Fitria Si Gadis Berlesung Pipi

Fitria Si Gadis Berlesung Pipi
Part 39


__ADS_3

"Pagi cantik!" Sapa Andi manis pada Fitri yang baru saja keluar dari rumah.


"Pagi juga ganteng!" Balas Fitri sambil tersenyum senang. Dilihat nya Andi sedang duduk di motor menunggu nya dari 15 menit yang lalu.


"Neng Cantik banget, pacar nya siapa sih" Goda Andi sambil mengedip kan sebelah mata nya genit.


"Aduh saya kalau di tanya begitu, Saya suka bimbang Aa, habis nya saya punya banyak lelaki ganteng" Balas Fitri lalu terkekeh pelan.


Andi yang mendengar nya langsung cemberut "Ohhh jadi gitu!" Sungut Andi sebal.


Fitri tertawa kecil lalu menghampiri Andi, dengan gemas Fitri mencubit kedua pipi Andi


"Kakak kalau lagi cemburu imut banget sih, Aku kan jadi gemas!" Ucap Fitri tidak melepaskan cubitan nya di pipi Andi.


"Aduhhh lepas Fit, Kamu nyubit nya niat banget sih sakit nih!" Ujar Andi pura kesakitan sambil mengelus ngelus pipi nya yang tadi di cubit Fitri.


"Mana yang sakit?" Tanya Fitri sambil membolak balikan pipi kanan dan kiri Andi.


"Ini sakit banget!" Ucap Andi sok melas sambil menunjukan pipi sebelah kanan nya.


"Coba sini Aku lihat" Ucap Fitri sambil meraih wajah Andi 'Cup' Fitri mengecup pipi sebelah kanan Andi.


"Sebentar lagi pasti sembuh" Ujar Fitri lalu tersenyu manis.


Andi yang mendapat kecupan di pipi nya merasa sangat senang "Pipi yang sebelah kiri juga sakit" Ucap Andi mengeluh manja.


Fitri tersenyum lalu kembali meraih wajah Andi dan 'Cupp' Fitri juga mengecup pipi sebelah kiri Andi. Andi yang mendapat kan kecupan yang ke dua kali nya langsung tersenyum manis.


"Yang ini juga sakit!" Ujar Andi manja sambil menunjuk bibir nya.


Fitri menengok kanan kiri melihat sekitar, karena masih pagi jadi sekitar rumah nya masih sepi. "Tutup dulu mata Kakak" Pinta Fitri sambil tersenyum manis.


Dengan senang Andi langsung menutup mata nya. Fitri menahan tawa melihat Andi yang memejamkan mata nya. Andi Fikir dia akan mendapatkan ciuman selamat pagi dari Fitri. Namun yang terjadi Fitri justru dengan jahil menjapit dan menarik bibir Andi dengan kedua tangan.


"Aaww, sakit sayang!" protes Andi sambil memegangi bibir nya yang di tarik Fitri.


Fitri yang melihat Andi kesal justru tertawa "Habis nya ganjen banget, pagi pagi udah minta yang aneh aneh" Ujar Fitri masih terkekeh pelan.

__ADS_1


"Selalu begitu, padahal kan Kamu duluan yang mulai, tapi selalu Aku yang di bilang Ganjen!" Ucap Andi mengeluh. Kan Fitri duluan yang mengecup pipi nya jadi apa salah Andi jika dia meminta bonus agar Fitri juga mengecup bibir nya.


"Nanti kalau ada yang lihat bisa gawat Kak" Ucap Fitri lalu naik ke motor Andi dan duduk di belakang Andi.


Andi mendecih sebal "Cih ini masih pagi, siapa juga yang mau lihat" Ujar Andi cemberut.


"Udah nggak usah cemberut gitu, nanti ganteng nya berkurang Lho!" Goda Fitri sambil menjawil dagu Andi.


"Kegantengan Aku ini sudah permanen nggak akan pernah bisa berkurang" Ujar Andi sombong sambil menyalakan motor nya.


"Iya deh iya pacar Aku memang yang paling ganteng" Ucap Fitri menyetujui, Fitri melingkar kan kedua tangan nya memeluk pinggang Andi.


"Cih pasti terpaksa kan bilang nya" Sungut Andi menuduh.


Fitri tersenyum "Aku jujur lagi, Kalau Kakak nggak ganteng mana mau Aku sama Kakak, kakak kan udah lihat sendiri koleksi lelaki ganteng Aku, selera Aku itu tinggi tahu!" Ucap Fitri sombong lalu terkekeh pelan.


Andi yang di puji ganteng langsung tersenyum senang.


"Oh iya Kakak udah sarapan belum?" Tanya Fitri pelan.


Andi menggeleng"Belum Aku tadi takut kesiangan, maka nya pilih nggak sarapan" Jawab Andi.


"Aku nggak tega kalau biarin Kamu bawa motor sendiri, sampe bahu Kamu benar benar sembuh total biar Aku yang antar jemput Kamu" Ujar Andi.


"Tapi Rumah kita jauh banget!" Ujar Fitri tidak enak hati.


"Nggak apa apa kalau demi Kamu, 40 menit itu terasa seperti 5 menit buat Aku"Ujar Andi lalu terkekeh.


Fitri mencubit pinggang Andi pelan "Dasar masih sempat sempat nya gombal" Ucap Fitri pura pura kesal.


"Aduhh! Kamu ini Aku kan lagi bawa motor kalau jatuh gimana" Protes Andi.


"Habis nya Kakak nyebelin" Sungut Fitri sebal, meskipun begitu Fitri tersenyum senang.


"Aku bawain Kakak nasi goreng, nanti sampai di sekolah kakak sarapan dulu ya" Tambah Fitri lagi.


"Wihh jadi nggak sabar nih, nyicipin masakan calon istri" Ujar Andi menggoda.

__ADS_1


Fitri menyeringai "Emang nya kakak yakin Aku mau nikah sama Kakak" Ucap Fitri.


"Emang nya Kamu ngga mau nikah sama Aku?" Tanya Andi kesal.


Fitri tersenyum "Entahlah itu semua tergantung sikap Kakak ke depan nya gimana" Ucap Fitri tidak meragukan.


"Kamu tenang saja, Aku pasti akan memperlakukan Kamu dengan baik!" Ucap Andi yakin.


"Jangan terlalu yakin, masa depan kan nggak ada yang tahu" Ujar Fitri.


"Meskipun begitu, Aku tetap yakin di masa depan Aku pasti akan tetap ingin menikahi Kamu" Ucap Andi penuh keyakinan.


Fitri terkekeh pelan "Kita lihat saja nanti" Ujar Fitri.


🦋🦋🦋


"Tumben Lo jam segini baru dateng?" Tanya Mayang sambil mengemil keripik pisang.


"Iya tadi pagi Kak Andi yang jemput Gue" Jawab Fitri sambil duduk di samping Mayang.


"Ngapain dia jemput Lo? bukan nya jarak rumah nya sama rumah Lo jauh banget ya?" Tanya Mayang heran.


Fitri mengangguk "Iya kata nya dia nggak tega biarin Gue bawa motor sendiri, takut bahu Gue masih sakit" Jawab Fitri sambil tersenyum.


"Ciee So sweet banget sih" Ujar Mayang menggoda.


Fitri tersenyum bangga "iya dong pacar siapa dulu" Ujar Fitri sombong.


Mayang mendecih sebal "Cih songong banget sih Lo" Ujar Mayang sebal.


"Oh iya emang Adek kelas yang nabrak Lo kemaren Anak kelas mana?" Tanya Mayang penasaran.


"Anak jurusan Administrasi" Jawab Fitri sambil ikut mengambil keripik pisang di hadapan Mayang.


"Anak Admin, Cantik nggak anak nya?" Tanya Mayang penasaran.


Fitri melirik Mayang sebal "Lo bukan nya nanyain keadaan bahu Gue, kok malah nanyain Cantik enggak nya yang nabrak Gue" Ujar Fitri kesal.

__ADS_1


"Bukan Gitu, Gue denger gosip ada Adek kelas jurusan Admin yang cantik banget! anak lelaki di kelas Kita setiap hari ngegosipin dia, bahkan mereka sampe kasih julukan Barbie, maka nya Gue penasaran banget" Ujar Mayang menjelaskan.


"Cantik sih, wajah nya sebelas dua belas lah sama Dayu" Jawab Fitri tidak terlalu perduli.


__ADS_2