Fitria Si Gadis Berlesung Pipi

Fitria Si Gadis Berlesung Pipi
Part 13


__ADS_3

"Gue lagi nggak ada pacar Kak" Jawab Fitri malu.


Andi tersenyum senang "Bagus deh" Ucap nya senang. Fitri mendongak "Bagus kenapa Kak?" Tanya Fitri sambil menatap Andi.


"Berarti Gue masih ada kesempatan" Jawab Andi senang, sambil tersenyum manis.


Melihat senyum Andi membuat Fitri kembali menunduk malu. "Tapi yang Lo taksir pasti ada kan?" Tanya Andi lagi.


Fitri hanya mengangguk, Andi yang melihat nya langsung tersenyum. "Apa orang itu Gue?" Tanya Andi percaya diri.


Mendengar perkataan Andi Fitri langsung menatap Andi, sedangkan Andi sedang menatap Fitri lekat menantikan jawaban Fitri.


Fitri hanya mengangguk. Andi tersenyum lebar.


"Jangan cuma ngangguk aja Fit, jawab donk. Apa Lo suka Gue?" Tanya Andi lagi memastikan.


Dengan mengumpulkan keberanian nya Fitri kembali menatap Andi "Iya Kak, Gue suka sama Lo" Jawab Fitri berani.


Andi tersenyum "Oke Gue terima perasaan Lo" Kata Andi mantap.


"Hah?" Tanya Fitri cengo.


"Lo kan tadi bilang Lo suka sama Gue, yaudah Gue terima perasaan Lo" Jelas Andi lagi


"Gue masih belum ngerti maksud nya apa ya Kak" Tanya Fitri bingung.


Andi terkekeh kecil lalu menggenggam tangan kiri Fitri "Maksud Gue mulai hari ini kita pacaran" Jelas Andi percaya diri.


"Pacaran?" Tanya Fitri


"Iya, kenapa Lo nggak mau pacaran sama Gue?" Tanya Andi lagi.


"Eh bukan nya gitu Kak" Jawab Fitri panik.


"Berarti Mau kan?" Tanya Andi menuntut.


"Eh, Ah iya mau Kak" Jawab Fitri gelagapan.


"Hahahaha Lo manis banget sih" Ucap Andi tertawa lalu mengacak pelan rambut Fitri.


Sedangkan Fitri hanya tersenyum malu. Fitri tidak menyangka Andi mengajak nya pacaran. Meskipun menurut Fitri cara Andi mengajak nya pacaran sedikit Aneh. Tapi Fitri tetap bahagia.


'Akhirnya Gue punya pacar' Batin Fitri bersorak bahagia.


"Sebentar lagi kegiatan ekskul nya di mulai, ayo kita ke lapangan" Ajak Andi.


Andi berdiri, menaruh Gitarnya di tas gitar lalu menggendong nya di bahu kiri. Andi mengulurkan tangan kanannya kearah Fitri.


Fitri yang melihat uluran tangan Andi, dengan malu-malu meraih tangan Andi. Andi terkekeh kecil "Maksud Aku sampahnya Fitria, biar Aku yang buang" Kata Andi sambil tertawa kecil.

__ADS_1


Fitri yang ternyata salah paham menjadi sangat malu. Fitri langsung melepaskan tangan Andi. dan buru-buru memasukan bungkusan roti dan botol minuman mereka berdua ke dalam kantong plastik. Lalu sambil menunduk mengulurkan kantong plastik nya ke arah Andi.


"Ini Kak" Ucap Fitri malu.


Andi tersenyum meraih kantong plastik di tangan Fitri. Lalu berjalan kearah tempat sampah, yang tidak jauh dari mereka. Setelah membuang kantong plastik nya, Andi kembali mendekati Fitri yang masih duduk sambil menunduk malu.


"Ayo kita kelapangan" Ajak Andi sambil mengulurkan tangannya kembali kearah Fitri.


Fitri menatap uluran tangan Andi bingung, Dia ingin meraihnya tapi takut jika kali ini dia salah paham lagi , Fitri akan jadi bertambah malu.


Andi yang melihat Fitri kebingungan terkekeh kecil. "Tangan kamu Fit" pinta Andi.


Fitri tersenyum senang Kali ini tanpa ragu Fitri meraih dan menggenggam erat tangan Andi yang terulur untuk nya.


Setelah Fitri meraih tangan Andi dan berdiri Andi mengelus tangan Fitri yang menggenggam tangannya.


"Pengen banget ya Fit Aku gandeng, sampai erat banget genggam tangan nya" Goda Andi.


Andi fikir Fitri akan malu tapi dia justru menatap Andi tenang sambil tersenyum "Tentu saja harus Gue genggam erat, supaya Kakak nggak bisa Kabur dari Gue" Kata Fitri mantap.


"Hahahaha" Andi tertawa Fitri selalu tidak terduga terkadang dia seperti gadis yang sangat pemalu tapi seketika dia juga bisa menjadi gadis yang pemberani. Sepertinya hari-harinya mulai sekarang tidak akan membosankan.


"Jangan pake Lo Gue lagi donk Fit, kita kan udah pacaran mulai sekarang panggil aku kamu" Tegur Andi.


Fitri yang mendapatkan teguran tersenyum canggung "Hehehe maaf kak belum terbiasa" Kata Fitri.


Andi menggandeng tangan Fitri dan berjalan ke arah lapangan. "Atau panggil sayang juga boleh" Goda Andi.


"Sayang?" Goda Andi.


"Stop Kak" Ucap Fitri malu.


"Fitria sayang" Goda Andi lagi.


"Kaakkk..." Teriak Fitri malu sambil memukul pelan lengan Andi.


"Hahahahaha, Aduh iya iya Aku berhenti, kamu ini ya pacaran belum ada 15 menit tapi udah berani nganiaya pacar" Kata Andi sambil tersenyum menggoda.


"Kaakkk.... stop" Teriak Fitri tambah malu.


"Hahahahahha" Tawa Andi bertambah keras, wajah malu Fitri sungguh terlihat sangat menggemaskan untuk nya.


****


Fitri memasuki rumah sambil bersenandung kecil "Dekkk" Panggil nya.


"Adekkk" Teriak nya lagi. Tapi tidak ada sahutan


"Dedek.." Teriak Fitri lagi sambil mencari adiknya di segala penjuru rumah.

__ADS_1


"Apa sih mbak! nggak usah teriak-teriak" Sahut andre yang datang dari arah belakang.


"Abis nya Adek di panggilin nggak jawab" Kata Fitri cemberut.


"Dan stop panggil andre dedek, emang nya andre anak bayi apa di panggil kayak begitu" Tambah andre kesal.


Fitri tersenyum senang "lho Kenapa? orang imut gitu panggilannya" Goda Fitri sambil menjawil dagu adiknya.


"Imut dari Hongkong!" Kesal Andre sambil menyingkirkan tangan Fitri di dagu nya.


" Ututu adek siapa sih ini imutnya" Goda Fitri sambil mencubit pipi Adik nya.


"Jijik mbak nggak usah sok imut deh" Kesal Andre sambil menepis tangan Fitri di pipinya.


"Iya deh iya maaf" Kata Fitri dengan ekspresi wajah tanpa penyesalan.


"Cckk" Andre hanya berdecak kesal.


"Kamu lagi ngapain tadi dek di belakang?" Tanya Fitri.


"Benerin sepeda Andre, Rantenya lepas terus, kata pakde Gir sepeda nya minta diganti" Adu nya kesal.


"Yaudah bawa aja kebengkel ganti Gir yang beru" Kata Fitri.


" Beneran nih mbak?" Tanya Andre senang.


" Iya apalagi yang Kamu butuhin biar mbak beliin" Kata Fitri menawarkan.


"Serius?" Tanya Andre antusias.


"Iya, tenang aja Uang mbak Fitri banyak" Kata Fitri sombong.


'Cih padahal Uang Bapak ma ibuk' batin Andre tapi dia memilih diam, dari pada nanti mbak Fitri marah dan nggak jadi beliin bisa berabe.


"Kalo gitu ban sepeda andre depan belakang juga ganti yang baru ya mbak?" Pintanya berharap.


"Iya ganti aja semua yang baru" Ucap Fitri jumawa.


"Asyiikk" Kata Andre senang.


"Oh iya tadi kenapa mbak nyariin Andre" Tanya Andre.


"Oh iya hampir lupa" Kata Fitri lalu menunjukan bungkusan plastik ke hadapan andre.


"Wahhh apa ini mbak? bau nya enak banget!" Kata andre senang sambil meraih bungkusan plastik di tangan Fitri.


"Itu ayam bakar sama martabak spesial" Ucap Fitri sambil tersenyum.


"Wihhh mantap!" Kata andre senang.

__ADS_1


"Mbak beli ayam bakar untuk makan malam kita, terus itu martabak nya mbak beli 2 porsi nanti yang 1 porsi kamu anter kerumah Abah. buat abah sama Aak Jun" Kata Fitri menjelaskan.


"Oke siapp!" Andre menyetujui.


__ADS_2