
.
.
.
Kenan membayarnya lewat kode di Ponselnya lalu pergi melewati Kinanti.
"Ehh?" Kinanti berlari mengekori Kenan yang meninggalkannya.
"Kenan?" panggil Kinanti terus berlari karna ketinggalan jauh.
Kenan melirik sekilas saja tanpa berniat mau berhenti tapi Kenan menunggu Kinanti di dalam Mobil. Kinanti pun tiba di samping Kenan dengan nafas terengah-engah.
"siapa yang menyuruhmu berlari?" tanya Kenan meledek.
Kinanti menatap kesal Kenan, "Kenan? kamu tidak sadar langkahmu itu sangat besar? aku takut ditinggal maka nya berlari, uang sakuku sudah habis." gerutu Kinanti.
Kenan diam saja lalu melajukan kendaraannya dengan kecepatan sedang, Kinanti menarik nafas dalam-dalam.
"dasar jahat..! tapi gilanya aku suka." batin Kinanti mengerucutkan bibirnya menoleh ke arah lain.
Kinanti tidak paham dengan hati serta pemikirannya yang selalu saja menyukai perbuatan kejam Kenan, itu menandakan kalau Kenan memang Pria yang sangat sulit didekati padahal Kinanti juga cukup populer di Tempat Kerja nya dimanapun berada karna wajahnya juga bisa dikategorikan sangat cantik.
.
didepan Kamar (Rumah),
"ini untukmu, anggap saja ini bayaran makan siang tadi." kata Kenan menyerahkan satu plastik makanan yang Ia pesan tadi di Restaurant mewah.
Kinanti yang sejak tadi menggerutu pun berbinar seketika menerima makanan yang Kenan berikan.
"bilang dong kalau kamu beli makanan untukku." kata Kinanti dengan senyuman.
Kenan menggeleng kepalanya melihat tingkah Kinanti itu, Kinanti yang tidak sengaja melihat Kenan menatapnya seperti itu segera menjelaskan.
__ADS_1
"asal kamu tau ya Kenan? aku ini perempuan yang terkadang ingin makan enak tapi kalau dipikir-pikir uang makannya bisa untuk 3 hari kedepan, jadi Orang miskin tidak boleh Royal nanti aku tidak makan." Kinanti.
"jadi siapa yang pantas Royal?" tanya Kenan.
"Orang kaya yang punya banyak Uang berlebih yang bisa makan enak tanpa mikir uang masuk yang boleh Royal, bahkan mereka hanya tidur-tiduran di Kasur pun dapat notif uang masuk." jawab Kinanti sambil mengintip kantong plastik makanan yang Kenan berikan untuknya.
"jadi kenapa kau tidak menikahi Orang kaya saja supaya hidupmu enak." ledek Kenan entah mengapa Ia bisa banyak bertanya seperti itu.
"Ken?? asal kamu tau ya? hidup Orang kaya memang terjamin tapi apa hati mereka terjamin? apa kamu bisa memastikan para lelaki Orang kaya itu bersih dari drama ranjang? Pria kaya kan banyak dikejar perempuan seksi biar tenar dan hidup mereka terjamin, aku benci dengan Pria kaya." celoteh Kinan.
Kenan menunggingkan senyum tipisnya, "tapi kau menjalin hubungan dengan pria itu?"
Kinanti mengangguk, "rencananya aku mau berubah tidak menilai buruk Pria dari kalangan Orang kaya tapi ternyata dia sama saja."
Kenan terdiam karna kata-kata Kinanti seperti menamparnya padahal Kenan tidak termasuk Pria brengs*k tapi karna Kinanti menyebut semua Pria dari Lelaki kaya sama saja tentu saja Ia tersinggung.
Kenan tidak berbicara langsung masuk ke Rumahnya mengabaikan Kinanti yang cepat-cepat juga masuk ke Rumahnya saking tidak sabarnya mencoba makanan itu.
Kinanti mana tau kalau Kenan tersinggung dengan kata-katanya karna Ia berpikir Kenan adalah Pria biasa bukan Pria kaya-raya yang tengah menyembunyikan identitasnya.
Di kamar Kenan,
"abang bicara apa sih? kan abang tau kalau banyak anak-anak jadi korban kedua Orangtua mereka selingkuh gara-gara Orang ketiga kan? wajarlah banyak Orang biasa yang menilai Orang kaya karna perbuatan mereka? coba abang tanya sama orang itu bagaimana penilaian dia pada Keluarga Maldev? pasti Orang itu berpikir berbeda, kan kita tidak pernah terkena skandal buruk." kata Sysy menjelaskan.
Sysy bertanya lagi siapa perempuan itu yang bisa membuat abangnya tersinggung padahal Sysy tau kalau Kenan tidak pernah peduli kata-kata Orang lain tapi bisa terpengaruh dengan kata-kata perempuan itu.
"apa abang menyukai perempuan itu?" tanya Sysy penasaran.
Kenan menatap datar adiknya itu membuat Sysy sadar kalau Kenan tidak menyukai gadis itu lalu segera menjelaskan.
"pokoknya abang tanya saja bagaimana dengan Keluarga Maldev? pasti abang akan mendengar kata-kata baik saja dari Perempuan itu, terkadang mereka yang menilai buruk Orang kaya karna mereka hanya terlibat dengan Orang kaya yang punya kelakuan buruk saja." Sysy.
"trauma?" tanya Kenan dan Sysy membenarkan kata-kata Kenan itu.
Kenan pun terdiam beberapa saat lalu mematikan panggilannya secara sepihak.
__ADS_1
.
ke esokan harinya,
di dalam Mobil,
Kinanti tersenyum lebar mengendarai Mobil Kenan sementara Kenan duduk dibelakang seolah Bos dan Kinanti adalah Supir, giliran Kenan yang nyetir Kinanti harus duduk disampingnya karna Ia tidak mau dijadikan supir.
"apa Pria kaya memang seburuk itu?" tanya Kenan tiba-tiba.
Kinanti terkejut dengan pertanyaan Kenan, "kenapa Ken? apa ada yang mengganggumu?"
"aku penasaran, tapi Keluarga Maldev tidak seperti itu." kata Kenan lagi sengaja meluruskan kesalahpahaman Kinanti.
Kinanti terkekeh, "memang hanya Keluarga Maldev sangat bersih dari berita miring apapun Ken, dari Tuan Rovert, Tuan An, Tuan Sean, Tuan Reyza dan banyak lagi tapi apa Tuan Muda yang tersembunyi kini punya kelakuan yang sama?"
Kenan melototkan matanya karna Orang yang disebut Kinanti adalah dirinya.
"banyak yang bilang Tuan Muda itu sangat misterius, aku berharap dia baik seperti Orangtuanya." kata Kinanti.
"bagaimana jika dia bersembunyi biar tidak dikejar banyak wanita? kenapa pikiranmu negatif?" tanya Kenan tak terima tapi masih bisa mengontrol mimik wajahnya.
Kinanti mengangguk, "justru karna dia tau akan jadi bahan berita maka nya sengaja bersembunyi supaya Wartawan tidak tau, jadi kalau dia main wanita juga tidak ada yang bisa membuat artikel buruk tentangnya kan? siapa yang kenal kalau dia bersembunyi? jadi namanya bersih dari apapun. terkadang Orang Kaya juga harus menjaga nama baik terutama Keluarga Maldev, mereka tidak pernah terkena skandal kalau Orangtuanya saja memilih diam seperti sengaja menyembunyikan anaknya berarti mereka juga tidak mau keburukan anak mereka diketahui publik biar nama baik mereka tetap aman."
Kenan memijit pelipisnya seketika mendengar ucapan negatif Kinanti mengenai dirinya tapi juga tidak bisa mengatakan kalau Kenan adalah Orang yang Kinanti sindir tanpa disaring setiap kata-katanya itu.
"tidak semua Pria kaya seburuk yang kau pikirkan." kata Kenan.
"kenapa emangnya? emang kamu tau siapa Tuan Muda pertama Keluarga Maldev?" tanya Kinanti heran lalu Kenan terdiam hal itu membuat Kinanti berpikir kalau Kenan tidak kenal.
"Ken..? kedalaman laut bisa di ukur dengan teknologi tapi kedalaman hati seseorang tidak ada yang tau kan?" Kinanti.
Kenan tidak tau lagi mau menjawab apa karna tidak mungkin Kenan mengatakan kalau dirinya mengenal hatinya sendiri yang tidak seburuk yang dinilai Kinanti.
.
__ADS_1
.
.