Fitria Si Gadis Berlesung Pipi

Fitria Si Gadis Berlesung Pipi
Part 21


__ADS_3

Cih nggak ikhlas mujinya" Kata Fitri melengos sambil cemberut.


"Jangan cemberut gitu dong bibirnya, kalau masih cemberut juga, Aku cium ya itu bibir disini" Ancam Andi dengan nada serius.


Fitri langsung menunduk antara malu dan takut. "Udah yuk ke kelas nanti telat" Ajak Andi lagi menggandeng tangan Fitri menuju kelas mereka yang berhadapan. Fitri hanya mengangguk sambil tersenyum.


Sepanjang perjalanan mereka menuju kelas banyak mata yang menatap sambil berbisik bisik, Tapi Andi dan Fitri tidak perduli mereka tetap bergandengan tangan sambil tersenyum.


Sesampai nya di kelas Fitri Andi menghentikan langkahnya. "Udah sampai, cepat masuk kelas sebentar lagi bel masuk bunyi" Kata Andi sambil mengelus rambut Fitri. tanpa peduli banyak mata yang memandang. Tidak sedikit dari mereka yang memandang iri atau pun patah hati, mengetahui sang idola sekolah sudah memiliki pacar.


Fitri mengangguk "Iya Kak, Kakak juga masuk kelas" Jawab Fitri.


"Yaudah Aku ke kelas dulu ya, nanti siang ketemu di kantin ya kita makan bareng" Pinta Andi.


"Iya Kak" Jawab Fitri sambil mengangguk.


Andi tersenyum lalu beranjak pergi menuju ke kelas nya sendiri.


Saat Fitri memasuki kelasnya banyak dari teman teman nya yang menatap nya penasaran. Fitri yang merasa tidak nyaman langsung menegur mereka.


"Ngapain Kalian ngeliatin Gue sampai segitunya" Tegur Fitri tidak nyaman.


"Fit Lo pacaran sama Kak Andi" Tanya Nana penasaran.


Aku mengangguk "Iya" Jawabku percaya diri.


Seisi kelas langsung heboh "Wahh sejak kapan?" Tanya Nana antusias.


"Baru 1 minggu" Jawabku sambil tersenyum.


"Wah selamat ya, nggak nyangka Gue, ternyata Lo yang berhasil menangin hatinya, di antara banyak nya cewek di sekolah ini yang naksir Kak Andi" Kata Iren yang tiba tiba menyahut.


Entah kenapa meskipun Iren mengucapkan selamat padaku sambil tersenyum. Tapi Aku merasa sedikit tersinggung. Apa hanya fikiranku saja yang terlalu negatif.


"Iya makasih" Jawabku sambil tersenyum. Setelah itu banyak teman teman kelasku yang mengucapkan selamat. Aku hanya bisa mengucapkan terima kasih sambil tersenyum.


"Wah Fit Udah berani terang terangan ya kalian sekarang?" Ucap Ely sambil tersenyum menggoda.


Aku tersenyum "Kak Andi sendiri yang mau, Dia tadi nungguin Gue di parkiran. Terus katanya Dia sengaja nungguin Gue dari pagi supaya bisa ke kelas bareng. sambil nunjukin kalau kita sudah jadian" Jelasku bahagia.


"Wah nggak nyangka Gue, Kak Andi bisa kayak gitu. Kayak nya Dia Udah benar benar kepincut sama Lo Fit" Timpal Mayang menggoda.

__ADS_1


"Harus dong, bisa gawat kalau Dia nggak beneran kepincut, saingan Gue kan di sekolah ini banyak" Ucap Fitri was was.


"Iya deh iya, Lo emang harus ekstra hati hati jangan sampai ada yang curi Andi dari Lo" Tambah Mayang lagi. Sedangkan Ely hanya mengangguk menyetujui.


🦋🦋


"Kakak cepat banget makan nya?" Tanyaku pada Andi yang sudah menyelesaikan makan siang nya, dan sibuk bermain handphone.


"Makan ku memang cepat, Kamu pelan pelan aja makan nya jangan terburu buru waktu istirahat masih lumayan lama" Kata Andi.


"Iya" Kata ku sambi melanjutkan memakan soto ku.


"Kakak lagi chatingan sama siapa?" Tanyaku yang merasa sedikit terganggu, karena dari tadi Andi sibuk bermain handphone.


Andi tersenyum menatapku.


"Sama anak anak Osis di grup, pada heboh nanyain hubungan kita" Jelas nya.


"Kenapa? mereka nggak suka ya Kakak pacaran sama Aku?" Tanyaku penasaran respon teman teman nya tentang hubungan Kita.


"Nggak Kok, Kamu tenang aja respon mereka baik banyak yang ngucapin selamat" jelasnya


"Serius sayang, lagian kenapa juga mereka harus nggak suka sama Kamu, kamu kan cantik dan manis. Sekalipun mereka nggak suka Aku tetap nggak perduli, ini kan hidupku mereka nggak ada hak ikut campur urusan Kita" jelas Andi menenangkan.


Aku tersenyum lega mendengar nya. "Aku juga nggak perduli apa kata mereka, yang aku perduliin itu kakak, pendapat orang lain nggak penting untuk Aku" Katak Fitri tersenyum manis.


"Bagus! Kamu harus selalu ingat itu jangan dengerin omongan orang lain, kamu hanya perlu percaya sama Aku" Pinta Andi


"Kakak juga harus lebih percaya sama Aku!" Pinta Fitri tidak mau kalah.


"Pasti" kata Andi sambil mengelus rambut Fitri lembut. Yang mereka tidak tahu, masa depan itu tidak bisa di tebak. kelak janji janji mereka saat ini lah, yang bisa menjadi bumerang bagi diri mereka sendiri.


"2 Bulan lagi ujian semester Akhir kenaikan kelas, Kamu Udah ada persiapan belum?" Tanya Andi pada Fitri yang baru saja menyelesaikan makan nya.


"Masih 2 bulan Kak, santai saja" Jawab Fitri santai.


"2 bulan itu waktu yang sebentar loh, Kamu nggak boleh terlalu Santai" Peringat Andi.


"Iya iya, nanti Aku belajar" Jawab Fitri sambil menyeruput es teh nya.


Andi yang melihat Fitri terlalu santai menggelengkan kepalanya "Untung sayang" Gumam Andi pelan yang masih terdengar samar oleh Fitri.

__ADS_1


"Kakak bilang apa barusan?" Tanya Fitri menatap lekat Andi.


Andi tersenyum "Aku bilang, Aku sayang Kamu" Jawab Andi beralasan.


Fitri memicingkan matanya menatap Andi Curiga "Tadi kalimatnya terdengar lebih pendek" Kata Fitri Tidak percaya.


"Kamu salah dengar" Sangkal Andi, sambil mengalihkan pandangannya ke arah lain.


"Kakak barusan nggak ngatain Aku kan?" Tanya Fitri curiga.


"Nggak mungkin sayang, mana mungkin Aku ngatain Kamu" Sangkal Andi sambil tersenyum manis Agar Fitri berhenti mencurigainya.


Melihat senyuman manis Andi membuat Fitri luluh. "Yaudah kalau gitu" Kata Fitri menyerah.


Andi tersenyum "Gimana kalau mulai besok, Saat istirahat ke 2 Kita belajar bareng di perpustakaan?" Usul Andi.


Fitri berfikir serius, tadi pagi saat Dia ke perpustakaan banyak novel komedi romantis yang baru sampai. Jam istirahat ke 2 adalah waktu Fitri membaca novel faforit nya.


"Harus banget Kak belajar bareng?" Tanyaku ragu.


"Iya harus dong sayang" Kata Andi kekeh.


"Tapi nggak setiap hari kan?" Tanya Fitri, Bisa setres Fitri kalau harus setiap hari belajar bersama, setidaknya dalam sehari Fitri harus membaca sedikit novel faforit nya. Agar Otak nya yang pas pasan ini tidak terlalu banyak beban.


"Tentu saja, Setiap Hari selama di sekolah" Kata Andi.


"Yah jangan setiap hari dong Kak, kalau setiap hari belajar kapan kita pacaran nya, Dan Sebagai Ketua Osis Kakak kan pasti sibuk banyak yang harus diurus" Keluh Fitri.


"Kita kan bisa pacaran sambil belajar, atau pulang sekolah kita bisa kencan sebentar. Kalau urusan Osis Aku bisa atur jadwal, nanti kalau nggak mendesak banget rapat Osis bisa di lakukan setelah pulang sekolah" Jelas Andi panjang lebar.


Fitri langsung cemberut "Kak kalau terlalu banyak belajar nggak baik Untuk kesehatan mentalku, gimana kalau selama seminggu libur 3 hari" Tawar Fitri.


Andi terlihat berfikir keras. Fitri langsung meraih lengan Andi dan menggandeng nya "Ya ya Kak, Kakak ganteng deh" Rayu Fitri


Andi menghela nafas lelah "Yaudah iya" Ucap Andi menyerah.


"yeay!" Senang Fitri Lalu mengecup cepat pipi Andi 'Cup' "Aku sayang Kakak" Bisik Fitri pelan.


Membuat Andi langsung menunduk tersenyum malu.


'Berani sekali Fitri mencium nya di kantin seperti ini' Batin Andi malu, tapi juga senang.

__ADS_1


__ADS_2