Fitria Si Gadis Berlesung Pipi

Fitria Si Gadis Berlesung Pipi
Part 34


__ADS_3

Mereka berempat memilih duduk di pinggiran kolam dengan kaki yang setengah terendam. Mereka memilih kolam renang, yang tepat bersebelahan dengan para mahasiswa yang sedang praktik renang.


"Menurut Lo mana ganteng yang mana?" Tanya Mayang pada Ely.


"Dari pada yang ganteng, Gue lebih suka yang seksi. Lo liat lelaki yang pakai celana biru itu, badan nya bagus banget, kulit coklat nya juga eksotis belum lagi wajahnya Laki banget! tipe idaman Gue banget" Ujar Ely semangat sambil menatap lelaki yang disebut nya seksi.


"Lo biasa aja dong Ly natap nya, jangan pasang muka mupeng gitu. Malu kalau ada orang yang lihat" Ujar Fitri malu. Mayang dan Ely dengan terang terangan menatap mahasiswa yang sedang praktik di kolam renang sebelah mereka. Fitri juga merasa yang di tatap menyadari jika ada gadis gadis yang sedang memperhatikan mereka.


"Emang nya kenapa sih Fit, biarin aja kalau ketahuan, siapa tahu kita beruntung malah bisa kenalan" Ujar Mayang semangat.


"Benar banget, Gue rencana nya mau godain abang seksi itu" Ucap Ely senang.


"Kalau Gue suka yang pakai celana merah, lihat deh Fit ganteng gila parah" Ujar Dayu heboh.


"Kok Lo ikut ikutan sih Yu, jangan malu maluin inget Rayan woy!" Ujar Fitri mengingat kan


Dayu berdecak kesal "Cckk ngapain? dia aja sering jelalatan kalau liat cewek cantik" Ujar Dayu tidak perduli.


Fitri memijat kepala nya pelan, mereka yang ganjen kenapa justru Fitri yang merasa malu.


"Kita kan kesini buat renang bukan buat cari lelaki" Ujar Fitri kesal.


"Inget ya kita semua itu udah punya pawang masing masing, harus setia!" Ucap Fitri mengingat kan ke 3 Sahabat nya. Tapi Ke 3 sahabat nya tidak memperdulikan kata kata Fitri.


10 Menit kemudian.


"Gila! Kakak yang itu mirip banget sama lee seunggi, apalagi senyum nya duh duh hati Gue meleleh rasanya" Ujar Fitri senang sambil meremas gemas baju Dayu yang duduk di sampingnya.


"Kok bisa sih semirip itu, tinggi badan, bentuk tubuh, wajah nya, senyuman nya itu lee seunggi banget. Jangan jangan dia saudara kembar lee seunggi yang terpisah" Tambah Fitri ngawur.


"Gue jadi pengen kenalan deh, Eh Ly apa Gue ajak kenalan aja ya?" Tanya Fitri antusias sambil menatap Ely.


Sedangkan Ely yang di tanya menatap Fitri cengo "Bukan nya Lo tadi bilang Gue nggak boleh mupeng ya, Tapi sekarang keliatan nya Lo yang kayak pengen makan orang sangking gemes nya" Jawab Ely menyindir.


"Gimana dong, abis mirip banget sama lee seunggi Gue kan jadi gemas" Ujar Fitri memasang ekspresi wajah seakan mengatakan "Apalah daya, hati Gue lemah kalau liat lelaki yang mirip idola"

__ADS_1


"Fit Lo kan tadi bilang nggak usah ganjen, tapi sekarang Lo malah mau ngajak kenalan?" Tanya Mayang ikut menyindir.


"Gue nggak ganjen kok May, Gue kan cuma mau kenalan aja. Kan bagus kalau punya banyak teman" Ucap Fitri beralasan.


"Siapa ya tadi yang bilang kalau kita udah punya pawang dan harus setia" Ucap Dayu sambil menatap Fitri menyindir.


"Nggak apa apa lah sekali-kali asal nggak ketahuan, lagian kita kan nggak berniat untuk selingkuh" Kata Fitri mencari pembenaran.


"Heh Fit Lo liat tuh si Rayan, selingkuh itu bukan karena ada niat, tapi karena ada kesempatan!" Ucap Dayu mengingat kan.


Mayang dan Ely mengangguk menyetujui perkataan Dayu


"Lo jangan nyamain Gue sama tukang selingkuh itu, Gue ini setia orang nya. Gue lebih milih putus dari pada selingkuh" Ujar Fitri tidak terima.


Dayu menggelengkan kepala menyerah menghadapi Fitri "Terserah Lo deh Fit!" Ujar Dayu masa bodo.


"Gue ke toilet dulu ya, panggilan alam ini udah nggak tahan" Ujar Mayang pamit, perut nya sudah sangat mulas. Mungkin efek sarapan dengan nasi goreng super pedas nya tadi pagi.


"Iya pergi aja sono, Gue masih mau ngeliat pemandangan indah" Jawab Ely tidak perduli. Sedangkan Fitri dan Dayu mengangguk setuju. pemandangan seindah ini, memang sangat sayang jika harus di lewatkan.


Tiba tiba ponsel Fitri yang dia letakan di dalam dompet anti Air berdering. Fitri mengambil ponsel yang tadi dia letakan di samping nya.


"Mampus Gue! jangan jangan dia punya indra ke 6" Ujar Fitri panik.


"Kenapa Fit?" Tanya Dayu heran melihat Fitri yang kelihatan panik.


Fitri menatap Dayu panik "Kak Andi telepon mana Video call lagi, Gimana nih?" Tanya Fitri panik.


"Udah angkat aja ngapain sih Lo panik, Lo kan cuma perlu setor wajah Lo aja, nggak bakal tahu dia kalo Lo lagi mupengin lelaki lain" Ucap Ely santai.


"Iya juga ya" Gumam Fitri pelan


Fitri langsung menerima panggilan video dari Andi. 'Halo kak' Sapa Fitri sambil tersenyum manis.


'Halo sayang' Jawab Andi manis.

__ADS_1


'Kamu udah sampai di Waterboom?' Tanya Andi penasaran melihat latar belakang Fitri seperti di tempat yang terbuka.


'Iya Kak, Udah dari 30 Menit yang lalu' Jawab Fitri


'Kamu masih inget kan pesan Aku kemarin?' Tanya Andi


'Masih kok kak, nggak boleh pakai pakaian terbuka, nggak boleh pakai celana pendek, nih lihat Aku cuma pakai kaos biasa dan celana selutut' Ujar Fitri sambil mengarahkan kamera pada baju dan celana nya.


'Siipp, Tapi kamu nggak lupa kan sama poin yang paling penting?' Tanya Andi sambil memicingkan mata.


Fitri sedikit panik, tapi dengan cepat mengatur ekspresi nya. 'Inget dong kak! Dilarang tebar pesona!' Ujar Fitri sambil tersenyum.


'Pintar' Ujar Andi senang melihat Fitri mengingat dengan baik peringatan nya kemarin.


"Ppfffttt" Ely dan Dayu menahan tawa. Fitri bukan hanya tebar pesona, dia bahkan sampai berniat mengajak kenalan lelaki lain. Jika Andi tahu entah apa yang akan terjadi pada Fitri.


Fitri langsung memelototi Ely dan Dayu.


'Suara apa itu tadi?' Tanya Andi penasaran.


Fitri lansung menatap Andi sambil tersenyum.


'Bukan apa apa kak, itu suara kakinya Ely yang lagi main air' Ujar Fitri beralasan.


Tapi bagi Andi itu tidak terdengar seperti suara air, tapi ya sudahlah mungkin dia salah dengar.


'Kakak lagi apa?' Tanya Fitri mengalihkan pembicaraan.


'Ah Aku lagi mau latihan band nih' Jawab Andi lalu mengarah kan kamera kesekeliling nya, terlihat banyak peralatan musik dan ada juga teman teman Andi yang sedang duduk sambil bermain ponsel.


'Wah yang semangat ya latihan nya' Ujar Fitri menyemangati.


'Pasti sayang' Jawab Andi tersenyum.


"Eh Fit lelaki ganteng yang Lo bilang mirip lee Seunggi itu, lagi ngeliat ke arah sini!" Teriak Mayang yang baru datang, tanpa tahu situasi.

__ADS_1


'Apa?' Tanya Andi berteriak sambil berdiri dari duduk nya.


Fitri menatap Andi takut "Mati Gue!" Gumam Fitri pelan


__ADS_2