
"Mbak yang nganter Kamu pulang tadi siapa?" Tanya Adikku penasaran.
Aku tersenyum kecil "Pacar Mbak dong!" Jawabku bangga, tanpa mengalihkan pandanganku dari novel yang ku baca.
"Itu yang Kata Mbak ganteng, heh masih gantengan juga Andre" Ucap Adikku sambil menonton film Anime dari laptop ku.
"Yaampun Dek, Jelas Gantengan pacar Mbak lah, Kamu mah cuma butiran debu" Ujarku lalu terkikik pelan.
Andre yang mendengarnya langsung kesal. "Awas kamu Mbak, Andre Aduin ibuk Kamu pulang sekolah sore terus, karena keluyuran sama pacar Kamu" Ucap Adikku mengancam.
Aku menyeringai "Yaudah aduin aja, berarti ayam bakar yang Mbak taruh di dapur itu, Mbak makan sendiri aja, Kamu makan aja pake sayur kangkung sana!" Ucapku balas mengancam.
Andre langsung cemberut "Iihh kok gitu, katanya itu beliin Andre" Sungut Adikku tidak terima.
"Ayam nya kan yang beliin pacar Mbak, Kamu kan nggak suka sama dia, yaudah jangan Kamu makan!" Ucapku lalu tersenyum kecil.
"Andre kan nggak bilang nggak suka" Sungut Adikku lalu cemberut.
"Tadi katanya mau ngaduin ke ibuk, berarti kan Adek nggak suka" kataku menyindir.
"Yaudah deh nggak jadi Andre aduin, tapi ayam nya buat Andre ya, katanya kan tadi Mbak udah makan di luar" Ujar Adikku menawar.
"Tadi siang kan Mbak nggak makan, jadi anggep aja yang tadi makan siang, perut Mbak masih mampu nampung makanan untuk makan malam" Kataku sambil tersenyum jahil.
"Iihh nggak boleh gitu masa Mbak makan enak sendiri, Andre disuruh makan sayur kangkung nggak Adil itu namanya!" Sungut Adikku kesal.
"Bodo!" Kataku sambil meleletkan lidah.
"Mbaaakkkk" Ucap manja Adikku sambil menggoyangkan lenganku. Sedangkan Aku hanya terkekeh kecil melihat kelakuan nya.
Sayup sayup Aku mendengar, lagu kyuhyun yang Aku jadikan nada dering ponselku berbunyi.
"Dek ambilin ponsel Mbak di kamar kayaknya ada yang telepon" Perintahku pada Adikku.
"Tapi Ayam nya buat Andre ya?" Pinta Adikku sambil memasang wajah memelas.
"Iya udah iya, cepetan ambil keburu mati teleponnya" Perintahku lagi.
"Oke!" Ucap Adikku semangat. Dengan cepat Andre berlari ke arah kamar Fitri. Tanpa melihat siapa yang menelepon, Andre langsung mengangkat nya.
__ADS_1
"Halo, tunggu bentar ya, Mbak saya lagi diruang tengah" Ucap Andre, lalu tanpa mendengar jawaban dari seberang telepon, Andre langsung berlari cepat keruang tengah.
"Nih Mbak ponselnya" Ujar Adikku sambil mengulurkan ponsel kearahku.
"Siapa yang telepon?" Tanyaku sambil meraih ponsel dari tangan nya.
"Nggak tahu, nggak ada suaranya!" Ucap Adikku cuek. Lalu Andre langsung beralih pergi ke dapur untuk mencari ayam bakar faforit nya.
Aku melihat ID telepon, ternyata Kak Andi yang menelepon. 'Halo Kak' Sapaku senang.
'Halo sayang' Jawab Andi lembut, sontak Fitri langsung senyum senyum tidak jelas mendengar Andi menyebutnya sayang.
'Maaf tadi ponselnya lagi di charger dikamar, pasti lama ya diangkatnya' Ucapku meminta maaf.
'Iya nggak apa apa, tadi yang angkat Adik Kamu ya?' Tanya Andi penasaran.
'Iya' Jawabku pelan.
'nggak sempat ketemu ya tadi, Abis udah kesorean Aku jadi nggak bisa mampir, padahal Aku penasaran banget pengen ketemu Adik Kamu' Ujar Andi.
'Iya nggak apa apa lain kali kan masih bisa ketemu, tapi tadi sebenarnya Dia lihat kakak dari kaca jendela kamarnya' Ujar Ku memberi tahu.
Aku tersenyum kecil 'Katanya Kakak nggak lebih ganteng dari Andre' Ujarku lalu tertawa.
'Waduh! jangan jangan tadi Aku kelihatan buluk banget ya' Ucap Andi lalu tertawa.
Aku yang mendengarnya langsung tertawa 'Hahaha mana mungkin Kakak buluk, Kakak nggak mandi selama seminggu aja pasti tetap kelihatan ganteng' Ucapku merayu.
'Heleh Kamu bisa aja ngomong nya, coba Aku beneran 1 minggu nggak mandi Kamu pasti langsung kabur' Sungut Andi tidak percaya.
Sontak Aku semakin tertawa 'Mana mungkin Aku begitu' Jawabku menyangkal.
Andi mendecih pelan 'Cih bohong banget!' Ujar Andi tidak percaya. Dan Aku hanya tertawa.
'Oh iya Fit, Kamu udah lihat Foto yang Aku kirim belum?' Tanya Andi mengalihkan pembicaraan.
'Foto Apa?' Tanya Fitri tidak tahu jika Andi mengiriminya Foto.
'Coba check Wa Kamu sekarang' Pinta Andi.
__ADS_1
Fitri menurut, tanpa mematikan panggilan mereka Fitri membuka Wa nya. Ternyata benar ada 20 pesan baru dari Andi, dan setelah Fitri membukanya ternyata semua isinya adalah Foto Andi dengan berbagai gaya, di beberapa tempat.
'Apa nih? Tumben banget Kakak kirimin Aku banyak Foto kakak gini, biasanya kirim 1 Foto aja susahnya minta ampun' Tanya ku heran, biasanya setiap kali Fitri meminta Andi mengirimi Foto, Andi selalu beralasan malu karena tidak bisa berpose. Tapi Foto yang barusan Andi kirimini terlihat sekali Andi sangat handal berpose di kamera.
'Ekhem Ekhem' Andi berdehem sebentar.
'Dari pada Kamu jadiin Foto lelaki lain sebagai wallpaper ponsel Kamu, lebih baik Kamu jadiin Fotoku saja yang jadi wallpaper' Ujar Andi pelan.
'Kenapa begitu?' Tanya Fitri tidak mengerti.
'Aku nggak suka bayangin setiap kali Kamu buka ponsel, terus yang kamu lihat Foto lelaki lain' Ucap Andi kesal.
Aku terkikik geli 'Kakak cemburu?' Tanya Fitri tepat sasaran.
'Enggak lah ngapain juga cemburu sama lelaki dari dunia fantasi begitu' Jawab Andi dengan nada kesal. Fitri menahan tawa tidak ingin Andi kesal karena dia tertawakan.
'Kok dunia Fantasi sih Kak, mereka itu ada di dunia nyata loh, cuma beda negara saja' Kataku ingin menggoda Kak Andi.
'Apanya yang nyata, kalau cuma bisa di lihat dari gambar dan video saja, itu sama aja dengan dunia Fantasi!' Ujar Andi berapi api.
Aku yang mendengarnya langsung terkikik geli 'Kamu ngetawain Aku?' Tanya Andi kesal mendengar suara tawa Fitri meski pelan.
'Hehehe maaf, habis Kakak yang cemburu lucu sih' Ucap ku sambil tekekeh pelan.
'Kan udah Aku bilang, Aku nggak cemburu!' Ucap Andi menyangkal.
'Cih padahal jelas banget cemburu, tapi masih aja nggak mau ngaku' Batinku lalu tertawa pelan.
'Iya iya Aku percaya' Kataku sambil tersenyum.
'Bagus lah kalau percaya' Ujar Andi pelan.
'Tapi kak, wallpaper kan cuma butuh 1 Foto kenapa Kakak kirim sampai 20 Foto?' Tanya Fitri heran.
'Yah nggak apa apa, mungkin aja kalau Kamu lagi ada waktu luang, lebih baik Kamu lihat Fotoku yang nyata ada di hidup Kamu. Dari pada Foto foto lelaki dari dunia fantasi yang ada di ponsel Kamu itu' Jawab Andi sedikit kesal saat mengingat lagi begitu banyak foto lelaki tampan di ponsel Fitri.
Sontak Fitri langsung tertawa 'Hahahahaha kakak lucu banget sih cemburunya' Ujar Fitri sambil tertawa.
Andi yang mendengar nya langsung kesal 'Udah Aku bilang, Aku nggak cemburu!'
__ADS_1