
.
.
.
Kenan bekerja seperti biasa seolah tidak ada masalah apa-apa lalu seorang Murid bertanya apa hubungan Kenan dengan Kinanti.
"teman." jawab Kenan singkat.
mereka pun percaya lalu ada lagi yang bertanya kenapa Kenan tidak membawa Mobil, Kenan tentu tau anak itu adalah Muridnya Dikky yang juga penasaran kenapa Kenan naik Motor padahal biasanya juga naik Mobil.
"tanya gurumu yang menyabotase Mobilku." jawab Kenan tersenyum miring ke anak itu yang terkejut dengan jawabannya.
"hah??"
murid-murid Kenan pun mulai meribut antara percaya dan tidak percaya lalu Kenan berdiri dari duduknya lalu berkata, "aku minta kalian harus fokus dengan pelatihan kalian saja tidak usah pikirkan masalah Orang dewasa."
mendengar perkataan Kenan pun membuat murid Kenan terdiam.
.
sore harinya.
brakhhh...!
Dikky mendatangi Kenan dan menanyakan langsung apa maksud Kenan mengatakan hal yang tidak-tidak pada para muridnya sampai-sampai tidak ada lagi murid yang mau dilatih olehnya.
Kenan tersenyum miring, "kau sendiri yang memintanya bertanya padaku kan? aku hanya menjawab pertanyaan muridmu itu dengan jujur."
Dikky hendak meninju Kenan tapi di tahan lengannya oleh Kinanti sehingga Dikky dan Kenan beralih ke Kinanti.
"sudah aku bilang kan berhenti bermain-main? hanya karna kau anak Orang hebat sekarang mau menyerang kami Orang biasa?" Kinanti mendorong lengan Dikky sampai melangkah mundur.
"Kinan kau akan menyesali telah membela pria busuk ini." kata Dikky dengan penuh ancaman.
__ADS_1
Kinanti tersenyum lebar, "dalam pertemanan kesetiaan itu penting, dia selalu membantuku disaat aku sulit tentu saja aku harus ada disaat dia sulit."
Kenan diam saja melirik Kinanti sekali saja karna keberanian gadis itu membelanya padahal baru kemarin Kinanti memintanya untuk berhati-hati.
"kenapa kau membelanya? dia menipu murid-muridku tanpa bukti." bentak Dikky menuding wajah Kenan.
"aku melihatnya langsung di CCTV, rekamanmu sudah tersebar luas di media. apa kamu tidak melihat Ponselmu? Papamu pasti malu melihat tingkahmu, kenapa kamu tidak menutupi wajahmu saat menyabotase Mobil Orang hmm? suaramu juga? kenapa mengoceh didalam Mobil? itu jelas akan mempermalukan Papamu." kata Kinanti dengan berani.
Kinanti saja terkejut melihat berita dari situs ternama menunjukkan kebusukan Dikky dan kawanannya sehingga Orang-orang ternama pun melihat rekaman itu, rasa sakit bisa ditahan tapi rasa malu tidak bisa disembunyikan.
hukuman Kenan pada Dikky serta kawanannya sangatlah lebih baik daripada menghubungi Polisi atau memenjarakan Dikky, Kenan dengan begitu tenangnya memenjarakan Dikky dengan rasa malu sehingga Dikky akan malu dan akan selalu dihina Orang lain saat menampakkan wajahnya.
"tidak mungkin." Dikky menggeleng kepalanya tapi tangannya sibuk meraba kantong celananya ternyata sudah banyak puluhan panggilan tidak terjawab dari Papanya.
kejahatan Dikky yang di tutupi oleh Papanya selama ini pun mulai terkuak satu persatu telah menemukan keadilan pada Keluarga yang di jadikan Korban, tahanan yang dulu dikatakan bersalah telah dibebaskan berkat semua bukti yang Kenan terbitkan lewat akun sosmed ternama itu.
Papa Dikky pun di turunkan jabatan bahkan sudah diberi surat peringatan terakhir dan akan dipecat, nama Keluarga Dikky hancur dalam hitungan menit dan parahnya lagi lebih menakutkan dibanding berada dalam penjara.
Dikky menatap Kenan tidak percaya, "apa kau pelakunya?" tanya Dikky ke Kenan dengan jari telunjuk gemetar tidak mengira Kenan telah memiliki cara untuk menjeratnya.
Dikky hendak memukul Kenan pun di halangi oleh beberapa murid lainnya yang mengatakan sedang melakukan siaran langsung jadi kalau Kenan dipukul jelas nama Dikky semakin hancur, Dikky terpaksa pergi dari sana dalam keadaan yang sangat marah tapi tidak berdaya.
Kinanti mendekati Kenan, "apa kamu kenal pemilik Akun ternama itu Kenan? bagaimana dia mau menerbitkan rekamanmu?" tanya Kinanti penasaran.
Kenan tersenyum miring saja lalu pergi dari Kinanti yang berlari mengejar Kenan seperti memohon pada Kenan untuk memberitaunya, Kinanti tau bukan Orang sembarangan saja yang bisa melakukan hal sehebat itu, Kinanti mengira Kenan punya teman dekat dari Kalangan mereka bukan berpikir kalau Kenan adalah si Penguasa Maldev yang tersembunyi selama ini.
.
Karir dan Keluarga Dikky telah hancur dalam hitungan menit karna Kenan bahkan kawanannya Dikky yang terekam jelas di CCTV itu pun terbawa terjun ke jurang kehancuran.
Kenan katakan Ia memang kejam tapi Kenan sudah lama berdiam diri tidak melakukan penyerangan karna tidak mau menggunakan kekuasannya tapi malam itu tindakan mereka semua sudah diluar batas, Kenan merasa itu bukan tindakan manusiawi lagi dan mereka pantas menerima hukuman kalau karir mereka dihilangkan dari masyarakat biar tidak melakukan tindakan kejahatan semena-mena pada Orang yang tidak berkuasa.
beberapa hari setelah itu hidup Kenan aman dari Orang-orang sok berkuasa itu yang sedang berjuang keluar dari jurang kehancuran bahkan diantara mereka ada yang memohon pada Kenan untuk membersihkan nama mereka lagi tapi Kenan mengabaikan mereka seperti tidak terlihat.
hari Minggu,
__ADS_1
"kamu hebat ya? bisa membuat berita yang sangat penting untuk Reyza?" puji An ke Kenan.
(Reyza adalah Saga suaminya Alena baca Novel Cinta Tersembunyi untuk Sang Penguasa ya?).
Kenan mengangguk, "biar bermanfaat sedikit akun pentingnya itu."
An terkekeh lalu Carrina datang membawa 2 minuman berupa jus, Carrina menyerahkan jus buah ke An dan Kenan.
"malam ini kamu tidur disini sayang?" tanya Carrina lembut ke Kenan.
An diam saja memperhatikan itu karna Ia mau cemburu pun percuma, Kenan juga anaknya jadi hanya bisa memandang saja kasih sayang Carrina pada darah dagingnya itu yang telah tumbuh dewasa selama ini di berikan 100% Cinta-kasih Carrina.
"tidak Ma..! Kenan dapat tugas dari Papa untuk menjaga seseorang." jawab Kenan.
"ya ampun mama lupa, maaf ya sayang..? mama sering lupa, maklum ya? mama sudah tua." kata Carrina tersenyum lebar.
"mama belum tua, Oma yang sudah tua tapi masih strong." jawab Kenan dengan tenang.
Carrina terkekeh ketika Kenan membahas Xabara, Xabara dan Rovert sedang berada di Vila tepi laut untuk menghabiskan waktu bersama hanya sesekali saja kembali ke Mansion dan melihat cucu-cucunya.
Ratu sudah lama tiada, awalnya mereka merasa kehilangan dan butuh waktu untuk beradaptasi tapi sekarang mereka telah terbiasa karna selalu menanamkan kata-kata kalau Ratu sudah bahagia bersama Papanya Rovert dialam lain.
Kepercayaan mereka itu sangat kuat dan hal itu membuat mereka merasa lebih baik sehingga tidak terlalu kehilangan.
"bagaimana keadaan gadis itu?" tanya An sambil meminum jus buatan Istri tercintanya.
"baik Pa, Apa Papa sudah mengkonfirmasi semuanya?" tanya Kenan balik juga meminum jusnya.
"huh..! kamu benar Son..! Kakak perempuan dari Pria itu yang mengambil semuanya, kenapa Papa tidak menyadarinya ya selama ini?" gerutu An.
"dia hanya Orang kecil jadi jarang Papa perhatikan, lagian Papa tidak perlu menyalahkan diri sendiri. gadis itu tumbuh dengan baik dan yang paling utama dia tidak membenci Keluarga Kita." jelas Kenan panjang X lebar.
.
.
__ADS_1
.