
2 bulan kemudian.
Hari ini adalah hari pertama Ujian akhir semester. Karena hari ini ada Ujian matematika yang sangat menguras otak dan energi membuat Fitri, Mayang dan Ely jadi sangat kelaparan. Setelah Ujian berakhir mereka memilih pergi ke rumah makan soto babat, untuk mengisi kembali energi yang terkuras habis. Bagi mereka makan yang pedas pedas selalu ampuh untuk memulihkan energi.
"Gimana May Ujian tadi?" Tanya Fitri pada Mayang yang sedang menikmati soto Betawi nya.
"Pusing Gue hari pertama udah ketemu matematika aja, Gue belajar matematika dari Tk tapi sampai sekarang tetap aja kesusahan" Keluh Mayang sambil mengelap keringatnya karena kepedasan.
"Matematika itu sama kayak bahasa Inggris, yang meskipun udah dipelajari dari SD tetap aja nggak bisa bisa, cuma orang orang pintar yang bisa menguasai matematika dan bahasa Inggris" Sahut Ely menyetujui betapa sulitnya matematika.
"Yaelah apa kabar sama pelajaran bahasa Indonesia, sekalipun itu bahasa negara sendiri tetap aja susah dapat nilai bagus" Tambah Fitri lagi.
"Itu cuma namanya aja Fit bahasa Indonesia isinya nya mah rumit, pemahaman nya justru lebih sulit dari pada akuntansi" Ujar Mayang menimpali.
"Lo bener Akuntansi masih jauh lebih baik, meskipun banyak angka masih bisa dipahami" Ucap Ely setuju.
"Intinya tetap saja jadi pelajar itu sulit, kepala cuma 1 tapi yang harus dipelajari banyak" Ujar Fitri menimpali.
"Lo benar belum lagi setiap mata pelajaran selalu kasih tugas, Gue sampai nggak sempat pacaran" Keluh Ely lagi.
Fitri langsung menoyor kepala Ely "Yaelah Elo masih sempat sempat nya mikirin pacaran" Ucap Fitri tidak habis fikir. Mereka sedang membahas pelajaran bisa bisanya Ely masih kepikiran tentang pacaran. 'Dasar otak playgirl memang beda' Batin Fitri tidak habis fikir.
"Di kehidupan selanjutnya Gue mau jadi batu aja" Ujar Mayang pelan.
"Lo lagi May jiwa mager Lo itu parah banget, lagian belum tentu masih ada kehidupan selanjutnya, bisa aja ini kehidupan terakhir Lo" Ucap Fitri lalu tertawa.
Mayang yang mendengarnya langsung kesal "Sialan Lo, ngeselin banget" Sungut Mayang kesal.
Sedangkam Fitri yang melihat Mayang kesal hanya tertawa.
"Eh gimana kalau setelah Ujian kita selesai kita pergi main?" Usul Ely kepada kedua sahabatnya.
"Mau main kemana? lagi bokek Gue" Sahut Mayang tidak tertarik.
"Ke Waterboom, Kita naik motor aja cuma setengah jam dari sini, biaya masuk nya juga nggak mahal, nanti makannya biar Gue yang traktir deh" Ucap Ely merayu Mayang.
"Benar ya Lo traktir, awas aja Lo kalau bohong" Jawab Mayang setuju.
"Iya tenang aja, Lo gimana Fit setuju nggak?" Tanya Ely beralih menatap Fitri.
__ADS_1
"Siapa aja yang pergi?" Tanya Fitri
"Kita kita aja jangan ngajak cowok, ini khusus buat cewek" Jawab Ely
Fitri terlihat berfikir sebentar "Oke deh, Gue boleh ajak temen Gue nggak, nggak enak banget kan kalau Kalian berdua boncengan berdua tapi Gue sendiri" Pinta Fitri. Sepertinya lebih baik dia ajak Dayu saja, dengan begitu dia bisa bergantian menyetir motornya.
"Boleh bawa aja, tapi inget ya ini khusus acara cewek dilarang keras bawa pacar" Ujar Ely mengingatkan.
"Emangnya kenapa sih kok nggak boleh bawa pacar?" Tanya Mayang heran.
Fitri pun menatap Ely penasaran. Ely menyeringai licik "Ada deh yang jelas kalian berdua nggak akan menyesal, justru kalian pasti bakal berterima kasih ke Gue" Jawab Ely lalu tersenyum mencurigakan.
"Gue agak takut lihat senyum Lo ly" Ujar Mayang. Entah kenapa senyum Ely terlihat licik di mata Mayang.
"Terserah Lo aja deh ly, Gue juga udah lama nggak renang, olahraga air memang yang terbaik untuk tubuh dan jiwa" Ucap Fitri lebay lalu tersenyum.
"Tenang aja Fit, Gue jamin jiwa Lo akan jingkrak jingkrak sangking bahagia nya" Jawab Ely lalu tersenyum sombong.
"Ngeri banget Ly, kalau jiwa beneran bisa jingkrak jingkrak" Ujar Mayang ngeri. sedangkan Fitri hanya tertawa saja.
****
"Lumayan lancar, mungkin karena hari ini Ujian terakhir jadi lebih semangat ngerjain soalnya" Jawab Fitri Masih tetap menyandarkan kepalanya di bahu Andi.
"Baguslah kalau lancar" Ujar Andi sambil mengelus lembut rambut Fitri.
"Kakak sendiri gimana Ujian tadi susah nggak?" Tanya Fitri.
"Yah lumayan lancar, benar Kata Kamu mungkin karena hari ini ujian terakhir jadi terasa lebih mudah" Jawab Andi, Fitri menganggukkan kepalanya pelan.
"Oh iya Kak Sabtu ini Aku mau pergi main sama teman teman" Ujar Fitri memberi tahu.
"Mau main kemana?" Tanya Andi penasaran.
"Ke Waterboom, Ely yang ngusulin kesana untuk refreshing setelah ujian" Jawab Fitri.
"Siapa saja yang ikut?" Tanya Andi lagi.
"Kita cuma berempat Aku, Ely, Mayang dan Aku ajak Dayu juga" Jawab Fitri sambil tersenyum.
__ADS_1
"Cewek semua? Aku boleh ikut nggak?" Tanya Andi lagi.
'Kebetulan Gue juga butuh refreshing, bisa berenang sambil berpacaran bukankah itu sangat menyenangkan' Batin Andi senang, baru membayangkannya saja sudah membuat Andi tersenyum sendiri.
Fitri mengangkat kepalanya dari bahu Andi lalu menatap Andi. Dengan segera Andi menghilangkan senyuman nakal dari wajahnya.
"Nggak boleh!" Jawab Fitri lalu tersenyum.
"Kenapa nggak boleh?" Tanya Andi tidak terima, Andi sudah membayangkan yang iya iya. Tapi bayangannya langsung buyar saat mendengar penolakan Fitri.
"Ely bilang ini acara khusus cewek, di larang bawa pacar!" Tegas Fitri.
"Kok gitu, kalian disana mau ngapain sih sampai Aku nggak boleh ikut?" Tanya Andi heran.
"Ya renang lah kak, ngapain lagi di kolam renang kalo nggak renang" Sungut Fitri kesal.
"Yakin bukannya mau tebar pesona makanya nggak boleh bawa pacar?" Tanya Andi Curiga.
"Nggak lah, Aku kan udah punya kakak ngapain juga tebar pesona sama lelaki lain" Sangkal Fitri tersenyum, lalu menggandeng lengan Andi dan kembali menyandarkan kepalanya di bahu Andi.
"Benar ya?" Tanya Andi lagi.
"Iya sayangku" Rayu Fitri sambil tersenyum.
Sontak Andi langsung tersenyum senang. Fitri ini sangat jarang memanggilnya sayang, tapi setiap kali Fitri menyebutnya sayang, hati Andi langsung meleleh. Terkadang Andi merasa dia terlalu murahan di hadapan Fitri.
"Oke deh, tapi inget ya nggak boleh tebar pesona" Ujar Andi mengingatkan.
"Iya" Jawab Fitri.
"Di larang pakai pakaian yang terbuka" Ujar Andi.
"Iya, lagian Aku nggak pede pakai pakaian kayak gitu, biasanya juga cuma pakai kaos biasa" Ucap Fitri menyetujui.
"Di larang juga pakai celana pendek" Ujar Andi lagi.
"Hmm nggak nyaman kalau renang pakai celana panjang" Jawab Fitri ragu.
"Yaudah boleh tapi minimal celananya harus selutut, nggak boleh lebih pendek" Ujar Andi menoleransi.
__ADS_1
"Siapp Boss!" Jawab Fitri senang.