
Mayang dan Ely sedang menatap Fitri tajam.
Sedangkan Fitri yang di tatap justru Menatap minuman coklat dingin dan tissue di hadapan nya.
"Fit Lo udah pacaran ya sama Kak Andi?" tanya Ely penasaran.
"Enggak kok, Gue belum jadian sama Kak Andi" Jawab Fitri menyangkal.
"Terus kenapa sikap nya tadi kayak gitu ke Lo" Tanya mayang penasaran.
Fitri menggeleng "Nggak tau, Gue sendiri juga bingung" Kata Fitri bingung lalu meminum Coklat dingin di hadapan nya.
"Udah sampai mana tahap Pdkt Lo Sama kak Andi?" Tanya Ely lagi.
Belum sempat Fitri menjawab Mayang sudah menyahut. "Pasti udah deket banget kan?" Tanya Mayang.
Fitri baru mau membuka mulut nya Ely sudah kembali menyahut. "Iya lah udah pasti itu, Lo lihat sendiri tadi May, padahal wajah Fitri lagi jelek-jekek nya tapi malah di bilang Lucu" Jawab Ely heran.
Mayang langsung menyahut "Iya kan, Lo bayangin aja tadi wajah nya Fitri, Matanya merah berair, hidung nya ingusan, wajah nya merah kepedasan, di tambah mulut nya melongo karena kebingungan, Tapi.." Mayang menghentikan kalimat nya sejenak.
"Kak Andi kelihatan nya Gemas banget lihat Wajah Fitri" Tambah Mayang lagi heran.
"Iya Gue juga heran" Sahut Ely "Ganteng-ganteng Mata nya bermasalah" Tambah Ely lagi dengan ekspresi wajah seakan mengasihani Andi.
"Benar banget!" Jawab Mayang menyetujui.
Sedangkan Fitri sangat kesal mendengar kan omongan kedua sahabatnya.
"Lo berdua kurang ajar banget ya, Sahabat sendiri di nistakan" Keluh Fitri kesal.
"Hahahaha" Mayang dan Ely justru mentertawakan nya.
"Kita kan cuma ngomongin kenyataan nya aja Fit, Iya nggak may?" Tanya Ely ke Mayang mencari dukungan.
"Iya benar banget!" Jawab Mayang Lalu tertawa
"Cckk" Fitri berdecak kesal.
"Nggak tahu Ah Gue mau balik ke kelas" Kata Fitri Kesal, setelah membayar batagor nya Fitri mengambil minuman Coklat dan tissue pemberian Andi. Lalu pergi meninggalkan kedua sahabatnya nya yang masih sibuk mentertawakan nya.
"Tunggu donk Fit jangan tinggalin Kita"Teriak Ely sedangkan Mayang justru tertawa melihat Fitri kesal.
****
Andi sedang duduk di ruangan Osis dengan Laptop di hadapan nya. Ada tugas yang harus Dia selesai kan tapi pikiran nya sedang tidak fokus.
"Semakin Lama Fitri semakin menggemaskan" Guman Andi sambil membayangkan wajah Fitri kemarin.
"Ndi nggak balik Lo" Tegur Herman.
"Masih ada kerjaan Gue" Jawab Andi sambil menunjuk laptop nya.
"Tapi Gue lihat Lo dari tadi bengong aja sambil senyam-senyum sendiri" Kata Herman.
"Ah masa Salah Lihat kaki Lo" Jawab Andi menyangkal.
"Mata Gue Masih normal, Lo nya aja yang Aneh" Sindir Herman.
__ADS_1
"Hahahaha" Andi justru tertawa.
"Tuh kan Lo mulai Aneh lagi" Tuduh Herman.
"Iya ya, Gue juga ngerasa Akhir-akhir Ini Gue Aneh" Jawab Andi mengangguk mengakui dirinya sendiri Aneh.
"Mending Lo pulang deh sekarang, Lo keseringan semedi di ruang Osis sendirian, Hati-hati Lo kesambet. Banyak yang bilang Sekolah ini banyak demit nya" Kata Herman memperingati.
"Hahahaha Percaya aja Lo sama tahayul" Kata Andi tidak perncaya.
" Eh Gue serius, Terkadang Kalo Gue pulang telat, Gue sering denger Suara-suara Aneh" Kata herman menjelaskan.
"Lo nya aja yang parno" Kata Andi tetap tidak percaya.
"Gue serius!" Jawab Herman masih belum menyerah.
Handphone herman bergetar, ada pesan yang masuk di handphone nya.
"Anjir paketan Gue Mau abis lagi, Mana nanti malam Intan nyuruh Gue video call" Keluh nya
" Boros banget, bukan nya 2 minggu yang lalu baru Lo isi" Tanya Andi heran.
" Sering main game Gue, Jadi boros paketan nya" keluh Herman.
"Mana Gue lagi bokek" Kesal Herman.
"Gue ngutang Fitri dulu deh" Putus Herman.
Herman mengirim pesan untuk Fitri, tapi sudah 10 menit belum Ada balasan.
"Kenapa?" Tanya Andi
" Ini Fitri Gue Chat dari tadi nggak di balas-balas, Paketan Gue tinggal 1 Jam lagi habis ini" Kesal nya.
"Udah jam 4 lewat Her, Fitri lagi masak jam segini" Kata Andi memberi tahu Herman.
"Sok tahu Lo" Kata Herman tidak percaya.
"Di bilangin nggak percaya" Kesal Andi
"Gue telvon deh, biar cepat" Kata Herman tidak sabar.
"Berdering tapi Fitri nggak angkat, lagi apa sih ini bocah" Sebal herman.
"Lagi masak Her" Kesal Andi.
"ssttt... Diem deh Lo di angkat nih" Kata herman lalu menyalakan speaker handphone nya.
'Halo, kenapa Kak?' Tanya Fitri
'Halo Fit, Lo lagi apa sih, dari tadi nggak bisa di hubungin' Kesal Herman.
'Sorry Kak, lagi masak Gue nggak tau kalo Lo ngechat' Jawab Fitri.
Herman langsung memandang Andi lekat
"Kok Lo tahu?" Tanya Herman berbisik.
__ADS_1
"Kan Gue udah bilang, Lo nya yang nggak percaya" Balas Andi ikut berbisik.
'Halo, Kak' Panggil Fitri
'Eh iya Fit sorry' Kata herman.
'Jadi ada perlu apa Kak?' Tanya Fitri
'Kirimin Gue paketan donk, paketan Gue sebentar lagi habis nih' Kata Herman.
'Hmmm Gimana ya' Balas Fitri Sambil berfikir.
'Ayolah Fit, nanti malam cewek Gue minta video call nih, bisa berabe kalo nggak Gue turutin' Melas Herman.
'Idiihhh badan Lo doang yang besar, masak iya takut sama cewek' Kata Fitri meledek.
Sedangkan Andi menahan tawa.
'Sialan Lo Fit' Umpat Herman.
'Hahahaha oke deh, berapa hari ini bayar nya?' Tanya Fitri memastikan.
'3 hari Gue lunasin deh' Janji Herman
'Yang benar?, Lo biasanya ngaret sampe 5 hari males Gue kak' Kata Fitri tak Percaya.
'Kali ini Gue nggak bohong, janji deh Fit' Rayu Herman.
'Hmmm gimana ya' Kata Fitri bingung.
'Kalo sampai Gue di putusin cewek Gue, Lo mau tanggung jawab' Kata Herman melas.
'Lah apa urusan nya sama Gue kalo Lo di putusin Kak' Balas Fitri
'Ayolah Fit sekali ini aja bantuin Gue' Mohon Herman lagi.
Sedangkan Andi hanya menggeleng kan kepala melihat kelakuan teman nya, bisa-bisanya Dia memohon kepada junior hanya untuk berhutang paketan.
'Oke deh karena Gue lagi baik, Gue kasih' Kata Fitri akhirnya.
'Serius Fit, makasih banget nih Lo itu ya udah cantik, murah hati lagi' Puji Herman tak tahu diri.
sedangkan Andi terkekeh kecil.
'Tapi ada syarat nya Kak' Tambah Fitri
'Etdah pake syarat segala Fit' Keluh Herman.
'Mau nggak?' Tawar Fitri.
'Iya deh apaan syarat nya?' Tanya Herman kesal.
'Gampang Kok, cukup kasih Gue info, Gue tambahin Jadi 5 Hari tempo pembayaran Lo gimana' Tawar Fitri
'Oke deh, Gue terima, Lo butuh info apa, Gue ini orang yang paling update nggak ada yang nggak Gue tahu di sekolah ini' Kata Herman sombong
'Gue cuma mau tanya, Kak Andi udah punya pacar belum?' Tanya Fitri penasaran.
__ADS_1