Felix Sang Naga Hitam

Felix Sang Naga Hitam
Bab 58 Jangan Sampai Terlibat


__ADS_3

Ternyata yang memanggil polisi ke tempat ini itu adalah Alex, dan Alex menghubungi Devan yang telah menjadi intel di kepolisian itu untuk meminta bantuan agar gangster Serigala Putih pergi dari wilayah ini dan berhenti melakukan kekacauan di wilayah ini.


Beberapa gangster dari Serigala Putih berhasil di tangkap oleh polisi, dan gangster Serigala Putih merupakan gangster baru di kota ini, dan dia mencoba menyerang sektor barat wilayah kekuasaan Laskar Petir untuk memperluas wilayah kekuasaan Serigala Putih.


Saat Felix sedang duduk untuk mengistirahatkan tubuhnya karena lelah sehabis bertarung, tiba-tiba ada seorang polisi datang, dan polisi tersebut adalah orang yang sudah tak asing bagi Felix, karena polisi itu adalah Ayahnya Vina yang saat itu Felix sudah kenal dengan polisi tersebut.


Felix langsung di suruh segera pulang oleh Ayahnya Vina yang menjadi polisi tersebut, karena Ayahnya Vina tak mau Felix terlibat dengan kepolisian karena sehabis bertarung dengan gangster lain, dan Felix mengikuti saran dari Ayahnya Vina tersebut untuk segera pulang.


Sebelum pulang Felix memerintahkan anggotanya itu untuk pulang juga ke rumahnya, terutama anggota yang masih sekolah seperti Felix harus pergi dari tempat ini dan segera pulang agar tidak terlibat dengan kepolisian karena kejadian perperangan antara gangster ini.


Karena jika ada murid SMA yang terlibat dengan perperangan antar gangster ini, pasti murid tersebut akan terkena masalah di sekolahnya, dan mungkin juga murid tersebut bisa di keluarkan dari sekolah karena telah menjadi seorang gangster.


Felix dan anggotanya langsung pergi dari tempat ini untuk menghindari para polisi ini, dan Felix memutuskan untuk segera pulang ke rumahnya dengan sepeda motor maticnya.


Beberapa saat kemudian akhirnya Felix telah sampai di rumahnya, dan dia langsung segera masuk ke dalam kamarnya untuk segera membaringkan tubuhnya, untunglah besok adalah hari libur sekolah sehingga Felix bisa beristirahat seharian penuh saat besok hari.


Tak butuh waktu lama, akhirnya Felix langsung tertidur di atas kasurnya saat Felix baru sebentar saja memejamkan matanya, dan mungkin hal itu di sebabkan karena Felix saat ini sangat merasa kelelahan.


Beberapa jam berlalu, dan pagi telah tiba, lalu Felix terbangun dari tidurnya, dan dia melihat ke arah jam dinding dan ternyata jam dinding menunjukan pukul jam delapan pagi.


Jika hari ini adalah hari sekolah, pasti saat ini Felix sangat terlambat untuk masuk sekolah, tetapi untunglah saat ini sedang hari libur sekolah, sehingga Felix tak perlu cemas kalau saat ini bangun jam delapan pagi.


Felix langsung segera mandi setelah bangun dari tidurnya, dan dia merasakan kesegaran di tubuhnya saat dia sedang mandi, setelah mandi dia langsung mengenakan pakaian santai saat di dalam kamarnya,


Kemudian Felix memutuskan untuk tiduran saja di atas kasurnya, karena memang saat ini Felix ingin bersantai-santai di rumahnya ini saat ini.


Beberapa saat kemudian saat Felix sedang tiduran di atas kasurnya, tiba-tiba dia merasa bosan kalau seharian ini hanya tiduran saja di atas kasurnya, dan dia memutuskan untuk menelepon pacarnya itu yang bernama Clara.

__ADS_1


“Halo Clara lu hari ini sibuk gak?” tanya Felix saat Clara mengangkat telepon dari Felix.


“Oh engga sih, emang ada apa Felix?” tanya Clara dengan penasaran.


“Gue ingin ngajak lu jalan kalau lu gak sibuk” ucap Felix.


“Oh gituh ya, ya udah nanti jemput gue ajah saat siang hari” ucap Clara.


“Oh okey deh gue akan jemput lu nanti siang” ucap Felix.


Lalu Felix langsung menutup teleponnya, dan Felix saat ini merasa senang sekali karena Clara mau di ajak jalan oleh Felix.


Felix berencann untuk mengajak Clara ke sebuah cafe untuk mentraktir dia makan, karena selama pacaran Felix belum pernah mengajak Clara jalan, dan mungkin untuk mentraktir dia ke Cafe merupakan langkah awal yang baik saat pertama kali mengajak jalan Clara.


Beberapa saat kemudian tibalah siang hari, dan Felix langsung berpakaian rapih karena saat ini akan mengajak jalan Clara.


Beberapa saat kemudian akhirnya Felix telah sampai di rumah Clara, dan Clara sepertinya sudah menunggu kedatangan Felix dengan menunggu di teras rumahnya.


Clara langsung menghampiri Felix ketika Felix telah berada di depan rumahnya itu, Clara langsung melangkahkan kakinya menuju ke arah Felix, dan ketika sudah berada di dekat Felix, Clara langsung menaiki motor Felix dan duduk di belakang Felix.


Setelah Clara naik, Felix langsung melajukan motornya dengan perlahan, saat Felix telah melajukan motor maticnya, Clara bertanya kepada Felix.


“Eh Felix lu mau ngajak gue pergi kemana?” tanya Clara dengan penasaran.


“Gue mau ngajak lu ke sebuah cafe, karena gue ingin mentraktir lu” ucap Felix.


“Eh begituh ya, makasih ya Felix” ucap Clara.

__ADS_1


“Iyah sama-sama, lalu apa lu ingin ke suatu tempat lagi setelah dari cafe?” tanya Felix.


“Em sebenarnya gue ingin sekali nonton di bioskop, kalau lu gak keberatan, nanti setelah dari cafe kita pergi ke bioskop” ucap Clara.


“Oh okey deh kalau begituh, lagian gue juga udah lama gak pergi ke bioskop” ucap Felix.


Beberapa saat kemudian akhirnya mereka berdua telah sampai di sebuah cafe, dan mereka berdua langsung masuk ke cafe ini dan mencari tempat duduk yang masih kosong.


Setelah duduk, Felix memanggil pelayan untuk memesan makanan, beberapa saat kemudian pelayan datang dan Felix memesan makanan dua porsi dan dua minuman dingin dua gelas.


Pelayan itu langsung mencatat pesanan dari Felix, dan pelayan itu langsung pergi dari tempat Felix dan Clara yang sedang duduk karena akan menyiapkan pesanan yang di minta oleh Felix.


Saat sedang menunggu pesanan, Felix berkata kepada Clara.


“Eh Clara lu kalau hari libur biasanya kemana?” tanya Felix.


“Ya paling gue seharian di kamar kalau libur,atau paling gue main ke rumah Lisa, atau Lisa yang main ke rumah gue” ucap Clara.


“Oh begituh ya, lalu apa hari ini Lisa mengajak lu pergi?” tanya Felix.


“Ya sebenarnya Lisa tadi ngajak gue main, tapi karena gue udah duluan ada janji sama lu, jadinya gue menolak ajakan si Lisa” ucap Clara.


“Eh begituh ya, berarti nanti si Lisa bakal marah ke gue karena lu nolak ajakannya untuk jalan sama gue?” tanya Felix.


“Tenang ajah dia gak akan marah, dan katanya dia jalan sama si Vina yang jadi murid baru di kelas kita” ucap Clara.


“Oh begituh, syukur kalau Lisa dan Vina sudah bisa akrab” ucap Felix.

__ADS_1


__ADS_2