GADIS DESA KESAYANGAN TUAN MUDA

GADIS DESA KESAYANGAN TUAN MUDA
Bab 75


__ADS_3

"Astaga, bocah ini " baru kali ini Nathan melihat seorang gadis yang sikap dan sifatnya sangat ajaib seperti Rully. Yang selalu bicara seenaknya, berpikir semaunya namun pikirannya itu terlalu sederhana untuk Nathan. Ia bahkan merasa terbebani dengan ponsel yang Nathan berikan, ia jadi merasa kasihan. Padahal niatnya memberikan ponsel mahal padanya. Agar bocah kecil ini merasa senang karena hobinya yang bermain di sosial media akan lebih menyenangkan jika ponsel yang ia gunakan sangat memengaruhi untuk pengambilan gambar maupun menyimpan gambar. Belum lagi fitur yang ada pasti lebih banyak dan juga pastinya sangat bagus.


"Oh ya Om, tadi Om bilang mau kasih tahu cara lunasin hutang Ully. Gimana caranya ayo kasih tau." Rully sangat penasaran bagaimana cara ia melunasi hutang-hutangnya pada Nathan agar hidupnya terasa tenang tanpa ada beban.


"Caranya mudah, cukup jadi kekasihku maka semua akan lunas," jawab Nathan. Ucapan Nathan sukses membuat Rully terkena serangan ginjal dadakan. Kenapa tiba-tiba ikan paus ini ingin menjadikan dirinya sebagai kekasihnya. Apa otak ikan paus ini rusak atau tergeser karena sering terkena ombak kehidupan yang membuat otaknya tidak berfungsi dengan baik.


"Apa Om ? Jadi Om minta Ully jadi pacar Om maksudnya?" tanya Rully dengan tatapan tidak percaya pada Nathan, bahkan ia tidak mengedipkan matanya dan memegang dadanya.


"Iya, "jawab Nathan, Rully langsung geleng-geleng kepala sambil memegang dadanya. Nathan khawatir melihat Rully apa gadis ini terlalu bahagia karena akan dijadikan kekasih olehnya yang sangat tampan dan juga kaya. Memangnya gadis mana yang mampu menolak pesona Nathan yang sangat tampan berkharisma dan juga sangat kaya. Banyak gadis yang ingin dekat dengannya namun Nathan bukanlah tipe pria yang mudah menerima kehadiran wanita dalam hidupnya. Kegagalan orang tuanya dahulu selalu menjadi sesuatu yang membuatnya menyimpan rasa takut terhadap sebuah hubungan.


"Hei Tuyul, kau kenapa ?" tanya Nathan menatap Rully dengan bingung karena gadis di depannya ini hanya bengong saja melihatnya tanpa memberikan respon apapun pada Nathan.


"Masih tanya kenapa, Om Nathan itu udah bikin Ully terkena serangan ginjal dadakan tahu. Tiba-tiba nawarin Ully jadi pacar," ucap Rully sambil terus memegang dadanya dan terus menerus mengusapnya.


"Sejak kapan ginjal pindah ke atas, dada sebelah kanan pula," ucap Nathan merasa heran dengan kelakuan gadis kecil ini. Hanya satu yang Nathan pikirkan tentang Rully yaitu Bodoh.


"Sejak ikan paus nembak ikan sapu-sapu, sejak itulah ginjal Ully berdetak dengan kencang," jawabnya masih tidak percaya.


"Astaga, aku heran pada gurumu kenapa murid dengan otak separuh ini bisa naik kelas bahkan sampai lulus," ucap Nathan geleng-geleng kepala sambil meminum kopi yang ia pesan dan baru terhidang di mejanya.


"Tapi asli loh Ully kaget, Ully gak nyangka kalau selama ini Om Nathan itu suka sama Ully. Astaghfirullah Ully serasa mimpi dengernya." ucap Rully, hingga Nathan tersedak dan untung saja tidak menyemburkan kopi yang sedang ia minum.

__ADS_1


Kenapa ia bisa lupa mengatakan apa alasannya sampai ia meminta Rully jadi kekasihnya. Hingga membuat ikan sapu-sapu ini salah paham terhadap perasaannya.


"Tidak, bukan ... bukan itu maksudku " Nathan ingin mencoba meralat apa yang ia ucapkan barusan.


"Gimana sihh nih ikan paus plin-plan, gak boleh plin-plan loh jadi laki-laki. Karena itu bisa bikin kontrak jomblonya diperpanjang, " protes Rully.


"Astaga, bukan begitu maksudku. Dengarkan aku bicara, jangan memotong atau tidak aku akan menambahkan hutangmu padaku !" Rully pun langsung mengangguk cepat karena ia takut hutangnya semakin bertambah dan juga itu akan membuatnya tambah susah karena akan terus dikejar oleh Nathan.


"Iya sok Ully dengerin Om, asal jangan ditambah lagi hutangnya,"


"Baik dengarkan aku tuyul, kau tahu kan kalau Mamahku itu sangat menyukaimu. Entah apa yang ia suka dari gadis kecil cerewet, menyebalkan, serta sangat tidak pintar sepertimu. Tapi ia sangat ingin jika kita itu menjadi sepasang kekasih. Aku tidak ingin membuat mamahku kecewa, aku sangat menyayanginya jadi apa kau mau menjadi pacarku. Demi mamah ku, " ucap Nathan serius


Tapi Rully juga sangat menyukai mamahnya Nathan karena oa orang yang sangat baik, bahkan selalu membuatkannya makanan. Saat Rully sakit pun ia selalu mengirimkan berbagai macam makanan dan juga perhatian karena setiap kali selalu menghubunginya hanya untuk menanyakan kabar Rully. Rully terlihat menghembuskan napas kasar kemudian ia melihat ke arah Nathan.


"Ya udah deh Ully mau, lagian Om Nathan kan ganteng kaya juga. Pasti keren kalau Ully liatin sama temen-temen Ully yang di desa." jawabnya.


"Aku tidak suka dipamerkan, ketampananku terlalu berharga untuk diperlihatkan kepada banyak orang,"


"Idihh ikan paus narsis, foto dulu dong, " ucap Rully sambil mengarahkan ponselnya pada Nathan dan langsung mengambil gambar Nathan yang terlihat sangat tampan walaupun tidak siap untuk di foto.


"Dasar ikan nakal, hapus foto ku sekarang juga !"

__ADS_1


"Jangan atuh, masa Ully gak boleh nyimpen foto Om pacar," goda Rully. Nathan pun terdiam, benar juga dengan apa yang diucapkan oleh Rully. Jika mereka setidaknya harus mempunyai potret masing-masing kalau bisa dengan foto berdua dengan pose yang mesra. Tapi itu nanti saja, pikir Nathan hari ini cukup ia menjadi pacarnya dulu.


"Lagian foto Om manfaatnya banyak banget tahu,"


"Contohnya ?" tanya Nathan, ia penasaran apa manfaat dari fotonya itu selain membuat orang terpesona.


"Kalau malem Ully gak bisa tidur tinggal liat aja foto Om, maka dari itu mata Rully akan otomatis terpejam," Jawabnya dengan mimik muka yang terlalu dibuat-buat.


"Jangan bilang jika kau membayangkanku yang tidak-tidak. Membayangkan kau sedang menciumku misalnya atau hal yang lainnya. Otak mu itu harus di bersihkan,"


"Ya ampun, otak Om yang mesum itu. Mana mungkin Ully yang cantik jelita ngebayangin nyium ikan paus, nanti di hap langsung ke telen sama ikan paus nya.," ucap Rully sambil terbahak-bahak.


"Astaga, ingin sekali Nathan mencekik pacar dadakannya ini. Ia jadi membayangkan bagaimana nasib ia untuk kedepannya jika mempunyai pacar seperti ini.


"Tuhan, semoga pilihan mamahku tidak salah " gumam Nathan.


***


Hayoooo gimana pacaran Nathan sam Rully ya nanti 😅😅😅 semoga Nathan di berikan kesabaran yang luas untuk menghadapi Rully 😌😌


Like nya dong sama komen 😚😚😚💃💃🥱

__ADS_1


__ADS_2