Fitria Si Gadis Berlesung Pipi

Fitria Si Gadis Berlesung Pipi
Part 33


__ADS_3

'Lo nggak salah apa pun, semua ini kesalahan Gue, Maaf Gue pernah ninggalin Lo tanpa alasan' Ujar Fitri lirih.


'Ri yang Gue butuhin bukan permintaan maaf Lo, yang Gue butuhin adalah penjelasan dari Lo' Ucap Ahmad tidak mau menyerah.


'huufftt' Fitri menghela nafas berat


'Ahmad Gue benar benar minta maaf, Gue nggak bisa jelasin apapun sekarang. Buat Gue saat itu juga adalah luka terbesar yang pernah Gue alami. Gue tahu Lo pasti juga terluka karena Gue, tapi Gue benar benar nggak bisa kasih tahu Lo apa alasan nya. Gue harap Lo mau ngerti' Ujar Fitri Lirih.


'Tapi Ri...' Belum sempat Ahmad melanjutkan Kalimat nya tapi Fitri sudah lebih dulu memotong perkataan nya.


'Mad maaf banget, Gue tetap nggak akan jelasin apapun. Udah malam Gue tidur dulu ya, lain kali kita ngobrol lagi' Ucap Fitri pelan mengakhiri pembicaraan mereka.


'Ri Gue..' Tuuttt tuuutt tuuutt Riri menutup panggilan nya. Ahmad menatap ponsel nya hampa, seperti nya Ahmad sudah mengungkit hal yang salah. Dia seharus nya sedikit lebih bersabar, bagaiman jika setelah ini Riri jadi tidak mau berhubungan dengan nya lagi, Batin Ahmad khawatir.


Ahmad membaring kan tubuh nya di kasur, Lalu menutup matanya dengan lengan kiri


"Bego banget sih Lo Mad, susah payah bisa ketemu Riri lagi, malah Lo hancurin sendiri" Rutuk Ahmad kesal


Emosi sesaat nya membuat dia kehilangan akal. Sekarang dia hanya bisa berdoa semoga Riri masih mau berhubungan dengan nya. Ahmad bisa gila jika sampai Riri membenci nya sekarang.


Sedangkan Fitri di kamar nya membenam kan wajah nya di bantal "Hikss.. hiks... Raya hiks.. Gue kangen Lo hiks.." Pembicaraan nya malam ini dengan Ahmad membuat nya kembali mengingat bagaimana tragisnya kepergian sahabatnya dan juga mengingat kejadian buruk yang menimpanya. Kedua alasan ini lah yang membuat nya memutuskan Ahmad secara sepihak lalu pergi. Bagaimana bisa Fitri menjelaskan alasan nya kepada Ahmad, itu sama saja dengan membuka luka lama nya kembali.


****


"Sorry May, Ly Gue telat" Ucap Fitri menyesal.


"Nggak apa apa kita juga belum lama kok sampe nya" Ujar Mayang memaklumi.


Mereka memutuskan untuk bertemu di pom bensin sebelum berangkat ke Waterboom.


Ely melirik Dayu yang berdiri di belakang Fitri, Fitri yang paham arti lirikan Ely langsung menarik tangan Dayu untuk berdiri sejajar dengan nya.

__ADS_1


"Kenalin ini Dayu sahabat Gue dari kecil, dan Dayu kenalin ini Ely dan Mayang sahabat Gue yang sering Gue ceritain ke Lo" Ucap Fitri memperkenalkan mereka bertiga.


"Dayu.." Ujar Dayu memperkenalkan diri sambil tersenyum manis kepada Ely dan Mayang.


"Mayang" Ujar Mayang menyambut uluran tangan Dayu, Mayang menatap Dayu tanpa berkedip.


Ely yang melihat senyum Dayu langsung terpesona Ely menarik tangan Fitri pelan lalu berbisik "Gila cantik banget teman Lo, Gue yang cewek aja sekali lihat langsung jatuh hati" Bisik Ely pelan.


Fitri terkekeh pelan, Dayu memang sangat cantik. Tubuhnya tinggi dan ramping, wajahnya mungil, bulu matanya lentik, bibirnya tipis, dan rambut hitamnya panjang sepinggang. Fitri sudah sering mendengar pujian betapa cantiknya Dayu. Karena ini lah Fitri hanya pernah 1 kali pacaran. Karena kebanyakan lelaki yang mendekati nya, setelah Fitri mengenal kan kepada Dayu mereka jadi beralih menyukai Dayu. Tidak jarang juga ada lelaki yang sengaja mendekati nya hanya untuk bisa dekat dengan dayu. Hanya Ahmad sajalah lelaki yang Fitri kenal yang tidak terpesona dengan kecantikan Dayu, Itu menjadi salah satu alasan Fitri menerima perasaan Ahmad dulu. Tapi meskipun begitu Fitri tidak kesal sama sekali, Fitri justru berterima kasih. Karena keberadaan Dayu justru membantu menyeleksi mana lelaki yang sungguh tulus dan tidak. Untuk Andi Fitri belum sempat mengenalkan nya.


"Yaudah yuk berangkat, keburu siang" Ajak Fitri kepada ke 3 sahabat nya. Mereka mengangguk setuju.


🦋🦋🦋


"Wah Akhirnya sampai juga, nggak sabar Gue pengen nyebur" Ujar Mayang semangat. Melihat hamparan Air biru yang begitu menggoda.


"Ganti baju May, nggak sabaran banget sih" tegur Fitri.


"Mungkin di kehidupan sebelum nya Mayang ini seekor bebek, yang langsung kegirangan begitu lihat Air" Ucap Ely mengejek Mayang.


Mayang langsung mengerucutkan bibir nya kesal "Sialan Lo Ly" Sungut Mayang kesal.


Sedangkan Aku dan Dayu hanya terkekeh saja melihat kelakuan Mayang dan Ely.


"Temen Lo lucu juga ya" Bisik Dayu pada Fitri.


Fitri terkekeh pelan "Lucu dari hongkong, yang benar mereka berdua itu somplak" Ujar Fitri lalu tertawa.


Merasa sedang di tertawakan Mayang dan Ely langsung menatap Fitri tajam.


"Apa?" Tanya Fitri pura pura polos.

__ADS_1


"Lo barusan jelek jelekin kita ke Dayu kan?" Tuduh Ely tepat sasaran.


"Gue nggak bilang apa apa" Sangkal Fitri tidak mau mengaku.


"Ngaku aja Lo Fit, Ekspresi Lo tadi itu jelas banget ngejek" Tuduh Mayang.


"Perasaan Lo aja kali" Ujar Fitri lalu pergi meninggalkan ke 3 sahabat nya.


"Fit mau kabur kemana Lo" Panggil Ely.


"Ganti baju lah" Teriak Fitri sambil berjalan menuju ruang ganti.


Dayu terkekeh kecil "Udah yuk kita juga ganti baju" Ajak Dayu menggandeng Mayang dan Ely menuju ruang ganti.


Setelah selesai ganti baju mereka langsung menuju kolam renang.


"Wuaaahhhh gila kok hari ini banyak banget roti sobek bertebaran" Ujar Mayang takjub.


Ely menyilang kan kedua tangan nya di dada "Udah Gue bilang kan kalian pasti suka" Ujar Ely sombong.


"Lo emang yang terbaik Ly, mata Gue jadi seger banget rasanya" Ucap Fitri senang sambil menatap kakak kakak mahasiswa yang sedang praktik renang.


"Berterimakasih lah kalian ke Gue, Setelah selama seminggu lebih pusing ngadepin Ujian, sekarang bisa dapat suguhan yang bisa menghilangkan stress dan menyegarkan mata" Ucap Ely sombong.


"Hebat banget Lo ly, tahu aja kita butuh pemandangan indah untuk pemulihan otak dan jiwa" Ujar Dayu kagum.


Ely langsung merangkul bahu Dayu "Makanya mulai sekarang sering sering main sama Gue, Gue jamin pemandangan kaya gini akan sering Lo temui" Rayu Ely pada Dayu.


"Nggak usah Lo pengaruhin yang nggak bener deh Ly, pawang nya Dayu itu luar biasa pencemburu. Bisa di bantai Lo kalau ketahuan ngajakin Dayu liat roti sobek lelaki lain" Ujar Fitri memperingati.


Ely mendecih pelan "Penakut banget sih Lo Fit, tenang aja Dayu Gue ini ahli, Laki Lo pasti nggak bakal tahu" Rayu Ely lagi. Sedangkan Dayu hanya tertawa melihat Fitri dan Ely saling menatap sengit.

__ADS_1


__ADS_2