
Hari Yang dinanti pun tiba di mana kini semua orang tengah bersiap untuk pergi ke kampung halaman Bira untuk melaksanakan acara lamaran kepada Rania. Reby sangat bahagia karena akhirnya jalan menuju halal telah dekat dan hampir sampai, begitupun dengan Bira yang sangat bahagia karena akhirnya ia bisa pulang kampung halamannya dan menengok orang tuanya.
Revan juga ikut beserta anak dan istrinya juga menantunya tak lupa si kembar juga ikut karena mereka ingin menyaksikan acara lamaran Reby. Begitupun dengan anak unta dan anak kambing yang juga ikut ke sana mereka juga ingin menyaksikan bagaimana anak dari kanebo kering itu melamar seorang gadis.
Dan jangan lupakan jika manusia abon dan manusia micin pun ikut karena sasako juga ingin bertemu dengan orang tuanya, sekaligus ingin menyaksikan acara lamaran anak dari sepupunya. Begitupun juga dengan Bagas beserta anak istrinya, Stevan bahkan Ivan pun ikut bersama anak juga istrinya.
Seluruh keluarga pokemon pun ikut untuk melamar Rania, hingga acara pun menjadi sangat ramai. Mereka datang satu hari sebelum acara agar mereka semua bisa beristirahat dulu di rumah Bira. Untung saja rumah Bira itu sudah direnovasi menjadi rumah yang besar hingga bisa menampung seluruh keluarga pokemon di sana.
Halaman rumah Bira yang kini cukup luas di sulap menjadi tempat untuk berkumpul mereka semua. Kini mereka semua tengah beristirahat. Karena perjalanan yang sangat jauh membuat mereka sangat kelelahan.
Agar tidak merepotkan orang tua Bira, mereka semua masing-masing membawa pelayan agar bisa membantu mereka untuk membantu segala sesuatunya di sana.
Mereka semua kini tengah duduk di karpet yang sengaja di gelar di halaman rumah yang sejuk itu. Pemandangan sawah yabg terbentang luas dan terlihat gunung di ujungnya serta perkebunan sayuran milik Abah memanjakan mata mereka. Tempatnya sangat indah dan juga sangat nyaman dan juga sejuk.
__ADS_1
"Sabrina sayangku, apa kau mau melihat pemandangan yang lebih indah dari ini. Aku akan mengajakmu jalan-jalan ," ajak Rasya pada putri asistent pelit ini.
"Siapa yang kau panggil sayang ?" Tanya Bagas.
"Tentu saja putrimu Papa mertua memangnya siapa lagi" jawab Rasya dengan senyum tengilnya melihat Bagas.
"Astaga campuran Abon dan Micin sangat melekat pada anakmu," ucap Bagas pada Ramon.
"Tentu saja ,dia adalah kombinasi yang sempurna dari aku yang tampan dan Istriku yang sangat cantik," jawab Ramon dengan bangga.
"Tentu saja dia mirip dengan ibunya memangnya dia harus mirip dengan Ibu tetangga kau ini ada-ada saja," jawab Ramon. semua 4R itu tergelak mendengar ucapan dari Ramon begitupun dengan asistent mereka. Mereka tidak bisa membayangkan jika mereka akan jadi besan suatu saat nanti.
"Aku gak nyangka anak-anak kita udah mau nikah ya,?" Ucap Bira.
__ADS_1
"Anak kita mah udah nikah, udah menghasilkan pula" jawab Timmy si anak kambing kesayangan anak unta.
"Iya... Nihh cucu aku lucu kan. " Ucap Yura sambil memangku salah satu cucunya dan yang satu di pegang oleh Timmy.
"Iya anak kalian mah udah produksi duluan," ucap Bira sambil tertawa.
"Berarti nanti Rasya nih yang nyusul nikah sama Sabrina," goda Yura.
"Itu mah gak tahu kapan, orang calon mertuanya aja kaya singa gitu. Rasya perlu perjuangan buat taklukin asistent pelit itu," ucap Sasa.
"Asistent pelit itu suamiku, " jawab Siena santai. Siena dan Sintia yang tidak pernah banyak bicara. Istri 4R malah tertawa mendengarnya mereka bahkan lupa jika sedang membicarakan seorang pria yang istrinya sedang berkumpul bersama mereka.
"Astaga, " Sintia menggelengkan kepalanya melihat kelakuan anak pokémon yang tidak pernah berubah dari dulu.
__ADS_1
****
Kali aja ada yang kangen sama anak-anak pokemon 😌