Felix Sang Naga Hitam

Felix Sang Naga Hitam
Bab 46 Di Kepung Oleh Musuh


__ADS_3

“Ya udah kalau lu yakin mau ikut bergabung membantu masalah Naga Hitam, sekarang ikut gue ke sebuah ruangan” ucap Devan.


“Okey Devan” ucap Felix.


Lalu saat Felix mengikuti Devan dari belakang, Ayahnya Vina yang berpropesi sebagai polisi berkata kepada Felix.


“Felix saya sebenarnya gak suka Vina berteman dengan seorang gangster, tapi karena Vina sepertinya sudah terbuka sama kamu, saya memperbolehkan kamu menjadi temannya karena jika saya melarang kamu untuk dekat dengan Vina, maka Vina akan marah pada saya” ucap Ayahnya Vina.


“Iyah terimakasih Pak,saya janji gak akan melibatkan Vina masalah dan akan selalu menjaga dia” ucap Felix.


“Iyah tepati janji kamu Felix, karena kalau sekali saja kau membuat Vina bersedih, maka kau akan berurusan langsung dengan saya” ucap Ayahnya Vina.


Kemudian Felix langsung melangkahkan kakinya menuju ke ruangan yang di tuju oleh Devan, dan ketika Felix telah sampai di dalam ruangan itu, ternyata sudah ada semua petinggi gangster Naga Hitam yang berada disana dan juga ada beberapa polisi juga di ruangan itu.


Para petinggi gangster Naga Hitam dan para polisi sedang bekerja sama untuk menangani kasus ini, dan mereka sedang berdiskusi untuk menangani anggota gangster Naga Hitam yang di luar kendali Devan yang sedang melakukan kerusakan dimana-mana.


Mereka sedang mencari dalam di balik kerusuhan ini, dan Devan menduga kalau dalang yang melakukan kerusuhan ini adalah Alex, tetapi Felix tidak percaya kalau Alex yang menjadi dalang kerusuhan ini, karena Alex saat ini sedang berada di rumah sakit akibat penyerangan oleh mantan anak buahnya yang sekarang menjadi anggota gangster Naga Hitam.


Debat demi debat pun berlangsung di ruangan ini, lalu terdengara sebuah berita lagi terjadi kerusuhan oleh para anggota Naga Hitam di taman kota, para anggota Naga Hitam itu melakukan perusakan di taman kota.


Saat para petinggi Naga Hitam ingin pergi ke taman kota, mereka di larang oleh polisi karena takutnya para petinggi Naga Hitam yang berada disini malah kabur, dan para polisi itu mengatakan bahwa polisi yang akan menangani kasus ini.


Para petinggi Naga Hitam boleh keluar dari kantor polisi setelah dalang dari kerusuhan ini telah tertangkap dan kerusuhan di kota ini sudah tida ada.

__ADS_1


Jika harus menunggu hal itu, maka pasti akan membutuhkan waktu yang sangat lama, lalu Devan dan Felix berencana izin keluar untuk membantu menangani kasus ini, dan akhirnya polisi mengizinkan Devan dan Felix keluar dari kantor polisi, tetapi para petinggi Naga Hitam lainnya tidak boleh keluar dari kantor polisi.


Devan dan Felix langsung pergi ke arah taman kota untuk melihat situasi disana dan menyelediki apa yang sebenarnya terjadi disana, mereka berdua menggunakan sepeda motor masing-masing untuk pergi kesana.


Akhirnya mereka berdua telah sampai di taman kota, dan benar saja, di taman kota ini banyak fasilitas disini yang sudah hancur, lalu Devan bertanya kepada salah satu polisi tentang kejadian ini.


Polisi itu mengatakan kalau anggota Naga Hitam yang telah menghancurkan taman kota ini lari ke arah utara, dan Devan sudah tau kalau arah itu adalah arah menuju markas besar gangster Laskar Petir.


Felix dan Devan langsung pergi ke markas besar gangster Laskar Petir untuk memastikan dugaan mereka, jaraknya bisa memakan waktu sekitar dua jam menggunakan sepeda motor.


Akhirnya mereka sampai di markas besar gangster Laskar Petir, dan benar saja disana sudah ada para anggota Naga Hitam yang berada disana, tetapi anehnya Devan dan Felix tidak mengenal mereka, dan sepertinya mereka adalah anggota gangster Laskar Petir yang saat itu tidak setuju bergabung kedalam gangster Naga Hitam, sehingga mereka membuat gangster Naga Hitam di cap buruk di kota ini dengan melakukan penyamaran sebagai gangster Naga Hitam dan melakukan perusakan di kota ini.


Devan langsung memberitahu alamat ini kepada polisi agar cepat datang kesini untuk menangkap mereka, kemudian pada saat Devan telah selesai memberitahu alamat ini kepada polisi, tiba-tiba di belakang Devan dan Felix ada seorang laki-laki yang berteriak.


Dan hal itu membuat seluruh anggota gang yang ada disitu teralihkan pandangannya pada Felix dan Devan, lalu salah satu orang dari mereka berkata.


“Wah kita kedatangan tamu spesial, ternyata ada ketua gangster Naga Hitam yang hadir disini tanpa di undang, baiklah kita akan menyambut dia dengan hangat” ucap salah satu dari mereka.


Lalu kemudian Felix dan Devan di kepung oleh puluhan anggota gangster itu disini, sehingga Devan dan Felix tidak bisa kabur.


Mereka semua langsung menyerang Felix dan Devan dengan brutal, pada awalnya Felix dan Devan dapat mengatasi serangan mereka, tetapi karena semakin lama semakin banyak yang menyerang, akhirnya Felix dan Devan tidak dapat berbuat apa-apa lagi dan sudah beberapi kali terkena serangan mereka.


Jumlah mereka yang menyerang Felix dan Devan sangat banyak, sehingga membuat Felix dan Devan tak berkutik.

__ADS_1


Tetapi untunglah polisi datang pada saat Felix dan Devan sedang di pukuli, dan akhirnya mereka semua yang memukuli Felix dan Devan langsung kebur setelah melihat polisi datang.


Lalu Felix dan Devan langsung di tolong oleh polisi dan langsung di bawa ke rumah sakit karena Felix dan Devan mengalami luka parah setelah di serang oleh banyak pasukan anggota gangster Naga Hitam.


Untunglah ada beberapa anggota gangster Naga Hitam yang memukuli Felix dan Devan berhasil di tangkap oleh polisi, dan hal itu bisa membantu polisi untuk menyelesaikan masalah ini dengan di tangkapnya beberapa anggota gangster itu.


Felix dan Devan saat ini sudah berada di rumah sakit dan langsung di bawa ke UGD, untunglah nyawa Felix dan Devan bisa tertolong, jika polisi telat sedikit saja, mungkin nyawa Felix dan Devan akan terancam bahaya.


Beberapa saat kemudian ketika Felix sudah tersadar, dia melihat ada Vina si anak polisi sedang berada di sampingnya dan memegang tangan Felix.


“Felix lu sudah sadar? syukurlah kalau begituh” ucap Vina.


“Eh Vina lu kok bisa ada disini?” tanya Felix dengan heran ketika melihat Vina disini.


“Iyah gue tau lu di rawat disini karena sudah di beri tahu oleh Ayah gue, dan gue langsung kesini untuk menjenguk lu” ucap Vina.


“Tapi kenapa lu repot-repot menjenguk gue?” tanya Felix.


“Soalnya lu adalah pacarku, jadinya wajar saja kalau gue menjenguk lu” ucap Vina.


“Oh gituh ya, makasih ya Vina” ucap Felix.


“Iyah sama-sama, cepat sembuh ya, eh gue tadi udah cerita ke Ayah gue kalau saat ini gue udah pacaran sama lu” ucap Vina.

__ADS_1


“Eh serius? terus tanggapan Ayah lu gimana setelah tau kalau kita pacaran? pasti Ayah lu marah ya?” tanya Felix.


__ADS_2