
Arsen POV
Gue dan Alena duduk berdua dan berada di kelas,ya saat ini guru olahraga tidak tiba dan akhirnya jamkos.Saat ini Alena bersandar di bahu gue dan gue melirik Alena
"Cantik banget lo."Batin gue
"Gausah dilirik begitu,gue tau gue cantik."Alena hanya pura-pura tidur dan gue pun kaget nya bukan main
"Pede lo."Elak gue,dan terlintas di benak gue untuk mempermainkan Alena,bercanda ya
"Alena,semisalnya gue bilang, gue cinta lo,lo marah ga sama gue?"Dan benar tebakan gue mata Alena membulat
"Serius Ar?"Jawab nya masih ga percaya
"Ngga lah."Lalu gue ketawa
***
Author POV
Alena lagi berkutuk hati melihat Arsen,pasalnya laki-laki itu sudah mempermainkan hatinya, Alena tau Arsen hanya bercanda tapi aghh sudah lah.
"Ga serius ternyata,gue kira serius"Batin Alena
"Dan kalau lo serius gue mau Ar,gue nyaman banget sama lo" Sambung batin Alena
"Haha"Jawab Alena setelah Arsen terkekeh
"Gue beneran Alena,tapi gue takut lo nolak gue."Batin
"Oi jan dipojokan napa lo pada."Kata Anya
"Hehe."Alena cengengesan
Tiba lah teman Arsen,yaitu Irfan, Darma, Arga.Mereka mengajak Arsen ke gudang,masih ingat kan gudang itu tempat apa bagi mereka? Arsen dan teman-teman pun pergi ke gudang sekolah gatau si mau ngapain.
"Al."Panggil Anya
"Apa?"Tanya Alena
"Lo ga ngerasa kalau Arsen,suka sama lo?"Tanya balik Anya
"Ngga."Jawab Alena
"Tadi aja dia yang bilang ke gue sendiri."Sambung Alena
Arsen POV
"Kenapa?"Tanya gue
__ADS_1
"Lo ga boleh biarin si Alena berkeliaran bro!"Jawab Arga
"Kenapa gue ga ngebolehin Alena berkeliaran?"Tanya nya lagi
"Gue tadi ke-kantin,trus gue ngedenger ucapan Liona dan laki-laki,gue gatau pasti laki-laki itu siapa."Jawab Irfan sambil tarik nafas
"Yang gue dengar mereka bilang lo dan Alena harus dipisahkan."Sambung nya
Dan gue mendengar ucapan Irfan berhasil membuat gue mengepalkan tangan.
"Ga bisa dibiarin ni."Ucap darma
"Yang penting lo harus waspada dari Liona, kayak nya dia bakal ngancem hidup Alena."Ucap Arga sambil menepuk bahu gue
"Temenin gue untuk samperin Liona."Dan mereka menganggukkan ajakan gue
Kelas Liona
"Drukk."Arsen menggebrakkan pintu tersebut dan para murid tersebut kaget melihat kami ber4
"LIONA!"Teriak Arsen
"Sabar anj."Ucap Darma
"Ehh kenapa samperin gue Ar?"Tanya Liona,dia pede banget gue samperin dia,ga sudi gue
"Lo udah berubah pikiran ya untuk mencintai gue?"Ucap nya dengan pede dan teman gue memasangkan mimik muka jijik
Bukan nya malah takut, Liona malah ketawa"Haha gue,gabakal biarin orang gue cintai di ambil orang lain."Sarkas nya
"Lo itu obsesi bukan cinta gila!"Emosi Arga,bukan nya Arsen menjawab melainkan Arga
"Ngga gue ga terobsesi kok."Katanya tenang dan merasa tidal bersalah
"Dan gue bakal buat Arsen cinta sama gue,bagaimana pun caranya."Sambung nya
"Camkan sama lo!,udah gue bilang kemarin, mau sampai kapan pun itu gue ga cinta sama lo,gue cinta nya sama Alena."Ceplos Arsen membuat ketiga para teman nya membulatkan matanya
"Kalau gue ga bisa dapetin lo, Alena juga ga bakal bisa dapetin lo!"Emosi Liona
***
Setelah perdebatan antara Arsen dan Liona, Arsen memutuskan untuk kembali ke gudang bersama yang lainnya,dan tiba digudang Arsen di rayu oleh teman nya tentang dia menyukai Alena
"Lo beneran suka sama Alena ar?"Tanya Irfan kepo
"Heem"Jawab singkat Arsen dan yang lainnya ketawa
"Yaudah lu pacarin aja dia,gausah lo yang di gantung kaya gini"Ucap darma
"Iya Ar,dari pada si Alena jadian sama cowok lain ntar lo gila!"Ucap Arga.ada benar nya si apa yang diucap kan oleh Arga
__ADS_1
"Secepatnya,tapi kalian jangan kasih tau sama siapapun kalau gue suka sama Alena."Jawab Arsen,dan mereka mengangguk
***
Alena POV
Banyak orang yang melirik gue,ada yang melirik gue kaya gasuka dan ada melirik gue sambil tersenyum rama
"Oh jadi itu Alena."
"Cantik anjir."
"Liona mah lewat"
"Sok kecantikan banget si."
Dan banyak lagi yang mengata-ngatai gue dan gue ya bodo amat dan gue bertanya kepada Anya
"Anya,mereka kenapa lihat gue kaya gitu banget?"
"Positif aja mungkin mereka insecure lihat lo."Jawaban yang sangat membagongkan bukan
"Oh aja ya kan."Jawab Alena setelah Anya menjawab seperti itu
Dan ada dua orang yang nyamperin gue dan mereka tersenyum lihat gue
"Hai kak."Ucap mereka
"Hai."Ucap gue dan Anya
"Kakak pacar nya bang Arsen ya?cantik ya kak."Ucap nya sambil melihat gue kagum,beuh pede nya gue
"Eh bukan dek."Jawab gue,ya mereka adalah adkel gue
"Tapi kata bang Arsen,kalau dia suka sama kakak."Sambung nya
Gue dan Anya membelalakkan mata terkejod nya bukan maen
Hai gimana dengan chapter ini?💚
Kalian suka ga ya?
Hehe moga aja suka
Aku sering up pren
Maaf part nya sedikit🙏
Jangan lupa follow akun ig akuu ya
@itsmenaila
__ADS_1
To be continued;