GADIS DESA KESAYANGAN TUAN MUDA

GADIS DESA KESAYANGAN TUAN MUDA
Bab 92


__ADS_3

"Sah...!!!" terdengar semua orang serempak mengatakan hal itu saat Nathan mengucapkan ijab kabulnya. Betapa bahagianya hati Nathan karena kini Rully ikan lucunya sudah resmi menjadi istrinya. Dengan begitu ia kini sudah bebas melakukan apapun padanya. Jiaaahhh, ikan paus ini ingin sekali berjingkrak-jingkrak saking senangnya Namun, demi image yang ia jaga, maka Nathan harus tetap bersikap kalem dan elegan.


Rully pun mencium tangan Nathan, dan dengan semangat Nathan pun mencium kening Rully. Astaga, sensasinya memang sangat luar biasa. Kening yang ia cium tetapi pisangnya yang bergerak, pasangan halal memang sangat luar biasa sekali daya tarik magnetnya.


'Aku sudah tidak sabar ingin cepat-cepat selesai, aku mau nganu-nganu dengan ikan sapu-sapu. Astaga, kenapa jantungku berdegup sangat kencang. Semoga ginjalku baik-baik saja,' gumamnya dalam hati, ikan paus sangat gelisah membayangkan malam pertamanya. Ia sudah tidak sabar ingin merasakan bagaimana rasanya bercocok tanam sambil menebar benih.


Semua orang pun kini memberi selamat pada Nathan dan juga Rully. Mereka semua senang melihat mereka berdua menikah, terutama Nisya. Ia sangat bahagia putranya menikah dengan gadis pilihannya. Rully gadis yang baik, pasti Nathan akan bahagia dengannya.


"Selamat, akhirnya kau menikah juga. Sepupu," ucap Reby sambil tergelak karena kini mereka menjadi sepupu.


"Astaga, aku sangat terharu mempunyai sepupu menyebalkan sepertimu," jawab Nathan.


"Mas Nathan, Ully, selamat ya. Akhirnya kalian sah jadi suami istri." ucap Rania.


"Iya, makasih Rania. Oh ya nanti kita hamilnya barengan ya," ucap Rully. Jika Rania tertawa Reby malah ingin menoyor sepupunya karena ingin hamil berbarengan. Apa mereka harus membuat jadwal sebelumnya supaya nanti saat hamil berbarengan, dan Nathan jangan tanyakan bagaimana perasaannya. Karena yang ada dalam otaknya kini sedang bertraveling tentang proses pembuatan bayi. Dimana malam ini ia akan membuka pabrik bayi dengan kunci miliknya. Aaarrrgghhhh, rasanya Nathan sungguh tidak sabar untuk itu.


"Hei, ikan sapu-sapu selamat ya. Aku tidak menyangka jika kau akan menikah dengan ikan paus. Awas nanti malam kau ditelan olehnya." ejek Radit.


"Makasih ikan lele, ngomong-ngomong kenapa kamu gak nikah aja sama ikan Nila," ucap Rully.


"Oh No, aku tidak suka ikan Nila. Aku lebih suka ikan salmon," jawabnya sambil terbahak-bahak. Saat mereka sedang asik bersama datanglah anak Abon menghampiri mereka dengan wajah lesu.

__ADS_1


"Kenapa wajahmu ditekuk seperti itu, terlihat sangat jelek," ucap Reby pada Rasya sepupunya.


"Aku sedih, dan aku juga sangat kesal. Harusnya aku dulu yang menikah dengan Sabrina. Bukan kedua orang ini, sangat menyebalkan," ucap Rasya.


"Bujuk dulu calon mertua dan calon istrimu itu. Baru ajak dia menikah," Reby geleng-geleng kepala melihat kelakuan sepupunya ini.


"Susah sekali mengambil hati papa mertua, sepertinya aku harus meminta bantuan dokter bedah untuk mengambil hatinya lalu aku goreng," ucap Rasya tertawa dengan terbahak.


"Hati siapa yang akan kau goreng?" tanya Bagas dengan wajah tidak bersahabat dan tidak enak dipandang. Seketika Rasya pun langsung mematung ia terkejut dan berharap jika calon papa mertuanya ini tidak mendengar pembicaraannya yang kurang akhlak itu.


"I-itu hati, hati sapi yang akan digoreng Pah. Rasanya pasti sangat enak dan gurih." jawab Rasya.


"Minggirlah jangan menghalangi jalan," ucap Bagas lagi, semua orang pun langsung menyingkir dan memberi jalan untuk makhluk pelit yang akan lewat ini.


*


*


*


Akhirnya acara pernikahan pun selesai juga, dengan begitu Nathan bisa segera membawa istrinya ke kamar hotel yang sudah disiapkan. Ia sudah tidak sabar ingin mantap-mantap dengannya.

__ADS_1


Tanpa memperdulikan yang lainnya Nathan mengajak Rully untuk segera naik ke kamarnya. Dan berpamitan pada yang lain dengan berdalih sangat lelah. Semua orang pun percaya dan membiarkan pasangan pengantin itu untuk beristirahat.


Namun, saat sampai di kamar Rully pun bukannya diminta istirahat. Suaminya ini malah langsung memeluknya, apalagi gaun pengantin yang digunakan sehabis resepsi ini adalah gaun pengantin yang modelnya memperlihatkan bahu mulusnya sedari tadi.


"Kak Nathan, katanya mau istirahat kok malah peluk Ully sihh."


"Aku hanya berbohong pada mereka,aku tidak ingin istirahat tapi aku ingin mengajakmu bermain mantap-mantap," ucap Nathan.


"Main mantap-mantap? Caranya kau cukup diam saja, biar aku yang bergerak dan mengajarimu sekarang." Dengan polosnya Rully hanya mengangguk saja, membuat Nathan semakin gemas dibuatnya.


Dengan cepat Nathan langsung menyambar bibir mungil itu, dan menarik pakaian pengantin yang ingin Rully pakai. Hingga teronggok ke bawah dan memperlihatkan tubuhnya yang indah.


"Kak Nathan...!!!" pekik Rully


*


*


*


Ternyata gak cukup satu bab mau d tamatin 😌 satu bab lagi nanti ya 😁🤗

__ADS_1


__ADS_2