Felix Sang Naga Hitam

Felix Sang Naga Hitam
Bab 18 Menjauh


__ADS_3

“Maksudnya hubungan seperti apa ya Bu?” tanya Felix.


“Maksudnya apa kalian pacaran?” tanya Ibunya Clara.


Felix langsung terkejut mendengar pertanyaan Ibunya Clara yang seperti itu.


“Tidak Bu, kami tidak pacaran” ucap Felix.


“Syukur deh kalau gituh, soalnya Ibu khawatir kalau kamu pacaran sama Clara” ucap Ibunya Clara.


Mendengar pernyataan Ibunya Clara yang seperti itu, Felix langsung merasa aneh kenapa Ibunya Clara bersyukur kalau Felix dan Clara tidak pacaran.


“Eh bersyukur kenapa ya Bu?” tanya Felix dengan heran.


“Ibu khawatir kalau kamu jadi pacar Clara, karena takut membahayakan Clara juga kalau jadi pacar kamu, soalnya Ibu sudah tau kalau kamu itu seorang gangster dari Alex” ucap Ibunya Clara.


“Oh Ibu sudah tau ya, tapi saya janji tidak akan berbuat jahat kepada Clara” ucap Felix.


“Ya Ibu tau kalau kamu itu anak yang baik. tapi tetap saja Ibu khawatir kalau kamu terus-terusan dekan sama Clara, karena seorang gangster pasti memiliki banyak musuh, oleh karena itu Ibu takut Clara mengalami bahaya kalau terus berada didekat kamu” ucap Ibunya Clara.


“Tapi saya janji akan selalu lindungi Clara Bu” ucap Felix.


“Iya Ibu tau kamu akan selalu lindungi dia, tetapi kamu tidak akan bisa selalu melindungi dia sepanjang waktu, tolong mengertilah Felix rasa khawatir seorang Ibu pada anaknya ini” ucap Ibunya Clara.


“Oh iya Bu saya mengerti, maaf Bu sudah bikin khawatir anak kesayangan Ibu, mulai sekarang saya berjanji akan menjauhi Clara” ucap Felix.


“Syukur deh kalau kamu mengerti, terimakasih ya Felix” ucap Ibunya Clara.

__ADS_1


“Ya sudah saya mau izin pulang dulu, sampaikan pada Clara kalau saya lagi ada urusan mendadak sehingga harus cepat pulang” ucap Felix.


“Baik Ibu mengerti Felix” ucap Ibunya Clara.


Setelah itu Felix langsung pamit pulang kepada Ibunya Clara, lalu Felix langsung pulang ke rumahnya dengan sepeda motor matic nya dengan keadaan sedih dan marah karena harus menjauhi Clara mulai sekarang.


Felix juga mengerti alasan Ibunya Clara melarang Felix untuk dekat lagi dengan Clara, karena takut terjadi sesuatu pada Clara, dan Felix tersadar kalau dia adalah seorang gangster yang memiliki banyak musuh.


Di sisi lain saat Clara sudah mempersiapkan minuman untuk Felix di dapur, Clara langsung pergi menuju ruang tamu, saat sudah sampai disana ternyata Felix sudah tidak ada dan hanya ada Ibunya yang sedang duduk disitu.


“Loh Felix kemana Bu” tanya Clara yang heran karena tidak melihat Felix di ruang tamu.


“Tadi dia izin langsung pulang, katanya dia ada keperluan mendadak” ucap Ibunya Clara.


“Eh masa sih Bu?” ucap Clara sambil berjalan ke luar rumahnya, saat sudah berada di luar rumahnya ternyata motor Felix sudah tidak ada, akhirnya Clara percaya kalau Felix sudah pulang.


Lalu Clara kembali lagi bertanya kepada Ibunya yang sedang berada di ruang tamu.


“Gak bilang apa-apa sih, dia cuma bilang harus cepat pulang” ucap Ibunya Clara.


Setelah itu Clara langsung pergi ke kamarnya dengan rasa kecewa karena Felix tiba-tiba pulang dari rumahnya tanpa memberi kabar, Clara langsung mencoba menelepon Felix saat berada di kamarnya.


“Duh kok telepon gue gak di angkat mulu sih” guman Clara dalam hati yang kesal karena teleponnya tidak di angkat oleh Felix, akhirnya Clara memutuskan untuk berhenti menelepon Felix dan mencoba untuk tidur.


Di sisi lain saat Felix sudah pulang dan berada di kamarnya, Felix langsung mengecek HP nya dan mendapat banyak pemberitahuan telepon tidak terangkat dari Clara, Felix langsung memutuskan menelepon balik Clara.


“Halo Felix, lu kenapa langsung pulang sih?” ucap Clara saat menerima telepon dari Felix.

__ADS_1


“Sori gue tadi harus langsung pulang, soalnya ada keperluan mendadak” ucap Felix.


“Ya tapi setidaknya kasih kabar gue dulu, padahal gue udah cape-cape buatan lu minum, eh lu nya malah gak ada di ruang tamu” ucap Clara dengan kesal.


“Iya sori ya Clara udah bikin lu marah, eh besok gue gak bisa jemput lu ke sekolah” ucap Felix.


“Eh kenapa gak bisa jemput gue? lu masih sakit?” tanya Clara.


“Bukan itu, gue cuma takut terlambat ke sekolah kalau harus jemput lu dulu” ucap Felix.


Setelah mendengar perkataan Felix yang seperti itu, Clara langsung merasa heran dan tidak percaya kalau Felix berbicara seperti itu kepadanya.


“Eh kenapa lu ngomong kayak gitu? lu marah ya sama gue? maaf ya gue tadi gue marah-marah sama lu, gue janji gak akan marah-marah sama lu lagi Felix” ucap Clara.


“Bukan masalah itu, gue emang takut terlambat aja kalau jemput lu dulu, sori ya Clara” ucap Felix sambil mematikan teleponnya.


Felix sengaja berbicara seperti itu karena Felix sudah berjanji pada Ibunya Clara akan segera menjauhi Clara demi kabaikan Clara.


Di sisi lain saat Clara sedang berada di kamarnya, Clara merasa bingung mendengar perkataan Felix yang seperti itu saat di telepon tadi, Clara merasa kalau Felix ingin menjauhi Clara tanpa sebab, Clara bertanya-tanya dalam hatinya.


“Kenapa ya si Felix bicara seperti itu? apa dia benci gue? apa gue udah buat dia marah? perasaan gue sama dia baik-baik aja, tapi semenjak dia pulang dari rumah gue secara tiba-tiba, Felix langsung berubah 360 derajat, apa jangan-jangan dia gak suka waktu gue jenguk dia? eh tapi perasaan dia terlihat senang pas gue jenguk dia”


Clara masih memikirkan alesan Felix yang bersikap seperti itu pada Clara, Clara terus berpikir dan berpikir.


“Eh tunggu dulu, apa jangan-jangan dia udah punya pacar ya jadi dia tiba-tiba menjauhi gue seperti ini? eh tapi mana mungkin sih dia punya pacar, Felix pasti cerita ke gue kalau dia udah punya pacar, eh apa jangan-jangan dia merahasiakan ke gue ya kalau dia udah punya pacar karena takut gue marah?” guman Clara dalam hati.


Banyak keresahan Clara terhadap Felix di benaknya, dia terus memikirkan alasan Felix yang tiba-tiba menjauhi Clara, Clara memutuskan untuk bertanya langsung kepada Felix di sekolah tentang perubahan sikapnya itu.

__ADS_1


Di sisi lain saat Felix sedang berada di kamarnya, dia merenung memikirkan hidupnya saat ini jika tidak boleh dekat dengan Clara, karena Clara telah membuat Felix jatuh cinta padanya, bahkan Felix pun mau melakukan hal apa saja demi membahagiakan Clara.


Tetapi memang pilihan terbaik untuk kebahagian Clara itu dengan cara Felix harus menjauhi Clara, karena Ibunya Clara sangat khawatir jika Clara selalu dekat dengan Felix yang seorang gangster ini, Felix menyalahkan dirinya kenapa dia jatuh cinta kepada Clara.


__ADS_2