
Beberapa saat kemudian akhirnya Felix telah sampai di rumah Alex, dan dia langsung mengetuk pintu rumah Alex tersebut, dan beberapa saat kemudian pintu terbuka dan keluarlah sosok wanita cantik yang tak asing bagi Felix, perempuan itu adalah Clara si murid SMA 5 dari kelas 1F yang menjadi murid populer di sekolahnya karena dia cantik dan pintar.
“Eh ternyata lu yang datang Felix, ada perlu apa? apa lu mau belajar bareng sekarang?” tanya Clara.
“Eh sebenarnya gue datang kesini karena ingin bertemu dengan kakak lu, apa kakak lu ada di rumah?” tanya Felix.
“Oh jadi lu mau ketemu sama kakak gue ya? ya udah bentar gue mau manggil kakak lu” ucap Clara.
Lalu Clara kembali masuk ke dalam rumahnya untuk memanggil kakaknya, dan beberapa saat kemudian akhirnya Alex si kakaknya Clara keluar dan rumah ini dan langsung menuju ke Felix yang tadi mencarinya.
“Eh Felix ada perlu apa lu sama gue?” tanya Alex dengan heran.
“Sebenarnya kedatangan gue kesini karena gue ingin gabung ke dalam gangster Laskar Petir” ucap Felix.
“Eh serius lu mau gabung ke gangster gue?” tanya Alex.
“Ya gue serius Alex” ucap Felix dengan yakin.
“Lalu apa yang membuat lu ingin bergabung ke gangster Laskar Petir? apa karena cuma lu sekedar iseng ajah?” tanya Alex dengan penasaan.
“Gue sama sekali serius ingin gabung ke gangster lu, karena saat ini gue perlu uang tambahan buat kehidupan gue” ucap Felix.
“Okey gue ngerti dengan perkataan lu, dan pantas saja waktu itu lu mau bekerja di bengkel gue karena lu butuh uang tambahan, okey deh gue terima lu jadi anggota gangster Laskar Petir” ucap Alex.
“Eh serius gue boleh gabung? makasih ya Alex” ucap Felix.
“Ya dan gue ingin menjadikan lu pemimpin di salah satu sektor markas kecil Laskar Petir di suatu wilayah” ucap Alex.
__ADS_1
“Eh serius gue akan mendapatkan tugas itu?” tanya Felix seperti tidak percaya.
Karena pastinya menjadi pemimpin si suatu sektor, pasti memiliki bayaran yang lebih dari anggota yang lainnya dari hasil menjaga keamanan di wilayah itu.
“Ya Felix gue ingi orang hebat seperti lu jadi pemimpin di salah satu setor wilayah kekuasaan Laskar Petir” ucap Alex.
“Okey gue terima penawaran itu, terimakasih ya Alex” ucap Felix.
Lalu Felix di beritahu salah satu sektor wilayah yang akan di pegang oleh Felix oleh Alex, dan Felix langsung pergi sektor wilayah tersebut setelah di beritahu alamatnya oleh Alex.
Felix langsung pergi ke markas kecil Laskar Petir tersebut untuk mengetahui situasi disana, dan Felix juga ingin mengetahui siapa saja anggota gangster Laskar Petir yang berada disana.
Beberapa saat kemudian akhirnya Felix telah sampai di markas kecil Laskar Petir ini, dan markasnya berupa rumah kosong yang sepertinya sudah lama tak berpenghuni.
Felix langsung masuk ke rumah kosong itu, dan dia langsung melihat beberapa anggota gangster Laskar Petir yang berjumlam lima orang ada di dalam rumah ini.
“Gue Felix, dan gue akan menjadi pemimpin di markas ini atas perintah Alex” ucap Felix.
“Oh jadi lu ya orangnya yang akan jadi pemimpin di sektor ini, lu boleh menjadi pemimpin kalau lu berhasil mengalahkan gue” ucap salah satu anggota gangster Laskar Petir itu.
“Okey gue bahkan akan mengalahkan kalian berlima sekalgus” ucap Felix.
Lalu kelima orang itu langsung menyerang Felix, dan Felix mampu menghindari serangan dari mereka dan berhasil menghajar kelima orang tersebut dengan mudah.
Beberapa saat bertarung, akhirnya mereka menyadari kalau Felix itu adalah orang yang sangat kuat, dan akhirnya mereka memutuskan untuk memperbolehkan Felix menjadi pemimpin di markas kecil ini.
Felix merasa bingung kenapa di markasnya ini hanya ada lima orang anggota saja, dan anggota gangster yang ada disini jumlahnya sangat sedikit.
__ADS_1
Felix langsung memerintahkan kelima anggotanya ini untuk berkeliling wilayah ini untuk menjaga keamanan wilayah ini, karena para gangster ini di bayar oleh pihak-pihak yang berada di wilayah ini untuk menjaga keamanan.
Saat semua anggota Laskar Petir sedang patroli di malam ini, Felix memutuskan untuk menelepon Alex si ketua gangster Laskar Petir.
“Halo Alex gue ingin bertanya sama lu?” tanya Felix saat Alex mengangkat telepon dari Felix.
“Oh iya lu mau nanya soal apa Felix?” tanya Alex.
“Anggota gangster di markas gue ini jumlahnya hanya lima orang saja, apa lu bisa membuat anggota di markas gue bertambah? karena anggota gangster yang disini sangat sedikit” ucap Felix.
“Ya memang saat ini gangster Laskar Petir jumlah anggotanya hanya segini saja, dan memang rata-rata jumlah anggota yang menempati markas kecil kurang dari sepuluh orang” ucap Alex.
“Oh okey gue paham, apa gue boleh menambah anggota baru buat di markas gue?” tanya Felix.
“Ya lu boleh menambah anggota baru buat menempati markas kecil itu, tapi sebelumnya lu harus memperkenalkan anggota baru itu ke gue sebelum dia bisa bergabung menjadi gangster Laskar Petir” ucap Alex.
“Okey gue paham Alex” ucap Felix.
Kemudian Felix langsung memikirkan orang yang akan bergabung ke dalam gangster Laskar Petir, dan dia teringat kalau di sekolahnya ada si Rey yang menjadi ketua geng SMA 5, dan mungkin saja Rey mau di ajak bergabung ke dalam gangster Laskar Petir.
Felix juga memutuskan untuk mengajak Arnold si murid kelas 3 dari SMA 3 yang pernah berduel dengannya, karena sebelumnya dia juga adalah anggota gangster Naga Hitam sama seperti Felix, dan Felix juga merasa kalau Arnold adalah orang yang cocok untuk menjadi anak buahnya karena memiliki kemampuan bertarung di atas rata-rata anak muda pada umumnya.
Felix mulai besok akan menemui Rey dan Arnold untuk di ajak bergabung ke dalam gangster Laskar Petir, dan Felix juga berharap semoga mereka berdua mau bergabung menjadi anggota gangster Laskar Petir.
Beberapa saat kemudian akhirnya Felix dan kelima anggota gangster lainnya langsung melakukan patroli malam di wilayah sekitar ini, dan Felix yang memimpin patroli ini karena memang dia adalah orang yang terkuat dan menjadi pemimpin di sektor ini.
Untunglah di sektor wilayah yang Felix pegang bukanlah rawan kejahatan, sehingga memudahkan Felix untuk melakukan patroli malam tanpa masalah.
__ADS_1
Felix bersama kelima anggota gangster ini melakukan patroli malam menggunakan sepeda motornya masing-masing, dan sudah beberapa jalan mereka lewati di malam ini, dan untunglah situasi wilayah ini aman terkendali tanpa ada kasus kejahatan yang terjadi.