
Bentar Gue ambil Gitar dulu.
"Iya Kak" Jawab Fitri
Terdengar suara grasak grusuk di seberang telepon.
"Ekhem... Ekkhem" Suara Andi mempersiapkan Suara nya.
"Gue mulai ya" Kata Andi.
"Iya kak..!" Jawab Fitri semangat
Suara Alunan gitar yang lembut mulai terdengar. Baru mendengar Suara alunan Gitar nya saja Hati Fitri sudah terasa seperti tergelitik.
🎶 Aku disini, di atas awan
Aku tertawan paras cantik rupawan..
Tak jemu-jemu... Aku memandang
Inginku merayu dengarkan Aku berlagu 🎶
🎶 Baru Aku mengerti... Artinya bidadari
Sejak di hari ini, jumpa kamu disini...
Pasti inilah surga, ku di dalam nirwana
Meskipun sementara saat kita berjumpa...🎶
Deg mendengar suara merdu Andi membuat jantung Fitri berdetak kencang.
🎶 Sebentar lagi kita segera tiba...
Lepas dari mimpi ku jelang realita
Menapak jejak, di atas bumi ini...
Akan selalu ku kenang memori...🎶
🎶 Baru Aku mengerti... artinya bidadari...
Sejak di hari ini.. jumpa kamu disini...
Pasti inilah surga, ku di dalam nirwana...
Meskipun sementara Saat kita berjumpa...
Aku disini, di atas awan 🎶
Saat itulah Fitri menyadari, perasaan Dia saat ini menjadi lebih dalam. ini bukan lagi hanya perasaan suka biasa, pasti perasaan mebuncah yang Dia rasakan saat inilah yang di sebut Cinta. Untuk pertama kali nya Fitri Jatuh Cinta.
"Fit, gimana bagus nggak nyanyian Gue" Tanya Andi penasaran.
Fitri tidak menjawab Dia terlalu tenggelam dengan perasaan nya sendiri.
"Fit, Fitria..!" Panggil Andi lagi dengan suara yang lebih keras.
Fitri tersadar dari lamunannya "Eh iya Kak" Jawab Fitri gelagapan.
"Lo tidur ya?" Tanya Andi menuduh
"Gue nggak tidur" Kata Fitri menyangkal.
"Jadi gimana nyanyian Gue bagus nggak?" Tanya Andi Antusias.
"Bagus Kak, Bagus banget suara Kakak beneran Bisa bikin Hati Gue berdebar" Kata Fitri memuji
__ADS_1
"Hahahaha bisa aja Lo" Kata Andi
"Kak.." Panggil Fitri pelan.
"Hmmm..." Jawab Andi sambil meletakan gitar nya di samping ranjang.
"Kenapa?" Tanya Andi
"Kayak nya Gue..." Fitri menghentikan kalimat nya sejenak 'Jatuh cinta sama Lo' Sambung Fitri di dalam hati.
"Udah mulai mengantuk" Tambah Fitri berbohong.
"Ah.. iya udah malam ya" Kata Andi.
"Yaudah Lo tidur duluan aja Fit" Tambah Andi
"Iya kak, Kakak juga jangan malam-malam tidur nya" Pesan Fitri.
"Iya, Selamat tidur Fitria" Kata Andi
"Selamat tidur Kak" Balas Fitri lalu mematikan handphone nya.
"huffttt" Fitri menghela nafas panjang.
"Gawat, Gue benar-benar udah jatuh cinta sekarang" Gumam Fitri pelan lalu memejamkan matanya.
****
Sejak saat itu setiap kali Fitri bertemu dengan Andi di sekolah, jantung nya pasti berdetak lebih cepat, Saat berada di dekat Andi Fitri akan merasa sangat gugup sampai terkadang kebingungan apa yang harus dia lakukan.
"Fit kantin yuk" Ajak Ely
"Males Ah, lagi nggak nafsu makan Gue" Jawab Fitri sambil meneruskan membaca novel.
"Ayolah Fit ke kantin Gue juga laper nih" Kata Mayang yang sedang duduk di samping Fitri.
"Meskipun lagi nggak nafsu makan tetap harus makan Fit biar nggak sakit" Kata Ely
"Ayolah Fit ikut kita ya.." ajak mayang sambil menggoyang-goyang kan lengan Fitri.
"hufttt" Fitri menghela nafas lelah, Ely dan Mayang adalah kombinasi yang buruk. Jika sudah ada maunya mereka tidak akan menyerah sebelu tercapai.
"Oke deh, kayak nya Gue juga butuh makan yang pedas-pedas untuk menjernihkan fikiran" Kata Fitri memilih menyerah.
"Bagus Ayo kita makan yang pedas-pedas" Semangat Ely.
Dengan semangat Mayang dan dan Ely menggandeng Fitri ke kantin.
"Bude saya pesen soto pake lontong 1" Pesan Ely.
"Bude saya mau Mie Ayam 1" Pesan Mayang.
"Lo mau makan apa Fit?" Tanya Ely.
"Apa ya bingung Gue" Jawab Fitri bingung sambil melihat-lihat menu makanan.
"Bude saya mau batagor 1" Pesan Fitri akhirnya
"Yang pedas ya bude..!" Kata mereka bertiga serempak Lalu tertawa bersama.
"Iya neng!" Jawab Bude Lina
"Makanan Pedas itu emang paling ampuh hilangin stress..!" Kata Ely.
"Benar banget!" Jawab Mayang menyetujui.
Sedangkan Fitri hanya mengangguk setuju.
__ADS_1
Setelah pesanan mereka datang, dengan semangat mereka bertiga langsung melahap makanan nya.
"Bude minta sambel donk, kurang pedas nih" Pinta Fitri
Bude Lina memberikan Satu mangkuk kecil sambel di hadapan Fitri.
"Jangan banyak-banyak makan sambal nya neng, nanti sakit perut" Kata Bude Lina mengingat kan
"Tenang aja Bude perut nya Fitri tahan banting, Makan makanan basi juga nggak bakal sakit perut" Sahut Mayang bercanda
"Hahaha" Ely hanya tertawa lalu mengangguk menyetujui.
"Sialan Lo may" Umpat Fitri.
"Hahahah" Mendengar umpatan Fitri Mayang justru tertawa.
Bude Lina hanya menggeleng kan kepala melihat kelakuan ketiga remaja itu.
Saat sedang menikmati batagor nya keringat Fitri bercucuran "Gila pedas banget, kebanyakan Gue nambahin sambel nya" Umpat Fitri sambil mengipas-ngipas wajah nya menggunakan tangan.
"Hahaha Gaya sih Lo sok-sok'an naruh sambal banyak-banyak" Ejek Ely
Mayang hanya Tertawa melihat Fitri kepedasan.
"Sialan Kalian, ngeliat teman susah bukan nya prihatin malah ngejek" Umpat Fitri Kesal.
Lalu tiba-tiba ada yang meletakan 1 botol minuman coklat dingin dan 1 bungkus tissue kecil di hadapan Fitri. Fitri mendongak Keatas melihat siapa yang sudah berbaik hati memberinya minuman dan tissue.
"Jangan banyak-banyak makan sambal nanti Lo sakit perut" peringat Andi.
Fitri hanya melongo melihat Kak Andi tersenyum manis di hadapan nya.
"Lo bilang suka Coklat, jadi gue beliin minuman coklat" Tambah Andi lagi
Fitri hanya mengangguk gugup, bingung harus merespon bagaimana.
Andi terkekeh kecil melihat wajah Fitri yang merah karena kepedasan belum lagi mulutnya yang melongo karena kebingungan.
Andi mengacak rambut Fitri pelan.
"Lo lucu banget sih" Gemas nya sambil terkekeh kecil.
Sedang kan Fitri yang mendapatkan perlakuan seperti itu tambah melongo. Bahkan Ely dan Mayang pun Ikutan melongo karena terkejut melihat perlakuan Andi terhadap Fitri.
"Jangan Lupa di lap ya keringat nya, Gue cabut duluan" Pesan nya pada Fitri.
Sedangkan Fitri hanya mengangguk cengo.
"Mayang, Ely Gue cabut duluan ya" Sapa nya ke pada mayang dan ely.
Mendengar nama nya di sebut, Mayang dan Ely pun tersadar dari lamunan Mereka.
"Eh.. Iya kak" Jawab Mayang dan Ely berbarengan.
Lalu Andi pun pergi meninggalkan Kantin sambi terkekeh kecil.
"Gila lucu banget sih tuh cewek, Gemes banget Gue lihat nya" Gumam Andi gemas sambil berlalu pergi.
Sedangkan Mayang dan Ely berteriak heboh.
"Gila.. gila.. gila, apa-apaan tadi itu, Gue nggak salah lihat kan?" Heboh mayang.
"Ly coba cubit Gue, kayak nya barusan Gue ngehalu" Tambah Mayang sambil mengulurkan tangan ke arah Ely.
Ely langsung mencubit Mayang "Aww pelan-pelan donk nggak kira-kira Lo kalau nyubit" Kesal mayang sambil mengusap tangan nya.
"Lo nggak Halu May, Gue juga lihat" Kata Ely yang sedang menatap Fitri penasaran.
__ADS_1