
Aku mengambil kan segelas Air minum. Dan memberikan nya ke Dayu.
"Nih minum dulu, tenangin dulu diri Lo baru cerita lagi" Saranku Dayu terlihat kesulitan bercerita sambil menangis.
Dayu meminum habis Air yang Aku berikan, beberapa kali dia mencoba mengatur nafas nya, Agar bisa sedikit lebih tenang.
Setelah Dayu terlihat lebih tenang Aku baru bertanya lagi "Jadi gimana cerita keseluruhan nya" Tanya ku.
"Rayan bilang dia sakit, kata nya Anemia nya kambuh, dan minta Gue untuk temenin Dia di kos'n" Dayu berhenti bercerita Sejenak
"Gue bilang Gue baru bisa ke kos'n setelah pulang sekolah, Tapi karena Gue khawatir Dia lagi sakit tapi cuma sendirian akhirnya Gue bolos Hiks" Cerita Dayu sambil menangis lagi.
Aku hanya diam menunggu Dayu menyelesaikan cerita nya.
"Gue sampai belain beliin sate kambing buat Dia, Lo tau kan betapa susah nya cari orang yang jualan sate kambing di siang hari, Tapi setelah Gue sampai di sana Dia malah lagi di suapin makan sama cewek lain bayangin gimana perasaan Gue hiks.. hiks.. hiks" Cerita nya panjang lebar.
Aku mengusap-usap pundak nya menenangkan.
"Iya Gue tau, wajar kalo Lo marah, Rayan juga keterlaluan Bisa-bisa nya Dia terima suapan cewek lain" Kataku lagi.
"Karena itu Fit, Gue sakit hati banget hiks.." Adu nya.
"Iya itu sama aja Dia nggak ngehargain Lo" kataku lagi.
"Lo kan sering banget di selingkuhin Rayan, Kenapa Lo nggak nyerah aja kali ini" Saran ku.
"Gue nggak bisa Fit?" Katanya pelan.
"Kenapa?" Tanyaku nggak mengerti.
"Padahal bukan sekali dua kali Rayan nyakitin Lo?" Tanyaku lagi.
"Gue udah terlanjur Cinta banget sama Rayan, Udah 4 tahun kita bareng, Gue nggak bisa ngebayangin gimana masa depan Gue tanpa ada Dia" Jelasnya lagi.
"Gue masih nggak ngerti, kenapa Lo mau aja terus-menerus disakitin Dia" Kataku masih Tidak mengerti.
"Lo nggak ngerti karena belum pernah ngerasain cinta banget sama seseorang, selama ini Lo pacaran cuma berdasarkan rasa tertarik biasa" kata Dayu
Aku mengangguk mengakui pendapat Dayu
"Kelak kalo Lo Udah ngerasain Jatuh cinta Lo pasti akan paham apa maksud Gue sekarang" Tambah Dayu.
Aku hanya mengangguk mencoba memahami nya.
"Meskipun Rayan begitu, tapi Gue tahu Rayan beneran Sayang ke Gue" Katanya sedih.
" Dari mana Lo tahu Dia beneran Sayang sama Lo" Tanyaku.
"Semua perhatian yang Dia kasih ke Gue itu tulus, Gue bisa ngerasain semua itu" Kata Dayu sambil mengingat semua kenangan Dia bersama Rayan.
"Yaudah sekarang Lo tenangin diri Lo, jangan terlalu sedih, Kali ini Lo juga pasti bisa nyelesain permasalahan Lo sama Rayan" Hibur ku.
Dayu hanya mengangguk.
__ADS_1
Aku dan Dayu berbeda sekolah, Karena saat lulus Smp, Aku berhenti sekolah selama 1 tahun. Karena itu Saat ini Dayu sudah kelas 2 SMA. Aku sengaja memilih sekolah yang berbeda karena kebanyakan lulusan SMP ku dulu bersekolah di sekolah yang sama dengan Dayu. Entah kenapa Aku enggan untuk bertemu dengan teman-teman seangkatan ku dulu.
Sedangkan Rayan Setelah lulus SMK dia langsung di terima magang di salah satu Toko sepeda motor yang cukup besar di kota ini. Karena lokasi kerjanya lumayan jauh dari rumah Rayan memilih Untuk mengekos.
Setelah hampir 2 Jam Dayu dirumah ku Akhirnya Dayu memutuskan untuk pulang ke rumah.
****
Saat Aku tengah Asyik menonton drama Korea di laptop ku handphone ku berdering.
"Halo" Sapa ku.
"Halo, selamat malam Fitria" Sapa Andi lembut
Fitri langsung tersenyum, entah kenapa Fitri sangat suka Saat Andi memanggil nya Fitria dengan suara yang lembut.
"Selamat malam Kak Andi" Balas Fitri tak kalah lembut.
"Fitri lagi Apa?" Tanya Andi
"Biasa Kak lagi streaming drama Korea" Jawab Fitri.
"Lo benar-benar suka sekali ya nonton drama Korea?" Tanya Andi
"Hehehe iya Kak suka banget..!" Jawab Fitri semagat.
"Lo mirip banget sama adik Gue" Kata Andi.
"Kak Andi punya Adik?" Tanya Fitri memastikan
"Wahh.... Adik Kakak umur berapa" Tanya Fitri penasaran.
"Kelas 1 Smp" Jawab Andi.
"Gue juga punya Adek Kak" Beritahu Fitri
"Cewek juga?" Tanya Andi penasaran.
"Bukan, Adek Gue cowok, Setiap hari kerjaan nya main game terus" Cerita Fitri.
"Hahaha wajar lah, Gue juga kadang-kadang suka main game" Kata Andi
"Oh ya, Selain Game Apa aja yang Kakak suka?" Tanya Fitri penasaran.
"Gue suka nonton Boruto, Nyanyi, main gitar dan.." Andi menghentikan kalimat nya sejenak
"Gue juga suka Lo" Kata Andi menggoda.
deg, Fitri langsung berdebar mendengar perkataan Andi. "Kakak bisa aja, Gue jadi baper nih" Kata Fitri sambil tersenyum malu.
"Hahahaha Baper juga nggak apa-apa Gue suka" Goda Andi
"Hehehehe Hati-hati Lo kak nanti kalau Gue beneran baper, Lo sendiri yang repot" Kata Fitri memperingati.
__ADS_1
"Repot gimana?" Tanya Andi penasaran
"Yah bisa aja kan, Gue jadi ngejar-ngejar Lo sampai buat Lo risih" Kata Fitri menakuti Andi
"Ah masa sih, Gue kok malah jadi penasaran ya gimana rasanya di kejar-kejar cewek manis kayak Fitri" Goda Andi lagi
"Aduh Kak jangan sering-sering sebut Gue manis donk, Gue kan jadi malu" Kata Fitri sambil mengigiti boneka di tangan nya.
"Hahahaha Fitri yang lagi malu pasti manis banget ya, jadi pengen lihat Gue" Tambah Andi lagi.
"Aduh udah Kak, stop bisa baper beneran nih Gue kalo terus-terusan di bilang Manis sama cowok seganteng Lo" Balas Fitri
"Hahahahaha" Andi hanya tertawa.
"Lo bahkan nggak menyangkal ya waktu Gue bilang Ganteng" Kata Fitri menggoda.
"Hahahaha Gue kan Sadar diri Kalo Gue emang ganteng" Kata Andi bercanda.
"Wahh ternyata Lo punya sisi narsis juga ya" Kata Fitri menyindir.
"Hahahaha Gue masih punya banyak sisi yang nggak Lo tahu" Kata Andi tertawa
"Gue jadi pengen lihat sisi Kak Andi yang lain" Kata Fitri penasaran.
"Yakin Lo pengen tahu" Kata Andi.
"Yakin lah!" Kata Fitri semangat
"Nggak takut" Kata Andi
"Takut Kenapa Kak?" Tanya Fitri.
"Hmmm...... Takut tambah jatuh cinta mungkin" Goda Andi Lalu tertawa
"Hahahaha bisa aja Lo kak" Kata Fitri tertawa
Andi terkekeh kecil.
"Jadi beneran nih mau lihat sisi Gue yang lain?" Kata Andi memastikan
"Emangnya sisi apa sih yang mau Kakak tunjukin?" Tanya Fitri penasaran
"Sisi yang membuat Hati berdebar misalnya" Kata Andi
'Hati Gue udah lama berdebar buat Lo Kak' Batin Fitri
Fitri tersenyum "Gue malah jadi tambah penasaran kak" Kata Fitri.
"Fitria" Panggil Andi lembut
"Iya kak" Jawab Fitri tak kalah lembut
"Mau dengar Gue main gitar?" Tawar Andi.
__ADS_1
"Mau banget Kak" Jawab Fitri semangat.