GADIS DESA KESAYANGAN TUAN MUDA

GADIS DESA KESAYANGAN TUAN MUDA
Bab 37


__ADS_3

"Emmm, Mas nya namanya siapa. Rania teh lupa, ?" ucapnya sambil menggaruk kepalanya dan tertawa sumbang.


"Apa..."


Astaga gadis yang ia ingat siang dan malam setiap hari, malah melupakan namanya begitu saja. Membuat jantung Nathan merasa terkejut hingga hampir merosot ke bawah.


"Iya, Rania teh lupa. Ingatnya cuma tan-tan apa ya,?" Rania terlihat bingung.


"Jonathan dan panggil saja aku Nathan," ucap Nathan tersenyum, ia menyadari jika gadis yang ada dihadapannya ini adalah gadis yang cukup unik, dan mungkin akan menguji kesabarannya nanti. Tapi kenapa, meskipun begitu Nathan sangat menyukai gadis ini.


"Ahh iya, Nathan ya ampun Rania sampai lupa, padahal namanya bagus malah Rania ganti jadi tan-tan. Jadi mirip anak kucing namanya,"


"Ah tidak apa-apa, " jawab Nathan dengan malu-malu kambing, sepertinya burung unta ini hatinya sedang mekar dan merekah karena ia terus tersenyum dihadapan Rania.


"Uhhh....baiknya, kalau A Reby mah pasti udah marah-marah sama Rania kalau lupa teh, untung aja ganteng jadi kekesalan Rania teh suka langsung luntur kalau liat A Reby marah." Jawab Rania dengan jujur. Perasaan yang tadi terasa melambung tinggi kini terasa seperti dibanting ke bawah dengan kerasnya.


"Jadi Reby pemarah,?"


"Nggak juga, "


"Lalu, apa dia selalu bersikap kasar padamu ?" Tanya Nathan masih penasaran dengan bagaimana sikap Reby selama ini pada gadis pujaannya.

__ADS_1


"Enggak juga, " jawabnya masih sambil tersenyum manis hingga jantung Nathan terasa seperti sedang main jungkit-jungkit.


'Astaga Rania kau membuatku terserang serangan cinta dadakan, semakin gemas saja Nathan dengan tingkah gadis kecil dan sangat cantik ini.


"Syukurlah kalau Reby sangat baik padamu, " ucap Nathan meskipun sebenarnya ia merasa kecewa dan sakit hati, karena Rania lebih dekat dengan Reby. Si manusia Es Batu yang terkenal tampan dan pesonanya yang mampu meluluhkan setiap wanita yang melihatnya tak terkecuali Rania.


"Ya udah Rania duluan ya, takutnya A Reby nanti nyari Rania."


"Baiklah, hati-hati Rania disini banyak benda berbahaya," ucap Nathan karena kini mereka sedang berada di bangunan yang sedang dibangun untuk proyek yang sedang mereka kerjakan.


Dengan langkah gontai Nathan pun mengikuti langkah Rania yang pergi menuju keluar untuk kembali ke dalam mobil. Ia ingin melihat gadis itu walaupun dari jauh. di setiap langkahnya Nathan selalu menyesali semua yang terjadi kenapa bukan dia yang bertemu duluan dengan Rania. Kenapa harus dengan Reby pikirnya.


"Walaupun kau sudah menikah, aku tidak keberatan untuk menunggu jandamu. Oh tidak, tapi akan ku buat kau menjadi janda dan akan segera aku nikahi," ucap Nathan dan bersemangat. Ia pun memandang ke arah langit yang terlihat cerah hari ini, secerah hatinya hari ini karena sudah bisa bertemu dengan Rania dan berbincang dengannya walaupun hanya sebentar.


Namun Nathan terkejut saat melihat ke atas karena terlihat ada sesuatu yang jatuh dari sana, dan yang lebih membuatnya terkejut lagi benda jatuh itu menuju ke arah Rania, dengan segera Nathan pun berlari untuk menyelamatkan Rania karena Nathan tidak bisa membayangkan bagaimana jadinya jika benda itu menimpa tubuh kecil Rania.


"Rania awas...!!!" Teriak Nathan. Rania yang mendengar teriakan Nathan pun langsung berbalik dan terlihat Nathan sedang berlari ke arahnya sambil terus menggerakkan tangannya, seperti menunjukkan bahwa ia harus menyingkir dari sana.


Benda itu semakin dekat serta hampir menimpa Rania dan...


Bruuukkk

__ADS_1


Aaaaarkhhhh


Rania pun menjerit terkejut saat tubuhnya terbanting ke pinggir dan berguling hingga terseret dan membuat tubuhnya terasa perih di bagian-bagian tertentu.


Rania pun membuka matanya dan melihat jika kini ternyata ia sedang berada dalam pelukan seseorang yang menyelamatkannya barusan.


"Rania kau tidak apa-apa, ?"Tanya Nathan panik sedangkan Rania terlihat shock dengan kejadian barusan. Untung saja Nathan menyelamatkannya, jika tidak bagaimana nasibnya nanti.


"Rania...." Rania terlihat masih terkejut, namun ia lebih terkejut lagi saat mendengar teriakan seseorang yang sedang sangat marah.


"Lepaskan tanganmu dari tubuhnya !!!" Teriak Reby dengan keras. Ia terkejut saat mendengar ada benda jatuh yang sangat keras lebih terkejut lagi saat ia melihat Rania jatuh terguling dan berada dalam pelukan Nathan. Meskipun niat Nathan baik karena sudah menyelamatkannya. Tapi tetap saja Reby tidak rela tubuh kekasihnya dipeluk oleh pria lain.


"A Reby..." panggil Rania.


*


*


*


Aihhh A Eby ketinggalan satu langkah 😆😆😆 jadi penasaran sama cemburunya anak ratu ubur-ubur 💃💃💃

__ADS_1


__ADS_2