Felix Sang Naga Hitam

Felix Sang Naga Hitam
Bab 32 Ingin Menjauh


__ADS_3

Di malam ini saat Felix telah sampai rumahnya dan berada di kamarnya, dia memikirkan perasaan Clara yang saat ini pasti mengalam trauma melihat kakaknya dipukuli oleh mantan anak buahnya, Felix khawatir kalau Clara akan membenci dunia gangster dan akan membenci Felix juga.


Felix tak bisa tidur di malam ini karena memikirkan perasaan Clara saat ini, meskipun Felix telah menolong kakaknya, tapi pasti tidak akan membuat Clara senang, dan Clara pasti tidak akan menyukai Felix yang seorang gangster juga setelah melihat kakaknya dipukuli.


Tapi Felix sudah berjanji pada dirinya sendiri dan sudah berjanji pada Clara, kalau dirinya tak akan meninggalkan Clara apapun yang terjadi, dan akan selalu ada untuk Clara saat dia sedang butuh bantuan.


Di sisi lain saat Clara berada di kamarnya, dia menangis tak henti-henti setelah melihat secara langsung kakaknya dipukuli waktu tadi, Clara merasa trauma dan ketakutan di malam ini, karena memang Clara sebelumnya belum pernah melihat aksi pemukulan di depan matanya secara langsung, apalagi yang di pukulinya saat itu adalah kakaknya sendiri.


Saat Clara sedang menangis, Ibunya Clara datang ke kamar Clara dan langsung memeluk dia.


“Kamu kenapa nangis Clara? apa gara-gara si Felix ya? sudah Ibu bilang jangan dekat sama seorang gangster seperti Felix” ucap Ibunya sambil memeluk Clara.


“Bukan salah Felix, malah Felix yang menolong aku dan kakak” ucap Clara.


“Eh maksudnya gimana? emang kamu dan alex mengalami kejadina apa?” tanya Ibunya Clara.


Kemudian Clara melepas pelukan Ibunya, lalu dia mulai berkata.


“Waktu Clara mau pulang ke rumah sama kakak, tiba-tiba kita dicegat oleh beberapa orang mantan anak buahnya kak Alex, mereka langsung mukuli kak Alex dengan sadis, Clara takut harus berbuat apa makannya Clara langsung minta bantuan Felix” ucap Clara.


“Oh terus setelah minta bantuan Felix, bagaimana selanjutnya?” tanya Ibunya Clara.


“Untunglah Felix segera datang dan langsung menolong kakak yang sedang dipukuli, akhirnya orang-orang yang memukuli kakak pada lari setelah Felix ikut membantu kakak” ucap Clara.


“Oh begitu, maaf ya tadi udah nuduh Felix yang buat kamu sedih” ucap Ibunya Clara.


“Iyah Bu gak apa-apa, lagian aku juga mulai sekarang akan menjauhi Felix” ucap Clara.

__ADS_1


“Eh menjauhi Felix? emang Felix salah apa ke kamu?” tanya Ibunya Clara.


“Semenjak aku lihat kejadian kakak dipukuli seperti itu, aku jadi membenci dunia gangster, dan aku juga membenci apapun yang berhubungan dengan gangster termasuk Felix” ucap Clara.


“Ya sudah kalau kamu mau menjauhi Felix, Ibu tak akan melarang kamu, yang penting kamu fokus saja belajar di sekolah ya” ucap Ibunya Clara.


“Iyah Bu makasih ya udah selalu nasihatin Clara” ucap Clara.


“Pasti Ibu selalu nasihatin kamu, soalnya kamu adalah anak Ibu dan kesayangan Ibu, ya sudah sekarang kamu cepat tidur ya” ucap Ibunya Clara.


Setelah itu Ibunya pergi meninggalkan Clara di dalam kamar, kini Clara merasa lega karena sudah mencurahkan isi hatinya kepada Ibunya, kemudian Clara berguman dalam hati.


“Apa aku salah ya kalau aku jauhi Felix? tapi kan dia udah nolongin kak Alex saat dipukuli waktu tadi. eh tapi pokoknya sekarang aku membenci dunia gangster, dan apapun yang berhubungan dengan gangster aku akan membencinya, dan aku juga akan membenci Felix karena dia juga seorang gangster”.


Setelah itu Clara langsung tidur di kasurnya, mulai besok Clara akan menjauhi Felix karena dia tidak suka dan trauma pada gangster.


Pagi hari telah tiba dan kini Felix sudah terbangun dari tidurnya, saat Felix membuka HP nya, dia mendapat pesan WA dari Clara.


Kemudian Felix berguman dalam hati “Loh kok si Clara tiba-tiba gak mau bareng? padahal kemarin udah janji, eh tapi kenapa dia ngomong “gue lu” lagi ya? apa jangan-jangan dia marah padaku sejak kejadian semalam?”.


Setelah itu Felix tak membalas pesan dari Clara, karena percuma saja membalas pesannya, karena kondisi sekarang Clara sedang lagi benci pada Felix.


Felix sudah menduga kalau Clara akan benci kepada Felix setelah melihat kejadian semalam, pasti Clara membenci apapun yang berhubungan dengan gangster karena melihat kakaknya dipukuli secara langsung di depan matanya.


Felix tau kalau saat ini pasti Clara sangat membenci Felix, tapi Felix akan berusaha mendekati Clara secara baik-baik karena Felix tak ingin sama sekali menjauh dari Clara.


Seperti biasa di pagi ini sebelum ke sekolah, Felix melakukan jogging dulu di pagi ini untuk menjaga kebugaran tubuhnya, karena ini masih jam 5 pagi, Felix berencana akan melakukan jogging selama 1 jam sampai jam 6 pagi.

__ADS_1


Felix melakukan jogging dengan berlari kecil mengelilingi wilayah sekitar rumahnya, banyak juga yang melakukan jogging di pagi ini selain Felix, semua kalangan dari anak-anak sampai orang tua pada melakukan jogging di pagi ini.


Felix melakukan jogging dengan hati yang gelisah karena memikirkan Clara, ya karena Felix sudah tau kalau di sekolah pasti Clara akan menjauhi Felix saat Felix mencoba mendekatinya.


Felix bingung saat ini harus melakukan apa, karena Felix belum terbiasa menghadapi cewek yang sedang marah, kemudian saat sedang jogging, dia terpikrkan untuk menelepon Devan untuk meminta solusi.


“Halo Felix ada apa?” tanya Devan saat mengangkat telepon dari Felix.


“Eh sori gue ganggu pagi-pagi, gue mau curhat sama lu boleh?” tanya Felix.


“Oh lu mau curhat, okey silahkan Felix” ucap Devan.


“Lu masih ingat Clara? sekarang dia membenci dunia gangter, dan dia juga sekarang membenci gue karena gue seorang gangster juga” ucap Felix.


“Eh kenapa Clara membenci gangster? emang apa yang terjadi?” tanya Devan dengan heran.


“Karena semalam Alex dipukuli oleh mantan anak buahnya, oleh karena itu Clara jadi membenci dunia gangster” ucap Felix.


“Oh begitu, pasti gara-gara itu lu juga ikut-ikutan dibenci Clara ya?” tanya Devan.


“Ya benar sekali Devan, menurut lu gue harus gimana biar Clara mau dekat lagi sama gue?” tanya Felix.


“Ya lu coba dekatin dia secara baik-baik, kalau Clara nyuruh lu menjauh, lu ikutin saja keinginanannya, intinya lu harus dekati dia secara baik-baik sampai membuat hati Clara luluh lagi” ucap Devan.


“Okey terimakasih ya Devan, ya sudah gue tutup teleponnya, karena gue mau siap-siap sekolah” ucap Felix.


“Okey deh Felix, semoga lu dan Clara bisa dekat lagi” ucap Devan.

__ADS_1


Kemudian Felix langsung pergi ke rumahnya untuk bersiap-siap sekolah, Felix ingin segera cepat-cepat menemui Clara karena Felix khawatir kalau Clara tak ingin dekat lagi dengan Felix.


Felix juga akan mencoba mengikuti saran dari Devan yang harus mendekati Clara secara baik-baik.


__ADS_2