
Setelah acara lamaran yang tidak seperti yang harapkan sudah selesai, mereka berdua menuju keluar restoran. Nathan pikir jika Rully diberikan cincin berlian, maka ia akan merasa terharu dan sangat bahagia dan akan menyimpannya sebagai sebagai kenangan, dimana Nathan melamarnya saat ini.
"Sudah jangan kau tekuk mukamu itu ,jelek sekali," ucap Nathan.
"Abisnya Ully kesel, masa cincinnya jangan dijual. Kan lumayan sisanya banyak." ucap Rully sambil mengerucutkan bibirnya kesal.
"Memangnya kenapa kau sampai ingin menjualnya?" tanya Nathan mencoba sabar dalam menghadapi calon istrinya ini.
"Biar uang Ully banyak." Astaga ternyata jawabannya hanya sederhana. Karena ia ingin mempunyai uang yang banyak.
"Kalau hanya ingin uang, aku bisa memberikannya untukmu. Jadi, jangan sampai kau jual cincin itu. Kau mengerti cantik," ucap Nathan penuh penekanan. Namun, dalam hati ia merasa gemas melihat tingkah ikan kecilnya. Untung saja mereka kini sedang berada di restoran. Jika tidak, maka sudah dipastikan jika Nathan akan memboyong Rully ke dalam kamar hotel.
"Emangnya Kak Nathan mau ngasih Ully uang?" tanyanya dengan mata polos.
"Tentu saja, memangnya kau mau berapa. Akan aku berikan untukmu!" Nathan terkejut karena tiba-tiba Rully memeluknya, ini untuk pertama kalinya gadis kecil ini berinisiatif untuk memeluk Nathan dan itu membuat Nathan sangat bahagia.
"Makasih, ikan paus ku sayang. Sekarang Ully jadi ngerasa kaya istrinya baby shrake deh," ucapnya sambil menguyel-uyel kepalanya di dada bidang Nathan.
"Jangan menggodaku, aku takut khilaf," ucap Nathan.
Cup
__ADS_1
Rully malah sengaja, mencium bibir Nathan sekilas dan itu membuat Nathan semakin terkejut saja. Karena biasanya, Nathan lah yang selalu aktif untuk menyentuhnya. Untung saja mereka masih ada di ruangan dan belum sempat keluar. Hingga Nathan menarik pinggang kecil itu dan menarik tengkuknya serta langsung mencium bibir mungil itu habis-habisan.
Setelah puas Nathan pun melepaskan pagutannya dan mengusap bibir Rully yang basah karena ulahnya.
"Aku baru tahu ternyata ikan sapu-sapu ini mata duitan juga," ucap Nathan tersenyum.
"Semua orang itu memang mata duitan, itu sudah takdir yang alami." ucap Rully.
"Ya, baiklah-baiklah terserah kau saja. Ayo kita pulang kita bicara pada Mamah tentang pernikahan kita."
"Aaaaa Ully malu," ucapnya sambil menutup mukanya.
"Sejak kapan kau punya malu,"
Mereka pun kemudian pergi keluar ruangan itu. Namun, tanpa sengaja mereka berdua melihat Julia yang sedang berdua dengan seorang pria yang tidak mereka kenal. Mereka berdua terlihat sangat dekat. Namun dari cara pandang mereka seperti ada sesuatu yang lain. Sesuatu yang tidak biasa, seperti ada sebuah rasa diantara keduanya. Nathan sebenarnya tidak perduli dengan apapun yang Julia lakukan. Namun, melihat mereka berdua Nathan tersenyum sinis.
'Sepertinya papa memang telah dikhianati, tapi apa urusannya denganku. Biarlah, bukan kah dia juga seorang pengkhianat,' gumam Nathan dalam hati.
"Woooww ada ikan gurame sama ikan piranha itu lagi pada ngapain?" Rully berdecak heran melihat dua remaja jaman dulu itu sedang duduk berdua dan mengobrol dengan sangat akrab.
"Mungkin mereka jadi salah satu menu di restoran ini," jawab Nathan asal. Namun, Rully malah terbahak-bahak mendengarnya. Hingga Nathan ingin membungkam mulut kecil yang sangat boros bicara dan tertawa itu.
__ADS_1
"Kenapa kau tertawa?" tanya Nathan. Rully terlihat menghentikan tawanya dan melihat ke arah Nathan.
"Lucu aja kalau ikan piranha, gimana rasanya. Emang ada yang mau pesen gitu?" terdengar tawa lagi dari mulut kecil itu, hingga Nathan hanya bisa menggelengkan kepalanya saja.
"Kenapa kau tidak mencobanya saja kalau kau penasaran,"
"Nyobain ikan piranha itu?" tunjuk Rully.
"Iya,!"
"Gak mau pasti alot, itu ikan piranha nya udah tua. Mending sama ikan paus muda yang masih seger," goda Rully.
"Kenapa ikan kecil ini selalu saja menggodaku, Mah... cepat nikahkan aku dengannya," gumam Nathan.
*
*
*
Assalamualaikum, maaf kalau telat ya karena kesibukan di dunia nyata gak bisa ditunda 🤗 dukung novel ini dengan like komen gift dan juga vote ya 😊💃💃
__ADS_1
Sebelum novel ini up mampir di karya temen aku yuk 🤗