Fitria Si Gadis Berlesung Pipi

Fitria Si Gadis Berlesung Pipi
Part 14


__ADS_3

Abah adalah Kakek Fitri dari pihak Ibu, Kakek Fitri ini asli sunda. Sebenarnya seharusnya Fitri memanggilnya Oyot, tapi karena saat kecil melihat ibunya memanggilnya Abah Fitri mengikutinya dan jadi kebiasaan. Dan di karenakan Fitri adalah cucu tertua dari kakak nya alhasil semua sepupunya mengikutinya memanggil Abah. Dan Aak Jun adalah adik bungsu dari ibunya, Usia Juna sendiri hanya lebih tua 2 tahun dari Fitri karena itu setiap kali mereka sedang keluar berdua, mereka lebih terlihat seperti sepasang kekasih dari pada terlihat seperti Om dan keponakan.


"Tumben banget Mbak Kamu beli makanan enak gini, padahal biasanya ngomel mulu, bayar listrik mahal lah, harga cabe naik lah, ini itu mahal lah" Tanya Andre heran.


"Hehehehe karena hari ini Mbak lagi happy, jadi harus di rayain donk dengan makan enak" Jelas Fitri


"Happy kenapa?" Tanya Andre penasaran.


"Ada deh kepo Lo" Jawab fitri.


"Cih songong nya" kata Andre


"Gaya nya kayak orang yang baru dapat pacar aja" Gumam Andre pelan, tapi masih kedengaran Fitri.


"Kok Kamu bisa tahu Dek?" Tanya Fitri heran 'apakah Adiknya ini punya kekuatan cenayang' Batin Fitri ngawur.


"Eh beneran?" Tanya Andre penasaran


Fitri hanya mengangguk "padahal Andre cuma asal sebut aja tadi" Kata Andre.


"Kok bisa Mbak Kamu dapat pacar" Tanya Andre.


Entah kenapa Fitri agak kesal mendengar pertanyaan Adik nya. "Ya bisa lah tinggal pacaran aja apa susah nya" Jawab Fitri kesal.


"Cckk kasian ya" Kata Andre.


Fitri melirik Adik nya heran


"Orang Mbak nya dapat pacar harusnya di kasih selamat donk Dek, ini kok malah kasihan" Ucap Fitri heran.


"Maksud Andre yang kasihan itu pacar Mbak Fitri bukan Mbak Fitrinya" Jelas Andre


Fitri langsung melotot kesal "Maksud Kamu apa Dek?" Tanya Fitri kesal.


Andre memandang Mbak nya dari atas kebawah lalu menggeleng "Benar-benar kasihan, kayaknya ada yang salah sama mata Pacar Mbak" Kata Andre sok prihatin


"Wah dasar Adek kurang ajar" Umpat Fitri kesal.


"Kamu lihat baik-baik, Mbak kamu ini cantik, imut jadi wajar kalo banyak yang suka Mbak" Ucap Fitri kesal.


"Padahal pendek" Gumam Andre pelan yang masih terdengar oleh Fitri.


"Apa kamu bilang?" Tanya Fitri kesal.

__ADS_1


"Palingan juga cuma 1 yang suka sama Mbak sok-sok'an banyak yang suka" Kata Andre mengejek.


Fitri tambah kesal "Asal Kamu tahu ya dek pacar Mbak Fitri itu, tinggi, ganteng, pinter dan juga banyak yang suka sama Dia. Tapi Dia terpesona sama kecantikan Mbak, itu udah membuktikan kalau Mbak Kamu ini cantik" Jelas Fitri panjang lebar.


"yeyeye" Jawab Andre dengan ekspresi wajah mengejek.


"Seganteng ganteng nya Pacar Mbak, pasti nggak akan lebih ganteng dari Andre" Ucap Andre sombong.


"Wah benar-benar Adek nggak tau diri" Marah Fitri.


"Siniin makanan nya, Kamu makan sama ikan asin aja hari ini" Ucap Fitri kesal sambil berusaha mengambil kembali makanan yang tadi dia berikan.


Dengan cepat Andre langsung berkelit, "ye enak aja nggak bisa lah" Kata andre mengejek sambil memeletkan lidahnya.


Membuat Fitri tambah naik pitam "Dasar Adek kurang ajar" Umpat Fitri kesal.


"Mbak nggak boleh loh ngambil barang yang udah di kasih ke orang lain, kalau kata Abah mah itu namanya Pamalik" Kata Andre sok menggurui.


"Nggak usah sok pintar Lo, kesini nggak?" Perintah Fitri


"Nggak mau wleee" Ejek Andre sambil memeletkan lidahnya. Dengan kecepatan penuh Andre berlari ke arah dapur. Lalu menutup dan mengunci pintu penghubung antara dapur dan ruang tengah.


"Dek! buka pintunya" Perintah Fitri sambil menggedor-gedor pintu.


"Nggak mau" Teriak Andre.


****


Meskipun kemarin sempat di buat kesal oleh Adik nya, itu tidak bisa mengurangi rasa bahagia Fitri akan status baru nya sebagai Pacar Andi.


'Sebutan Pacar Andi emang cocok banget sama Gue' Batin Fitri senang.


"Fit Lo sehat?" Tegur Ely memandang Fitri Aneh


Fitri tersenyum manis "Sehat banget!" Jawab Fitri cepat "Gue bahkan belum pernah ngerasa sesehat ini sebelum nya" Tambah nya lagi dengan senyuman manis yang belum luntur.


"Terus kenapa Lo senyam senyum terus dari tadi" Tanya Ely heran.


"Lo gimana sih Ly, orang kalo banyak senyum berarti kan lagi bahagia" Kata Fitri


"Bahagia kenapa Lo? dapat Lotre?" Tebak Ely.


"Gue dapat hal yang jauh lebih berharga dari pada lotre" Kata Fitri.

__ADS_1


"Apaan?" Tanya Ely penasaran.


"Nanti deh Gue kasih tahu" Jawab Fitri.


"Sok rahasia Lo sama sahabat sendiri, apaan sih Gue penasaran nih" Tanya Ely lagi penasaran.


Fitri tersenyum "Nanti Ly, biarin Gue menikmati eurofia kebahagiaan Gue ini sendiri" Jawab Fitri.


"Ckk nyebelin Lo" Kata Ely kesal.


"Hehehe" Fitri hanya tertawa melihat kekesalan Ely.


"Tapi seenggaknya behenti senyam senyum nggak jelas deh Fit, bisa-bisa pada sawan Teman-teman sekelas Kita, kalo ngeliat senyuman Lo yang mahal itu" Kata Ely memperingati.


Sejak tadi pagi saat sampai di Sekolah Fitri tidak hentinya terus tersenyum, Fitri yang terkenal di kelasnya Jarang tersenyum. Kecuali ada yang memberinya Uang pulsa, Atau ada hal yang membuat nya bahagia. Tiba-tiba berubah jadi ramah dan murah senyum Dia terus menyapa siapa saja yang berpapasan dengan nya. Dia bahkan menyapa Iren, anak perempuan yang sering berselisih dengan nya di kelas. Hal itu membuat anak-anak di kelas ini menatap Aneh pada Fitri. Bahkan Iren yang di sapa Fitri saja malah berekspresi ngeri melihat Fitri yang tiba-tiba ramah padanya.


"Gimana donk Ly, kayaknya Gue nggak akan bisa berhenti tersenyum hari ini" Kata Fitri dengan ekspresi wajah yang mengatakan 'kebahagiaan ini tidak bisa di hentikan'


Ely yang melihat ekspresi wajah Fitri Jadi bertambah kesal " Terserah Lo aja deh Fit" Ucap Ely kesal.


Fitri hanya tersenyum melihat Ely yang kesal.


Handphone Fitri bergetar ada pesan masuk di handphone Fitri.


melihat Id 'Pacar Fitri' yang mengiriminya pesan membuat senyum Fitri Tambah merekah. Dengan semangat Fitri membuka pesan nya.


'Fitri sudah makan siang?' Tanya Andi.


Fitri tersenyum 'Belum Kak' Balas Fitri.


'Mau makan siang bareng?' Tanya Andi


'Mau banget Kak!' Balas Fitri semangat.


Andi tersenyum melihat balasan Fitri 'Aku tunggu di kantin ya?' Tanya Andi


'Iya Kak' Balas Fitri cepat


'Jangan lama-lama ya sayang' balas Andi


Fitri yang melihat balasan Andi langsung bersemu, wajah nya terasa panas.


'Iya sayang' Balas Fitri malu.

__ADS_1


Andi terkekeh kecil melihat balasan Fitri, Andi bisa menebak pasti sekarang Fitri sedang tersipu malu. Baru membayangkan wajah Fitri yang tersipu malu saja sudah membuat Andi bahagia.


'Pasti wajahnya sangat menggemaskan' Batin Andi gemas.


__ADS_2