GADIS DESA KESAYANGAN TUAN MUDA

GADIS DESA KESAYANGAN TUAN MUDA
Bab 83


__ADS_3

Tiga bulan sudah hubungan Nathan, selama tiga bulan itu hubungan mereka berjalan dengan baik dan juga lancar. Rully pun sudah mulai terbiasa dengan sikap Nathan yang selalu ingin menempel padanya. Meskipun sebenarnya ia masih merasa takut jika Nathan akan mempermainkannya. Tapi melihat Nisya yang sangat menyayanginya membuat Rully percaya kepada mereka.


Hari ini saat Rully pulang kuliah Nathan tidak mengajaknya untuk bertemu, karena hari ini ia sangat sibuk. Rully juga merasa senang karena jika Nathan mengajaknya bertemu maka Nathan tidak akan melepaskannya. Pria tinggi itu sangat suka memeluk tubuh kecilnya. Dan tidak pernah mau jauh darinya. Terkadang Rully berpikir lebih baik mereka menikah saja, karena Rully takut di anu-anu oleh Nathan.


Ia hanya berguling kesana kemari di kasurnya, pandangannya kosong entah apa yang ia pikirkan. Karena pikirannya berkecamuk hari ini, "Apa Ully ajak Kak Nathan nikah aja yah, biar tenang gitu. Soalnya ikan paus itu kan mesum banget, bibir Ully aja kerasa dower sekarang gara-gara di sosor sama ikan paus,"gumam Rully.


Saat sedang melamun dan memikirkan Nathan, ponsel Rully berbunyi dan terpampanglah nama orang yang sedang ia pikirkan barusan. "Hallo," jawab Rully lemas.


[Hallo, kenapa kau lemas begitu Rully? Apa kau sakit?] tanya Nathan khawatir.


"Enggak, tapi Ully lagi pengen sesuatu,"jawabnya.


[Kau menginginkan apa, biar aku belikan sekarang ] ucap Nathan.


"Beneran?"


[Tentu saja, memangnya kapan aku berbohong padamu]


"Tiap hari Kak Nathan bohongin aku," jawab Rully dengan kesal.


[Apa ! Memangnya aku bohong apa padamu?"]

__ADS_1


"Pokoknya suka bohong, ujung-ujungnya malah cium Ully,"


[Benarkah, kenapa kau malah mengingatkan aku. Ahh aku jadi ingin mencium mu lagi kan jadinya] ucap Nathan.


"Dasar paus omes." Terdengar tawa Nathan disebrang sana, membuat Rully jadi kesal.


"Kak..."


[Kenapa ?]


"Nikah yukk..."


"Ya karena.... karena, karena Ully pengen nikah. Ully pengen kaya Rania sama Reby," ucapnya lemah. Nathan tersenyum dengan senang karena ikan sapu-sapu nya yang yang kecil ini memintanya untuk.


"Kak Nathan gak mau ya," rengek Rully, andai saja gadis ini ada di depannya sudah pasti Nathan akan menciumnya habis-habisan. Kenapa dia sangat menggemaskan pikir Nathan.


[Siapa bilang aku tidak mau, aku sedang menetralkan perasaanku. Kau tahu bahkan jantungku hampir melompat keluar, ginjal ku pun ikut bersorak karena terlalu bahagia,] ucap Nathan.


"Jangan bohong, Ully geer nih," ucap Rully sambil berguling-guling di kasurnya dan mengigit bantalnya karena merasa senang.


[Aku tidak bohong, kita bertemu sekarang apa kau mau?]

__ADS_1


"Mauuuuuu...."


[Kalau begitu bersiaplah, nanti aku akan menjemputmu]


"Oke," jawab Rully dengan senyum merekah tak hilang dari bibir mungilnya.


[I love you ] untuk pertama kalinya Nathan mengucapkan hal itu pada Rully, tadinya ia ingin mengucapkannya nanti saat bertemu tetapi ia sudah tidak sabar saat mengatakannya sekarang. Mungkin nanti ia akan membuat kejutan untuk Rully dan akan melamarnya dengan sangat romantis pikir Nathan.


"I love you too, dudududu," jawab Rully menahan tawanya. Nathan semakin dibuat gemas saja oleh tingkah Rully. Andai gadis mungil ini ada di depannya pasti sejak tadi sudah ia terkam.


[Awas kau, ikan nakal. Aku pasti akan memakanmu nanti] gumam Nathan, ia pun ke kemudian mengakhiri panggilannya dengan Rully. Dan segera membereskan pekerjaannya, dan menghubungi seseorang untuk menyiapkan kejutan untuk Rully .


****


Hai semuanya, selamat tahun baru. Maaf ya terlambat up karena Mimin sakit hati sama entun jadi gak bisa berpikir dengan baik 😔😔😔


Hari ini hari senin jangan lupa vote ya biar semangat up nya 🤗🤗


Sambil nunggu up, mampir ya di novel temen aku 🤗 aku


__ADS_1


__ADS_2