
Sejak pagi tadi Fitri sangat gelisah. Fitri tidak tahu apa yang ingin Andi bicarakan dengan nya.
Meskipun mereka sudah lumayan dekat, tapi ini pertama kali nya Andi mengajak nya bertemu secara pribadi. Biasanya mereka bertemu saat sedang ekskul Voly, atau tidak sengaja berpapasan di dalam sekolah.
"Tumben banget Fit, hari ini nggak nongkrong didepan kelas?" Tanya Mayang sambil sibuk berkirim pesan dengan pacarnya.
"Lagi nggak mood Gue, lebih nyaman di kelas aja baca novel" Jawab Fitri beralasan.
"Tumben, biasa nya Lo stalking Ketua Osis setiap hari" Ucap Mayang mengejek.
"Hari ini Lagi malas Gue" Jawab Fitri beralasan. padahal sebenar nya Fitri sengaja menghindari Andi hari ini, Dia perlu mempersiapkan diri dan hatinya, untuk bertemu Andi setelah selesai kelas nanti.
"Yakin Lo, nggak biasa nya" Kata Mayang heran"Lo nggak ngelakuin kesalahan terus sengaja menghindari Kak Andi kan?" Tambah Mayang lagi.
Deg.. terkadang Mayang ini sangat peka disaat yang tidak tepat. "Enggak lah, Lo kan tau sendiri Gue selalu hati-hati setiap ngomong sama Dia" Ucap Fitri mengelak.
"Iya juga sih, Lo kan lebih bersikap hati-hati ke Kak Andi daripada ke Guru sendiri" Kata Mayang mengejek.
"Cckk sialan Lo" Umpat Fitri Kesal
"Hahahaha" Mayang hanya tertawa.
"Yaudah Gue mau ke kantin dulu, bebeb Gue ngajak makan" Kata Mayang.
"Iya pergi aja sana, jangan ganggu Gue" Kata Fitri Kesal.
"Iyee" Kata Mayang malas lalu pergi meninggalkan Fitri.
****
Sudah sejak 10 menit yang lalu Fitri memandangi punggung Andi dari belakang. Andi sedang duduk di kursi panjang di bawah pohon rindang. Terdengar alunan petikan gitar yang indah. Andi terlihat sangat menikmati permainan gitar nya. Suara petikan gitar Andi selalu membuat hati Fitri bergetar. Dengan perlahan Fitri memberanikan diri berjalan mendekati Andi, lalu berhenti tepat dihadapan Andi.
Melihat ada sepasang sepatu yang berdiri di hadapan nya, Andi menghentikan permainan gitarnya. Lalu mendongak keatas, Fitri terlihat sangat gugup berdiri di hadapannya.
"Sudah datang Fit" Sapa Andi sambil tersenyum manis.
Melihat Andi yang tersenyum manis padanya membuat rasa gugup Fitri sedikit berkurang.
"Maaf Kak, Gue kelamaan ya datang nya, tadi ada yang harus di bahas dulu sama ketua kelas" Jelas Fitri.
Andi tersenyum memaklumi "Iya nggak apa-apa Fit, Gue juga belum lama datang kok"
"Duduk dulu Fit, betah banget berdiri" Pinta Andi.
"Iya Kak makasih" Dengan Canggung Fitri duduk di samping Andi.
Andi meletakan Gitar nya di samping kiri nya. Lalu beralih menghadap Fitri, Andi menatap Fitri lekat.
Fitri yang memang sudah gugup sejak tadi menjadi tambah gugup karena Andi menatap nya lekat.
"Rileks Fit, Tegang banget Lo" Tegur Andi.
Fitri menggaruk belakang kepalanya lalu tersenyum canggung "Ada perlu apa ya Kak minta Ketemuan disini?" Tanya Fitri
Andi yang melihat Fitri sangat gugup justru merasa senang, karena Fitri yang gugup terlihat sangat manis dimatanya.
__ADS_1
"Santai Fit, nggak perlu terburu-buru Kita masih punya waktu 1 jam sebelum kegiatan ekskul dimulai" Kata Andi.
"Kenapa? Lo ada janji lain? atau nggak nyaman ngobrol sama Gue?" Tanya Andi.
Fitri yang di tanya seperti itu langsung gelagapan "Enggak Gue nggak punya janji lain kok Kak, Gue juga nyaman banget ngobrol sama Lo" Jawab Fitri cepat.
Andi terkekeh kecil "Lo manis banget sih Kalau lagi gugup gini" Ucap Andi membuat Fitri tersipu malu.
Andi membuka bungkusan plastik yang tadi dia bawa, lalu mengeluarkan 2 bungkus Roti dan 2 botol minuman.
"Temani Gue makan dulu" Perintah Andi Lalu memberikan 1 bungkus Roti dan 1 botol minuman Rasa coklat untuk Fitri.
"Ini Roti nya isi cokelat" Kata Andi memberi tahu, Karena Fitri pernah mengatakan dia sangat menyukai makanan rasa cokelat. Sedangkan untuk dirinya sendiri Andi membeli rasa keju.
"Iya kak makasih" Jawab Fitri menerima Roti dan minuman pemberian Andi.
"Kakak ngajak Gue kesini, cuma untuk temani Kakak makan Roti?" Tanya Fitri sambil mengigit roti nya.
mendengar perkataan Fitri Andi justru tertawa
"Hahahaha, Kenapa? nggak boleh kalo Gue ngajak Lo ketemu cuma untuk makan roti" kata Andi.
"Eh bukan Gitu maksud Gue Kak" Jelas Fitri gelagapan.
Andi hanya terkekeh kecil. "Tenang aja Gue minta Lo kesini bukan cuma buat temani Gue makan Roti kok" Jelas Andi.
"ada yang mau Gue omongin tapi itu nanti aja, sekarang kita isi tenaga dulu biar nanti ada tenaga waktu ekskul Voly" Jelas Andi.
"Iya kak" Fitri mengangguk setuju.
Setelah selesai memakan Rotinya Andi mengambil kembali gitarnya.
Fitri yang sudah selesai memakan rotinya mengangguk "Boleh Kak" setuju Fitri.
Andi tersenyum, Suara petikan gitar Andi mulai mengalun indah.
🎶 Andai engkau tahu...
Bila menjadi Aku, Sejuta rasa di hati...
Lama telah kupendam..
Tapi akan ku coba menyatakan...🎶
🎶 Ku ingin Kau menjadi milikku..
Entah bagaimana caranya..
Lihatlah mataku tuk memintamu..
Ku ingin jalani bersamamu..
Coba dengan sepenuh hati
Ku ingin jujur apa adanya.. dari hati.. 🎶
__ADS_1
deg deg deg jantung Fitri berdetak dengan cepat, lirik lagu ini kenapa Kak Andi menyanyikan lagu ini. lirik lagunya membuat Fitri menjadi berharap lebih.
🎶 Kini engkau tahu...
Aku menginginkanmu
tapi takkan ku paksakan..
Dan kupastikan..
Kau belahan hati bila milikku...
Aku ingin kau menjadi milikku
Entah bagaimana caranya...🎶
🎶 Lihatlah mataku tuk memintamu...
Aku ingin jalani bersamamu..
Coba dengan sepenuh hati
Ku ingin jujur apa adanya..
menarilah bersamaku,
capai bintang-bintang
Sambutlah diriku untuk memelukmu...🎶
Sepanjang lagu Andi menatap lekat Fitri sambil tersenyum padanya. Seolah mengatakan lagu ini menyampaikan isi hatinya untuk Fitri. Membuat Fitri tidak bisa menyembunyikan senyuman manisnya. Tiba-tiba saja fitri merasa sangat bahagia.
🎶Aku ingin kau menjadi milikku
Entah bagaimana caranya..
lihatlah mataku tuk memintamu...
Aku ingin jalani bersamamu
Coba dengan sepenuh hati
Ku ingin jujur apa adanya.. dari hati..🎶
Kini Fitria sudah terjatuh sepenuhnya, sudah sangat sulit bagi Fitri sekarang jika ingin melarikan diri dari Andi,Kini Andi sudah menguasai hati Fitri sepenuh nya.
Setelah selesai bernyanyi Andi kembali meletakkan gitarnya di sampingnya, lalu memusatkan perhatian sepenuhnya ke Fitri.
"Fit" Ucap Andi.
"Iya Kak" Jawab Fitri sambil menunduk malu.
"Ada yang mau Gue tanyain?" Kata Andi lagi.
"Tanya apa Kak?" Jawab Fitri masih menundukan kepala.
__ADS_1
"Lo punya pacar?" Tanya Andi.
Deg, Jantung Fitri berdetak sangat cepat. Kenapa Andi menanyakan ini padanya, 'Mungkinkah?' Tanya Fitri dalam Hati.