Flower Of War

Flower Of War
Chapter 12 : Kesamaan Tak Terduga


__ADS_3

"Selamat datang Pangeran Wu Xiao, ada apa gerangan sehingga anda datang kemari Pangeran?" sapa Putra Mahkota halus kepada sang tuan rumah.


Pangeran Wu Xiao memasuki ruangan dengan mengangkat dagunya tinggi menandakan derajatnya dan kedua tangannya yang berada dibelakang punggungnya membuatnya terlihat semakin gagah.


"Sebelumnya saya hendak meminta ijin kepada anda untuk berbicara berdua dengan saudara bungsu anda Putra Mahkota, apakah diperbolehkan?" Pangeran Wu Xiao tersenyum samar lalu melirik Yiu yang masih melihatnya dengan raut kebinggungan dibalik wajah cengonya.


Pangeran Huang sempat menatap Pangeran Wu Xiao ragu namun ia berpikir mereka tak saling kenal dan mungkin Pangeran Wu Xiao ingin menanyakan tentang pertarungan tadi selaku tuan rumah.


"Tentu saja pangeran"


Putra Mahkota dan Pangeran Huang berjalan menuju pintu keluar ruangan diikuti pelayan dan prajurit yang masih berada didalam meninggalkan kedua insan itu berdua.


"Jadi Tuan Zhao Li siapa dirimu sebenarnya?" ucap Pangeran Wu Xiao setelah pintu ruangan ditutup.


"Aku manusialah" ucap Yiu ketus sembari memalingkan wajah.


Pangeran Wu Xiao memutar bola mata jengah mendengar jawaban Yiu.


"Aku serius Putri Wang YingMei!" Pangeran Wu Xiao menatap wajah Yiu tajam.


Deg..


Bagimana bisa dia tau identitas asliku?!


Yiu yang awalnya bersikap cuek kini matanya melebar dan tubuhnya kaku mendengar ucapan dari Pangeran Wu Xiao.


"Kenapa terkejut jika aku mengetahui siapa kau sebenarnya Zhou Li?"


Apa?! Nada bicarnya sangat mirip Yuwen, sudah jelas jika dia adalah Yuwen! astaga dia ternyata juga sama sama menyamar sepertiku dulu!.


"Yu.. Yu.. Yuwen?" ucap Yiu tersengal sengal karena lidahnya terasa kelu.


"Ya, bukahkan aku telah mengatakan padamu semalam, aku akan datang melihat pertarunganmu dan kau akan mengenal siapa diriku sebenarnya apakah kau lupa?"


Wajah Yiu semakin pucat akibat keterkejutan luar binasa yang sedang ia alami.


"Jadi kau sebenarnya adalah Pangeran Wu Xiao bukan Yuwen? Lalu bagaimana bisa kau tau identitas asliku ?"


"Ya kau benar, aku juga menyamar sama sepertimu waktu itu, dan aku kebetulan juga datang dengan kakakku untuk menyerahkan undangan pesta perayaan ke Kerajaanmu dan menginap satu malam disana."


"Lalu, bagaimana kau bisa tau identitas asliku?" ucap Yiu semakin penasaran.


"Kau tau, aku adalah teman dari Pangeran Huang dan saat aku berbincang bincang dengannya ia sempat bercerita tentang Pangeran Xiao Ce dan dirimu dan disaat Pangeran Xiao bilang jika kau adalah adik bungsunya aku mulai heran setahuku adik bungsu Pangeran Xiao adalah perempuan bernama Putri Wang YingMei jadi sudah jelas kau adalah Putri Ying yang menyamar dengan nama samaran Zhou Li, benar bukan?"


Yiu mencoba menetralkan wajahnya yang semakin pucat melihat Pangeran Wu Xiao yang berbicara dengan nada sok tau lalu menyeringai kearah Yiu.


"Kumohon jangan beritahu Ayahku dan Kaisar Zhang tentang hal ini kumohon"


"Lalu jika aku tak memberitahu ayahku apakah kau akan terus menyamar menjadi laki laki? Bukankah itu akan membuat kedua kakakmu marah nantinya?"


Yiu semakin merasa terpojok entah mengapa otaknya tidak berfungsi seperti yang biasanya.


"Aku akan berusaha untuk membujuk kedua kakakku sampai besok kumohon aku bosan berteman dengan para putri bangsawan dan aku tak bisa jika harus bersikap anggun seperti mereka, biarkan aku jadi seorang pangeran barang sehari kau mau membantuku bukan?"

__ADS_1


Satu satunya cara yang kini ada diotak Yiu agar laki-laki luluh pada ucapan wanita adalah dengan melancarkan sifat manja dan merayu dengan wajah dibuat seimut mungkin seperti diserial tv yang dulu pernah dilihatnya.


Wu Xiao melihat Yiu memutar bola mata jengah seakan tak terpengaruh akan jurus maut dari Yiu.


"Berhentilah membuat raut wajah menjijikan itu, aku benci melihatnya"


Yiu mengubah raut wajahnya kecewa skaligus menyesali perbuatan memalukan yang bahkan belum pernah ia tunjukan pada siapapun selain kakeknya.


"Baiklah, karena aku sudah menganggapmu sebagai temanku, aku akan bilang pada Kaisar jika Putri Ying akan kembali keKerajaannya dan digantikan oleh adik laki-lakinya yaitu ZhouLi, puas kau?!"


Senyum Yiu mengembang mendengar ucapan Pangeran Wu Xiao.


"Terima kasih pria gila kau baik sekali!" ucap Yiu melompat lompat kecil saking senangnya.


"Apa tadi kau bilang?!"


Pangeran Wu Xiao sedikit menaikkan intonasinya sembari menaruh tangan disamping telinga kanannya seperti orang budeg.


"Terima kasih Pria gila!!!" ucap Yiu sedikit marah.


Plakk!!


"Aww.. Hei kenapa kau memukul kepalaku pria gila awas kau ya rasakan ini!!"


Bugh!!


Yiu melayangkan tinju keperut Pangeran Wu Xiao sesaat setelah mendapat jitakan didahinya.


Pangeran Wu Xiao mundur selangkah akibat menahan pukulan Yiu yang bisa dibilang cukup kuat untuk ukuran wanita.


Yiu terkekeh mendengar ucapan Pangeran Wu Xiao, Yiu tak perduli yang jelas ia tak suka jika ada seseorang yang memukul kepalanya.


"Ah.. Iya aku lupa kau adalah wanita jadi-jadian" ejek Pangeran Wu Xiao dengan memasang wajah tanpa dosa.


"Kau!! "


Yiu menubruk dan menindih Pangeran Wu Xiao dengan posisi telungkup, kedua tangan Yiu mengunci tangan Pangeran Wu Xiao dan memplintirnya membuat sang empu meringis menahan sakit.


"Hentikan Ying atau kau ingin aku membatalkan kesepakatan kita tadi hah!"


Merasa iba sekaligus khawatir dengan ancaman Pria gila ini, Yiu akhirnya melepaskan kuncian tangannya dari Pangeran Wu Xiao.


"Salah sendiri kau sangat menyebalkan!" rajuk Yiu.


"Dasar pria aneh dan mudah marah, sudahlah energiku akan terkuras sia sia jika aku terus berada didekatmu" ucap Pangeran Wu Xiao sembari merapikan pakaiannya dan melangkah keluar dari ruangan.


♣♦♣


Langit jingga kembali menghiasi angkasa, menenangkan setiap jiwa yang menatap mahakarya terindah dari Yang Kuasa.


Kini Yiu telah berpindah pavilium yang sebelumnya berada dibagian barat kini berada dibagian timur istana yang berarti adalah pavilium untuk laki laki bangsawan dan semua itu berkat pria gila itu, siapa lagi kalau bukan Pangeran Wu Xiao.


Dan sekarang Yiu sedang bersiap diri untuk mengikuti acara terakhir dari perayaan ini sebelum kembali ke kerajaan Qiu Wang esok.

__ADS_1


Tentu saja kini Yiu berpakaian layaknya seorang pangeran yang gagah dan berwibawa dengan balutan hanfu yang terbuat dari sutra perpaduan dari warna putih dan abu abu gelap.


Setelah selesai bersiap, Yiu melangkahkan kakinya menuju kediaman Pangeran Huang untuk menjemputnya sekaligus bersikap baik setelah diijinkan oleh kedua kakaknya menyamar sebagai seorang pangeran walau harus kembali mengulangi sikap sok imutnya untuk kedua kalinya, tak apa yang penting manjur hehe.


Kini Putra Mahkota, Pangeran Huang dan Yiu telah memasuki taman bunga yang berhiaskan lampion sebagai penerangan dimalam hari, disana sudah berjejer meja panjang yang diisi berbagai macam makanan tradisional China dan juga penari yang menari mengikuti alunan musik semakin menambah meriah acara malam ini.


Seluruh mata terutama kaum hawa tertuju kepada 3 pangeran rupawan yang tengah berjalan memasuki taman, mereka tampak sangat gagah, tampan, mempesona dan berwibawa.


Tak sedikit orang yang menyapa dan berbasa basi dengan Putra Mahkota, Pangeran Huang, maupun Yiu.


"Permisi pangeran, apakah anda pangeran Zhou Li dari Kerajaan Qiu Wang yang menyamar menjadi Tuan Zhou kemarin?" tanya seorang gadis cantik berpenampilan mewah seperti seorang putri dengan kedua gadis lain yang berpakaian sama mewahnya dibelakangnya yang menatap Yiu penuh pesona.


"Ehh? I.. Iya ada apa?" jawab Yiu terkejut dan binggung.


"Wah ternyata benar anda sangat hebat dalam bertarung Pangeran" ucap gadis itu malu malu.


"Anda terlalu berlebihan Putri, saya masih banyak belajar tapi terima kasih atas pujiannya" Yiu tersenyum manis sembari membungkuk singkat kepada ketiga putri dihadapannya membuat ketiganya semakin terpesona dengan ketampanan Yiu.


"Ah iya perkenalkan nama saya Ming Yuan dan ini Putri Lin Xian dan ini Putri Wu Qing" ucap Putri yang berada ditengah sembari menunjuk kearah kanan lalu kekiri.


Yiu mengangguk singkat. "Perkenalkan nama saya Wang Zhou Li dan suatu kehormatan bagiku mengenal kalian semua putri"


Yiu tersenyum semakin manis walau sebenarnya ia sangat ingin pergi ke meja makan dan menggambil kue yang nampak lezat itu, ia harus memberi makan pada cacing diperutnya.


"Pangeran, bagaimana caramu bermain pedang sampai mahir seperti itu bahkan kalau boleh ku bilang kau adalah petarung terbaik yang pernah ku temui" ucap Putri Ming Yuan kembali memuji Yiu agar mendapat perhatiannya.


"Aku hanya berlatih seperti yang para Pangeran lakukan Putri, tak ada yang spesial dari latihanku"


Yiu mulai malas dengan obrolan mereka yang lebih seperti kearah intograsi daripada sebuah percakapan.


"Ya walaupun begitu kau tetap yang terbaik Pangeran aku semakin tertarik kepadamu" ucap Putri Lin Xian menatap Yiu penuh binar.


"Eh? Kau ini kenapa? Pangeran Zhou Li sama sekali tak tertarik padamu, kau sama sekali bukan tipenya dan yang lebih penting aku lebih cantik darimu jadi akulah yang pantas bersama Pangeran Zhou Li" Putri Wu Qing menyanggah perkataan Putri Lin Xian dan menyombongkan dirinya.


"Tidak bisa, aku yang lebih pantas bersanding dengan Pangeran Zhou Li dari pada kalian berdua"


"Tidak aku yang lebih pantas karena aku paling cantik!"


"Tidak aku yang lebih pantas"


"Tidak bisa.. Akuu.."


Yiu semakin pusing dengan perdebatan diantara ketiga putri ini yang lupa pada etika yang harus dijaga kini hilang hanya demi memperebutkan Yiu.


Ya tuhan... Kenapa aku harus bertemu dengan ketiga putri ini tuhan.. Kepalaku bisa pecah kalau begini! Apa mereka tidak tau jika aku juga seorang tuan putri seperti mereka dan aku masih suka laki laki ya ingat itu!!


Dari kejauhan tampak seorang pria terkekeh memperhatikan tingkah Yiu yang pusing bukan kepalang untuk memisahkan ketiga putri itu.


"Permisi putri, boleh saya pinjam Pangeran kalian sebentar dia harus meminum obatnya tepat waktu agar penyakit gilanya tidak kambuh lagi"


Ketiga putri itu terdiam dan menatap kepergian Yiu yang sudah ditarik menjauh dari mereka oleh Pria yang tak kalah rupawan dari Pangeran Zhou Li dengan tatapan terkejut.


TBC

__ADS_1


Terima kasih sudah meninggalkan jejak😁


__ADS_2