Felix Sang Naga Hitam

Felix Sang Naga Hitam
Bab 41 Terjadi Kerusuhan


__ADS_3

Jam pulang sekolah telah tiba, dan Felix sedang sibuk memasukan bukunya, lalu tiba-tiba Rey si ketua geng sekolah ini datang ke kelas ini dan berlari ke arah Felix.


“Sori Felix gue ganggu lu” ucap Rey dengan tergesa-gesa.


“Ada apa Rey?” tanya Felix dengan heran.


“Apa benar semalam yang membuat kerusuhan di banyak tempat adalah ulah Naga Hitam?” tanya Rey.


“Maksud lu apa Rey? emang lu dapet info darimana?” tanya Felix dengan heran.


“Semalam pas gue lagi nongkrong, tiba-tiba ada sekumpulan anggota gangster yang membuat kerusuhan di tempat nongkrong gue, dan mereka mengaku bahwa mereka adalah gangster Naga Hitam” ucap Rey.


“Eh serius lu Rey! mana mungkin Naga Hitam melakukan hal itu” ucap Felix yang tidak percaya.


“Mereka bukan hanya bikin rusuh di tempat nongkrong gue, tapi mereka juga bikin rusuh di banyak tempat, dan sudah banyak korbannya, gue sekarang mau nanya ke lu Felix, apa lu semalam anggota yang ikut dalam kerusuhan itu juga?” ucap Rey.


“Sebenarnya sekarang gue udah keluar dari Naga Hitam, dan gue gak percaya kalau yang membuat kerusuhan itu adalah Naga Hitam, pasti mereka hanya mengaku-ngaku saja” ucap Felix.


“Wah lu udah keluar dari Naga Hitam? pantas saja lu gak tau berita ini, tapi yang membuat gue yakin kalau semalam adalah Naga Hitam yang membuat kerusuhan karena mereka menggunakan jaket dan atribut Naga Hitam, mereka juga sambil membawa bendera Naga Hitam saat melakukan kerusuhan” ucap Rey.


Kemudian Felix langsung pergi meinggalkan Rey, dan hal itu membuat Rey bingung.


“Woi Felix lu mau kemana?” tanya Rey.


“Gue mau segera cari tau kebeneran tentang info yang udah lu sampein ke gue, makasih sebelumnya” ucap Felix.


Saat Felix pergi meninggalkan kelas, tiba-tiba Clara menyusul Felix.


“Felix lu mau kemana? kita jadi kan belajar bareng di rumah gue?” tanya Clara.


“Maaf Clara hari ini gue gak bisa belajar bareng sama lu dulu, soalnya ada urusan penting, tolong sampein ke kakak lu juga kalau hari ini gue gak bisa kerja di bengkel dulu” ucap Felix.


“Emang urusan apa sih?” tanya Clara.


Lalu Felix langsung meninggalkan Clara dan mengabaikan pertanyaan dari Clara barusan, saat Felix pergi meninggalkan Clara, dia langsung menghampiri Rey yang tadi sudah berbicara dengan Felix.

__ADS_1


“Hey Rey sebenarnya ada apa sih?” tanya Clara pada Rey.


“Eh maksud lu apa sih Clara tiba-tiba nanya gituh ke gue?” tanya Rey dengan heran.


“Tadi lu kan sempat bicara sama si Felix, lalu dia tiba-tiba jadi gelisah, emang apa sebenarnya yang kalian bicarakan?” tanya Clara.


“Oh soal itu, gue tadi cuma ngasih tau si Felix kalau semalam Naga Hitam bikin kerusuhan di banyak tempat” ucap Rey.


“Eh serius? bukannya Naga Hitam itu gangster baik?” tanya Clara.


“Entahlah gue juga gak tau, lebih baik nanti lu nanya ajah langsung ke si Felix yang pernah jadi anggota Naga Hitam” ucap Rey.


Lalu Rey langsung meninggalkan Clara, dan saat ini Clara menjadi bingung kenapa Felix meninggalkannya.


“Kenapa Felix tiba-tiba kayak gituh? apa ini menyangkut dengan kerusuhan semalam oleh Naga Hitam yang di katakan oleh si Rey?” tanya Clara dalam hati.


Di sisi lain kini Felix sudah mengendarai motor matic nya, dan dia sekarang sedang menuju ke markas besar Naga Hitam untuk mencari tau kebenaran yang di katakan oleh si Rey.


Akhirnya Felix sampai di markas besar Naga Hitam, lalu dia melihat disana sudah banyak polisi.


“Eh bentar dulu Pak, ini sebenarnya apa yang terjadi disini?” tanya Felix.


“Kenapa nanya gituh? apa kamu anggota Naga Hitam juga?” tanya polisi itu.


Kemudian Felix langsung tau bahwa alasan polisi disini ada hubungannya dengan berita yang di katakan oleh si Rey.


“Eh bukan Pak, saya cuma sering lewat sini ajah kalau pulang sekolah, terus saya penasaran ajah kenapa banyak polisi disini” ucap Felix.


“Oh begituh, sebenarnya semalam terjadi kerusuhan di banyak tempat, dan yang melakukan kerusuhan itu adalah gangster Naga Hitam, makannya sekarang para polisi sedang mencari anggota Naga Hitam untuk meminta pertanggungjawabannya”.


“Oh begitu ya, terimakasih ya infonya” ucap Felix.


“Eh tunggu, kamu murid SMA 5 ya?” tanya polisi itu ketika melihat seragam sekolah Felix.


“Eh iya emang kenapa Pak?” tanya Felix dengan heran dan panik karena takut polisi itu sudah tau kalau ada salah satu murid dari SMA 5 yang pernah jadi anggota Naga Hitam.

__ADS_1


“Kebetulan juga anak saya baru pindah ke SMA 5 juga mulai hari ini” ucap polisi.


Felix langsung tenang ketika polisi berkata seperti itu, lalu Felix juga teringat kalau ada anak baru di kelasnya yang bernama Vina.


“Oh iya kebetulan juga di kelas saya kedatangan murid baru namanya Vina, apa itu anak Bapak?” tanya Felix.


“Iya betul, anak saya namanya Vina, bisa kebetulan sekali ya saya ketemu teman sekelasnya” ucap Ayahnya Vina.


“Oh begitu, ya sudah saya pulang dulu ya Pak” ucap Felix.


“Eh tunggu dulu, kamu bisa tolong saya gak?” tanya Ayahnya Vina.


“Eh minta tolong apa Pak?” tanya Felix dengan heran.


“Tolong anterin Vina pulang boleh gak? soalnya saya gak bisa jemput anak saya karena saya harus terus disini untuk menyelediki kasus Naga Hitam” ucap Ayahnya Vina.


“Eh iya bisa Pak” ucap Felix dengan terpaksa agar tidak di curigai dan supaya bisa cepat pergi.


“Makasih ya, eh nama kamu siapa?” tanya Ayahnya Vina.


“Nama saya Felix” ucap Felix.


“Okey deh, nanti saya akan telepon Vina kalau hari ini kamu akan di jemput oleh Felix.


Lalu Felix langsung segera kembali ke sekolahnya dengan sepeda motor untuk menjemput Vina, dan Felix juga hari ini sebenarnya sudah ada janji dengan Clara kalau dia akan belajar bareng.


Mudah-mudahan saja Clara tidak melihat Felix yang akan menjemput Vina agar tidak terjadi salah paham.


Akhirnya Felix telah sampai dan sudah melihat Vina yang sudah menuggu di tepi jalan di depan gerbang sekolah.


“Sori lama Vina, ayok cepat naik” ucap Felix.


“Gue pikir ucapan Ayah gue bercanda, eh ternyata benar kalau lu yang akan jemput gue” ucap Vina.


“Udah buruan naik! jangan banyak tanya!” ucap Felix.

__ADS_1


Kemudian Vina langsung menaiki motor Felix, dan saat Vina sudah naik, lalu dari kejauhan ada Clara dan Lisa yang melihat kalau Vina akan di bonceng oleh Felix, dan Clara sepertinya terlihat marah dan cemburu melihat Felix yang akan memboncengi Vina.


__ADS_2