Fitria Si Gadis Berlesung Pipi

Fitria Si Gadis Berlesung Pipi
Part 70


__ADS_3

"Makan yang banyak ya Fitri" Ujar Mama Sekar ramah.


"Iya tante" Jawab Fitri tersenyum senang, sambil memakan semur ayam kesukaannya.


Andi mengambilkan sambal terasi, dan meletakkan nya dihadapan Fitri "Makasih Kak, tahu saja Aku lagi cari sambal" Ujar Fitri senang.


Andi tersenyum "Tentu saja mana mungkin Aku nggak tahu" Ujar Andi tersenyum manis.


"Bang ambilkan sayur terong nya dong!" Ujar Putri manja sambil menyodorkan piring nya, kebetulan sayur terong yang diinginkan Putri berada tidak jauh dari Andi.


"Ambil sendiri!" Ujar Andi tidak perduli.


Putri langsung menoleh ke arah Papa nya, yang sedang makan dengan tenang "Pa Abang nggak mau bantuin Putri" Adu Putri manja.


Papa Anjar menatap Andi "Ndi bantuin adek Kamu dulu" Ujar Papa Anjar pelan.


"Baik pa" Ujar Andi menurut, dengan terpaksa Andi menyendokan sayur terong yang diinginkan Putri ke piringnya, Andi memang paling menurut kepada Papa nya.


Putri tersenyum meledek ke arah Andi "Makasih Pa" Ujar Putri kepada Papa nya


"Gue yang bantuin ngambil, kok makasih nya ke Papa" Ujar Andi kesal.


"Kan lo mau ngambilin karena Papa yang minta" Ujar Putri tidak perduli.


Andi langsung melotot tidak terima, sedangkan Putri memeletkan lidahnya mengejek.


"Adek yang sopan sama Abang" Tegur Mama Sekar.


"Iya Ma" Jawab Putri sambil mengerucutkan bibirnya kesal.


Sedangkan Fitri hanya terkekeh kecil "Fitri setelah lulus rencananya mau kuliah di mana?" Tanya Papa Anjar.


Fitri menghentikan makannya "Inginnya sih ke Unila Om, cuma mungkin Aku akan coba daftar ke Universitas yang lain juga" Jawab Fitri sopan.


"Kenapa harus daftar ke Universitas yang lainnya juga?" Tanya Papa Anjar.


Fitri tersenyum malu "Nilaiku selama ini selalu pas-pasan Om, Aku nggak terlalu yakin bisa masuk Unila" Ujar Fitri malu.


Papa Anjar mengangguk mengerti "Tidak apa-apa yang penting Kamu sudah berusaha, tetapi Kamu juga harus memiliki kepercayaan diri jika Kamu pasti mampu" Ujar Papa Anjar memberikan dukungan.

__ADS_1


Fitri tersenyum senang "Iya Om, Terimakasih" Ujar Fitri


"Nggak apa-apa Nak, meskipun nggak masuk Unila. Yang terpenting Kamu bisa mengambil jurusan yang Kamu suka. Selain Unila Universitas yang lain juga lumayan" Ujar Mama Sekar.


"Iya Tante terimakasih" Ujar Fitri tersenyum manis.


Mama Sekar mengelus Rambut Fitri sayang, Mama Sekar memang sangat menyukai Fitri sebagai calon menantunya. Saat pertama kali Andi memperkenalkan Fitri sebagai kekasihnya, begitu melihat nya entah kenapa Mama sekar langsung suka. Bahkan Putri yang pada dasarnya selalu tidak menyukai gadis yang dekat dengan Abangnya, bisa sampai lengket sekali dengan Fitri. Mungkin dikarenakan mereka memiliki hobi yang sama, sehingga bisa cocok. Sedangkan Papa Anjar, meskipun keluarga nya merupakan orang kaya yang cukup terpandang di Kota ini, dia tidak pernah ikut campur akan dengan siapa anaknya berpacaran. Baginya yang terpenting Anak dan istrinya menyukainya, maka dia juga tidak akan menentang.


Setelah selesai makan Fitri membantu membereskan piring-piring kotor tersebut "Biar Aku yang cuci piring tante" Ujar Fitri


"Nggak usah Nak, nanti kalau Kamu pulang nya kemalaman bagaimana? Kasihan Adik Kamu sendirian di rumah" Ujar Mama Sekar.


Fitri menggeleng "Nggak apa-apa Tante, Aku sudah telpon Andre dia hari ini makan malam di rumah Abah, mungkin malam baru pulang" Ujar Fitri.


"Benarkah" Ujar Mama Sekar, Fitri langsung mengangguk.


"Baiklah jika begitu, Putri!!" Panggil Mama sekar.


"Iya Ma" Jawab Putri yang sedang menonton TV bersama Papa nya.


"Kesini dulu" Perintah Mama Sekar.


"Kamu bantuin Mbak Fitri cuci piring ya" Pinta Mama Sekar.


"Nggak apa-apa tante biar Aku sendiri saja" Tolak Fitri tidak enak.


"Iya Ma, nggak apa-apa Mbak biar gue bantuin" Jawab Putri tersenyum.


Fitri balas tersenyum "Baiklah" Jawabnya setuju


"Yasudah Mama pergi temani Papa Kamu nonton TV" Ujar Mama Sekar, lalu pergi menghampiri Suaminya. Sedangkan Andi sedang asyik bermain game di ruang TV.


"Yuk dek" Ajak Fitri sambik membawa Piring kotor ke wastafel, Putri menurut dan ikut membantu membawa beberapa gelas kotor.


Setelah selesai mencuci piring Fitri berpamitan pulang. "Makasih ya tante untuk makan malam nya hari ini, masakan tante enak sekali" Puji Fitri kepada Mama Sekar.


Mama Sekar tersenyum "Kamu ini bisa saja mujinya" Ujar Mama Sekar.


Mama Sekar memberika kotak makanan kepada Fitri "Apa ini tante?" Tanya Fitri

__ADS_1


"Semur ayam kesukaan Kamu, hari ini Tante sengaja masak banyak. Kamu bawa pulang untuk di makan bersama adik Kamu" Ujar Mama Sekar.


"Nggak perlu tante Aku sudah merepotkan tante disini, masa pulang masih di bawakan makanan juga" Tolak Fitri tidak enak hati.


"Nggak apa-apa Tente memang sengaja kok masakin untuk Kamu" Ujar Mama Sekar


"Nggak apa-apa ambil saja Mbak" Ujar Putri yang masih bergelayut manja di lengan Fitri.


Fitri menatap Andi, Andi mengangguk meminta nya untuk menerima.


Fitri akhirnya menerima kotak makanan tersebut "Terimakasih Tante, Andre pasti senang bisa makan enak masakan Tante" Ujar Fitri tersenyum manis.


"Syukurlah jika kalian suka" Ujar Mama Sekar tersenyum.


"Kalau begitu Fitri pamit ya tante" Ujar Fitri pamit


"Iya hati-hati di jalan nya ya nak" Ujar Mama sekar


"Iya Tante" Jawab Fitri tersenyum.


"Hati-hati bawa motor nya Ndi, jangan kebut-kebutan" Pesan Mama Sekar kepada Putranya.


"Iya Ma" Jawab Andi.


Andi memakaikan helm untuk Fitri, setelah itu Fitri melambaikan tangannya ke arah Mama Sekar dan Putri.


Fitri memeluk erat pinggang Andi "Kak, Kakak besok sibuk nggak?" Tanya Fitri


"Enggak, memangnya kenapa sayang?" Tanya Andi.


"Emm itu Mayang sama Ely ngajak main bersama, itu juga kalau Kakak ada waktu" Ujar Fitri.


"Tentu saja, untuk Kamu pasti selalu ada waktu" Jawab Andi langsung setuju.


Fitri tersenyum manis di balik helm nya "Kata Ely Kakak sekalian ajak teman-teman Kakak juga. Sudah lama kan Kita nggak main bersama" Ujar Fitri.


"Baiklah nanti biar Aku telepon mereka, mereka juga pasti senang bisa main bersama setelah sekian lama" Ujar Andi.


"Iya Kak" Ujar Fitri senang.

__ADS_1


__ADS_2