
setelah menempuh perjalanan setengah jam dari rumah sakit menuju ke rumah aron , kini mereka sudah sampai di depan rumah aron
" sini sayang , aku bantu" ucap aron sambil mengulurkan tangan nya untuk membantu anaya turun dari mobil, anaya pun menyambut tangan aron
"sebentar ya sayang , aku mau ambil anak anak dulu" ucap aron yang masuk ke dalam mobil lagi untuk mengambil anak anak nya
" mas , kok rumah kita sepi banget , papa ,sama yang lain nya pada kemana" tanya anaya saat melihat sekeliling rumah terlihat sepi ,hanya ada para penjaga di dekat gerbang
" mungkin mereka lagi sibuk , sayang , ayo kita masuk" ajak aron
" bos , ini barang barang ya taro di mana" tanya billi
" taro ada di laundry " uap aron
" tapi itu ada yang bersih nya juga mas, kita kan belum sempat beli baju buat anak anak kita" ucap anaya
kamu tenang aja sayang , baju buat twins sudah di siap kan , aku udah suruh via sama siti buat belanja" ucap aron
" terimakasih ya mas , kamu sudah menyiapkan nya sebelum aku menyuruh kamu" ucap anaya
" iya sayang ayo kita masuk, kasihan twins kepanasan" ucap aron
" iya mas ayo" ucap anaya
sean segera membuka kan pintu rumah untuk anaya dan aron dan
" SPERAIS, SELAMAT DATANG TWINS " ucap semua orang yang ada di sana, seketika twins yang sedang tidur pun terkejut dan menangis
" ya ampun , cucu cucu kakek , maaf ya kalau mengagetkan kalian" ucap papa Rozi yang berasa bersalah telah mengagetkan cucu nya sampai mereka menangis, dan langsung mengendong sykila dan ibu sumarni langsung menggendong syakil
" terimakasih intuk semuanya" ucap anaya sangat terharu mendapat sambutan seperti ini
" sama sama nay, ayo kita masuk " ajak ibu lastri
semua orang si sana langsung berebut ingn mengendong syakil dan syakila , aron dan anaya melihat mereka sangat antusias dengan kehadiran twins di rumah
Anaya ingin pergi kedapur untuk mengambil air minum ia melihat ada sandi yang sedang bekerja di depan laptop
" loh , mas sandi" ucap anya yang terkejut melihat ada sandi di rumah nya
" hay , nay " ucap sandi
" mas , ngapain di sini" tanya anaya
" sekarang aku kerja sama suami kamu nay" jawab sandi
__ADS_1
" oh gitu , semoga betah ya mas " ucap anaya
" iya nay , oh ya nay aku mau minta maaf atas kesalahan aku di masa lalu , aku sangat menyesal telah memfitnah kamu" ucap sandi dengan penyesalan nya
" aku sudah memaafkan kamu kok mas" ucap anya dengan senyuman
" makasih ya nay , dan selamat atas kelahiran kamu" ucap sandi
" makasih ya mas, oh ya mas aku boleh minta tolong gak" ucap anya
" minta tolong apa nay" tanya sandi
" tolong carikan ustad untuk mengajari sholat dan mengaji untuk mas aron, sean, dan billi" ucap anya
" baik lah , kebetulan aku kemarin saat sholat jum'at di masjid dekat sini , aku berkenalan dengan imam nya , nanti aku coba tanya sama beliau mungkin saja beliau mau " ucap sandi yang langsung menghubungi ustad yang ia kenal
" baik lah aku tunggu kabar nya aja ya mas" ucap anya
" ok " ucap sandi yang masih mengotak ngatek henfon nya
Anaya segera mengambil minum untuk diri nya, setelah itu ia ingin kembali lagi ke ruang keluarga yang di aman semua anggota keluarga sedang berkumpul dan bermain dengan syakil dan syakila
" nay , kata ustad nya beliau mau tapi selesai isyak , nanti beliau yang akan ke sini" ucap sandi memberitahu
" baik lah , kapan kira kira memulai ngaji nya" tanya anay
" baik lah suru datang nanti malam abis isya " ucap anya
" baik lah akan ku sampai kan pada beliau" ucap sandi
" terimakasih ya mas , aku ke depan dulu" ucap anaya
" iya nay" ucap sandi
" mas kenap gak kedepan , ikut gabung sama merea" ucap anaya
" iya nanti aja nay , aku masih ada pekerjaan yang belum aku selesai kan" ucap sandi
" baik lah kalu begitu , aku kedepa dulu" ucap anaya pamit
" iya" jawab sandi
Anaya langsung pergi muninggal kan dapur ia langsung menuju ke ruang keluarga dan duduk di sofa , tak lama aron pun menghampiri nya
" sayang , kayak nya kita memang harus bikin lagi deh , liat tu anak kita jadi rebutan , sampai sampai kita tidak bisa mengendong nya" ucap aron pada anaya yang sedang duduk di sofa
__ADS_1
" anak kamu tinggal bilang bikin lagi , aku yang susah mengandung dan melahirkan dan sampai mengurus nya nanti" ucap anya
" hehe,,, nanti aku bantuin deh mengurus nya ,atau gak kita sewa babysiter aja buat bantu mengurus mereka" ucap aron
" gak aku gak mau , aku mau mengurus anak aku sendiri " ucap anaya menolak
" tapi nanti kamu kerepota sayang" ucap aron
" gak papa mas , aku mau mereka tidak ke kurangan perhatian dan kasih sayang dari kita" ucap anya
" kamu bener sayang, aku akan membantu kmu mengurus anak anak kita bersama, agar mereka tidak kekurangan kasih sayang dari kita"ucap aron sambil memeluk bahu anaya
"oh ya mas , aku sudah minta tolong sama mas sandi , untuk mencarikan kalian seorang ustad yang akan mengajari kalian sholat dan mengaji , ustad nya akan datang mulai nanti malam" ucap anaya
" apa gak terlalu cepat sayang , besok aja ya" ucap aron menawar
" gak ada pokok nya hari ini kalian semua harus belajar sholat dan ngaji" ucap anaya
" kenap gak kamu aja yang ngajarin aku sayang" ucap aron
" aku sibuk mas , aku harus mengurus anak anak kita dan kamu tau sendiri aku belum pulih " ucap anaya
" iya juga ya, ya udah deh gak papa nanti malam kami akan mengaji " ucap aron
" mas aku mau ke kamar , pengen istirahat nanti kalau mereka nangis , bawa aja ke kamr ya mas" ucap anya
" iya sayang , ayo aku antar kamu ke kamar" ucap aron membantu anaya untuk menuju ke kamar mereka
saru sampai mereka di kamar dan anya langsung menuju kekamar mandi untuk buang air kecil
Tok.. Tok...
" masuk " teriak aron dari dalam kamar
" ron , mana anaya , anak anak mu menangis , seperti nya mereka lapar " ucap papa rozi yang datang besama ibu sumarni , mereka sambil menggendong syakil dan syakila
" dini pa,anya lagi di kamar mandi " ucap aron yang langsung mengambil anak anak nya
" kamu bisa ron menggendong meraka berdua" tany ibu sumarni
"bisa kok bu" ucap aron
" ya udah kalu begitu kami keluar dulu ya , bilang sama anaya jangan lama lama di kamar mandi nya , mereka sudah kelaparan" ucap papa rozi
" iya pa" ucap aron
__ADS_1
Papa rozi dan ibu sumarni pun meninggalkan kamar aron
"Sabar ya anak anak dady, mommy kalian lagi di kamar mandi" ucap aron pada anak anak nya