggu gue lagi tidur ajah” ucap Clara dengan kesal saat Clara mengangkat telepon dari Felix.


“Sori gue ganggu lu tidur Clara, ada hal penting yang ingin gue tanyain sama lu Clara” ucap Felix.


“Hal penting apa sih? kenapa mesti sekarang sih?” tanya Clara dengan kesal.


“Pokoknya jawab ajah pertanyaan gue, apa lu takut sama gue Clara?” tanya Felix.


“Hah takut? kenapa gue mesti takut sama lu Felix? ada-ada ajah lu Felix” ucap Clara.


“Lalu apakah lu mau berteman sama gue karena terpaksa?” tanya Felix.


“Terpaksa? engga lah Felix, malahan gue senang bisa dekat sama lu karena lu udah membuat orang-orang yang selalu menggoda gue di sekolah gak berani melakukan itu lagi” ucap Clara.


“Syukur deh kalau gitu, lalu apakah lu terpaksa membantu gue belajar?” tanya Felix.


“Engga lah! malahan gue senang bisa bantu lu belajar, jadinya gue ada teman belajar juga, eh besok mau belajar di rumah gue lagi gak Felix?” tanya Clara.


“Sepertinya besok gak bisa, soalnya gue besok gak akan sekolah dulu karena mau istirahat full seharian di rumah” ucap Felix.


“Eh lu sakit Felix? kok bisa sih? pasti abis berantem ya?” tanya Clara.


“Hehe begitulah, eh gue mau nanya lagi, lu sebenarnya senang gak sih berteman sama gue?” tanya Felix.

__ADS_1


“Ya senang lah Felix, karena lu udah jadi pelindung gue di sekolah, dan lu juga mengingatkan gue sama kakak gue yang selalu ngelindungi gue waktu gue kecil” ucap Clara.


“Oh begituh ya, apa saat ini lu masih sayang sama kakak lu Clara?” tanya Felix.


“Ya sayang banget lah! tapi gue sebel sama dia, dia udah lama gak pulang ke rumah semenjak pergi dari rumah, padahal dulu dia janji ke gue bakal cepat pulang” ucap Clara.


“Kalau kakak lu sekarang menjadi seorang gangster seperti gue, bahkan jadi ketua gangster, apakah lu bakal tetap sayang sama dia?” tanya Felix.


“Maksud lu apa sih nanya kayak gitu Felix? makin aneh aja pertanyaan lu, walaupun kakak gue seorang gangster bahkan jadi ketua gangster, gue akan selalu sayang sama dia, karena gue percaya kalau kakak gue itu orang yang baik dan akan selalu jadi pelindung gue” ucap Clara.


“Terimakasih buat jawaban lu Clara, gue senang mendengarnya, oh ya ini ada seseorang yang ingin berbicara sama lu Clara” ucap Felix sambil memberikan HP nya kepada Alex.


Kemdian Alex berbicara kepada Clara melalui HP Felix “Halo Clara, kakak senang ternyata kamu masih inget sama kakak, kakak pikir kamu udah lupa sama kakak”.


“Eh tunggu, ini Kak Alex ya? kok bisa sih? kenapa kakak bisa kenal sama Felix?” tanya Clara dengan bingung karena tiba-tiba mendengar suara kakaknya dari HP Felix.


“Ya pokoknya panjang ceritanya, kakak senang ternyata kamu masih inget sama kakak, dan kakak juga senang ternyata kamu punya teman yang kuat seperti Felix, maaf ya kakak gak bisa jadi kakak yang baik dan gak bisa jadi pelindung kamu lagi” ucap Alex kepada Clara sambil merenung.


“Makasih ya Clara udah ngomong gitu, kakak senang mendengarnya, kakak janji akan pulang malam ini, kakak juga janji akan jadi kakak yang baik lagi buat kamu, kakak sadar kalau selama ini jalan hidup yang kakak jalani ini ternyata salah” ucap Alex.


“Beneran kakak mau pulang? kakak gak bohong kan?” tanya Clara.


“Ya kakak akan pulang, tunggu kakak di rumah ya” ucap Alex.


Kemudian Alex mematikan teleponnya dan menberikan HP yang di genggamnya kepada Felix, setelah itu Alex berbicara kepada Felix.


“Makasih ya Felix lu udah jadi pelindung adik gue di sekolah, gue sekarang udah percaya ternyata lu memang orang baik, maaf tadi udah nyuruh lu ngejauhin Clara” ucap Alex.


“Ya santai aja Alex, semoga dengan ini lu bisa berteman baik dengan gue, dan gue harap gangster lu gak akan mengusik Naga Hitam lagi” ucap Felix.


“Ya tentu saja gue akan menepati janji itu, dan sebagai tanda terimakasih gue karena lu udah jadi pelindung adik gue di sekolah, gue akan menyerahkan kepemimpinan gue sebagai ketua gangster Laskar Petir kepada lu Felix” ucap Alex.

__ADS_1


“Eh lu serius? kenapa tiba-tiba lu ngomong gitu Alex?” tanya Felix dengan heran.


“Karena lu udah berhasil mengalahkan gue, dan lu juga udah jadi pelindung adik gue, tolong terima permintaan gue Felix, karena gue sudah tidak muda lagi dan sudah lelah menjalani hidup seperti ini” ucap Alex.


Umur Alex memang sudah 30 tahun dan dia sudah merasa lelah menjalani hidup sebagai ketua Gangster Laskar Petir, Alex sebelumnya memang sengaja berperang dengan Naga Hitam untuk menjadikan pertarungan ini sebagai pertarungan terakhir bersama gangster nya.


“Maaf gue gak bisa jadi ketua gangster Laskar Petir karena gue akan selalu setia pada Naga Hitam” ucap Felix.


“Baiklah gue mengerti, tapi inget ya, walaupun gue senang lu berteman sama Clara, tapi jangan sampai membuatnya menangis, kalau lu sampai membuat Clara menangis, gue akan habisi lu saat itu juga dengan cara apapun” ucap Alex.


“Ya tenang saja, gue akan selalu jadi pelindung Clara dan tak akan sekalipun membuatnya menangis” ucap Felix dengan yakin.


“Ya gue pegang janji lu Felix” ucap Alex.


Setelah itu Alex berjalan mendekati Devan.


“Hey Devan, gue ingin minta satu hal sama lu” ucap Alex kepada Devan.


“Lu mau minta apa Alex?” tanya Devan dengan heran.


“Gue ingin merubah Laskar Petir menjadi Naga Hitam, tolong jadikan seluruh anggota Laskar Petir menjadi anggota baru Naga Hitam ya” ucap Alex.


“Kenapa lu ngomong gitu? gue senang mendengarnya tapi tolong beri alesannya” ucap Devan.


“Karena gue merasa gagal menjadi ketua Gangster, dan gue juga ingin merubah jalan buruk yang selama ini dijalani oleh gangster gue menjadi baik, dan mungkin cara ini yang paling tepat, karena gue tau Naga Hitam adalah gangster yang baik” ucap Alex.


“Baiklah gue akan menerima permintaan lu Alex, dan terimakasih telah mempercayakan gangster lu ke gue” ucap Devan.


Setelah itu Devan dan Alex bersalaman sebagai tanda bergabungnya Laskar Petir ke Naga Hitam, lalu Alex mengumumkan hal ini kepada seluruh anggotanya dan memerintahkan membakar semua atribut Laskar Petir sebagai tanda bahwa Laskar Petir sudah tidak ada lagi.


Dengan bergabungnya Laskar Petir ke Naga Hitam, membuat Naga Hitam menjadi gangster terbesar dan terkuat di kota ini, dan Alex memutuskan untuk pensiun menjadi ketua gangster dan ingin fokus menjalani hobinya di bidang otomotif dengan membuka usaha bengkel.

__ADS_1


__ADS_2